APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Sepuluh Tahun Terperangkap Di Pernikahan Yang Salah

Peringatan pernikahan kesepuluh yang seharusnya menjadi momen spesial justru berubah menjadi mimpi buruk. Franky datang membawa kekasih barunya, merampas kalung simbol cinta mereka, dan memberikannya kepada wanita tersebut. Penghinaan tidak berhenti di sana; sang suami bahkan menuntut istrinya menyerahkan gaun pengantin yang telah dimodifikasi untuk dipakai oleh pacar barunya di hadapan para tamu. Alih-alih hancur oleh rasa malu, sang istri justru tersenyum lega dan dengan tegas meminta cerai.
Bab
Bagikan

Bab 3

Saat kembali ke vila, terdengar suara desahan intim dari kamar utama.

Tawa manja wanita dan desahan rendah Franky, bercampur menjadi satu, diselingi beberapa erangan rendah dan permohonan ampun.

Aku langsung naik ke lantai atas, kembali ke kamar tidur dan mengambil paspor, serta kartu bank yang sudah kusiapkan, lalu mengganti pakaian bersih.

Saat membawa koper turun, aku berpapasan dengan Franky yang merangkul Vivian keluar dari kamar utama.

“Astaga, kakak sudah pulang?” tanya Vivian pura-pura terkejut.

“Kok baru pulang sudah mau pergi lagi?”

Franky mengerutkan kening dan menatap koperku, “Mau ke mana?”

“Pergi dari sini,” jawabku langsung menuju pintu utama.

“Berhenti!” Dia mencengkeram lenganku, “Ibumu tahu kamu….”

“Dia sudah meninggal,” ujarku memotongnya dengan tenang.

“Dia menghembuskan napas terakhir tadi malam saat kamu mengurungku.”

Vivian tertawa dan berkata, “Astaga! Sekarang bahkan sampai mengutuk ibu kandung sendiri?”

Raut wajah Franky pun memuram, “Irene, kamu….”

“Awas.” Aku menepis tangannya.

“Aduh jangan marah, Pak Franky,” ujar Vivian.

Lalu berjalan ke depanku dan tertawa kecil dengan puas, “Kak Irene, kalau ibumu benar-benar meninggal, itu juga sebuah kebebasan, ‘kan? Pecandu obat yang hidup dengan menghisap darah Pak Franky dan punya putri murahan sepertimu yang naik ke ranjang pria, memang sudah seharusnya mati!”

“Diam!” Aku langsung menoleh, tatapanku seperti pisau yang mengarah ke Vivian.

“Kamu nggak pantas menyebut ibuku!”

“Kok aku nggak pantas?” Vivian meninggikan suaranya dan menunjuk-nunjuk aku, “Si jalang tua yang menjebak pria dengan obat dan mengantarkan putrinya ke ranjang pria itu, wajar saja melahirkan anak perempuan murahan yang hanya bisa berpura-pura kasihan menipu uang laki-laki….”

“Plak!”

Suara tamparan keras menggelegar!

Vivian memegang wajahnya, matanya melotot melihatku. Setelah terkejut sesaat, wajahnya pun berubah penuh kebencian.

“Aaaa!” Dia menjerit, “Beraninya kamu menamparku?! Dasar jalang murahan!”

Aku menggeser sedikit dan mengayunkan tanganku keras!

“Aduh!” Vivian terhuyung karena doronganku, kakinya terkilir dan jatuh ke arah lemari kayu cendana di sampingnya!

“Sret!” Lengan halusnya tergores keras di sudut lemari, kulitnya langsung terluka. Darah pun langsung menyembur, memercik ke karpet dan dinding.

“Tolong! Sakit sekali! Lenganku!” Vivian terjatuh ke lantai, menjerit pilu sambil menekan lukanya.

“Irene!” Franky langsung melindunginya di belakang dan melotot ke arahku, “Kamu sendiri yang sudah melakukan semua hal kotor dan rendahan seperti itu, malah menyalahkan orang membicarakannya?!”

Aku menatapnya dengan dingin, “Aku nggak mendorongnya.”

Franky tentu tak mendengarnya, akal sehatnya hilang ditelan amarah. Dia pun berteriak ke kepala pelayan dan pembantu yang datang tergesa-gesa, “Bakar semua barangnya di kamar! Kalau mau pergi, pergi sejauh mungkin! Tak ada satu pun barang dari rumah ini yang boleh dia bawa!”

Saat lidah api melahap foto terakhir kami, aku pun hanya menatap dalam diam. Ada rasa lega di dalam hatiku.

Sepuluh tahun masa muda, akhirnya terbakar habis tanpa sisa.

