APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel PRIA BERKEKUATAN MONSTER DI DALAM DINDING YANG TIDAK AKAN MUDAH DI HANCURKAN

PRIA BERKEKUATAN MONSTER DI DALAM DINDING YANG TIDAK AKAN MUDAH DI HANCURKAN

Akibat eksperimen kejam, Shin yang berasal dari kalangan bawah kini memiliki kekuatan monster. Di bawah dominasi Maou selama berabad-abad, kepemimpinan manusia mulai diragukan. Shin bersama rekan-rekannya bertekad meruntuhkan pemerintahan yang tidak adil ini sekaligus membongkar rahasia besar yang tersembunyi. Mampukah mereka memulihkan dunia, ataukah kehancuran akibat dosa masa lalu ini mustahil diperbaiki? Siapakah yang akan punah terlebih dahulu?
Bab
Bagikan

Bab 3

“Hei, rupanya kau masih di sini. Apa kamu sedang mencariku?” sapa Maki sembari mendekati Shin yang celingak-celinguk di lorong.

“Ti-tidak juga.” Shin menggeleng, tapi wajahnya memerah.

“Kita harus segera ke ruang rapat.” Maki buru-buru mengajak.

Setibanya di ruangan yang berhiaskan poster-poster berita serta peta-peta yang telah ditandai, Shin dan Maki segera duduk di kursi yang telah disediakan.

Tidak banyak orang di ruangan itu, hanya ada Kasumi, Prof. Yamato, Maki, Shin, dan lelaki berkulit putih dengan mata sipit yang dari tadi memandang Shin sinis.

“Jadi, namamu Shin.” Lelaki itu menatap tajam.

“Kau benar. Siapa ....”

Lelaki itu langsung memalingkan wajah, tak menanggapi.

“Baiklah, tidak masalah.” Shin tak peduli.

“Namanya Yoshi,” bisik Maki.

“Sebelum kita mulai, alangkah baiknya bila mendoakan dulu saudara-saudara kita yang telah gugur.” Profesor Yamato telah berdiri di depan. Dia yang akan memimpin jalannya pertemuan, sekaligus yang juga memulai pembicaraan lebih dulu.

Prof. Yamato menjelaskan dengan rinci penemuannya. Orang-orang di ruangan itu memperhatikan dengan saksama.

Penjelasan itu sangat rinci sampai membuat Shin serasa dibacakan dongeng, tapi dia berusaha menahan kantuknya yang sudah menjalar.

“Jadi kesimpulannya.” Prof. Yamato sudah sampai di akhir pembicaraan. “Kita bisa meminjam kekuatan Shin untuk merebut benteng kota, selain dia mempunyai kekuatan es, dia juga bisa memakai Nar.” Prof. Yamato melihat tajam. Dia tahu semua hanya dari satu kali penelitian saja.

Semua menatap Shin. Maki tersenyum, memperlihatkan lesung di pipinya. Kasumi dan Yoshi menatap dengan ekspresi ragu seakan tidak percaya padanya.

“Apa dia dapat dipercaya?” ucap Yoshi dingin.

“Aku yakin, Shin, orang baik,” timpal Maki serius. “Hanya saja dia belum bisa mengendalikan kekuatannya,” lanjutnya.

Ruangan itu kembali ke suasana rapat. Mereka semua berhenti memperdebatkan Shin yang dari tadi seperti terpojok, tapi ada Maki yang membelanya.

Kini giliran Kasumi yang maju ke depan selaku Divisi Evakuasi. Dia segera bicara, “Tadi, dalam beberapa menit Divisi Pasukan yang berada di garis depan hampir semuanya tidak tertolong.” Kasumi menunduk.

“Seperti yang tadi dijelaskan Prof bahwa dari hasil tes, yang menyerang desa ini adalah suruhan dari pemerintah. Saya sudah melihat bahwa ada semacam sel baru yang dimana sel itu buatan Pemerintahan Pusat. Mereka membuat eksperimen baru pada manusia atau lebih tepatnya pada bandit-bandit yang mau bekerja pada orang-orang licik itu. Sekarang ada banyak warga desa yang terluka dan butuh pengobatan. Kami dari Divisi Evakuasi berhasil mengobati semua warga desa. Namun tidak bisa menyelamatkan mereka yang berada di garis depan.”

“Aku yakin serangan ini hanya peringatan dari pemerintah karena mereka sudah mengetahui bahwa Kelompok Pemberontak ada di desa ini, tapi saya yakin, jika kelompok kita akan menang melawan orang-orang licik itu.” Dia tersenyum memberi semangat, lalu kembali duduk.

