APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sahabat Istriku yang Memikat Hasrat

Sahabat Istriku yang Memikat Hasrat

Karena kewalahan menghadapi gairah suaminya yang luar biasa, sang istri yang putus asa akhirnya mengadu dan meminta bantuan kepada sahabat dekatnya. Demi menengahi konflik rumah tangga tersebut, sahabatnya memutuskan datang berkunjung langsung ke rumah mereka. Dengan mengenakan gaun ketat yang sangat seksi dan menonjolkan lekuk tubuhnya, ia berniat menguji sendiri kebenaran dari rumor mengenai keperkasaan sang suami yang selama ini dikeluhkan oleh istrinya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bilqis mengulurkan tangannya yang lembut untuk merabanya beberapa kali. Seketika, aku merasa sensasi yang begitu nikmat menjalar dari bawah tubuhku. Sekujur tubuhku terasa kebas seolah disengat oleh aliran listrik.

Gerakannya ini sama sekali bukan sedang meraba, melainkan sedang membantuku untuk melampiaskan hasrat. Diriku yang memang sudah haus selama beberapa hari ini, kini malah harus dipermainkannya seperti ini. Kobaran api dalam hatiku terasa semakin membara dan hampir saja membakar habis seluruh tubuhku.

Aku tak kuasa gemetar perlahan.

Di saat itulah, Bilqis baru menarik kembali tangannya dan berkata dengan ekspresi aneh, "Baru saja kusentuh, barangmu ini benar-benar tebal ya. Pantas saja Shila nggak tahan."

Aku buru-buru mengenakan kembali celanaku. Kalau tidak, mungkin aku benar-benar akan menyerang Bilqis saat ini juga.

"Nggak bisa salahin aku, dong. Nggak mungkin aku terus menahan diri dan nggak melampiaskannya. Tersiksa sekali," gumamku.

Bilqis berdiri perlahan, lalu duduk di pangkuanku. Bokongnya yang sintal itu mengenai bagian kemaluanku! Ditindih olehnya, aku jadi benar-benar ingin melakukan seks dengannya.

"Aku datang untuk menasihatimu, memangnya kamu nggak bisa lebih pelan sedikit? Kalau nggak, nanti istrimu ribut mau cerai denganmu, aku jadi nggak ada kesempatan lagi ketemu sama kamu."

Dia bahkan menggerakkan bokongnya sedikit. Gesekan itu membuatku merasa geli dan darah di sekujur tubuhku langsung mendidih.

'Apa sih yang dilakukan Bilqis ini? Tadi dia merabaku, sekarang malah duduk di pangkuanku. Jangan-jangan, dia mau?'

"Bukan masalah aku kasar atau nggak. Intinya, baru saja aku masukkan, dia sudah ngeluh kesakitan."

Mendengar ucapanku, Bilqis tertawa pelan. "Kamu ini ... sepertinya memang agak susah ya. Gimana kalau kamu jangan lakukan itu lagi sama istrimu ke depannya? Hidup saja dengan baik dan benar."

Kedua tanganku tak kuasa memeluk pinggangnya. Pinggangnya ramping dan lembut, rasanya benar-benar menyenangkan.

"Nggak bisa, dong? Kalau begitu aku pasti tersiksa menahannya."

Melihat Bilqis seagresif ini ... jangan-jangan dia mau menggantikan istriku?

Aku menarik napas dalam-dalam dan memberanikan diri untuk bertanya, "Kalau aku benar-benar nggak tahan, gimana kalau kamu bantu aku?"

Bilqis memukulku dengan manja. "Kamu ngomong apaan, sih? Kamu ini suami sahabatku, kamu mau aku selingkuhin dia?"

Aku benar-benar kecewa. Ternyata, Bilqis ini bukan datang untuk membantuku mengusir rasa kesepian.

Kemudian, Bilqis melanjutkan, "Bukan harus seks 'kan, bisa pakai tangan atau mulut ...."

Sambil berbicara, dia membuat gerakan dengan tangannya dan mulutnya menganga membentuk huruf "O". Ingin sekali rasanya aku memasukkan kemaluanku ke dalamnya.

