APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suami Cacatku Ternyata Sultan

Suami Cacatku Ternyata Sultan

Tepat sebelum akad, Vani dikhianati oleh Wisnu, calon suaminya yang berselingkuh dengan adiknya sendiri. Demi melunasi utang-utang Wisnu, ia terpaksa menikahi Gerry, kakak tiri mantan kekasihnya yang mengalami kelumpuhan. Di tengah kepedihan dan kekecewaan yang mendalam karena pernikahan paksa ini, Vani perlahan mulai menyadari bahwa di balik keterbatasan fisiknya, Gerry ternyata menyimpan rahasia besar mengenai identitas aslinya yang sebenarnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Astagfirullah," guman Vani.

Gerry terus bergerak hingga saat ini posisinya berada di samping Pak Leon. Dia pun lalu menundukkan pandangannya, tak berani menatap Vani dan keluarganya.

Keluarga Vani pun nampak syok melihat keadaan Gerry.

"Perkenalkan, dia Gerry. Anak kandung saya, atau kakak tirinya Wisnu. Tenang saja, mereka tidak sedarah kok. Wisnu itu anak sambung saya, bawaan dari istri saya. Jadi,mereka tak ada hubungan darah. Gerry mengalami kecelakaan 1 tahun lalu yang membuatnya harus menderita kelumpuhan sehingga tidak bisa berjalan dan menggerakan tangannya. Namun, ini sudah ada sedikit perubahan karena sekarang tangan kanannya sudah bisa bergerak," jelas Pak Leon memperkenalkan Gerry. Gerry mengangkat wajahnya sebentar lalu memaksakan diri untuk tersenyum kepada keluarga Vani setelah itu menunduk kembali.

"Vani gak mau nikah sama dia!" tolak Vani dengan tegas. Tolakan Vani mampu membuat Gerry mengangkat kembali kepalanya yang tertunduk. Gerry pun mengarahkam pandangannya ke Vani sehingga akhirnya keduanya bersitatap. Pancaran permohonan agar diterima terlihat jelas di mata Gerry. Seakan dia memohon agar Vani mau menerima dirinya.

"Baik. Kalo kamu tidak mau, silahkan bayar hutang WO sebesar 15juta dan hutang koperasi sebesar 20juta. Dan saya, tidak akan membantu kamu sedikitpun membayar hutang tersebut!" tegas Pak Leon menaikkan nada suaranya.

Pak Latif yang duduk disamping Vani pun membelai rambut anaknya itu lalu menggenggam tangan sang anak.

"Terima ya, Nak. Bapak mohon," mohon Pak Latif kepada anaknya itu.

"Tapi, Pak. Keadaan Mas Gerry ..." ucapan Vani kembali terjeda karena dia takut menyinggung perasaannya.

"Bapak gak punya uang sebanyak itu, Nak. Uang bapak cuma ada 15 juta, masih kurang untuk bayar semua hutang itu," jelas Pak Latif sambil terus memegang dan mengelus tangan anaknya itu.

"Tapi, pak ... pernikahan ini bukan untuk Vani, tapi untuk Adel. Uang tabungan Vani pun udah abis semua untuk pesta ini. Harusnya, yang bayar ini semua kan Adel dan Wisnu," bela Vani. Pak Latif membenarkan ucapan sang anak, hanya saja dia saat ini merasa bingung. Dia pun sebenarnya tak tega jika harus melihat Vani menikah dengan Gerry. Pasti akan repot dia nantinya, apalagi dengan keadaan Gerry saat itu yang pasti dia tak mungkin punya penghasilan, dan itu artinya, Vani harus bekerja sendiri untuk memenuhi kebutuhan mereka berdua jika menikah nanti.

"Ibu juga gak punya tabungan, Van. Tabungan emas ibu gak lebih dari 5juta. Kalo minta Adel ... kamu tau sendiri bagaimana sifatnya dia," ucap Bu Rina kepada Vani. Dia pun merasa bersalah karena harus menumbalkan anak pertamanya itu kepada pria cacat seperti Gerry.

"Sekarang, semua keputusan ada ditangan kamu, Van. Kamu mau menikah dengan Gerry atau bayar semua hutang Adel dan Wisnu?" tanya Pak Leon dengan tegas.

Hening, tak ada yang bersuara. Semua tenggelam dalam pikirannya masing-masing, hanya suara helaan nafas yang terdengar.

"Vani terima, Pah," kata Vani memutuskan.

"Bagus. Pernikahan kalian akan dilaksanakan 2 hari lagi. Cukup menikah di KUA saja, tak perlu buat pesta seperti milik Wisnu dan Adel," putus Pak Leon secara sepihak. Vani pun kembali menghela nafas berat.