“Kita lanjutkan besok.” Prof. Yamato segera menutup pembicaraan dengan singkat, supaya tidak terjadi lagi perdebatan.

Maki dan Shin masih duduk di kursi mereka masing-masing.

Shin memikirkan bagaimana cara dia dapat mengendalikan kekuatannya. Sekarang dia menelaah tangannya, kemudian berusaha menarik lengan bajunya ke atas.

“Jangan lakukan itu atau akan terjadi masalah besar.” Maki yang memperhatikan, tiba-tiba memperingatkan.

Sontak Shin menengok. Mata gadis itu sudah sedikit melotot. Tangannya segera mengurungkan niat.

“Aku tahu kamu harus berlatih pada siapa.” Maki beranjak dari tempat duduk.

Sebelah alis Shin terangkat.

“Sudah malam, kamu kembalilah ke rumah. Besok pagi kita bertemu di gerbang perbatasan desa,” papar Maki sambil meninggalkan ruangan.

---

Kelompok Monster Hunter terbentuk pertama kali karena terjadi pemberontakan pada saat orang-orang licik menguasai pemerintahan pusat. Mereka tidak hanya memberantas Maou, tapi juga memberantas penjahat berseragam. Dalam kelompok Monster Hunter tidak ada yang namanya pimpinan karena bila masuk pada kelompok ini semua dianggap keluarga. Hanya saja akan diukur dari tingkat kekuatan. Jika kekuatannya meningkat pesat, maka akan disebut Panglima. Setelah bertahun-tahun baru ada dua orang yang berhasil mencapai tingkatan tersebut.

Monster Hunter mulai mengikuti pemerintah saat salah satu Panglima berkhianat demi mendapat harta. Dia mau mengajarkan orang-orang pemerintah bagaimana cara meningkatkan kekuatan mereka. Oleh sebab itu perang besar terjadi. Monster Hunter pun kalah, kemudian nama itu diambil alih oleh Pemerintah. Sehingga pada saat itu juga, semua yang tidak mengikuti Pemerintahan dibunuh.

---

Shin buru-buru melangkah. Dia akan terlambat menemui Maki di gerbang desa.

Maki telah menunggu hampir sepuluh menit di sana, tapi gadis itu tidak sendiri, dia ditemani seorang lelaki, itu Yoshi dari Divisi Pasukan.

Saat penyerangan terjadi Yoshi sedang melaksanakan misi. Jika ketika itu dia ada, mungkin Divisi Pasukan akan selamat, karena kekuatan Yoshi sudah berada di tingkat Panglima awal. Namun, dia tidak mau menyandang gelar itu.

“Kau terlambat.” Yoshi langsung melemparkan kata-kata dingin.

Gerbang desa sudah selesai diperbaiki. Papan yang kemarin tergeletak di tanah sekarang sudah menempel lagi di tempatnya semula.

Kini mereka telah di luar gerbang desa. Maki memeriksa lagi tas selempangnya yang penuh dengan alat medis dan sedikit persedian makan, sedangkan Yoshi membawa peralatannya. Sementara itu Shin hanya membawa tas selempang kecil miliknya yang selalu dia bawa kemana-mana.

“Kita harus bergegas jangan sampai bermalam di hutan. Menurut informasi, hari ini di dalam hutan banyak Maou yang bersembunyi, kita tidak bisa memakai kendaraan karena suaranya akan mengundang mereka,” saran Maki sambil melihat jam tangan.

Saat mereka akan berangkat, tiba-tiba pintu gerbang terbuka sedikit. Mereka lantas melirik ke belakang.

“Tunggu. Apa kalian melupakanku?” Prof. Yamato tergesa-gesa muncul dari balik gerbang.

“Ternyata ada yang lebih terlambat dari lelaki ini.” Yoshi menunjuk Shin dengan sorot mata.

Mereka melangkah menyusuri jalan setapak, lalu masuk ke hutan yang dipenuhi pohon-pohon hijau besar. Jalanan mulai tak tampak karena tertutup daun-daun yang berserakan, tapi Maki tahu harus berjalan ke arah mana. Dia membawa benda keberuntungannya, kompas pemberian mendiang ayahnya. Kini jarumnya menunjuk utara. Shin, Yoshi, dan Prof. Yamato membuntuti dari belakang. Mata Maki tak lepas dari jarum kompas, tapi sesekali dia melirik jalan di depannya.

“Pohon apa ini?” tanya Shin sembari menengadah.

