APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Seandainya Waktu Bisa Kembali

Seandainya Waktu Bisa Kembali

Demi menyelamatkan cinta pertamanya, Lolly, yang menderita gagal ginjal, seorang hakim tega mengambil keputusan sepihak untuk merebut ginjal istrinya sendiri. Sang istri mencoba menjelaskan bahwa dirinya juga mengidap penyakit yang sama dan akan mati jika kehilangan organ tersebut. Namun, sang suami justru menuduhnya cemburu dan tidak berhati nurani. Dipaksa menjalani operasi transplantasi, kondisi sang istri terus memburuk hingga akhirnya ia meninggal sendirian di sudut rumah sakit yang sepi.
Bab
Bagikan

Bab 4

“Kak Andrew, ayo kita mulai lagi dari awal. Anggap saja kau nggak pernah menikah, dan aku nggak pernah mengkhianatimu. Aku sungguh mencintaimu.”

Lolly melihat wajah Andrew semakin tegang, maka nada suaranya melunak.

Dalam hal membujuk Andrew, Lolly memang ahli. Dan Andrew, seperti biasa, selalu luluh olehnya.

Sementara aku? Saat Andrew marah, sekalipun aku berusaha mati-matian, dia bahkan tak sudi memberiku seulas senyuman.

Cinta dan ketidakcintaan begitu jelas, tapi aku justru sebodoh itu dan baru menyadarinya setelah aku mati.

Pria yang selalu dingin padaku, di hadapan wanita lain bisa begitu lembut. Batasannya bisa ia turunkan berkali-kali hanya demi Lolly.

Hatiku penuh dengan luka yang menyakitkan. Tapi sekarang, aku tak lagi peduli bagaimana Lolly memfitnahku atau seberapa besar kebencian Andrew terhadapku.

“Kau baru saja keluar dari rumah sakit. Lebih baik kau istirahat lebih awal,” katanya.

Andrew mendorong Lolly menjauh. Dia tak langsung menjawab pertanyaannya, hanya berbalik dan pergi begitu saja.

Begitu Andrew menghilang di ambang pintu, Lolly menghentakkan kakinya kesal.

Sementara itu, Andrew sudah sampai di lantai bawah. Dia mendongak, menatap balkon rumah kami yang gelap gulita.

Dulu, aku selalu meninggalkan satu lampu untuknya. Tak peduli seberapa larut dia pulang, lampu itu selalu menyinari langkah kakinya.

Andrew tertegun sejenak.

Saat tiba di rumah, dia membuka pintu. Rumah yang tak dihuni selama lebih dari sebulan itu terasa dingin dan sunyi. Dia mengernyitkan dahi.

“Laura, sampai kapan kau akan bersikap kekanak-kanakan seperti ini? Aku hanya menggugatmu ke pengadilan, itu saja. Kalau bukan karena kesalahanmu pada Lolly, aku nggak akan memperlakukanmu seperti itu.”

Andrew berteriak ke arah kamar, suaranya penuh kebencian dan keluhan.

Aku mengikuti di belakangnya, hanya tertawa dingin.

Lima tahun kebersamaan, ternyata tak sebanding dengan beberapa kata dari orang lain.

Untung aku sudah mati. Kalau tidak, hari-hari seperti ini pasti akan terus berlanjut.

Hari ini, Andrew bisa mengambil nyawaku demi Lolly.

Siapa yang tahu, besok dia akan melakukan apa lagi?

Andrew mencari-cari aku di seluruh rumah.

Di atas meja, masih ada hidangan yang kusiapkan sebelum pergi ke rumah sakit. Namun, semuanya sudah berjamur, tak lagi bisa dikenali bentuk aslinya.

Hari itu seharusnya menjadi peringatan lima tahun pernikahan kami. Aku menunggu dan terus menunggu, tapi yang datang justru surat perintah eksekusi dari pengadilan.

Aku tak perlu bertanya. Aku tahu, pada hari yang seharusnya menjadi milik kami, Andrew pasti sedang menemani Lolly, menenangkannya menjelang kelahiran hidup barunya.

Lolly takut operasi, dan Andrew akan menggenggam tangannya erat, meyakinkannya agar tak takut.

Sementara aku? Aku menghadapi kematian. Saat aku paling membutuhkannya, Andrew malah berharap orang lain yang bisa bertahan hidup.

Andrew mengerutkan kening, menatap meja makan yang berantakan. Lalu, ia mengeluarkan ponselnya dan meneleponku.

Satu kali. Dua kali. Aku bahkan tak tahu sudah berapa kali panggilannya masuk.

Andrew jarang sekeras kepala ini. Atau lebih tepatnya, selama ini, kalau tak ada hal penting, dia tak pernah meneleponku lebih dulu.

Hari ini, dia tampaknya lebih sabar dari biasanya.

Hanya saja, panggilan itu… sudah tak ada lagi yang bisa menjawabnya.

Setelah beberapa kali gagal menelepon, Andrew mengirimiku pesan Whatsapp. Dia langsung mengirim pesan suara dengan nada dingin dan penuh emosi.

“Laura, kau belum puas ngamuk, ya? Lihat rumah ini, sudah berantakan seperti apa? Aku belum sempat menuntut kau, malah kau yang kabur duluan. Aku kasih waktu satu jam! Kalau kau nggak pulang, kita cerai!”

Cerai?

Bagus sekali.

Seandainya dulu Andrew mengatakan ini padaku, mungkin aku akan langsung menyetujuinya. Dengan begitu, aku tak perlu berakhir seperti ini.