Bayang-bayang pesta pernikahan pun telah hilang kini. Bersusah payah dia mengumpulkan uang untuk sebuah resepsi yang indah tetapi semua nampak sia-sia saja

Setelah keputusan secara sepihak itu, Pak Leon dan keluarga pamit untuk pulang. Pak Latif pun mengantarkan keluarga besannya itu menuju pintu. Setelah Pak Leon keluar gerbang, barulah Pak Latif masuk kedalam rumahnya dan langsung memeluk Vani.

"Maafin bapak, Nak. Maafin bapak. Semoga, kamu bisa bahagia nanti dengan Gerry. Bapak yakin, pasti akan ada kebahagiaan yang menanti kamu disana nantinya," ucap Pak Latif sambil memeluk anaknya itu. Ada setitik air mata yang menggenang di pelupuk mata Pal Latif. Mungkin dia pun ikut merasakan sakit dengan apa yang menimpa Vani.

***

2 hari kemudian ....

"Saya terima nikah dan kawinnya Vania Putri Latif binti Mario Latif dengan mas kawin tersebut dibayar tunai,"

"Sahhh ..."

Hari ini, akad pun digelar. Sebuah pernikahan sederhana yang hanya bisa di gelar di KUA saja tanpa adanya resepsi. Pernikahan sederhana yang bermaharkan satu buah cincin emas seberat satu gram dan uang tunai sebesar 200ribu rupiah, jauh berbeda dengan yang telah Vani dan Wisnu rencanakan sebelumnya yaitu satu set perhiasan seberat sepuluh gram dan uang tunai sebesar 5juta rupiah. Bukan, bukan karena tak mampu untuk melakukan resepsi, hanya saja pernikahan mereka pun terpaksa dilakukan agar hutang pesta resepsi Adel dan Wisnu kemarin mau dibayarkan oleh keluarga Wisnu.

Kecewa, sedih, marah, dan sakit berkecamuk masih ada didalam hati Vani. Namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Setelah ijab kabul selesai, Vani pun mencium tangan Gerry dengan takzim. Meskipun terasa berat, tapi dia tetap melakukannya. Diberikannya senyum terbaiknya meskipun nampak di paksakan. 'Aku harus ikhlas. Aku yakin bisa melewati ini semua' batin Vani dalam hati.

Setelah itu, Gery pun berusaha memakaikan cincin di jari manis Vani. Meskipun nampak kesusahan dengan satu tangan, tapi dia tetap berusaha. Vani yang mengetahui kesusahan sang suami pun, lalu membantunya untuk memakaikan cincin itu di jari manisnya. Sekilas, cincin itu memang terlihat biasa, namun jika dilihat lebih detail cincin itu nampak cantik dan elegan, jauh lebih elegan dibanding cincin yang dulu dipesannya. Vani pun tak yakin jika cincin itu hanya seberat satu gram. Vani mencari cincin satunya di kotak cincin tetapi tak ditemukannya.

"Hanya ada satu, dan itu sudah kamu pakai, Van" kata Gerry saat melihat Vani kebingungan.

"Akh maaf, Mas," ucap Vani sedikit malu.

"Tak apa. Terimakasih sudah mau menerima saya menjadi suami kamu. Saya berjanji, saya akan berusaha keras untuk bahagiain kamu meskipun keadaan saya seperti ini. Bersabarlah sebentar ya," ucap Gery sambil menggenggam tangan Vani. Setelah itu dia pun melepas genggamannya dan membelai pipi Vani. Vani nampak paham dengan maksud dari Gerry, dia pun akhirnya menundukkan kepalanya dan mendekatkan wajahnya ke pada Gerry. Gerry pun mengecup kening Vani dengan perasaan cinta.

Debaran hebat dirasakan keduanya. Entah mengapa, jantung mereka berdua tampak berdegub kencang sehingga membuat mereka tersipu malu.

"Sudah selesai, yuk pulang" ajak Pak Latif kepada anak dan menantu barunya itu.

"Iya, Pak," jawab mereka bersamaan.

Vani pun lalu bangun dari duduknya dan mendorong kursi roda Gerry menuju parkiran mobil. Sebenarnya, kursi roda Gerry bisa otomatis berjalan, hanya saja Vani tetap ingin membantu suaminya itu.

"Mobil ku disana, Van," tunjuk Gerry ke sebuah mobil CRV keluaran terbaru. Vani pun mengarahkan pandangannya ke mobil yang di tunjuk oleh Gerry. Deg, 'siapa sebenarnya Mas Gery?' batin Vani.

