APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Secret Wife

Secret Wife

Sepuluh tahun menikah, Bram dan ibunya terus menyudutkan Sinta sebagai istri mandul tanpa bukti medis karena belum ada anak. Demi mendapatkan cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Sinta tidak tahu bahwa suaminya menyimpan rahasia besar tentang kondisi kesuburan Bram sendiri yang sebenarnya bermasalah. Saat pengkhianatan dan kebenaran ini akhirnya terkuak, apakah Sinta akan tetap tinggal diam?
Bab
Bagikan

Bab 2

Hingga keesokan harinya Sinta terbangun dengan sinar matahari yang sudah meninggi, ia melihat sekeliling dan belum ada tanda-tanda suaminya pulang. Sinta hanya bisa menghela nafas panjang, ini sudah ke delapan kalinya dirinya harus tidur di sofa karna menuggu suaminya pulang. 

   “ Tok ... Tok ... Tok ... ” Pintu diketuk dengan suara yang begitu keras, Sinta yang mengira itu suaminya langsung berdiri dan berlari menuju pintu.

   “ Mas – ” Belum sempat Sinta melanjutkan ucapannya.

   “ Mas apa! Lama banget tinggal bukain pintu aja! ” Potong wanita paruh baya itu.

   “ Mana anakku! ” Bentak wanita paruh baya itu, yang ternyata mertuanya.

   “ Kalau ditanya tuh jawab! Jangan cuma diem aja. ”

   “ Gimana aku mau jawab Ma ... Kalau mama belum selesai bicaranya. ” 

   “ Awas! Tamu kok gak disuruh masuk! ” Ia masuk dengan mendorong Sinta yang masih di depan pintu.

   “ Mau apa! ” Ia melihat menantunya ingin ikut duduk bersamanya.

   “ Bikinkan mama minum! Jangan lupa, camilannya sekalian! ”

   Sinta yang sudah terbiasa dengan sikap mertuanya yang seperti itu hanya bisa menuruti perintahnya, ia lebih memilih langsung ke dapur daripada membantah mertuanya. Baru saja Sinta ingin mengantarkan camilan dan minuman.

   “ Sinta! ” Teriak mertuanya.

   “ Iya ma! ” Ketika ia sedang menuang air panas, ia dikagetkan dengan teriakan mertuanya, hingga air panas itu tumpah ke meja dan mengenai tangannya, dengan gerakan cepat, ia membersihkan air yang tumpah.

   “ Bikin minum aja lama banget! ” Dengan tidak sabarnya, ia berdiri untuk menyusul menantunya ke dapur.

   “ Iya ma! Ini – ” Kalimat Sinta terhenti ketika ia melihat mertuanya sudah berada tepat di depannya. Sinta yang kaget tanpa sengaja menumpahkan camilan dan minuman yang sedang ia bawa dengan nampan, mengenai baju yang dikenakan mertuanya.

   “ Plak! ... ” Bunyi tamparan keras memenuhi seisi ruangan.

   Sinta ditampar mertuanya hingga tertoleh ke kanan, bahkan di pipinya terlihat jelas tatto lima jari karya mertuanya.

   “ Dasar menantu tidak berguna! ” Ia menghempaskan tangannya setelah menampar menantunya. 

   “ Mimpi apa anakku dulu! Bisa mempunyai istri modelan kayak kamu! ” Bentaknya lagi dan menatap Sinta dengan pandangan yang garang.

   Sinta hanya bisa mengepalkan ke dua tangannya erat-erat, ia takut durhaka jika membalas kemarahan mertuanya dengan keterlaluan.

   “ Tapi ma! Aku ini menantu mama! Apa pantas aku diperlakukan seperti pembantu?! ” 

   “ Berani ya kamu! ” Mertuanya sudah bersiap untuk menampar lagi, belum sempat ia menampar menantunya, tiba-tiba ada yang mencekal lengannya.

   “ Mama! ” Bentak Bram dengan menghempaskan lengan ibunya.

   “ Bagus deh, Kamu udah pulang. Lihat! Istrimu yang tidak becus ini! Menumpahkan teh panas ke perut mama! ” Bentak nya pada Bram, ia tidak terima jika tamparan yang akan dilayangkan dihalangi oleh anaknya.

   “ Stop ma! Aku udah capek ya! Lihat kelakuan Mama, sama Mas Bram. ” Sindir Sinta yang lebih memilih pergi dari hadapan mertua dan suaminya.

