APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Saat divonis sakit parah, seorang wanita bertemu kembali dengan mantan suaminya yang kini menjadi konglomerat setelah sepuluh tahun berpisah. Pria itu kini didampingi kekasih barunya yang hamil. Ketika sang wanita meminta bantuan uang sebesar 400 juta rupiah, ia justru mendapat makian kejam. Sang mantan suami tidak pernah tahu bahwa di masa lalu, donor sumsum tulang dari wanita inilah yang telah menyelamatkan nyawanya dari leukemia ganas.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku menyeka mimisanku yang bisa datang kapan saja sambil berkata, “Aku lagi kurang enak badan.”

Nada Collin dipenuhi dengan kekesalan. “Saskia, demi uang, kamu mau bohong lagi? Sekarang, sudah ada tambahan 100 juta dalam kartumu itu. Cepat kemari sekarang juga.”

Aku tertegun sejenak, lalu menjawab sambil tersenyum, “Eh, sudah ketahuan kamu, ya. Baiklah, aku akan ke sana sekarang juga.”

Di luar sedang hujan deras. Aku tidak mempunyai payung dan terpaksa harus berjalan di tengah hujan. Setelah berjalan cukup lama, aku baru menemukan taksi.

Namun, setelah aku tiba di lantai dasar, Clarise tetap tidak menjawab tidak peduli berapa kali aku meneleponnya. Aku mau tak mau harus menelepon Collin.

“Dia sudah ketiduran. Kamu tunggu saja sampai dia bangun. Sebelum itu, jangan pergi.”

Sampai hujan berhenti, Clarise baru keluar dan menatapku sambil tersenyum sinis.

“Maaf, aku ketiduran. Aku nggak perlu obatnya lagi. Collin memang begitu. Dia nggak tega lihat aku terluka sedikit pun. Dia akan segera pulang. Setiap hari, dia selalu lengket denganku dan anak kami. Sebaiknya kamu cepat pulang. Jangan rusak pemandangan di sini.”

Kemudian, Clarise pun menutup pintu dengan puas.

Aku membuang obatnya ke tong sampah, lalu jatuh pingsan dalam perjalanan pulang. Saat tersadar kembali, aku baru tahu bahwa diriku sudah pingsan selama dua hari.

Dokter memberitahuku bahwa infeksiku sudah sangat parah dan waktuku hanya tersisa tujuh hari. Begitu menghidupkan ponsel, notifikasi 50 panggilan tak terjawab masuk dengan bertubi-tubi.

[ Kenapa? Kamu kabur lagi bersama orang kaya lain? ]

[ Segera datang ke alamat ini. ]

Dokter memperingatiku untuk tidak boleh keluar dari rumah sakit. Namun, aku tetap mencabut jarum infus. Seluruh tubuhku terasa sakit hingga aku kesulitan berjalan. Aku bahkan merasa hampir pingsan di setiap langkah yang kuambil.

Namun, begitu melihatku, Collin langsung menyuruhku mengangkat papan reflektor dan bekerja sama dengan mereka dalam pengambilan foto pranikah mereka.

Aku berdiri di bawah matahari yang terik. Pemandangan indah di depanku sepertinya membuatku berilusi. Dulu, Collin juga mengenakan jas dan menunjukkan wajah penuh cinta seperti ini.

Pada usia 12 tahun, Collin begitu bersemangat ketika membelikanku permen dengan menggunakan uang beasiswanya. Pada usia 16 tahun, dia melakukan pertandingan tinju ilegal demi mengumpulkan uang untuk membelikanku kalung sebagai hadiah ulang tahun.

Pada usia 18 tahun, Collin menghadiahkan bunga mawar untukku. Sampai sekarang, bunga itu masih tersimpan dalam lemari kristalku. Pada usia 22 tahun, dia mengenakan jas, lalu menatapku dengan tersipu sambil mengatakan bahwa dia ingin menemaniku seumur hidup.

Lihat saja, sebelum mati, seluruh pengalaman hidup seseorang memang akan muncul dalam bentuk tayangan slide di benaknya.

Aku sedang berusaha menenteng barang berat ke tempat lain karena Collin dan Clarise hendak berganti pemandangan.

“Saskia! Kenapa kamu malah muncul di sini!”

Seruan itu membuatku tertegun sejenak. Aku mengangkat kepala, lalu melihat sahabat baikku dan Collin. Dia berdiri di hadapanku, lalu menamparku dengan kuat.

Wajahku terasa sangat perih dan darah tidak berhenti mengalir keluar dari hidungku.

“Kamu nggak malu muncul di sini? Kamu sudah lupa gimana kamu campakkan Collin dulu! Mentang-mentang Collin sudah kaya sekarang, kamu mau mendekatinya lagi?”