Tak lama, ponsel Andrew bergetar. Ekspresinya langsung berubah, matanya tampak berbinar. Namun, saat melihat siapa pengirimnya, Lolly. Sorot matanya seketika meredup.

Aku tak tahu… apakah itu hanya perasaanku saja.

[Kak Andrew, aku ketinggalan sesuatu di rumah sakit. Bisa tolong ambilkan untukku?]

Andrew dengan cepat membalas.

[Oke].

Saat mengenakan jaketnya, dia sempat berhenti sejenak di depan pintu. Menoleh ke dalam rumah, sorot matanya sulit diartikan.

Aku hanya bisa tersenyum pahit.

Sekarang sudah larut malam, tapi Andrew tetap bergegas untuk Lolly. Dulu, saat aku terbangun di tengah malam karena sakit perut dan memintanya mengantarku ke rumah sakit, dia malah menggerutu soal jarak yang terlalu jauh.

Tapi sekarang? Rumah sakit itu tak terasa jauh lagi, ya?

Andrew mengendarai mobil menuju rumah sakit dan langsung ke kamar tempat Lolly sebelumnya dirawat. Namun, begitu tiba, dia malah berpapasan dengan seorang perawat.

Aku mengenal perawat itu.

Dia ada di sana saat operasi berlangsung. Dia juga menyaksikan siaran langsung persidanganku di TV dan tampaknya cukup bersimpati padaku.

Begitu melihat Andrew, perawat itu mendengus kecil, lalu tersenyum mengejek.

“Kenapa? Baru sekarang kau ingat istrimu yang mati di meja operasi?”

Langkah Andrew terhenti. Dia menatap perawat itu dengan mata penuh ketidakpercayaan.

“Apa yang kau katakan? Siapa yang mati?”

Perawat itu menatapnya seperti melihat orang bodoh.

“Istrimu, Laura! Aku benar-benar nggak ngerti gimana kau bisa disebut sebagai suami. Istrimu mengalami gagal ginjal, dan kau masih memaksanya untuk mendonorkan ginjal? Bukankah itu sama saja membunuhnya?”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B21091" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B21091
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Demi lepas dari jeruji besi, pewaris bebal bernama Ananda Edward menyamar sebagai staf biasa bernama Ananda Iskandar. Sesuai perintah sang ayah, ia wajib mendampingi Erika Adhinata, manajer pintar yang perlahan mengikis kebekuan hatinya. Sayang, romansa Nanda terganjal bayang-bayang masa lalu Erika dengan seorang lelaki hedonis. Sanggupkah Nanda meraih cinta Erika di balik kebohongan identitasnya? Simak liku-liku perjuangan sang pewaris kaya.
Sampul Novel Cinta Terlarang Bersama Ibu Angkat
9.4
Sejak kondisinya menjadi bodoh, sang pemuda selalu dirawat sendiri oleh ibu angkatnya melalui pijatan dan bantuan olahraga. Sang ayah angkat pun memanfaatkan keadaan tersebut untuk bermesraan di depannya tanpa ragu. Namun, mereka tidak tahu bahwa ia sebenarnya sudah lama sembuh normal. Saat sang ibu melakukan panggilan video dengan suaminya sambil menggunakan alat bantu, pemuda ini diam-diam mengambil alih benda tersebut ke tubuh sang ibu tanpa disadari sang ayah.
Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Akibat sebuah insiden fatal, Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya. Tiga tahun pernikahan berjalan tanpa cinta, Rio bahkan memilih menikahi Clara, mantan kekasihnya. Ia sangat membenci Sintia yang dituduh memanfaatkan kekayaannya demi pengobatan sang ibu, hingga tega menolak mengakui Dika sebagai anak kandungnya. Namun, badai besar mulai mengguncang rumah tangga mereka ketika istri kedua Rio datang membawa sebuah surat perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel Kali Ini, Aku Pilih Pergi
9.5
Unggahan viral mengungkap pengkhianatan Bondan yang merayakan ulang tahun cinta sejatinya bersama putra mereka di hari jadi pernikahannya dengan Sofia Jayadi. Saat membereskan dekorasi yang sia-sia, Sofia menerima telepon suaminya yang mencoba mencari alasan. Namun, mendengar tawa sang anak yang ingin menginap di rumah wanita itu membuat Sofia tersadar. Tanpa kemarahan, Sofia memilih merelakan segalanya. Kali ini, dia memutuskan pergi dan meninggalkan suami serta anaknya.
Sampul Novel Perjalanan Menuju Cinta Sejati
9.7
Tujuh tahun mendampingi Handi Wenas tanpa kejelasan status, harapan pernikahan sirna saat miliarder itu memilih menikahi putri konglomerat Barata. Demi pernikahan ini, Handi membuang gelang manik-manik cendananya ke loteng sebelah yang kemudian terbakar. Sang wanita nekat menerobos api demi menyelamatkan gelang tersebut. Publik pun terenyuh saat netizen mengungkap bahwa gelang itu didapatkannya dengan penuh perjuangan, berlutut di bawah guyuran hujan deras di Candi Dharma.
Sampul Novel Terbawa Hasrat
7.9
Kehidupan glamor Xena Foster yang serbanyaman seketika berubah saat ia mengenal Morgan Louise. Ketampanan lelaki itu tidak hanya memikatnya, tetapi juga menyulut gairah hebat yang belum pernah dirasakan Xena sebelumnya. Namun, pertemuan yang terasa seperti takdir ini justru membawa petaka. Sosok asli Morgan menyimpan kebenaran kelam yang meruntuhkan hidup Xena. Kini, ia harus bertahan di tengah kepedihan cinta dan ancaman kehancuran akibat rahasia tersebut.