Mendengar ucapannya, aku menggelengkan kepala.

"Nggak bisa, nggak bisa. Kalau cuma sesekali sih nggak masalah. Kalau sampai tiap hari pakai tangan, nggak menarik sekali."

Mendengar ucapanku, Bilqis menghela napas dan turun dari pangkuanku, lalu duduk di sofa. "Haeh, kalau begitu kamu bilang sendiri gimana solusinya? Nggak mungkin kamu benaran cerai, terus cari yang baru, 'kan? Aku dan Shila sahabat baik, aku nggak mau lihat dia cerai, tapi juga nggak mau dia menerima penderitaan seperti ini."

Melihat bentuk tubuhnya yang menggoda, jelas sekali wanita ini adalah tipe yang tidak bisa dipuaskan. Secara logika, wanita secantik ini tidak seharusnya menikah dengan pria tua yang lemah syahwat. Dia pasti menahan diri dengan bersusah payah selama ini.

Memikirkan hal itu, aku memberanikan diri untuk duduk di sampingnya. Tanganku diulurkan memasuki rok pendeknya. Melihat pangkal pahanya yang kusentuh, Bilqis tidak tampak marah. Sebaliknya, dia malah sangat menikmatinya.

"Duh! Wira, nggak nyangka nyalimu sebesar ini sampai berani sentuh aku?"

Aku terkekeh, lalu menambah tenaga pada tanganku untuk menyentuh bagian intimnya. Dia menepis tanganku dengan manja.

"Ih, sebel. Aku ini bukan istrimu, kamu nyentuh mana sih?"

Dasar genit. Padahal waktu kusentuh jelas-jelas sudah basah semua, masih saja pura-pura.

Aku mengulurkan jari tengahku dan menyibak celah di antaranya. Aku ingin melihat seberapa lama dia bisa bertahan.

"Ugh ... ahh ... nggak boleh sentuh sana."

Wajah Bilqis memerah dan desah manjanya pun mulai terdengar.

Ternyata wanita ini memang tidak terpuaskan. Aku sudah menahan diri beberapa hari, hari ini harus kulampiaskan sepuasnya.

"Malam-malam begini kamu datang ke rumahku sendirian dengan pakaian seseksi ini. Jelas lagi godain aku, 'kan? Tadi bahkan sentuh-sentuh kejantananku. Sekarang aku sedang tersiksa, kamu harus puasin aku," bisikku di samping telinganya.

Jelas sekali, dia sudah tidak sanggup lagi bertahan. Kedua kakinya tanpa sadar terbuka lebar dan membiarkanku mempermainkannya dengan sesuka hati.

"Nggak bisa, kita sama-sama punya pasangan. Nggak boleh lakukan hal seperti itu." Bilqis masih ingin menjepit rapat kedua kakinya, tetapi telah kusingkirkan dengan sekuat tenaga.

"Sudah punya pasangan, tapi terus-menerus cari model pria di luar sana tiap hari. Nggak usah pura-pura deh kamu. Model pria itu nggak sehebat aku."

Usai bicara, aku mengangkatnya ke bahuku dan membawanya ke kamar. Dia tergeletak di bahuku dengan bokong yang menungging. Kedua kakinya bergoyang hebat.

"Lepaskan aku! Nyalimu benar-benar besar sekali!"

Aku melemparnya langsung ke ranjang dan mengangkat kedua kakinya untuk melepas sepatu hak tinggi. Telapak kaki yang mungil itu terpampang di hadapanku. Rasanya hangat dan sangat menggemaskan.

Aku mengangkat telapak kakinya dan mengendusnya dengan kuat. Semua wangi tubuhnya menembus penciumanku, membuat pikiranku kalut seketika. Darah di sekujur tubuhku seakan bergolak hebat.

"Bilqis, kamu benar-benar wangi. Kamu belum pernah coba yang sebesar ini, 'kan? Selanjutnya kamu rasakan dengan puas."

Bilqis berbaring di ranjang dengan kedua mata yang terpejam dan ekspresi penolakan.

"Aku ini sahabat istrimu, kita benar-benar nggak boleh ...."

