APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sang Desainer

Sang Desainer

Karina, mahasiswi desain semester lima, berjuang keras merintis karier sebagai desainer muda. Di tengah paras cantiknya yang memikat banyak pria, ia terus diusik oleh gangguan sang mantan kekasih, Langit. Demi membiayai kuliah serta pengobatan ibunya, Karina terpaksa mengambil pekerjaan sampingan sebagai pengasuh bayi. Menghadapi peliknya dunia profesional dan beban keluarga, ia diterpa berbagai cobaan berat. Mampukah Karina bertahan melewati seluruh rintangan hidup ini?
Bab
Bagikan

Bab 1

Di sebuah ruang rawat inap, suasana sangat sunyi dan hanya ada bunyi elektrokardiogam yang menjadi satu-satunya suara di ruangan tersebut. Namun beberapa detik kemudian, terdapat suara lain yang mengisi kesunyian di ruangan itu. Suara itu adalah suara isakan dari seorang gadis yang duduk di samping brankar.

Gadis dengan name tag Karina Faradina itu membekap mulutnya untuk menahan tangisnya.

"Dimana aku bisa mendapatkan uang?" Karina bertanya dalam hati.

Karina memandangi wajah damai ibunya yang tertidur di atas brankar. Ibunya yang bernama Kasih itu tertidur setelah menjalani kemoterapi untuk kanker payudara.

Karena penyakit Kasih itulah yang membuat Karina menangis dan terisak. Ia terus memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa mendapatkan uang untuk biaya kemoterapi ibunya.

Karina menghapus air matanya lalu bangkit dari kursi. Ia merasa sangat lapar. Ia pun berjalan dengan lunglai menuju kantin rumah sakit.

Sesampainya di kantin, ia memesan soto dan jus jeruk sebagai menu makan siangnya. Ini adalah makan siang di rumah sakit untuk ke puluhan kalinya.

Beberapa menit kemudian, soto dan jus jeruk sudah terhidang di meja Karina. Karina pun segera melahap soto tersebut. Akhirnya perutnya terisi setelah berbunyi beberapa kali.

Beberapa menit kemudian, Marissa sudah menghabiskan sotonya. Ia mengusap perutnya yang sudah kenyang sambil bersendawa. Marissa lalu meminum jus jeruknya sambil melihat ponselnya untuk mencari lowongan pekerjaan.

Marissa malah tak sengaja menguping pembicaraan ibu penjual kantin dengan seorang wanita bergaun putih.

"Iya, saya lagi cari babby sitter untuk anak saya yang habis lahiran. Gajinya sepuluh juta per bulan. Tapi belum ada yang melamar jadi baby sitter. Padahal itu gajinya lumayan banget, lho. Soalnya 'kan anak saya artis. Jadi gaji segitu kecil buat dia," ucap wanita bergaun putih dengan bangga.

"Kalau saya gak jualan pun saya mau jadi babbu sitter. Gajinya lumayan banget," ucap ibu penjual kantin.

"Kubilang juga apa. Eh, saya pamit dulu, ya. Ada urusan."

"Tunggu!" Karina berdiri lalu mendekati wanita bergaun putih tersebut. "Saya bersedia menjadi baby sitter," ucapnya.

Wanita bergaum putih tersebut lantas tersenyum dengan mata berbinar-binar. "Syukurlah…. Perkenalkan, saya Agatha. Besok kamu langsung ke rumah saya aja, ya. Ini kartu identitas saya." 

Agatha menyerahkan sebuah kartu berisi data dirinya. "Bye," ucap Agatha sambil pergi berlalu meninggalkan Karina.

"Wah, kamu hebat, Dik, mau ambil tawaran itu. Kesempatan jangan disia-siakan," ujar ibu penjual kantin.

•••

Karina memapah Kasih menuju kasur. Lalu Karina menidurkan Kasih di atas kasur.

"Ibu istirahat dulu, ya. Karina mau membuat baju pesanan pelanggan," ujar Karina.

"Apa kamu tidak kecapekan, Nak? Maafkan Ibu, ya. Gara-gara Ibu, kamu jadi harus bekerja keras," ucap Kasih sambil menangis.

Karina tidak tega melihat ibunya menangis. Maka, Karina mengusap air mata ibunya. "Ibu tidak boleh menangis. Karina 'kan sudah pernah bilang, jangan pernah merasa bahwa Karina direpotkan oleh Ibu. Karina ikhlas demi Tuhan."

