APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Satu Malam Bersama Calon Besan

Satu Malam Bersama Calon Besan

Setelah sekian lama menyendiri, Mira melakukan kesalahan besar akibat pengaruh alkohol di hari ulang tahunnya. Ia melewati malam yang intim bersama Rendi, lalu kabur begitu saja tanpa sempat mengenali wajahnya. Saat berusaha melupakan kejadian tersebut, Mira terkejut ketika bertemu calon besannya. Rendi ternyata adalah ayah dari calon menantu anaknya. Kini, mereka terjebak dilema untuk mengubur rapat memori itu atau malah melanjutkan hubungan terlarang di belakang anak-anak mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Bab 1

Mira sungguh tidak menyangka kalau teman-temannya akan mengadakan pesta kejutan ulang tahunnya di sebuah klub malam seperti ini. Saat penutup mata dan telinganya dibuka, ia terjebak dan tidak bisa kabur dari sana. Dia bukanlah wanita yang suka dengan hingar bingar diskotik seperti ini tapi saat ini dia hanya bisa pasrah saat semua orang dengan semangat menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya.

Mira menatap ke arah teman-temannya yang berteriak riuh di tengah-tengah para undangan yang notabene pria-pria tampan yang tampak sengaja diundang khusus untuk memeriahkan pesta yang mereka buat.

Motivasinya sudah bisa ditebak. Mereka ingin, hanya mereka yang menjadi sorotan dan menjadi wanita-wanita yang paling cantik di antara semua pria yang hadir di dalam klub.

Setelah itu Mira langsung digiring oleh teman-temannya untuk meniup lilin ulang tahun yang sengaja dibentuk seperti mercusuar yang tinggi menjulang hingga Mira harus naik ke atas kursi yang sudah disiapkan oleh teman-temannya.

Pada akhirnya dia hanya bisa menuruti permintaan mereka. Dia menanggalkan sepatu hak tingginya dan naik ke atas kursi yang telah mereka siapkan untuk meniup lilin mercusuarnya. Dia melipat tangan sambil memejamkan matanya sesaat dan mengucapkan harapan di hadapan kue ulang tahunnya yang super besar.

Setelah Mira selesai mengucapkan harapannya, Jenny, Reni, Tari, dan Santi langsung memutar confetti secara bersama-sama. Semburan gemerlap kertas warna-warni menghujani Mira dalam sekejap.

Mira tersenyum bahagia melihat kemeriahan pesta yang telah disiapkan teman-temannya.

Mereka mengerubungi Mira dan mengucapkan selamat ulang tahun dengan ciri khas pertemanan mereka yang selalu heboh dan kompak selama ini.

Mira tersenyum geli tapi juga salut melihat keceriaan dan usaha teman-teman akrabnya untuk membuatnya bahagia di hari ulang tahunnya.

"Terima kasih," kata Mira sambil memeluk teman-temannya seraya tersenyum bahagia.

Acara tentu tidak berakhir begitu saja. Pada akhirnya mereka sengaja membuat permainan yang menjadi kelemahan Mira yaitu permainan mengingat nama karena selalu kalah Mira harus menerima hukuman dengan meneguk minuman beralkohol tinggi hingga berkali-kali sampai ia benar-benar mabuk dan hanya bisa pasrah mengikuti permainan yang mereka rancang selanjutnya.

Mereka meminta semua tamu undangan yang sudah mereka seleksi, berjejer dan membuat lingkaran besar di hadapan Mira lalu mereka meminta Mira untuk menilai siapa pria yang terganteng dari semuanya pria ganteng lainnya untuk menjadi raja di hari istimewanya.

Hadiah yang mereka siapkan tidak tanggung-tanggung!

Satu buah mobil keluaran terbaru akan menjadi milik mereka kalau mereka terpilih dan bisa memberikan satu malam yang panas untuk Mira!

Mira adalah seorang janda dengan satu anak yang sudah menginjak usia dewasa. Suaminya meninggal saat anaknya masih berumur lima tahun tapi meski memiliki paras cantik dan juga pintar mengurus perusahaan, Mira tidak pernah berniat untuk mencari pengganti almarhum suaminya.

Dia selalu fokus merawat anak dan juga bisnisnya dibanding mendengarkan usulan mereka untuk mencari pendamping baru. Semua usaha perjodohan yang dilakukan teman-temannya selalu gagal karena Mira selalu berhasil menghindari saat pertemuan itu dirancang untuknya.

"Kalian tidak perlu menjodoh-jodohkanku dengan pria manapun. Saat Suamiku meninggal, hatiku turut mati bersamanya. Aku sudah berjanji akan fokus mengurus buah hati dan juga perusahaan kami saja," kata Mira kala itu.