Namun, tubuhnya tidak bisa berbohong. Kedua kakinya telah terbuka, menampakkan celana dalam berwarna putih di dalamnya yang telah basah kuyup.

Aku melepas celana dalamnya dengan kasar. Melihat pemandangan yang begitu menggoda di hadapanku, aku tidak bisa lagi menahan diri. Aku mengangkat kedua kakinya dan menghunjamnya dengan keras.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B98867" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B98867
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hati Tak Terucap: Istri yang Bisu dan Terabaikan
9.4
Lima tahun Kelly bertahan dalam siksaan mertua dan sikap dingin suaminya sebagai istri bisu. Usai perceraian mereka diresmikan, sang mantan suami justru langsung bertunangan dengan perempuan idaman lain. Kelly yang tengah mengandung memutuskan pergi jauh dan melupakan pria tersebut. Ketika sang mantan datang memohon untuk rujuk, Kelly yang telah menata hidup baru dengan bahagia langsung menolaknya. Ia menutup rapat pintu hatinya bagi pria yang dulu mencampakkannya.
Sampul Novel Jerat Cinta Saudara Tiri
8.2
Arjun Wira Mahendra dan Gea Sandi Pamukti selalu terlibat perseteruan sengit. Sebagai saudara tiri yang sama-sama keras kepala, pertemuan mereka tidak pernah damai dan selalu diwarnai pertengkaran. Namun, di balik permusuhan tersebut, perlahan muncul perasaan cinta yang tak terduga. Hubungan mereka pun menjadi sangat rumit. Kini, keduanya harus menghadapi rintangan besar berupa penolakan dari orang tua mereka. Akankah jalinan asmara penuh konflik ini berhasil bertahan?
Sampul Novel KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN
8.2
Kehidupan tenang Sahira seketika hancur setelah memergoki suaminya berselingkuh dengan sahabat dekatnya sendiri. Di tengah kepedihan mendalam akibat pengkhianatan ganda tersebut, secercah harapan tiba-tiba datang dari masa lalunya. Kehadiran kembali seorang miliarder menawarkan perlindungan sekaligus mengajak Sahira menyembuhkan luka hati bersama. Akankah ini menjadi awal dari babak baru yang bahagia bagi Sahira setelah melewati pengkhianatan yang begitu menyakitkan?
Sampul Novel Melepas Masa Lalu
9.2
Hubungan lima tahun Lisa Garta mendadak berubah setelah ia menagih utang kepada Kelly, keponakan tunangannya sendiri. Keesokan harinya, sang tunangan justru menyodorkan buku catatan pengeluaran yang merinci setiap biaya selama mereka berpacaran, mulai dari es krim murah hingga barang mewah dan akomodasi hotel. Setelah dikurangi pinjaman Kelly sebesar 200 juta, Lisa dituntut untuk melunasi sisa utang sebesar 4,16 miliar rupiah dalam waktu satu bulan saja.
Sampul Novel Trapped in Love with The Jerk CEO
8.3
Lima tahun berlalu sejak berpisah, takdir mempertemukan kembali Miranda Harper dan Carlos Graves. Didorong rasa penasaran, Carlos bertekad melacak keberadaan Miranda yang sempat lenyap tanpa kabar. Namun, pencarian ini justru menyeret Carlos dalam urusan dengan Selina Hoorne serta perseteruan melawan pengusaha tangguh asal Dubai. Di tengah rintangan yang mengadang, mampukah Carlos mempertahankan pernikahan mereka dan memenangkan kembali hati Miranda?
Sampul Novel Wanita Penggoda CEO Kaya
9.0
Carolin Azetta yang nyaris mengakhiri hidup akibat dikhianati keluarganya diselamatkan oleh Darren Agler. Sejak itu, Carolin terobsesi pada Darren. Ia nekat mengubah penampilan dan menyebar fitnah untuk mendepak Quina. Usahanya berhasil, namun saat posisi di samping Darren berhasil ia rebut, kehadiran sosok misterius bernama Jerremy mengancam hubungan mereka. Carolin kini harus menghadapi konsekuensi dari ambisi dan intriknya.