APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Pemilik Rahim Pengganti

Sang Pemilik Rahim Pengganti

Renata Larasati terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan miliarder Danu Rahardianto demi melunasi utang sang ayah. Ia harus mengandung karena istri Danu, Rubby Kirana, enggan hamil demi estetika tubuhnya. Nestapa Renata tak berhenti usai melahirkan; Rubby dengan kejam menjualnya ke mucikari demi materi. Kini terjebak di dunia malam yang kelam, Renata harus mengumpulkan sisa kekuatannya untuk bangkit. Sanggupkah ia keluar dari lingkaran takdir yang begitu kelam ini?
Bab
Bagikan

Bab 1

“Ini serius, Sayang! Kalau kamu tidak mau memiliki anak, lalu bagaimana? Sedangkan baik aku maupun kamu adalah anak tunggal.” Danu Rahardianto berkata sembari memegangi kepala menggunakan dua tangannya.

“Loh, siapa bilang aku tidak mau punya anak, Mas?” tanya Rubby Kirana dengan nada kesal.

“Kamu sendiri ‘kan yang berkali-kali bilang padaku bahwa kamu tidak mau melahirkan anak?” ujar Danu Rahardianto kali ini sambil menatap sang istri dengan pandangan tajam.

“Aku bukannya tidak mau punya anak, Mas. Kamu salah mengerti! Aku mau kok punya anak, tetapi aku tidak mau melahirkan,” ucap Rubby Kirana santai.

Kedua mata Danu Rahardianto melotot kesal pada sang istri.

“Apa maksudmu berkata seperti itu? Untuk bisa punya anak ya jelas harus melahirkan dong!” ujar Danu Rahardianto mulai tersulut emosinya.

“Kata siapa harus melahirkan jika kita ingin punya anak, Mas. Kita ‘kan bisa juga mengadopsi anak,” tutur Rubby Kirana lagi.

“Adopsi anak? Rubby, kita berdua tuh dalam kondisi sehat dan baik-baik saja, masa sih kita mau adopsi anak? Lagipula aku ingin anak yang merupakan darah dagingku sendiri!” ujar Danu Rahardianto sudah tak mampu menahan amarahnya lagi.

“Ok, ok! Kalau itu memang maunya kamu, Mas,” kata Rubby Kirana akhirnya.

Danu Rahardianto menghela napas lega mendengar perkataan istrinya yang cantik dan sexy itu.

“Tapi, aku tetap tidak mau melahirkan. Aku tidak ingin tubuh sexy ku ini rusak akibat melahirkan,” ujar Rubby Kirana.

Danu Rahardianto melotot tajam pada Rubby Kirana.

“Apa lagi maksudmu, Rubby? Melahirkan adalah suatu kewajiban istri, masalah bentuk tubuhmu, bukankah setelah melahirkan kamu bisa olahraga dan diet sehat untuk mengembalikan tubuhmu ke bentuk semula?” ujar Danu Rahardianto mencoba memberi semangat pada sang istri.

“Apa?! Kamu pikir tubuhku ini akan bisa seperti semula, Mas? Walau olahraga atau diet, tetap saja ada yang kurang menurutku,” bantah Rubby Kirana tegas.

“Lalu, mengapa tadi kamu bilang mau punya anak?” cecar Danu Rahardianto bingung.

“Begini, Mas. Kebetulan aku punya teman seorang pengurus yayasan yatim piatu,_”

“Adopsi lagi maksudmu? Tidak!” sergah Danu Rahardianto menyerobot perkataan sang istri.

“Ih, dengarkan dulu dong, Mas! Kamu dengarkan aku dulu, sabar ya. Jadi, seperti yang aku bilang tadi, aku punya teman nih seorang pengurus yayasan yatim piatu. Kebetulan dia punya kenalan seorang ibu yang memiliki anak gadis. Anak gadis ibu itu sudah cukup usia untuk menikah, gadis itu sudah bekerja sebagai pelayan toko. Gadis itu cantik sekaligus penurut, Mas,” tutur Rubby Kirana.

“Kemana sebenarnya arah perkataanmu ini, Rubby?” tanya Danu Rahardianto dengan nada curiga.

“Maksudku, bagaimana jika kamu menikahi gadis itu dengan cara kawin kontrak? Hanya untuk sementara waktu, sampai dia hamil dan melahirkan anakmu, Mas. Bagaimana? Kamu setuju ‘kan?” kata Rubby Kirana dengan penuh harap.