"Kamu memang malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk Ibu. Kamu sungguh anak yang berbakti," ucap Kasih penuh haru.

"Justru Ibu lah malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk Karina. Berkat Ibu, Karina bisa menjadi wanita yang tangguh dan pekerja keras."

"Semoga Tuhan melimpahkan kebahagiaan untukmu, Karina."

"Terima kasih doanya, Bu. Karina keluar dulu, ya."

Karina lalu keluar dari kamar ibunya dan melangkahkan kaki menuju kamarnya. Karina membuat kamarnya menjadi memiliki dua fungsi, sebagai ruang kerja dan ruang tidur.

Jangan heran kalau saat Karina membuka pintu, maka tampaklah kamarnya yang sangat berantakan. Karina langsung mendudukkan dirinya di kursi tempat ia bekerja. Tangannya membuka buku besar miliknya yang memuat data-data pekerjaannya.

Ia melihat daftar pemesanan. Ada tiga baju pesanan pelanggan yang belum ia buat. Ia pun mulai menggambar desain pakaian pesanan pelanggan yang lebih dulu memesan dari pada dua pesanan lainnya. Sebuah gaun tanpa lengan dengan model kain menyilang di bagian dada dan perut.

Setelah menulis ukuran dan desain gaun tersebut, Karina pun langsung menjahitnya. Pekerjaan ini adalah satu-satunya sumber penghasilannya sebelum ia memutuskan ingin bekerja sebagai baby sitter.

Berjam-jam kemudian, akhirnya gaun yang ia buat selesai di buat. Senyumnya mengembang ketika melihat betapa indahnya gaun buatannya. Itu adalah gaun pesanan artis yang akan dipakai di acara ulang tahun salah satu stasiun televisi.

Karina pun memasang gaun tersebut di manekin. Karina tersenyum puas melihat karyanya. Ia memotret gaun tersebut lalu ia mengirim foto tersebut kepada pelanggannya. Pelanggannya pun memberi respon yang sangat positif.

Karina merasa lega, kepuasan pelanggan adalah hal yang sangat ia utamakan. Ia pun memutuskan beristirahat sebentar sebelum membuat pesanan pakaian yang lainnya. Ia keluar kamar dan mengecek keadaan ibunya.

Karina tersenyum melihat Kasih sudah tertidur lelap. Ia lalu memutuskan untuk makan sebentar sebelum berangkat kuliah. Ia memang ada jadwal kuliah satu jam lagi.

•••

Karina memarkirkan motor vespanya di parkiran kampusnya. Ia pun melepas helm lalu turun dari motor. Ia segera berjalan cepat menuju kelasnya agar tak terlambat karena beberapa menit lagi, kelas akan dimulai.

Langkah Karina terhenti ketika ada seorang pria yang menghadangnya. Karina memandang pria itu sengit. Pria itu adalah Langit, mantan pacar Karina.

"Mau apa, kamu? Jangan halangi aku. Aku ada kelas, nanti terlambat gara-gara kamu," ucap Karina kesal.

"Aku akan minggir kalau kamu mau balikan sama aku," sahut Langit.

"Jangan mimpi! Aku tidak akan sudi balikan sama kamu lagi."

"Ayolah Karina, kamu butuh uang 'kan untuk biaya pengobatan ibumu?" Langit tersenyum, ia sangat percaya diri bahwa Karina tidak akan menolak tawarannya.

"Syukurnya, Tuhan sudah kasih jalan buat aku. Aku sudah dapat pekerjaan baru," ujar Karina.

"Kerja? Kerja dimana? Jadi pembantu?" Langit tersenyum meremehkan.

"Bukan urusan kamu. Minggir!" Karina mendorong Langit lalu bergegas menuju ke kelasnya.

Langit mengejar Karina. "Aku bakal kasih sepuluh juta perbulan kalau kamu mau balikan sama aku. Dengan syarat, kamu harus bisa memuaskan aku."

Karina menampar Langit. "Dasar gila! Sudah dibilang, aku gak sudi!" Karina berteriak, wajahnya merah padam.

Langit terperangah karena Karina berani menamparnya. "Berani kamu sama aku?"

Karina menatap Langit nyalang. "Ngapain takut sama kamu? Kamu bukan Tuhan yang harus aku takuti. Minggir, nggak?!"

Langit pun memutuskan untuk menyingkir, membiarkan Karina melewatinya.

Sesampainya di kelas, sudah ada dosen yang sedang menerangkan materi. Karina meminta maaf karena datang terlambat. Tapi sebenarnya teman-teman Karina sudah tahu kalau Karina habis bertengkar dengan Langit.

"Kamu sering terlambat, lain kali datang tepat waktu atau kamu tidak usah mengikuti kelas saya," ucap dosen yang sedang mengajar.

"Baik, Mr. Saya minta maaf," sahut Karina seraya mendudukkan diri di kursi dengan hembusan nafas panjang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 10 Miliar Menjadi Pelakor
8.3
Demi membiayai operasi ginjal sang ayah, Calla terpaksa mendatangi sebuah klub malam. Di sana, ia bertemu Lucian Donovan yang menawarkan uang 10 miliar rupiah. Syaratnya, Calla harus merusak pernikahan Caspian Hawthorne. Calla terkejut saat tahu Caspian adalah pria culun yang dulu ia abaikan sewaktu SMP. Kini, Caspian telah menjelma menjadi miliarder dingin yang berkuasa. Terdesak kemiskinan, Calla pun bimbang memilih antara harga diri atau menjadi pelakor demi bertahan hidup.
Sampul Novel Gairah Istri yang Tersembunyi
8.9
Demi wasiat kakeknya, Abigail Putri terjebak dalam pernikahan paksa. Di balik penampilan biasanya, ia merahasiakan karier profesional yang sangat bergairah. Sang suami, seorang CEO penerbitan dan psikolog berkarakter dingin, justru sangat terobsesi dengan penulis misterius yang sebenarnya adalah Abigail sendiri. Begitu rahasia besarnya terancam tersingkap, ia terpaksa bernegosiasi dengan suaminya, meski perlindungan itu menuntut tebusan yang sangat mahal.
Sampul Novel Keluarga Sewaan
8.0
Demi mempertahankan posisi kepemimpinan di Jayashree Company, CEO muda Prima Jayashree dituntut untuk cepat membina rumah tangga. Saat berlibur ke Tokyo untuk melepas penat, ia menemukan layanan unik penyewaan keluarga dan memutuskan menyewa istri serta anak. Begitu kontrak selesai, ia justru nekat membawa mereka pulang ke Indonesia. Mampukah sandiwara keluarga bayaran ini Prima ubah menjadi nyata tanpa diketahui ayahnya?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Kekasih yang Dicemooh
9.1
Demi menyelamatkan keluarganya dari kehancuran finansial, Johanna terpaksa menjadi wanita simpanan Carson. Sempat dimanjakan, ia sangat terluka setelah menyadari dirinya cuma alat dalam rencana licik pria itu. Johanna akhirnya pergi untuk membangun kehidupan baru yang mandiri. Saat mereka kembali dipertemukan, Johanna telah menjelma menjadi sosok tangguh yang didekati banyak pria. Carson yang dirundung penyesalan memohon kesempatan kedua, tetapi Johanna menolaknya dengan dingin karena mengaku telah menikah.
Sampul Novel Melahirkan Keturunan Untuk CEO
9.5
Demi biaya operasi ibunya yang sekarat, Kinara Ariana terpaksa meminta bantuan kepada bos di kantornya. Keputusan nekat wanita berusia tiga puluh tahun ini justru menyeretnya masuk ke dalam kehidupan sang CEO. Di tengah situasi pelik tersebut, sang ibu mendesaknya untuk segera menikah. Tak disangka, pria asing itu bersedia menjadi suaminya. Seiring waktu, rahasia masa lalu sang CEO perlahan terkuak dan mengubah arah takdir hidup Kinara untuk selamanya.
Sampul Novel Pesona Ibu Susu Anakku
7.8
Bima tak menyangka Jenny, siswi SMA yang dahulu ia tolong, kini menjadi ibu susu bagi bayinya. Kehamilan Jenny di usia muda menyimpan teka-teki besar. Seiring waktu, daya tarik gadis itu mulai menggetarkan hati Bima yang sebenarnya telah beristri. Akibat sebuah salah paham, keduanya terpaksa menikah siri. Bima bahkan berniat menceraikan Soraya, istri sahnya. Namun, Jenny enggan melukai hati sesama perempuan. Akankah Soraya mampu bertahan atau justru terdepak?