   “ Lihat! Istri yang selalu kamu manjakan itu! ” Ia menatap kepergian Sinta dengan melipat kedua tangan di depan dada dan menatapnya penuh amarah, atau mungkin kebencian.  

   “ Ma ... Aku sudah menuruti semua keinginan Mama. Mama menyuruh aku untuk menikahi wanita pilihan Mama, aku nurut Ma! Aku gak pernah nolak kemauan Mama! Tapi tolong! ... Mama harus bisa bersikap baik dengan Sinta. Coba Mama fikir ... Jika Sinta mengetahui kalau aku sudah menikah lagi, betapa hancurnya hati Sinta. ” Ia menggenggam kedua tangan mamanya, agar mamanya bisa bersikap selayaknya Sinta juga anaknya. 

   “ Mama tidak perduli! Kalau bisa! Ceraikan saja dia! ” Ia menghempaskan tangan Bram. Bram yang sudah lelah menanggapi ibunya hanya berlalu pergi untuk menyusul Sinta. Bram masuk tanpa mengetuk pintu kamar terlebih dahulu. Sinta yang mendengar suara knop pintu, langsung buru-buru menghapus air matanya, ia tidak mau dianggap lemah atau dikasihani.

   “ Sayang ... ? ” Panggil Bram.

   “ Iya Mas, kenapa? Kamu masih ingat untuk pulang? ” Sinta memandang Bram dan tersenyum miring.

   “ Kamu ngomong apa sih? Jelas dong aku pulang! Hari ini kan ulang tahun pernikahan kita. ”

    “ Aku fikir, kamu tidak mengingatnya Mas. ” Ia memalingkan muka dengan tatapan sinis.

   “ Nanti malam, kita keluar ya, aku sudah menyiapkan hadiah spesial untuk Kamu. ” Bram mengecup kening istrinya. Sungguh, Ia sangat mencintai Sinta.

   Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat, baru saja matahari menunjukkan kecerian dan sinarnya,sekarang matahari harus berpamitan dengan meredupkan sinarnya.

   Wanita di dalam kamar itu sedang berdandan untuk acara dinner yang di janjikan oleh suaminya. Mungkin, untuk memperingati ulang tahun pernikahan mereka berdua.

   “ Kamu sangat cantik. ” Puji Bram saat melihat penampilan Sinta yang sangat mempesona, bisa dikatakan jika penampilan Sinta saat ini tidak menunjukkan bahwa dirinya sudah berusia dua puluh tujuh tahun.

   “ Makasih Mas. ” Senyum tulus terpancar jelas di kedua sudut bibir Sinta, seolah-olah mengartikan jika ia  sudah memaafkan suaminya.

   “ Apa kamu sudah siap? ”

   “ Sudah Mas, mari kita berangkat. ”  

   Sinta dan Bram keluar dari kamar dan melangkahkan kaki menuruni anak tangga satu per satu, ketika Sinta berpijak di anak tangga paling bawah, ibu mertuanya menatapnya dengan sinis, Sinta yang tidak memperdulikan ibu mertuanya hanya bisa tersenyum dan membuang muka untuk menghindari kontak mata secara langsung.

   Bram dan Sinta menaiki mobil menuju tempat yang sudah disiapkan oleh Bram. Ya, mereka dinner dengan nuansa yang sangat romantis, Bram sudah booking seluruh restoran khusus untuk acara mereka berdua, bahkan live music yang berada disana  juga sudah di pinta Bram untuk menyanyikan lagu kenangan mereka berdua selama sepuluh tahun terakhir.

   Sinta yang dibawa masuk Bram dengan menutupi kedua matanya dibuat tersenyum ketika ia mendengar lagu 'Janji Suci', bisa dibilang Itu lagu ketika Bram melamarnya dulu.

   Bram melepaskan penutup mata yang dikenakan oleh Sinta, ketika Sinta melihat sekeliling, ia dibuat speechless dengan kejutan yang dibikin suaminya, bahkan ada layar proyektor yang menunjukkan foto dan video mereka berdua dari awal pacaran hingga saat ini.

   “ Duduk Sayang. ” Bram tersenyum tulus sembari menarik kursi untuk Sinta.

   “ Makasih Mas. ”

   “ Apa kamu menyukainya? ” Ia menggenggam tangan istrinya, yang sudah terduduk di depannya.

   “ Tentu Mas! Aku sangat senang! ”

   “ Bagus deh kalau Kamu suka. Kita makan dulu yuk sambil mengenang saat-saat dulu. ” Ia melepas genggaman tangannya, senyuman Sinta adalah candu bagi dirinya.