"Kau gila, bagaimana kau bisa hidup tanpa seks! Seks dengan klimaks yang hebat membuat kita, para wanita akan lebih awet muda!" kata Jenny sambil memelototi Mira.

"Tanpa pasangan aku masih bisa menikmati sensasi seks yang selalu memberiku klimaks yang memuaskan!" seru Mira sambil mendehem dengan wajah yang memerah.

"Hah!" seru semua teman-temannya dengan rasa penasaran tingkat tinggi. "Bagaimana bisa?" tanyanya langsung mendekat dan mengerubungi Mira.

Mira berbisik di telinga teman-temannya sambil menahan tawa geli.

"Tentu saja alat bantu seks memiliki sensasi yang berbeda dengan hangat tubuh seorang pria, Mir!" seru Reni sambil menggaris miring keningnya.

"Bagiku sama saja dan aku selalu mendapatkannya di setiap waktu," sahut Mira lagi dengan acuh.

Kembali ke pesta ulang tahun Mira ...

Mira yang sudah setengah mabuk mengikuti permainan teman-temannya tanpa merasa sungkan dan malu-malu. Ia berjalan perlahan memilih dan terus berjalan. Dia Menyeleksi satu persatu orang yang berdiri di hadapannya dan secara tidak sadar dia malah mendekati salah seorang tamu pria lalu menunjuknya tanpa ragu dengan tegas.

“Jenny! Aku inginkan dia!" kata Mira tanpa malu-malu sambil tersenyum menggoda pria pilihannya.

Jenny dan teman-temannya langsung bergegas melarang Mira. "Mir, dia bukan peserta tapi tamu sungguhan di klub ini, pilih yang lain saja yah," bujuk Santi sambil membujuk Mira yang tampak menggeleng-geleng menolak apa yang dikatakan Santi kepadanya.

"Aku tidak mau yang lain! Aku mau dia, hanya dia yang akan menjadi Rajaku malam ini!” seru Mira dengan kondisi mabuk. Entah kenapa dia merasa pria itu sangat mirip dengan almarhum suaminya karena itu dia memilihnya!

Rendi mengamati wanita yang menunjuknya saat ini dengan wajah serius. Wanita yang sudah setengah mabuk itu sangat cantik dan memikat hatinya. Seharusnya Rendi menolak dan memberitahu kalau dia bukanlah tamu undangannya tapi melihat teman-temannya yang ingin mendekati wanita itu, Rendi langsung menarik Mira dalam pangkuannya.

"Aku akan menjadi Rajanya pada malam ini," kata Rendi dengan penuh percaya diri.

Hela napas kecewa terdengar dari semua peserta yang sudah mendaftar. Meski pria yang dipilih ratu pesta saat ini memang tampan tapi pria yang dipilih oleh ratu pesta mereka itu bukanlah seorang pria muda melainkan pria yang setengah tua meski masih terlihat gagah. Seharusnya ratu pesta memilih salah satu dari mereka dibanding dengan pria yang bukan peserta resmi itu.

Melihat keadaan yang kacau dan riuh, Jenny langsung naik ke atas meja dengan berani. "Bagi peserta yang belum terpilih jangan kecewa, malam ini kalian bisa makan dan minum sepuasnya! Tagihan akan ditanggung oleh Ratu Pesta kita!" seru Jenny dengan penuh percaya diri.

Sorak-sorai dan tepuk tangan meriah langsung bergema di dalam klub termasuk teman-teman Rendi yang menyemangati temannya yang dingin ini.

"Yah, yah, aku akan membayar semuanya!" seru Mira sambil tertawa-tawa dipenuhi dengan aura mabuk.

Seruan Mira disambut dengan tepuk tangan dan sorakan gembira dari semua orang yang berada di dalam klub.

Sesuai kesepakatan, mereka digiring untuk naik ke dalam lift dengan disaksikan ke empat teman akrab Mira yang sengaja menginap di sebelah kamar mereka untuk merayakan keberhasilan mereka membuat Mira merasakan kehangatan seorang pria.

“Ini kunci kamar kalian, tapi sebelum kalian masuk. Kalian harus meminum anggur ini,” kata Jenny langsung mengulurkan sloki anggur spesial yang sudah mereka siapkan sebelumnya.

"Tunggu dulu, apa teman kalian ini sudah mengetahui rencana kalian saat ini?" tanya Rendi mencoba mencari tahu.

"Jangan pikirkan hal itu! Tugasmu sebagai Raja pada malam ini untuk memuaskan teman kami ini dan membuat temanku ini bisa merasakan indahnya sensasi bercinta itu!" sela Santi sambil menahan tawa gelinya.

