APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Smith

Smith

Xerdan Leonald Smith, violinis sukses asal Italia yang kaya dan rupawan, ternyata menyimpan kekejaman tersembunyi di balik pesonanya. Saat ia melawat ke kampus lamanya di Indonesia bersama sang asisten, Jordan Aston Rodriguez, takdir mempertemukan mereka dengan dua wanita, Nurhidayah Sawira dan Inti Aisyiyah. Pertemuan ini menyeret mereka ke dalam pusaran asmara yang rumit, di mana rahasia kelam Xerdan perlahan mulai terkuak. Ikuti kisah cinta penuh misteri dari kedua pasangan ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Plak!

Suara tamparan menggema di ruangan yang gelap juga lembab, hanya suara tangis ketakutan dan jerit kesakitan dari seorang gadis cantik yang membuat ruangan sunyi menjadi ramai. Dia hanya bisa menangis dan menjerit, tetapi tidak mampu mengeluarkan kalimat permintaan tolong. Jika pun ingin meminta tolong, itu akan percuma, karena tidak akan ada yang mau menolongnya. Jangankan menolong, untuk mendekat ke arah tempat itu pun sepertinya tidak ada yang berani.

Plak!

Lagi-lagi tamparan kuat dari tangan besar milik pria di hadapannya kembali terdengar. Gadis itu kini sudah pasrah menerima siksaan, ketika dirinya memberontak. Kejam, licik, dan kasar, itulah sifat yang dapat dideskripsikan dari pria gila yang terus saja menyiksanya.

"Kau gila, benar-benar gila! Kenapa kau menyiksaku, hah?! Dasar psychopath brengsek!" cerca gadis itu dengan lantang, sehingga membuat si pria marah dan menjambak kuat rambutnya.

Gadis itu kembali mendapatkan tamparan karena telah menghina pria itu. "Lepaskan aku, kenapa kau terus menyiksaku! Apa salahku? Bukankah sudah kubilang, aku tidak mencintaimu! Pria gila seperti kamu tidak pantas untuk dicintai, kamu itu iblis!" teriaknya.

"DIAM!" bentak pria itu.

Pria itu marah pada gadisnya. Iya, gadis di hadapan dia adalah miliknya. Calon istri sekaligus ibu dari anak-anaknya kelak. Namun, apa itu mungkin? Sebab saat ini dia tengah begitu marah dan tidak mampu mengendalikan emosinya, sehingga menyiksa gadis yang ia cintai. Kini, sisi iblisnya sudah terlihat dan keluar setelah sekian lama dia sembunyikan, hanya karena rasa cinta yang begitu besar kepada gadis itu.

Kecemburuan dan takut akan kehilangan, membuat pria itu kembali kalap dan menunjukkan sisi iblisnya. Dia menghabisi pria yang berani menyentuh miliknya, di hadapan gadis itu. Bahkan, amarah yang belum hilang pun, dilampiaskan kepada gadis itu. Hingga kesadaran dan rasa bersalah pun muncul, saat gadis di hadapannya memohon ampun.

"Aku mohon, Mr. Tolong lepaskan aku, jangan siksa aku. Apa salahku, Mr?" lirih gadis cantik itu dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipi.

Pria itu tertawa dengan mengerikan. "Lepas? Kau ingin lepas, Baby? Aku akan melepaskanmu. Pergilah. Cepat, sebelum aku berubah pikiran, Sayang," ucap pria itu dengan penuh penekanan di setiap kata, tetapi gadis itu hanya diam tak bergerak ataupun menjawab ucapan.

Bohong jika pria itu rela melepaskan gadisnya, tetapi dia harus melakukan itu. Sebelum dirinya menghabisi gadis cantik tersebut.

"Ayo, cepat pergilah! Tinggalkan aku, sebelum aku menyakitimu lebih jauh! Bukankah kau tidak mencintaiku?! Jadi, cepat pergi!" Gadis itu masih diam dan terduduk di hadapan pria tersebut.

Pria itu mengalihkan pandangan ke arah sang gadis. "Kenapa kau diam? Ayo, lari dari tempat ini, sebelum aku kembali menyakitimu! Cepat, tinggalkan aku," ujar pria tersebut, tetapi gadis itu tetap diam dan masih pada posisinya.

Beberapa saat kemudian, gadis itu berusaha untuk bangun, walaupun sedikit kesulitan, akhirnya dia mampu berdiri. Tinggi gadis itu hanya sebatas dada pria di hadapannya. Tanpa aba-aba ataupun paksaan, gadis cantik nan manis itu memeluk pria yang sudah menyiksanya, sambil bergumam kata maaf.

