APKDock Logo
Sampul Novel Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

9.4 / 10.0
Michael mengabaikan telepon tangisan putranya yang mengabarkan bahwa sang ibu tidak lagi bergerak di ranjang. Menuduh istrinya hanya malas-malasan, Michael menutup telepon demi bermesraan dengan sekretarisnya. Dia tidak menyadari bahwa sang istri telah tiada untuk selamanya. Saat kebenaran bahwa wanita itu telah meninggal terungkap, kepedihan dan penyesalan terlambat menghantam Michael. Kini, ia hanya bisa menangis tersedu-sedu memeluk foto mendiang istrinya, memohon agar dia kembali.

Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal Bab 1

"Ayah, kapan ayah pulang? Ibu terbaring di ranjang dan nggak bergerak!"

Putraku menelepon Michael sambil terisak-isak hingga sulit bernapas.

"Panggil saja kalau dia nggak bangun! Dasar pemalas, nggak kerja di rumah juga cuma malas-malasan seperti babi pemalas."

"Cari saja ibumu kalau ada apa-apa. Aku sibuk kerja, jangan ganggu aku!"

Usai bicara, Michael dengan kesal langsung memutus teleponnya.

Saat itu, dia sedang sibuk bermesraan dengan sekretarisnya, sama sekali tidak punya waktu untuk pedui padaku.

Hanya saja, dia tak tahu bahwa aku sudah meninggal.

Aku tak akan pernah muncul lagi di hadapannya, tapi dia malah memeluk fotoku sambil menangis, memohon agar aku tidak pergi.

Jantungku terasa seperti diremas oleh tangan yang kuat, bahkan napasku terasa terhenti.

"Ibu, kamu kenapa?"

Anakku duduk di sampingku dengan wajah penuh rasa takut.

Aku sudah kesulitan bernapas saat ini. Demi tidak membuatnya panik, aku mencoba tersenyum padanya.

Hanya saja, senyuman itu terasa sangat dipaksakan.

Aku ingin mengulurkan tangan untuk mengusap kepalanya, tapi tanganku malah terkulai lemas, tidak bisa digerakkan sama sekali.

"Ibu, apa kamu sudah mau mati? Jangan tinggalkan Jack!"

Wajah anakku menjadi pucat, menangis sekeras-kerasnya.

Tangisannya membuat kepalaku berdenyut sakit. Aku merasa jantungku semakin nyeri, bahkan bernapas pun makin sulit.

"Pergi ... telepon ... ayah."

Ujarku dengan terputus-putus.

Jack yang masih berusia tiga tahun tentu tidak mengerti apa yang sedang kualami. Aku hanya bisa memintanya mencari bantuan suamiku.

Dia menyeka air matanya, lalu buru-buru turun dari tempat tidur untuk mengambil ponselku di ruang tamu.

Setelah mendapatkan ponsel, dia mengarahkannya ke wajahku untuk membuka kunci layar.

Namun, aku sudah dalam keadaan tak sadarkan diri. Seluruh tubuhku terasa seperti terjebak dalam cangkang kosong, tidak bisa bergerak sama sekali.

Jack, ibu hanya bisa bergantung padamu sekarang.

Dia tidak tahu apa itu nomor darurat, jadi hanya bisa berharap dia menelepon suamiku, Michael.

Aku sudah mengatur nomor suamiku sebagai kontak darurat, cukup dengan menekan ikon kecil di layar, panggilan bisa langsung tersambung.

Jack menekan ikon itu, suara nada sambung pun terdengar di telepon.

Panggilan tersambung, tapi tak ada yang menjawab. Akhirnya terdengar suara operator otomatis.

Jack tidak tahu siapa yang berbicara, jadi dia terus-menerus memanggil, "Ayah, ayah!"

Sementara itu, kesadaranku semakin memudar dan pandanganku menjadi gelap total.

Aku memiliki riwayat penyakit jantung turunan. Ayah dan kakekku meninggal karena penyakit jantung.