“Minta maaf sekarang!” ujar Franky sambil mencengkeram daguku, tapi saat melihat tatapanku, dia malah terpaku.

Aku menepis tangannya keras-keras, lalu berbalik dan berjalan menuju pintu.

Franky berteriak di belakang, “Irene! Kalau kamu berani pergi, jangan pernah kembali lagi!”

Aku menggenggam erat tiket pesawat di tangan dan tidak menoleh sedikit pun.

Tiga hari kemudian, Franky membawa Vivian yang lengannya dibalut gips tebal, pulang dari rumah sakit. Begitu masuk pintu, dia sudah merasa ada yang aneh.

Biasanya, setiap kali dia pulang, meski sudah malam, lampu di dapur pasti langsung menyala dan teh hangat pereda mabuk langsung ada di tangannya.

Namun sekarang, rasanya sepi sekali. Hanya ada beberapa pembantu yang mengintip dan kemudian bersembunyi kembali.

“Pak Franky, ayo duduk dulu.” Vivian bersandar manja padanya, “Kamu pasti capek, ‘kan? Sini kupijat dulu….”

“Pak Budi!” Franky langsung memotongnya dengan kesal, “Di mana Irene? Suruh dia turun sekarang!”

Pak Budi berjalan menghampiri dengan cepat dan menjawab dengan tenang, “Pak Franky, nyonya nggak ada di rumah.”

“Nggak ada di rumah?” Kening Franky mengerut tajam, “Dia benaran kabur? Telepon dia, suruh dia pulang sekarang juga!”

“Nggak bisa dihubungi.”

Pak Budi melanjutkan dengan suara yang semakin rendah, “Ponsel nyonya… ditinggal di meja kamarnya saat pergi dua hari lalu.”

Pak Budi terdiam sejenak, lalu menambahkan, “Dan juga ada surat cerai yang sudah ditandatangani.”

Tatapan mata Franky langsung menajam. Dia berlari ke atas dan mendobrak pintu. Kamar tidur kosong, hanya ada meja tulis yang nggak dipindahkan.

Ponsel lama diletakkan di sebelah surat cerai. Tanda tangan Irene terihat jelas di surat tersebut.

“Cih! Semakin berani saja!” Franky memaksakan tawa sinis, tapi api amarah di hatinya semakin terbakar.

Dia menendang meja dengan keras untuk melampiaskan amarah.

“Klang!” Laci yang terkunci pun terbuka.

Ada sebuah buku harian tua di dalamnya.

Dia pun reflek ingin melemparkannya ke dalam tempat sampah, tapi pandangannya malah tertuju pada tulisan di sampulnya dan membukanya.

[20 Mei 2010 Hari yang cerah]

Aneh sekali, padahal dia paling benci berkelahi, tapi waktu aku diganggu, dia malah meninju orang itu.

Aku tanya kenapa, dia bilang karena bunga matahari lukisanku bagus. Saat kukasih padanya, catnya malah menodai lengan bajunya, tapi dia malah tersenyum.

[12 Maret 2015 Hari Mendung]

Kami resmi bersama! Katanya hanya pura-pura untuk menghadapi perjodohan keluarganya, tapi aku tetap senang sekali.

[15 Maret 2015 Gerimis]

Hari ketiga setelah menikah, sikapnya masih dingin padaku. Aku tahu dia belum bisa melupakan Tia, tapi aku percaya ketulusan pasti bisa mencairkan hatinya sedikit demi sedikit.

[3 September 2020 Hujan Lebat]

Sakit maagnya kambuh lagi. Dia tak mau pelayan masuk ruang kerjanya, jadi aku diam-diam meletakkan bubur hangat di depan pintu. Dia makan sesuap dan mengataiku murahan.

[10 September 2021]

Dia membawa pulang ‘Tia’ ketiga dan menyuruhku mengajari mereka bagaimana cara melayaninya. Aku pun mengajarinya. Dia sangat senang dan memujiku tahu diri.

[25 Desember 2022 Salju]

Dia mabuk di hari natal ini dan memelukku sambil memanggil ‘Tia’. Aku pura-pura tidak mendengarnya dan memasakkan sup hangat pereda mabuk. Dia muntah di tubuhku dan aku pun membersihkannya sampai subuh.

Ibu batuk darah lagi hari ini. Tagihan rumah sakit… Franky, aku masih bisa bertahan berapa lama?

[8 Oktober 2025 Mendung]

Sudah sepuluh tahun, batuk darah ibu semakin parah. Dokter bilang kondisinya kritis.

Hari ini dia membawa pulang lagi ‘Tia’ yang lain, kali ini yang paling mirip di antara semuanya.

Bertahanlah sebentar lagi, tabunganku sudah hampir cukup. Setelah ini, aku akan membawa ibu pergi dari sini. Semuanya akan semakin baik.