Mulut Danu Rahardianto menganga, ekspresi wajahnya memerah karena marah.

“Apa kamu sudah gila, Rubby?! Kamu menyuruhku melakukan kawin kontrak dengan gadis lain? Apa kamu rela?” cecar Danu Rahardianto semakin marah.

“Ah, ‘kan hanya sampai dia melahirkan saja, Mas. Setelah itu ‘kan sudah selesai hubunganmu dengannya,” tutur Rubby Kirana.

“Kamu pikir gadis itu mau kuajak kawin kontrak?” tantang Danu Rahardianto mulai kehilangan kesabarannya.

“Eh, tenang dong, Mas! Gadis itu pasti mau. Temanku itu pernah cerita bahwa gadis itu sedang membutuhkan uang untuk melunasi hutang bapaknya, jadi aku yakin dia tidak akan menolak jika kita menawari dia sejumlah uang agar dia bisa melunasi hutang bapaknya. Bagaimana? Kata temanku, gadis itu cantik dan penurut,” kata Rubby Kirana mendorong sang suami.

Danu Rahardianto diam, dia duduk di sofa sambil memikirkan usulan istrinya itu.

“Bagaimana, Mas?” tanya Rubby Kirana ketika melihat sang suami terdiam.

Danu Rahardianto menatap sang istri dan berkata, “Apa kamu yakin kamu tidak masalah jika aku menikah lagi?”

“Yakin, Mas. Bukankah aku yang mendukungmu untuk melakukan kawin kontrak? Maka sudah semestinya aku siap menerima hal itu,” jawab Rubby Kirana meyakinkan.

“Lalu, yakinkah kamu bahwa aku dan dia akan bisa punya anak?” tanya Danu Rahardianto lagi.

“Pasti bisa, Mas. Sebelum kamu mengawininya, terlebih dulu kita suruh dia melakukan tes kesuburan dong,” kata Rubby Kirana.

“Tapi,” Danu Rahardianto tidak jadi melanjutkan perkataannya.

“Tapi apa, Mas? Sudahlah, lakukan saja. Lagipula apa yang perlu kita khawatirkan? Ayah dan ibuku juga sudah tidak ada, jadi kita tidak perlu meminta ijin mereka ‘kan?” ujar Rubby Kirana.

“Tapi apa yang harus aku katakan pada ibuku?” Danu Rahardianto bingung.

“Biar aku yang akan bilang pada ibumu,” jawab Rubby Kirana sembari tersenyum.

Danu Rahardianto kehabisan kata-kata. Laki-laki itu hanya duduk diam sembari memejamkan matanya.

***

Renata Larasati tidak bisa memejamkan matanya meski malam semakin larut. Di dalam kamarnya yang sempit dan hanya berdinding papan, Renata Larasati merasakan kedua matanya memanas. Tak berapa lama kemudian, butir-butir bening menetes dan mengalir melalui pipinya, Renata Larasati menangis.

Tadi sore, Tante Sonya bertandang ke rumahnya. Namun, kedatangan Tante Sonya sore itu tidak sendirian, dia datang bersama seorang wanita cantik yang kaya raya. Wanita itu mengendarai mobil sport hitam metalik yang elegan. Ingatan Renata kembali pada percakapan kedua tamu itu dengan ibu dan dirinya di ruang tamu rumahnya yang sederhana.

“Jadi, begitulah Bu Salma, dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada Ibu dan Dik Renata, saya bermaksud meminta Dik Renata untuk menjadi istri kontrak bagi suami saya. Bagaimana menurut Bu Salma dan Dik Renata?” ujar Rubby Kirana.

“Tidak apa toh Bu Salma, ini kesempatan langka loh. Kapan lagi coba, Bu Salma dan Dik Renata bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Jadi, dengan uang itu Bu Salma bisa melunasi hutang suami Ibu, dan sisa uangnya bisa untuk kalian buka usaha,” kata Tante Sonya mendukung Rubby Kirana.

“Hanya sampai Dik Renata melahirkan saja kok,” kata Rubby Kirana menambahkan.

“Maaf, Bu Sonya, Bu Rubby, kalau saya sih terserah Renata saja. Bagaimanapun juga yang akan menjalani ‘kan Renata. Kalau saya sih, akan mendukung apa yang menjadi keputusan Renata. Buat saya yang penting Renata bahagia dan tidak terpaksa,” tutur Bu Salma sambil menoleh pada Renata Larasati yang duduk di sampingnya.