Gadis itu kembali menangis terisak dengan mengeratkan pelukannya kepada pria yang awalnya terdiam karena perlakuan gadisnya itu, kini membalas pelukan dengan tak kalah erat.

"Maafkan aku," ucap gadis itu dengan tangis yang tidak bisa ditahan.

Pria itu menggelengkan kepala. "No, jangan meminta maaf, Baby. Di sini aku yang salah, kau tidak mencintaiku, sudah seharusnya aku memang melepaskan kamu."

Inilah kelemahannya, gadis itu begitu pandai membuat dia bertekuk lutut dan kembali menjadi pria yang baik terhadap gadisnya. Hanya karena pelukan, tangis, dan ucapan lembut, ia melupakan kekasaran dan penyiksaan yang sudah dilakukannya.

"Maafkan aku, maafkan aku. Maaf telah membuatmu marah," ujar gadis itu.

Pria itu mengembuskan napasnya dengan pelan. Dia begitu tersiksa mendengar ucapan maaf disertai tangis dari gadisnya. Sungguh, dia begitu luluh walaupun sang gadis hanya mengucapkan kata maaf. "Aku sangat mencintaimu. Please, jangan pernah tinggalkan aku demi pria brengsek itu, walaupun itu hanya sebuah perniatan saja. Aku hanya ingin memilikimu. Dan apa yang sudah menjadi milikku, akan tetap menjadi milikku. Jangan seperti dia yang menyakitiku, Baby," gumam pria itu masih dengan memeluk erat gadisnya, seakan takut gadis itu benar-benar menuruti keinginan ia agar pergi darinya.

Gadis itu kembali terdiam. "Apa kau tidak pernah melihat ketulusanku, Baby? Aku tulus mencintaimu, itu benar-benar cinta, bukan obsesi semata. Jika kau tidak percaya, tembak kepalaku dengan pistol ini. Aku sangat mencintaimu percayalah," ujar pria tersebut dengan lirih, lalu memberikan sebuah pistol ke tangan gadis itu dan mengarahkan tepat ke kepalanya.

Gadis itu menggelengkan kepala. "Aku minta maaf. Cintamu memang sangat tulus, aku percaya itu. Tapi, aku tidak pantas untukmu, kamu adalah orang kaya dan terpandang, sedangkan aku bukanlah apa-apa jika disandingkan denganmu," sahut gadis itu dengan air mata yang masih mengalir membasahi pipinya.

"Kau pantas, sangat pantas. Karena hal itu, aku memilihmu."

Gadis itu terharu mendengar ucapan pria di hadapannya ini. "Maaf karena telah mengizinkan orang lain menyentuhku, padahal kamu sangat baik. Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu," seloroh gadis itu.

"Bantu aku menjadi pria yang baik. Pria yang mampu menyembunyikan kejahatanku, sisi iblisku."

"Tentu, aku akan melakukannya."

"Aku tidak mau menjadi pria jahat yang selalu menyakiti gadis yang sangat aku cintai, maafkan aku."

"Tidak, jangan minta maaf. Di sini kau tidak salah. Wajar jika kau menyiksaku, tolong maafkan aku. sebenarnya kau adalah pria yang sangat baik dan tulus, tetapi sikap tempramentalmu sulit dikendalikan."

"Aku memang gila, seorang Psychopath, dan pemarah," racau pria itu.

"Tidak," sahut gadis itu.

"Maafkan aku karena selalu menyakitimu dan membuatmu terluka. Aku mencintaimu, tapi aku selalu menyiksamu," sesal pria itu.

"Tidak, I am fine Mr. Jangan salahkan dirimu, kau seperti ini karena aku dan dia,"

"You're mine, Baby! Yesterday, today, tomorrow, and forever. JUST MINE," ucap pria itu dengan penuh penekanan di setiap kata.

"Ya, aku milikmu. Milikmu, Mr," bisik gadis itu.

Pria tersebut mengurai pelukannya kemudian berjongkok di hadapan sang gadis. Ia merogoh saku celananya, lalu memperlihatkan sebuah kotak beludru berwarna merah dengan bentuk love, yang berisi sebuah cincin berlian indah dan mahal.

"Will You marry me, Baby?" ucap pria itu dengan tulus, membuat gadis di hadapannya ternganga dengan pandangan tidak percaya.

Ya, tentu saja tidak percaya karena gadis itu mengira kalau pria itu mendekatinya hanya untuk pembalasan dendam terhadap seseorang, tetapi ternyata pria tersebut benar-benar tulus kepadanya.