   Sinta menuruti kata suaminya untuk makan terlebih dahulu. Sungguh, hatinya dibuat berbunga-bunga, ia tidak menyangka jika suaminya akan memberi kejutan yang sangat bagus.

   Sedangkan di tempat lain dan waktu yang bersamaan, mertuanya sedang menelpon seseorang.

   “ Iya! Kamu harus menyusul Bram! Ini cara satu-satunya! ” Ia tersenyum miring, tatkala ia memiliki rencana yang bagus ketika mengetahui anaknya sedang merayakan ulang tahun pernikahan, mungkin ia akan memberi kado yang sangat istimewa.

   “ Tapi aku takut mas Bram akan murka Ma! ” Sedangkan wanita yang ditelpon, merasa takut jika suaminya akan marah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayo Nikah! Siapa Takut
8.3
Demi menyelamatkan bisnis Ana's Wedding Dream, Fiona nekat menyatakan cinta pada David di bandara. Aksi ekstrem ini sengaja ia lakukan untuk merusak reputasi sang kapten pilot yang menjadi ancaman. Di balik keanggunannya, Fiona menyimpan dendam membara. Namun, David yang berhati dingin justru menyambut tindakan nekat itu dengan senyum sinis. Merasa sangat terhina, Fiona kini bertekad menjerat David ke dalam sandiwara cinta penuh manipulasi.
Sampul Novel Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
9.6
Kehidupan Lara runtuh seketika setelah suaminya, Darren, tega berkhianat dengan Maya, sahabat karibnya sendiri. Hubungan pernikahan mereka pun kandas secara tragis tatkala Darren mendesak perceraian demi bersama selingkuhannya. Kemalangan Lara kian mendalam saat sebuah kecelakaan fatal merenggut calon bayi dalam kandungannya. Kendati berupaya bangkit dan membuka hati untuk lembaran baru, ujian hidup terus datang mendera. Sanggupkah Lara meraih kebahagiaan sejati setelah kehilangan segalanya?
Sampul Novel Disgraced Wife
7.9
Demi takhta Nagara Group, El Barack Gunadhya Nagara menikahi Bellina Devanka Ammari yang dibelinya dari sang bibi. Pernikahan singkat ini menyiksa batin Bellina, memaksanya berpisah dari Kevin Sanjaya dan menjadi sekadar alat pencetak pewaris. Namun, saat El mulai memperlakukannya dengan istimewa, segalanya berubah. Akankah Bellina memilih pergi, atau justru jatuh cinta pada pria yang telah menyelamatkan hidupnya itu?
Sampul Novel Kontrak Cinta Dengan Iblis
9.6
Niat baik Aluna menyelamatkan seorang pria yang ingin mengakhiri hidupnya berujung pada takdir tak terduga. Sosok yang ia tolong ternyata adalah Denias, iblis yang menyamar jadi manusia demi menguasai Negeri Barat. Aluna yang tidak curiga pun menyetujui kontrak rahasia yang ditawarkan Denias. Namun, keputusan itu justru membawa mereka pada petualangan yang menyingkap misteri besar masa lalu Aluna. Rahasia kelam apa yang sebenarnya tersembunyi di balik kesepakatan ini?
Sampul Novel Suami Mandul Menghamili Wanita Lain
9.1
Setelah lima tahun mengarungi bahtera rumah tangga, kehamilan yang saya nantikan akhirnya datang juga. Namun, kebahagiaan itu seketika terusik ketika seorang adik kelas menemui saya dalam kondisi mengandung. Perempuan itu tanpa ragu mengklaim bahwa janin di rahimnya adalah darah daging suami saya, bahkan memohon izin untuk melahirkannya. Menghadapi pengakuan mengejutkan tersebut, saya justru tertawa puas lalu menyodorkan selembar surat pemeriksaan medis yang membuktikan bahwa suami saya sebenarnya mandul.
Sampul Novel Target Cinta Sang Pewaris
9.7
Demi wasiat orang tua dan tekanan paman serta bibinya, Ardila terpaksa menikahi pria asing. Setelah menikah, ia mendapati suaminya sudah beristri. Meski dikhianati, Ardila bertahan demi amanah mendiang orang tuanya. Namun, keluarga suaminya malah bertindak semena-mena demi merebut hartanya. Curiga dengan motif mereka, Ardila mulai menyelidiki hingga berhasil membongkar sebuah rahasia gelap yang ternyata melibatkan keluarganya sendiri.