Kini, di atas ranjang tidurnya yang reot, yang selalu berdecit tatkala dirinya menggerakkan badan, Renata Larasati bimbang untuk mengambil keputusan.

“Seandainya bapak masih ada,” desah Renata Larasati lirih.

Jujur Renata Larasati merasa bimbang akan apa yang harus diputuskannya. Dia yang saat ini berusia dua puluh tahun harus memilih antara menjalani kawin kontrak demi uang untuk melunasi hutang bapaknya atau menolak kawin kontrak tetapi entah tidak jelas kapan dirinya dan ibunya bisa melunasi hutang sang bapak.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu
9.5
Pengorbanan Delia selama sepuluh tahun untuk mantan suaminya berujung sia-sia hingga perceraian menjadi jalan keluar. Tiga bulan setelah berpisah, ia terlahir kembali menjadi sosok mengagumkan: CEO merek terkenal, desainer ternama, sekaligus pemilik tambang sukses. Ketika keluarga sang mantan memohonnya untuk kembali, Delia yang kini dicintai oleh Caius yang sangat berkuasa hanya memandang mereka dengan rendah. Bagi Delia, mereka tak lagi selevel karena kini ia berada jauh di luar jangkauan.
Sampul Novel Aku Menikahi Kakak Pembunuh
8.6
Malam pengantin yang tragis berujung maut ketika Carlos Fowler membiarkan aku mati di tangan penculik demi perempuan lain. Namun, Vincent, kakak laki-lakinya yang lumpuh, datang membalas dendamku di detik-detik terakhir. Saat terbangun, aku telah kembali ke masa lalu untuk mengubah nasib. Di depan altar, secara tak terduga kubatalkan pernikahan dengan Carlos. Aku justru melamar Vincent yang duduk di kursi roda. Carlos mengira aku cuma menggertak, tetapi ia akan segera kehilangan segalanya.
Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Kehidupan mewah Nasyira sebagai anak konglomerat seketika sirna saat keluarganya jatuh miskin. Sang papa mengalami kebangkrutan total akibat dikhianati secara kejam oleh adik kandungnya sendiri. Kini, Nasyira harus menerima kenyataan pahit bahwa sosok terdekat dalam keluarganyalah yang telah menghancurkan seluruh harta dan kejayaan mereka tanpa sisa.
Sampul Novel Dulu Istri Bodoh, Sekarang Obsesi Abadi
8.0
Tiga tahun Cathryn bertahan dalam pernikahan dingin demi Liam, sebelum dikhianati bersama adik tirinya saat sang ibu tiada. Muak, ia memilih cerai meski dicibir. Tak disangka, Liam menyesal dan bersujud memohon di bawah hujan agar kembali. Namun, desas-desus rujuk itu diabaikan Cathryn. Kini, seorang taipan kuat berdiri di sisinya, siap melindungi istri tercintanya dan menghancurkan siapa saja yang berani mengusiknya.
Sampul Novel En-PD159
7.9
Demi menebus kesalahan masa lalu, Song Jiayan rela menjalani pernikahan aliansi dengan Fu Shisheng. Namun, pengkhianatan pahit menerpanya saat tahu suaminya memalsukan penyakitnya dan berselingkuh. Usai lolos dari berbagai upaya pembunuhan, Jiayan bangkit dan sukses menjabat sebagai CEO di luar negeri. Ketika Shisheng datang mengejar dengan penyesalan, Jiayan memilih berdamai dengan masa lalu, fokus pada aksi kemanusiaan, dan memulai hidup mandiri yang baru.
Sampul Novel Hati Yang Tersakiti
8.1
Linda selalu diabaikan oleh ayah dan abangnya yang lebih menyayangi kakaknya, Sanny. Ketika pemimpin mafia Fendi Sucipto hadir menyelamatkan dan menikahinya dalam pesta megah, Linda mengira ia akhirnya dicintai. Namun, saat hamil tujuh bulan, sebuah kebakaran di pesta sang ayah mengungkap kenyataan pahit. Linda mendengar Fendi mengakui bahwa pernikahan mereka hanyalah rencana demi mendapatkan sumsum tulang belakang bayinya untuk menyembuhkan leukemia Sanny. Sadar dirinya hanya dimanfaatkan, Linda memilih pergi.