Sejak kecil, aku rutin menjalani pemeriksaan kesehatan. Dokter bilang jantungku baik-baik saja.

Aku hidup dengan sangat berhati-hati setiap hari, tetapi tetap saja, akhirnya aku meninggal karena serangan jantung mendadak.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta di Daun Semanggi
8.4
Tiga tahun lamanya Sindi terbuai asmara terlarang dengan Ronald, pria yang telah beristri. Buta karena cinta, ia mengabaikan logika hingga kini dirinya berbadan dua. Penyesalan terlambat datang, menyisakan kepedihan mendalam. Di tengah bayang-bayang duka masa lalu akibat kehilangan orang-orang terkasih, Sindi kini harus berjuang sendirian. Sanggupkah ia bertahan melewati badai kehidupan ini? Kisah pilu tentang konsekuensi dari sebuah pilihan hati yang keliru.
Sampul Novel Demi Ranjang Panas
7.9
Elena, gadis 23 tahun yang bekerja sebagai pelayan klub malam, harus menghadapi pilu akibat ulah Hendrik. Pasca kepergian sang ibu, ayahnya itu malah kecanduan judi hingga menunggak utang sebesar 500 juta kepada Darel. Kini, rentenir buncit berumur 45 tahun tersebut menagih janji. Karena tak sanggup melunasi, Hendrik tega menjadikan Elena sebagai jaminan utangnya. Akankah Elena terpaksa menyerahkan dirinya menjadi pemuas nafsu Darel demi menebus kesalahan sang ayah?
Sampul Novel Ketika Suami Tak Lagi Peduli
8.9
Arista mendambakan pernikahan harmonis bersama Yoga, tetapi kenyataan pahit yang harus ia telan. Usai melepas pekerjaannya demi mengabdi pada suami, ia justru ditelantarkan tanpa nafkah dengan dalih upah yang ditangguhkan. Batas kesabaran Arista runtuh kala kebohongan Yoga terbongkar di tengah kondisi anak mereka yang jatuh sakit. Kini, ia bertekad membongkar motif di balik sikap dingin sang suami. Misteri kelam apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Yoga?
Sampul Novel LORO
9.0
LORO
Kehilangan empati dan mati rasa tak mampu mengikis kepedihan mendalam sang protagonis. Andaikan malam itu ia berhasil menahan mamanya agar tidak pergi dan tetap membacakan dongeng kancil, takdir pasti akan berbeda. Pelukan hangat penuh tawa kini berganti menjadi luka batin yang perih. Dunia beserta orang-orang terdekat yang sudah dianggap sebagai keluarga justru melakukan pengkhianatan keji, menghancurkan sisa kepercayaan serta hidup mereka untuk selamanya.
Sampul Novel Sang Alpha Salah Menandatangani Penolakanku
9.5
Tiga tahun lamanya aku diabaikan oleh Alpha Bramantyo yang lebih memilih Rossa. Puncaknya, ayahku wafat karena Bram membiarkan tabib pergi demi kekasihnya yang pura-pura sakit. Bagi sang Alpha, kematian ayahku bukanlah hal penting. Namun, kelalaian itu menjadi bumerang baginya. Tanpa sadar, Bram menandatangani berkas Ritual Penolakan. Kini, ikatan jiwa kami telah resmi terputus untuk selamanya, meninggalkan penyesalan yang terlambat bagi dirinya.
Sampul Novel Tujuh Tahun, Dusta Empat Tahun
7.9
Tujuh tahun pernikahan kami hancur seketika saat aku memergoki Brama berselingkuh dengan Kinan, mahasiswi yang kubantu biayai kuliahnya. Pengkhianatan ini ternyata sudah berjalan empat tahun, dan Kinan kini mengandung anak suamiku—hal yang selalu dihindari Brama bersamaku. Muak dengan segala dusta yang mereka lakukan di rumah kami sendiri, aku enggan membalas dendam. Aku memilih menghubungi ahli saraf untuk menjalani prosedur eksperimental demi menghapus seluruh ingatan tentang Brama selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan