APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Salsa Meguno

Salsa Meguno

Salsa Meguno berhasil bangkit dari masa lalu yang kelam, mengubah dirinya dari gadis lemah menjadi sosok wanita yang sangat tangguh. Namun, takdir pahit menghampirinya saat seluruh anggota keluarganya tewas dalam sebuah tragedi tragis. Di tengah duka mendalam yang menyelimuti hatinya, Salsa kini dihadapkan pada pilihan yang sulit. Apakah ia akan mengambil jalan balas dendam demi menuntut keadilan atas kematian orang-orang yang dicintainya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Situasi menegang. Bu guru Diana tersenyum tipis sambil meremas peluitnya. ‘Baiklah, sekarang apa yang akan kalian semua lakukan? Apakah kalian mampu melakukannya atau tidak?’

Para siswa terlatih mengedarkan pandangan ke sekeliling. Saat ini membaca situasi yang paling utama. Dibutuhkan keberanian, strategi yang baik, dan jangan lupa akan keberuntungan. Jika tak punya keberuntungan yang baik, juga akan kalah telak.

Dari seratus siswa yang ada di lapangan, ada satu siswa yang menghilang dan tak ada seorangpun yang menyadarinya. Hanyalah Bu guru Diana yang mengetahuinya dan tersenyum tipis, “Jadi dia bisa melarikan diri dari para PKK. Bagaimana dia melakukannya? Apakah menggunakan jurus rahasia dari Keluarga Flash?”, dia memegang dagu saat sedang berpikir dan menebak-nebak.

Seorang gadis rambut biru, rambutnya melayang karena embusan angin, duduk di lapangan sambil kepala menghadap langit yang biru dan indah. Tempat itu dataran lebih tinggi dan tak jauh daripada para anggota PKK. Dia diuntungkan karena berada di belakang mereka. “Penyusupan berhasil. Apakah mereka benar-benar pasukan terdepan yang terkenal itu? Aku tidak mengira kalau mereka dengan mudah bisa ditaklukkan. Mereka payah!”

Salsa menoleh sambil badannya membelakangi para pasukan. Sedangkan di tempat Bu guru Diana, dia tersenyum tipis, “Sepertinya tidak begitu. Aku terlalu melebihkan dia. Dia tidak terlalu cakap untuk membaca sekelilingnya. Ke mana kau pergi, Salsa?”

Salsa berdiri kemudian menarik napas dalam-dalam dengan mata terpejam dan wajahnya menghadap langit. Mood sedang baik sehingga ia tersenyum tanpa sadar. Karena ia tersenyum hanya untuk mengejek lawannya dan jarang tersenyum tulus seperti itu. Begitu dia membuka mata dan menoleh, ia mengedipkan mata beberapa kali, “Eh, apa kau ...?” Untuk sejenak, dia dibuat terkejut.

Seorang pria paruh baya, jenggot putih panjang hingga dadanya. Tampang sangar adalah gambaran yang Salsa berikan. Juga bertubuh kekar, berkumis dan besar-gemuk. “Apa yang kau katakan tadi, anak tengik?” Pria itu tampak marah dan mengertakkan giginya, kemudian turun dari kuda.

Salsa melihatnya dengan kepala miring ke kanan.  “Dia bukan orang payah. Aku bisa merasakannya dengan instingku.”

Ketua itu mengernyitkan kening, “Huh?”

Serasa tidak terasa, Salsa tiba-tiba sudah terpental hingga beberapa meter dan dibuat kembali masuk dalam formasi yang dibuat oleh pasukan PPK. Semua siswa yang panik mematung dan seketika mata memandang pada Salsa di sana.

Dalam keadaan sulit dan terluka gesekan dengan tanah, Salsa tertawa sinis sambil mencoba berdiri. “Aduh, rasa sakitnya di mana-mana! Orang itu tak segan-segan sama wanita. Aku harus berhati-hati ketika berhadapan dengannya.”

Salsa berdiri tegak sambil memegang tangan kirinya, sudut mulutnya terangkat. Ketua merasa telah diremehkan dengan senyuman sinis dan merendahkan gadis itu. Salsa yang berdiri di depan para siswa terlihat seolah pemimpinnya.

“Rambut biru dan mata biru kah? Siapa dia sebenarnya?” Ketua mengernyitkan kening, tatapannya tajam dan sangar.