Kemudian, semua orang mulai berdiskusi secara diam-diam untuk mengkritikku.

“Ternyata dia itu mantan istri nggak berperasaan yang khianati suaminya.”

“Nggak tahu malu banget dia. Dia nggak malu untuk muncul di sini?”

Aku menoleh dengan ekspresi memohon, tetapi malah melihat Collin memandangku dengan dingin. Dia sama sekali tidak berniat untuk menolongku.

Collin berjalan ke hadapanku selangkah demi selangkah, lalu bertanya sambil menatapku dengan dingin, “Kamu nyesal, Saskia?”

Menyesal? Aku menunduk sambil tersenyum dan menyeka darah di wajahku. Mana mungkin aku menyesal? Aku berharap Collin bisa hidup gembira selamanya.

Aku menggigit bibirku untuk menahan tawa, lalu mengulurkan tangan dan berkata, “Collin, aku mau kompensasi 200 juta. Itu nggak keterlaluan, ‘kan?”

Collin sangat marah, lalu menarik kerah bajuku. “Saskia, di matamu cuma ada uang?”

Kemudian, Collin mengeluarkan selembar cek dan melemparnya ke wajahku.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B61149" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B61149
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan
8.8
Dahulu Aruna diusir dan dihina sebagai pembawa sial. Luka batinnya kian perih ketika ketulusannya pada Nathan justru dijadikan bahan taruhan yang merendahkan. Bertahun-tahun berlalu, Aruna kembali membawa identitas baru dan kepribadian yang berubah total. Takdir kembali mempertemukannya dengan CEO yang dahulu mencampakkannya. Kini, Aruna bersiap menuntut balas demi menghancurkan pria yang pernah merusak hidupnya.
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
9.1
Demi pernikahan cepat, Nadine bersedia menikahi pengusaha yang diisukan jatuh miskin. Siap bekerja keras demi rumah tangga mereka, ia justru dikejutkan oleh berbagai keberuntungan tak terduga, mulai dari hadiah mobil mewah hingga vila. Di balik itu semua, sang suami misterius selalu menjadi penolong di setiap masalahnya. Kecurigaan Nadine akhirnya terbukti saat orang-orang mulai menyanjungnya; suaminya bukanlah pria bangkrut, melainkan seorang konglomerat terpandang.
Sampul Novel Istri Untuk Warisan
9.7
Launa sangat menantikan perceraian, namun suaminya justru menolak keras perpisahan itu. Pernikahan hambar selama tiga tahun yang minim kebersamaan kini di ambang batas baru. Rahasia besar Launa akhirnya terkuak saat sang suami mengetahui kehamilan yang selama ini ia sembunyikan. Tak ingin membiarkan Launa berjuang sendirian, suaminya melarangnya pergi. Pelarian Launa pun terhenti karena sang suami bertekad mencegahnya membawa calon anak mereka pergi menjauh.
Sampul Novel Janji yang Diingkari, Hati yang Sejati
8.7
Della terkejut saat matanya bisa melihat lagi dan mendapati dirinya telah menikah dengan Hurst Owen, adik dari kekasihnya. Kebenaran menyakitkan terungkap saat ia tahu Brady Owen, sang kekasih, sengaja meninggalkannya yang buta demi Betty Kirk. Brady berjanji akan kembali sebulan lagi dan menganggap pernikahan adiknya tidak sah. Namun, Hurst mulai jatuh cinta pada Della. Tanpa memberi tahu bahwa ia sudah sembuh, Della justru mengajak Hurst meresmikan pernikahan mereka agar sah seutuhnya.
Sampul Novel Melayani Hasrat Mertua Dan Ipar
8.1
Kehadiran ibu mertua dan adik ipar yang ingin menumpang tinggal membuat Galang cemas. Rumahnya yang kecil memicu kekhawatiran akan konflik dan sempitnya ruang. Namun, penjelasan tulus dari Gaby mengenai nasib malang keluarganya di desa berhasil menyentuh hati Galang. Atas dasar cinta pada sang istri, ia pun memberi izin. Kini, Galang harus bersiap menghadapi babak baru yang menantang demi menjaga keharmonisan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Reinkarnasi Dewi Kemem
8.2
Yi Yuen menjalani takdir sebagai reinkarnasi Dewi Keabadian demi mengungkap jati dirinya yang sejati di tengah badai intrik dan pengorbanan. Di sisi lain, sebuah momen manis tercipta saat Zhi Ruo terbangun dalam dekapan hangat sang suami, Li Quan. Lewat belaian lembut penuh kasih pada wajah Li Quan, kedekatan mereka begitu terpancar nyata. Meski sempat tersipu malu, kecupan hangat Li Quan menegaskan ikatan cinta mereka yang erat, mengakhiri penantian panjang dengan kebahagiaan yang mendalam.