Vani pun lalu mendorong Gerry kearah mobil itu disusul oleh Pak Latif dan Bu Rina. Sedangkan Pak Leon dan istrinya sudah pergi berlalu duluan.

"Silakan masuk," kata sang supir sambil membuka pintu mobilnya. Pak Latif dan Bu Rina pun masuk lebih dulu dan duduk dibangku belakang, setelah itu Gerry dengan bantuan supir dan Vani, baru setelah itu Vani. Setelah semua masuk, barulah sang supir masuk.

"Langsung ke studio Kak Nana ya, Fat," kata Gerry kepada sang supir

"Baik, Mas," jawab Fatah sang supir.

"Kita gak langsung pulang, Mas?" tanya Vani kepada Gerry.

"Ngga. Kita ke studio dulu ya," jawab Mas Gerry.

"Studio ... ?" tanya Vani lagi, dan diangguki oleh Gerry.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dinikahi Sang Penguasa : Suami Kontrakku Memberi Segalanya
9.0
Dikhianati oleh tunangannya membuat Lily melampiaskan sakit hati dengan mabuk. Saat terbangun, ia mendapati dirinya bersama pria asing bernama Arsen. Tersinggung karena dianggap wanita sewaan, Lily langsung menamparnya. Dua hari kemudian, mereka bertemu lagi di sebuah pesta, dan terungkap bahwa Arsen dekat dengan sang mantan tunangan. Secara tak terduga, Arsen justru menawarkan pernikahan kontrak padanya, menantang Lily dengan alasan dialah pria pertama yang telah menidurinya.
Sampul Novel Ikatan Yang Ditakdirkan
9.6
Demi menepis rumor miring, Zayyad, seorang CEO muda yang mengidap gynophobia, terpaksa menikah. Di sisi lain, Alina yang misandris rela mengesampingkan prinsipnya demi sang nenek. Pertemuan antara rasa takut dan benci ini membawa mereka ke dalam pernikahan penuh kontradiksi. Zayyad mendambakan keluarga normal yang bertahan selamanya, sedangkan Alina justru merencanakan perceraian setelah tugasnya usai. Akankah takdir menyatukan mereka, atau berakhir tragis sesuai rencana Alina?
Sampul Novel Jodohku Soulmateku
9.5
Dita dan Bagas dijodohkan sejak kecil oleh Fahri dan Damar. Akibat kondisi Fahri yang memburuk dan krisis keuangan di bisnis Damar, mereka terpaksa menikah muda saat Dita berumur 16 tahun. Setelah akad, keduanya langsung berpisah tanpa komunikasi. Bertahun-tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat Dita hampir menjadi dokter spesialis dan Bagas telah sukses sebagai CEO. Akankah pernikahan dingin masa lalu mereka kini berubah menjadi cinta sejati?
Sampul Novel Lima Tahun Kebohongan
9.6
Demi warisan dan uang, Damon dan Aurelia menjalani pernikahan kontrak. Lima tahun berpisah, Damon pulang untuk mengurus perceraian. Namun, ia terkejut saat melihat Aurelia merawat seorang anak laki-laki yang sangat mirip dengannya. Kini, di tengah desakan komitmen dari Mira, sang kekasih, Damon bimbang. Ia harus memilih antara rencana masa lalu atau menjadi ayah. Ketika rahasia besar terkuak, Damon pun terpaksa mempertaruhkan segalanya.
Sampul Novel My Posesif Ceo
7.8
Demi mempertahankan pekerjaannya, seorang karyawan terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan atasannya yang keras kepala. Kesepakatan rahasia ini hanya berlaku sementara, tepatnya hingga kekasih sang CEO yang bernama Celine menyelesaikan studinya di luar negeri. Namun, saat menjalani hari-hari sebagai istri pura-pura di bawah ancaman pemecatan, situasi mulai berubah. Akankah dilema pernikahan sandiwara ini justru menumbuhkan perasaan cinta yang tak terduga di antara mereka?
Sampul Novel RAHASIA ISTRIKU
9.4
Hidup bergelimang harta tak lantas membuat Oliver bahagia. Takdirnya berubah saat ia bertemu Melissa, dosen misterius di kampusnya. Usai pernikahan mereka, rahasia kelam tentang identitas asli Melissa perlahan terungkap dan membawa ancaman maut. Oliver pun harus berjuang keras demi melindungi sang istri dari bahaya besar yang mengintai. Misteri apakah yang sebenarnya disembunyikan oleh wanita itu di balik paras cantiknya?