APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rentang Waktu Di Antara Kita

Rentang Waktu Di Antara Kita

Kisah asmara modern yang penuh emosi ini menyoroti perjuangan sepasang kekasih dalam mempertahankan cinta sejati mereka. Menghadapi jurang perbedaan usia yang membentang lebar, keduanya harus bergelut dengan konflik batin serta harapan yang tak kunjung padam di tengah keterbatasan waktu. Perjalanan menyentuh hati ini membuktikan bahwa ketulusan perasaan mampu melampaui segala rintangan dan jarak yang memisahkan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Langit malam Jakarta dipenuhi kelap-kelip lampu kota yang tak pernah tidur. Kian duduk di sudut sebuah kafe di kawasan Senopati, laptopnya terbuka, namun fokusnya terpecah. Ia menggeser layar ponselnya, membuka sebuah aplikasi pertemanan yang belakangan menjadi hiburannya di tengah kesepian.

Di layar muncul profil seorang wanita muda bernama Selina. Foto profilnya sederhana, menampilkan senyuman lembut dengan latar taman kampus. Deskripsinya singkat:

'Suka kopi dan buku, cari teman diskusi yang asik, ada nggak ya?'

Kian menghela napas sambil berpikir, "Kenapa gue buka aplikasi ini sih?" Namun, entah kenapa profil itu membuatnya tertarik.

"Apa salahnya nyapa?" gumamnya. Dia mengetik pesan pertama.

'Hai, Selina. Kamu beneran suka kopi atau cuma buat gaya-gayaan?'

Balasan datang cepat.

'Hai juga. Haha, suka beneran kok. Kamu suka kopi juga?'

Kian tersenyum kecil. Obrolan pun dimulai. Awalnya hanya tentang kopi, tapi perlahan pembahasan melebar ke buku, film, dan hal-hal ringan lainnya. Kian terkejut dengan cara Selina menjawab. Meskipun usianya baru 22 tahun, ia berbicara dengan cukup dewasa, membuat Kian merasa nyaman.

'Kamu sendiri kerja apa, Kian?"

'Dokter, di salah satu rumah sakit di Jakarta. Kalau kamu?'

'Wah dokter! Pasti sibuk banget ya. Aku baru lulus kuliah, lagi cari kerjaan sih. Aku ambil keperawatan.'

'Wah cocok dong kalau gitu. Bisa jadi partner kerja nanti, haha.'

'Haha, bisa aja. Tapi aku belom tau mau kerja di mana. Jakarta serem ya katanya?'

'Serem? Ah enggak kok. Aku udah 10 tahun di sini, biasa aja.'

Percakapan berlangsung hingga malam semakin larut. Kian merasa aneh, karena biasanya ia bosan dengan obrolan di aplikasi semacam ini. Namun, dengan Selina, waktu terasa berlalu begitu cepat.

°°°

Seminggu kemudian, setelah beberapa kali saling bertukar pesan, Kian memberanikan diri mengajak Selina bertemu.

'Sel, kamu kapan ke Jakarta? Mungkin kita bisa ketemu, ngopi-ngopi sambil ngobrol.'

'Gue rencana minggu depan sih. Tapi, ketemu beneran? Kamu serius?'

'Ya kenapa nggak? 'Kan kamu butuh temen diskusi yang asik, hahaha.'

'Oke deh. Tapi aku nggak mau ketemu dokter yang sok jaim ya.'

'Tenang aja, aku dokter yang santai kok."

°°°

Hari itu tiba. Kian memilih sebuah kafe di kawasan Kemang untuk pertemuan pertama mereka. Tempatnya tidak terlalu ramai, dengan suasana nyaman dan musik akustik mengalun pelan.

Kian duduk di salah satu sudut, mengenakan kemeja biru muda yang digulung hingga siku. Dia melirik jam tangan, merasa sedikit gugup. "Apa gue terlalu tua buat begini?" pikirnya.

Pintu kafe terbuka, dan seorang wanita masuk, melongok mencari seseorang. Rambut hitam panjangnya tergerai rapi, mengenakan kemeja putih dan celana jeans. Wajahnya tampak cerah meskipun sederhana. Itu Selina.

"Selina?" Kian melambai.

Selina tersenyum dan berjalan mendekat. "Hai, Kian, ya? Maaf telat, tadi nyasar sedikit."

"Enggak kok, aku juga baru datang," jawab Kian, berdiri untuk menyambutnya.

Mereka duduk berhadapan, dan suasana sempat canggung selama beberapa detik. Namun, Selina langsung memecah keheningan.

"Jadi ini dokter yang katanya santai?" tanyanya sambil tersenyum jahil.

Kian terkekeh. "Iya dong. Kamu gimana tadi, perjalanan ke sini, oke?"

"Ya lumayan oke. Jakarta macetnya nggak kira-kira ya."