Saat ketua masih remaja dan sekolah di AMA, ia dan kedua temannya menyusup masuk ke asrama wanita dan ditendang keluar dalam hitungan beberapa menit. Badan mereka penuh lebam dan menghitam di sekitar mata karena tinju dari salah satu siswa senior. Setelah mereka bertiga melakukan itu, mereka berbaring di lapangan dengan tawa lebar dan senang. Mereka terkenal akan kenakalan hingga disebut sebagai “Tiga Serangkai”.

Salah satu teman dari ketua adalah seorang laki-laki dengan rambut biru yang cerah dan lemah lembut lurus dan tak kaku, mata biru sejernih air lautan—anggota keluarga Yanaru, Juli. Yang satunya, adalah Meguno Flash—anggota keluarga Flash.

Pada saat itu, tak ada seorangpun yang mengetahui tentang identitas asli Juli. Pria itu tak menggunakan nama keluarganya dan bukan siswa AMA. Mereka hanya bersahabat dan Juli muncul saat kedua temannya memanggil dengan tanda khusus mereka.

***

Ketua Jimmy Gum, berasal dari salah satu keluarga bangsawan di wilayah timur. Dia kembali naik ke atas kuda sambil berkata dalam hati, ‘Sudah sepuluh tahun berlalu sejak hari itu. Aku sungguh tak mengerti kenapa dia berkhianat pada negara ini. Apa sebenarnya yang dia pikirkan dengan otak dari udang itu?’ Ia tampak kesal saat harus berkata tentang “berkhianat.”

Bu guru Diana mengenakan seragam siswa, meniup peluitnya kemudian bersembunyi  di antara para siswa saat kepanikan terjadi. Dan para pasukan berkeliling memutari para siswa sambil melontarkan teriakan menakuti mereka.

Pelatihan kali ini untuk mencari tahu bagaimana perlawanan para siswa dan supaya mereka membuat strategi memimpin siswa lainya, berpikir dan berpikir cara meloloskan diri dari situasi mencekam. Kali ini dibuat sesuai tindakan perampok pada umumnya. Jika para siswa tak mampu melindungi dirinya ataupun temannya, maka mereka tidak cocok menjadi seorang prajurit atau butuh latihan yang keras.

Suara hentakan kaki kuda meraung-raung dan suara para perampok lebih menyeramkan! Begitu  banyak kuda membuat debu beterbangan di sekeliling.

Salsa berhenti tertawa semenjak peluit tadi ditiupkan, dia terkekeh. “Sepertinya harus kurebut peluit itu terlebih dahulu. Itu pasti adalah tandanya. Bu guru Diana kah yang melakukannya? Lagipula kalau bukan dia, maka siapa lagi yang akan melakukannya?!” Ia mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. Dan, Akito tampak sedang berlari ke arahnya.

Ketua Jimmy berangsur memandang situasi para prajuritnya tanpa harus ikut campur dalam permainan ini. Ia hanya perlu mengatasi kalau ada situasi yang butuh dia hadapi saja. Akan tetapi, tidak mungkin juga akan muncul situasi di mana dia harus turun tangan langsung.

Salsa terus menerus mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. ‘Di mana Bu guru Diana akan bersembunyi dari lapangan yang luas ini? Tidak ada tempat yang cocok digunakan sebagai persembunyian, kecuali... Apakah dia ada di antara kami?’ Salsa sedang berpikir dan pandangannya tak lepas dari sekeliling.

Cling! Dia menemukan sesuatu. ‘Bersembunyi di antara para siswa kah?’ Itu dia. Dia tersenyum tipis sambil memandang langit dari sela-sela jarinya. ‘Entah apa perasaan ini. Aku merasa lebih bersemangat daripada sebelumnya. Apakah karena pelatihan atau ada hal yang lain? Ataukah ini hanyalah perasaanku saja? Daripada banyak menebak, lebih baik segera kutemukan Bu guru Diana dan menghentikan kelas ini.’

“Salsa!”

Akito teriak kencang dari kejauhan, karena dia melihat dua orang pasukan berkuda sedang melaju kencang menuju ke arah gadis rambut biru itu.

Karena terlambat membaca situasi, Salsa terbelalak kaget dan ….

BRUK!!