Halaman terakhir bertanggal tiga hari lalu.

[10 Oktober 2025]

Tak perlu bertemu lagi seumur hidup ini. Semoga takdir tak mempertemukan kita lagi.

“Nggak mungkin….” Gumam Franky dengan suara serak. Untuk pertama kalinya, dia merasa takut.

Dia menutup buku harian dengan keras dan berteriak, “Siapkan mobil! Ke Rumah Sakit Harapan Kasih! Aku tak percaya dia bisa begitu tega meninggalkan ibunya!”

Pak Budi pun berjalan masuk dari pintu dan membawa selembar surat pemberitahuan dari rumah sakit, suaranya terdengar gemetar, “Pak Franky, Rina… ibunya nyonya benar-benar sudah meninggal!”

“Apa?”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B35511" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B35511
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hati Seorang Perempuan
9.3
Senjahari Semesta Alam mengikhlaskan dirinya diceraikan Abimanyu, suaminya, yang harus menikahi Mega Mentari karena tuduhan menghamili. Tanpa disangka, kakak sulung Mega, Halilintar Sabda Alam, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Senja yang diperkenalkan sebagai adik bungsu Abimanyu. Sementara Abimanyu berjuang mencari kebenaran untuk merebut kembali hati Senja, Sabda salah paham saat memergoki Abimanyu memperlakukan Senja seperti kekasih, bukan kakak. Gelap mata, Sabda menjebak dan menanamkan benihnya di rahim Senja. Terperangkap antara kebencian dan kehamilan yang tak diinginkan, Senja harus bertahan di tengah kekuasaan Sabda yang kejam.
Sampul Novel Lima Tahun Usai Berpisah
8.0
Tiga tahun membina rumah tangga tanpa anak memaksa Lisa memilih antara dipoligami atau berpisah. Janji setia Farhan sirna setelah pertunangan rahasianya terbongkar, membuat Lisa murka dan memutuskan pergi. Lima tahun berselang, takdir mempertemukan mereka lagi saat Farhan menjadi bos baru Lisa. Keadaan kian pelik ketika Farhan bersua Davin, putra Lisa, dan menyadari bahwa mantan istrinya itu sedang mengandung saat mereka bercerai dahulu.
Sampul Novel MENIKAHI CEO KEJAM
9.5
Penyesalan mendalam menghantui Jennifer setelah terobsesi pada Maximilian Jefferson, bos real estate asal Jerman. Niat awal menebus kesalahan pada kakak korban perundungannya malah berujung pada pernikahan paksa akibat cinta buta Jennifer. Di tengah siksaan batin yang ia terima, sebuah fakta mengerikan terungkap: Max adalah dalang di balik kematian ayah Jennifer. Kini, saat rasa cinta Jennifer berubah menjadi benci, Max justru mulai jatuh hati. Akankah dendam memisahkan mereka?
Sampul Novel Permainan Mustahil
9.7
Cairan anggur merah mengalir perlahan melewati leher jenjang hingga membasahi dadanya, membuat kemeja putih yang dikenakannya melekat erat pada tubuh yang gemetar. Meski didera rasa gugup yang hebat, ada ketegangan mendalam yang justru membangkitkan sensasi lain dalam dirinya. Untuk pertama kali dalam hidupnya, wanita ini secara sadar mengambil langkah berani untuk menggoda pria lain yang bukan suaminya, memulai sebuah permainan berbahaya yang dipenuhi misteri dan hasrat terlarang.
Sampul Novel Suamiku Jatuh Cinta Padaku Setelah Perceraian
9.3
Setahun menikah tanpa tatap muka, suamiku meminta cerai demi wanita yang dicintainya selama sepuluh tahun. Aku langsung setuju dan meminta kompensasi besar. Saat proses berjalan, aku bertemu pria asing yang jatuh hati padaku dan berjanji menghukum suamiku yang tak bertanggung jawab. Namun, di sidang cerai, pria itu sangat terkejut saat mengetahui identitas asliku.
Sampul Novel The Queen Of Fantasia
9.6
Menjadi idol terkenal tidak membuat Lisa bahagia hingga ia nekat mengakhiri hidup. Bukannya mati, ia malah terbangun di tubuh Permaisuri Aerin, istri Kaisar Lee Han Kyul yang kejam. Kaisar tirani itu rupanya pernah membantai Aerin demi selir kesayangannya. Berkat ritual terlarang dari sosok misterius, jiwa mereka bertukar dan terlempar ke masa lalu sebelum maut menjemput. Bisakah Lisa mengubah takdir tragis Aerin sekaligus mencari jalan pulang ke dunianya?