"Kenapa diam? Apa kau masih ragu denganku?" tanya pria itu dengan nada khawatir karena takut gadisnya akan menolak kembali.

Gadis itu menarik napas lalu mengembuskannya secara perlahan. "Yes, I will, Mr!" jawab gadis itu dengan senyum lebar.

Pria itu langsung berdiri dan menarik tubuh gadisnya ke dalam pelukan, Ia tersenyum dengan air mata mengalir di kedua pipinya. Untuk hari ini katakan saja jika pria itu manja, lebay, cengeng atau apa pun, yang terpenting Ia bahagia bahkan sangat bahagia.

"Terima kasih," ucap pria itu dengan lirih.

"I love you."

"I love you more, Mr," balas gadis itu dengan tulus.

Pria itu terdiam mendengar ucapan cinta dari gadisnya. Apa dia tidak salah mendengar? Atau itu hanya khayalan semata? Gadisnya membalas kalimat cintanya?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alexa
9.2
Alexandra Delacroix Adams, gadis tomboy dari keluarga terpandang, harus menjalani hukuman setahun di Desa Pelem sebagai Jamilah. Ia terpaksa memakai kebaya dan berusaha mendobrak patriarki di sana. Langkahnya ditentang oleh Jenggala Buana Sagara, petani modern yang menganggap remeh perempuan kota. Meski dituduh memicu kekacauan, Alexa tidak menyerah untuk memandirikan ekonomi para wanita desa.
Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2
8.2
Kehamilan pertama Adiba yang berusia lima bulan dipenuhi teror mistis di kediaman baru mereka. Syden, sang suami, mengabaikan peringatan tetangga mengenai kutukan maut terkait pembangunan kolam renang di sana. Di tengah gangguan gaib yang kian intens, ketenangan jiwa Adiba makin runtuh oleh isu perselingkuhan suaminya. Syden dirumorkan memiliki wanita simpanan yang juga hamil lima bulan, memicu konflik batin yang hebat dalam diri Adiba.
Sampul Novel Gairah Elián
8.7
Duka mendalam membuat Alpha lycanthrope abadi, Elián, mengasingkan diri di pulau Yunani. Namun, kasus pembunuhan berantai yang merenggut nyawa kawanannya memaksa sang pemimpin pergi ke Meksiko. Tak disangka, perjalanan itu mempertemukannya dengan belahan jiwa baru, seorang wanita biasa yang krisis kepercayaan diri. Elián kini harus mengungkap misteri pembunuhan, mengendalikan sisi buasnya, sekaligus menaklukkan hati sang wanita yang menolak kehadirannya.
Sampul Novel Istriku Sibuk, Hatiku Kosong
8.2
Rumah tangga Damien terasa hampa sejak Nadine Larasati naik jabatan. Nadine kini jarang pulang dan kerap menolak suaminya karena lelah bekerja. Sebagai pria berpenghasilan lebih rendah, Damien pun terpaksa mengurus rumah sepenuhnya. Namun, kecurigaan mulai muncul saat istrinya tiba-tiba membawa seorang asisten rumah tangga muda ke rumah mereka. Kehadiran gadis misterius tersebut membawa firasat buruk yang membuat hati Damien kian gelisah dan sesak.
Sampul Novel Kontrak Rahasia Sang Pewaris
9.0
Elysia terdesak oleh biaya pengobatan ibunya yang sedang kritis. Di tengah keputusasaan, Damian Lancaster hadir menawarkan kesepakatan pernikahan kontrak senilai lima miliar rupiah. Syaratnya, sang pewaris tunggal menghendaki Elysia melahirkan anak untuknya. Walau batinnya tersiksa karena merasa memperdagangkan darah daging sendiri, ia tak punya opsi lain. Namun, di balik kemegahan itu, Damian menyimpan misteri besar yang mengunci Elysia dalam kontrak tanpa jalan keluar.
Sampul Novel Setelah hamil, Cinta Sejati Suami Ingin Membakarku
9.4
Mengalami reinkarnasi tepat di tengah kebakaran maut, sang protagonis bertekad mengubah takdir tragisnya dalam novel 'Setelah hamil, Cinta Sejati Suami Ingin Membakarku'. Pada kehidupan sebelumnya, aksi nekat selingkuhan suaminya berujung fatal, memicu dendam terselubung sang suami yang akhirnya tega membunuh anak mereka yang baru lahir. Kini, setelah terbangun kembali di masa lalu saat api berkobar, ia memilih tidak berteriak. Fokusnya kini adalah menyelamatkan ibu mertuanya yang pingsan dan berjuang bertahan hidup.