Seorang perampok memukulkan busur padanya. Dia lagi-lagi jatuh tersungkur dan menambahkan luka di badannya, bahkan pelipisnya berdarah. Lutut maupun sikunya terluka karena bergesekan dengan tanah.

“Sial! Aku terlalu senang sehingga tak melihat mereka. Aku juga tak punya banyak waktu untuk bermain-main. Aku akan mengurus mereka berdua nanti,” gumam Salsa saat kembali bangkit dari tanah dan menepuk-nepuk seragam yang kotor.

‘Gadis itu mampu bertahan lebih lama daripada dugaanku. Dia memiliki pondasi yang kuat dan pantang menyerah... Sungguh menarik!'

--BERSAMSUNG--

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Trystan, pemuda 21 tahun, terancam bahaya di dunia yang mendewakan kekuatan Arte. Kemampuan langka miliknya memicu perburuan kejam dari pihak-pihak yang ingin melenyapkan atau mengeksploitasinya. Kini, hidupnya dilingkupi pengkhianatan, kepedihan, dan dendam mendalam. Di bawah tekanan tanggung jawab besar, Trystan harus berjuang keras demi melindungi apa yang berharga dari kejaran para musuh yang tiada henti mengincarnya.
Sampul Novel Bunga yang Terinjak
9.3
Keadilan seolah mati bagi sang protagonis dalam novel aksi modern "Bunga yang Terinjak". Setelah pelaku pemerkosaan putrinya yang berasal dari keluarga kaya dibebaskan begitu saja, sang ayah harus menerima penghinaan keji. Pelaku melemparinya segepok uang sambil menyombongkan bahwa kekayaan mampu membeli segalanya. Di tengah keputusasaan dan amarah yang meluap, keinginan untuk membunuh sang pelaku langsung membakar jiwanya. Kisah misteri penuh dendam ini pun dimulai.
Sampul Novel DIGILIR PREMAN (Istriku Dibawa Kabur)
9.7
Hidup Jovan hancur seketika saat keluarga dan harga dirinya direnggut. Lewat petunjuk dari sebuah surat misterius, ia terseret ke dalam pusaran dendam masa lalu yang kelam. Demi melacak keberadaan istrinya yang hilang misterius, Jovan harus bangkit dan melampaui batas kemampuannya saat melarikan diri. Inilah perjuangan keras seorang pria demi mengungkap kebenaran pahit di balik pengkhianatan besar yang telah merusak seluruh hidupnya.
Sampul Novel Pengendali Sistem Terkuat
8.9
Di dunia yang mewajibkan kebangkitan kekuatan khusus saat anak berusia tujuh tahun, Martis justru dianggap cacat. Hingga berumur lima belas tahun, ia tidak memiliki kemampuan apa pun dan kerap dihina teman-temannya. Walau dicemooh, pemuda dari keluarga sederhana ini mendapat kasih sayang penuh dari orang tuanya yang selalu siap membelanya. Di tengah tekanan sosial yang berat, Martis terus memegang keyakinan teguh bahwa dirinya bukanlah sosok yang lemah.
Sampul Novel Perundungan Dibayar Kontan
8.6
Teror misterius yang melanda kota selama berbulan-bulan sempat dianggap acak oleh polisi, hingga pola yang sama akhirnya terdeteksi. Melalui penyelidikan mendalam, semua tersangka ternyata terhubung pada satu orang: Eve. Dia adalah seorang psikiater sekaligus pacar dari detektif yang menangani kasus ini. Kini, pertanyaan besar pun muncul. Apakah Eve merupakan otak kriminal di balik semua aksi keji tersebut, atau dia hanyalah korban yang dijebak dalam rencana jahat orang lain?
Sampul Novel Putri delapan tahun: Feniks terlahir kembali
8.6
Terbangun di tubuh masa kecilnya yang berumur delapan tahun, Yun Shang membawa memori kelam dari masa depan. Di kehidupan lalu, ia dikhianati oleh suami dan kakaknya sendiri hingga kehilangan anak tercinta secara tragis. Kini, sang putri kerajaan bertekad mengubah takdirnya yang kelam. Berbekal rasa sakit dan pengetahuan masa depan, ia mulai merancang rencana pembalasan yang matang demi membalas setiap kekejaman dan penderitaan yang pernah dialaminya dahulu.