“Kalau tidak salah sesudah pohon besar ini, kemudian ke arah sana,” gumam Maki pada diri sendiri sambil menunjuk arah.

Shin terpaku menatap pohon besar itu dari bawah sampai ke atas. Dia belum pernah melihat pohon besar dan menjulang itu.

“Kau akan kami tinggalkan!” seru Yoshi sinis.

Sementara itu, Maki tetap fokus mencari jalan.

“Berhenti.” Lelaki sipit itu merasakan sesuatu. Yoshi mempunyai pendengar yang tajam. “Sepertinya ada yang mengikuti kita.” Dia mengamati sekitar.

“Apa kau merasakan sesuatu, Shin?” tanya Profesor.

Mereka memandang Shin. Dia segera menggeleng..

Seketika dari semak-semak ada yang menyambar Prof. Yamato dengan lincah. Tiga orang lainnya menampakkan diri dari balik pohon.

Yoshi, Shin, dan Maki segera bersiaga karena kini musuh menyandera Profesor dengan menodongkan senjata tajam.

-Bersambung-

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dicintai Iblis Betina
8.2
Sebelum lenyap diiringi bau busuk menyengat, sebuah sumpah reinkarnasi terucap. Dalam keputusasaan, Jacob menemui dukun sakti demi menghidupkan arwah kekasihnya. Malangnya, ia justru terjebak tipu muslihat ratu iblis yang licik. Hubungan mereka berkembang sangat jauh hingga terjerumus dalam gairah terlarang di ranjang. Kini, Jacob harus menanggung konsekuensi mengerikan akibat cinta gelap yang menjeratnya.
Sampul Novel Immortal and The Beast
9.1
Terbangun lewat mantra kuno pasca perang berdarah 100.000 tahun lalu, roh Theodore sang Immortal justru melompati waktu jauh ke masa depan. Alih-alih pulih dalam 10.000 tahun, ia malah merasuki raga pemuda lemah korban perundungan. Di tengah dunia baru yang terancam oleh serbuan monster, ia bertekad bangkit menjadi Hunter pembasmi makhluk buas. Berbekal pengalaman tempur masa lalunya, Theodore siap menaklukkan segala rintangan dan mengubah takdir malang tubuh barunya.
Sampul Novel STRANGE DESTINY
8.7
Sebuah kecelakaan tragis mengubah sosok Alexa secara drastis, memicu dilema moral dalam diri Adrian saat perasaan terlarang mulai tumbuh di luar batas persaudaraan. Sementara itu, peristiwa mematikan menyeret Kaylee, pengawal profesional berumur 30 tahun, ke dalam situasi tidak masuk akal yang mempertemukannya dengan Adrian. Bagaimana jalinan nasib akan mempertautkan mereka? Sebuah takdir asing menanti untuk membongkar misteri terdalam dari jiwa mereka.
Sampul Novel Terjerat Pesona Vampir Tampan
8.2
Setiap malam, Shada didatangi sesosok vampir tampan bermata merah yang memberi sentuhan sensual dan kasih sayang mendalam di alam mimpi. Meski statusnya sudah bertunangan, pesona makhluk abadi itu terus mengusik kesetiaannya. Dilema batin pun mulai menyiksa Shada akibat gairah terlarang yang begitu nyata tersebut. Kini, ia berada di persimpangan jalan dan harus segera memilih antara komitmen di dunia nyata atau godaan fantasi sang vampir.
Sampul Novel The True Dragon Saviour
8.5
Setelah kabur dari Astralion, bangsa naga Khodsuga tinggal di Bumi dan melahirkan keturunan blasteran bernama Mandogarian. Dua abad kedamaian mereka kini terusik saat kekuatan gelap yang dulu memusnahkan leluhur mereka datang kembali. Ancaman ini tidak hanya mengintai Mandogarian, tapi juga manusia biasa yang tak berdaya. Demi mencegah kehancuran total, para Mandogarian harus berjuang membangkitkan kekuatan legendaris Khodsuga Wrath demi melindungi seisi dunia.
Sampul Novel Wife Of The Antagonist
9.7
Terbangun di dunia novel dewasa, Archelia mendapati dirinya menjadi istri Alister Fernando, bos mafia kejam yang terobsesi pada Alice. Berdasarkan plot asli, Archelia adalah sosok antagonis yang ditakdirkan tewas di tangan suaminya sendiri. Kini, ia terjebak dalam pernikahan maut. Demi bertahan hidup dari ancaman sang suami dan protagonis pria, ia harus memutar otak untuk mengubah takdir tragisnya serta menjinakkan keliaran Alister.