"Yah benar! Besok pagi kami akan melihat kekacauan yang berhasil kalian buat di dalam kamar. Kalau dasyat kau bisa membawa hadiahnya di bawah," kata Tari sambil terkekeh senang.

"Nah sekarang, minumlah," kata Jenny lagi mendesak rajanya Mira untuk meminum anggur yang sudah mereka siapkan.

“Anggur apa ini?” tanya Rendi mencoba mencium anggur yang diberikan para wanita itu kepadanya.

“Anggur kenikmatan, kenapa? Apa kau takut?” sahut Reni dengan cepat menantang raja pilihan temannya ini.

“Aku tidak takut,” balas Rendi menanggapi dengan sikap yang santai.

“Bagus, kalau begitu minumlah,” kata Tari dengan cepat membantu Rendi meneguk anggur spesial mereka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anakku Jadi Saksi Perselingkuhan Suamiku sama Sahabatku
8.8
Perayaan ulang tahun pernikahan kelima Ivana dan Lionel berubah menjadi mimpi buruk yang terekam kamera. Lionel tega berselingkuh dengan Regina, sahabat Ivana, tepat di ranjang mereka. Pengkhianatan ini terasa kian menyakitkan karena putra kandung Ivana justru bersekongkol menjaga pintu agar ibunya tidak memergoki mereka. Di tengah kemesraan itu, Lionel mengungkapkan keengganannya menambah keturunan dengan Ivana, mengaku muak melihat bekas luka operasi di perut istrinya demi melahirkan anak mereka.
Sampul Novel Cinta Yang Penuh Rahasia
8.0
Risa menaruh hati pada dosen mudanya, Bima, walau sadar hubungan mereka terlarang. Impian Risa seolah menjadi nyata saat perjodohan menyatukan mereka. Namun, di balik kehangatannya, Bima menyembunyikan rahasia kelam. Ketika kebenaran menyakitkan itu terbongkar, Risa yang terluka parah berubah menjadi pribadi yang tertutup dan memilih lenyap tanpa jejak. Kepergian sang gadis meninggalkan penyesalan mendalam bagi Bima yang kini didera rasa bersalah selama bertahun-tahun.
Sampul Novel Hurt Wife
9.4
Farida menghadapi kepedihan luar biasa setelah suaminya tega berselingkuh dengan adik kandungnya sendiri. Pengkhianatan ganda ini mengoyak hatinya hingga ia terpuruk dalam kehampaan. Di tengah keputusasaan yang mendalam, Farida justru terjerumus ke dalam jerat hasrat dan gairah yang tak terduga. Kisah romansa dewasa ini menyoroti luka batin serta pelarian emosional yang seketika mengubah arah hidup sang istri selamanya.
Sampul Novel Ibu Tiri yang Buta Hati
9.1
Kiara kehilangan satu mata demi melindungi ayahnya, Ditya Danaraja, dari serangan perampok yang menewaskan ibunya. Sejak itu, sang ayah yang bipolar melindunginya secara ekstrem dari siapa pun yang mengusik Kiara. Setelah menjalani operasi pemulihan mata di luar negeri, Kiara pulang untuk menyambut pernikahan baru ayahnya. Namun, ibu tiri yang diklaim lembut justru menculik Kiara ke pabrik kosong. Menuduhnya ingin merebut suami orang dan mencuri perhiasan mendiang istri pertama, sang ibu tiri kini mengancam akan mengulitinya hidup-hidup.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Muda!
7.8
Anna terpaksa menggantikan posisi kakaknya yang melarikan diri dari pernikahan akibat rencana licik keluarganya. Ia kini menjadi istri sah Zain, seorang tuan muda tampan berkursi roda yang memiliki sifat dingin. Walau awalnya penuh tekanan dan peringatan, Zain berjanji akan memperlakukan Anna dengan baik asalkan ia patuh. Sebagai perempuan yang sekian lama terasing, Anna kini harus beradaptasi menjadi istri dari pria yang menuntut kepatuhan mutlak tersebut.
Sampul Novel Istri Sang CEO (After Married)
8.7
Niat awal Sella untuk mencari pekerjaan berubah drastis saat ia justru terjebak dalam pernikahan kontrak. Dirinya terpaksa menjadi istri pengganti bagi Rishan, seorang CEO yang menikah hanya demi menepati janji pada ibunya. Tanpa ada rasa cinta, hubungan mereka diwarnai ego dan aturan sepihak dari Rishan yang dominan. Di tengah tuntutan aneh sang suami, Sella harus kuat bertahan dan berjuang mengendalikan perasaannya yang kian goyah dalam ikatan pernikahan paksaan ini.