"Haha, itu baru macet kecil. Kamu belum ngerasain Jakarta yang bener-bener stuck."

Obrolan pun mengalir dengan lancar. Selina ternyata lebih ceria dan penuh energi dibandingkan saat mereka berbicara di aplikasi. Kian merasa ada sesuatu yang menenangkan dari caranya berbicara.

"Apa nggak berat jadi dokter, Ki?" tanya Selina sambil menyeruput kopinya.

"Kadang sih berat, apalagi kalau pasien kritis. Tapi aku suka, soalnya kerjaan ini bikin aku merasa hidup aku berarti."

"Dalem juga ya. Aku jadi makin yakin pengen kerja di rumah sakit," jawab Selina sambil tersenyum.

"Serius? Kalau gitu nanti coba lamar di tempat aku aja. Gue kenal HR-nya."

"Wah serius? Tapi jangan karena kita kenal ya, aku pengen diterima karena kemampuan aku sendiri."

"Aku cuma bantu buka pintu, sisanya tergantung kamu."

Selina tertawa kecil. "Deal. Tapi aku inget omongan kamu, ya."

Pertemuan itu berlangsung lebih dari dua jam. Kian merasa nyaman, sesuatu yang jarang ia rasakan dengan orang lain. Selina pun merasa senang, karena Kian ternyata tidak jaim seperti yang ia khawatirkan.

Saat mereka berpisah di depan kafe, Selina berbisik pelan, "Makasih ya, Ki. Aku nggak nyangka kamu seru banget diajak ngobrol."

"Selama kamu nggak bosen ngobrol sama aku, kapan aja aku siap."

Selina tersenyum dan melambaikan tangan. "Sampai ketemu lagi, dokter santai."

°°°

Malam itu, saat Kian berbaring di tempat tidur, pikirannya terus memutar ulang momen pertemuannya dengan Selina. Ada sesuatu tentang gadis itu yang terasa berbeda.

Di sisi lain, Selina duduk di kamar kosnya, memandangi layar ponsel. Dia menatap profil Kian di aplikasi pertemanan mereka, sambil tersenyum kecil.

"Dokter yang santai, tapi dalam banget," batinnya.

Tanpa mereka sadari, malam itu menjadi awal dari cerita yang akan mengubah hidup mereka berdua

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Absurd Boyfriend With Kianna
8.5
Kianna Augustephie, gadis pendiam yang suka menulis, memendam kekaguman pada Giorgio Fernandes. Ketampanan sang idola sekolah bahkan menginspirasi novel romantis karyanya. Namun, kejutan datang saat Gior tiba-tiba mendekat dan kerap melontarkan rayuan konyol yang tak terduga. Tingkah absurd cowok populer ini sukses membuat Kianna bingung sekaligus jatuh hati. Akankah kisah cinta fiksi dalam bukunya benar-benar terwujud nyata bersama Gior?
Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia
8.1
Impian Belleza tentang cinta sejati sirna setelah ia dipaksa menikahi Rafaele demi aliansi bisnis mafia. Di tengah jeratan dunia hitam dan dominasi sang suami, ia bertahan hanya untuk melindungi keluarganya. Namun, situasi memanas saat ayahnya tewas di wilayah Jefferie, memicu dendam membara dalam diri Belleza. Sembari mengandung dan menghadapi intrik pengkhianatan yang perlahan terungkap, ia berjuang mencari kebenaran. Akankah dendam ini menghancurkan mereka, atau justru menumbuhkan cinta?
Sampul Novel Cinta Terhalang Restu Abi
8.2
Tujuh tahun berlalu sejak Aisyah Putri Rasyid terpaksa mengakhiri hubungannya dengan Malik Putra Narendra demi mematuhi sang ayah. Kenangan pahit di hari kelulusan SMA itu mendadak terkoyak saat tasbih yang dulu ia kembalikan kepada Malik tiba-tiba muncul di depan pintu rumahnya. Kehadiran benda tersebut membawa kembali sosok sang mantan kekasih ke dalam hidup Aisyah. Akankah takdir menyatukan kembali cinta lama mereka yang sempat terhalang restu?
Sampul Novel Dirka & Viona
8.2
Dirka menjalani hidup yang serbawanita namun hampa tanpa kehadiran orang tua. Di tengah kekhawatiran para pelayan setianya akan kelangsungan warisannya, sebuah perjalanan ke tempat penuh memori masa kecil mempertemukannya dengan seorang gadis misterius yang hendak bunuh diri. Kejadian tersebut mengorek kembali trauma masa lalu Dirka. Walau gadis itu memilih bungkam, Dirka tidak sanggup mengabaikannya dan memilih membawanya pergi guna menyelamatkannya dari keputusasaan.
Sampul Novel Menikahi Ceo
8.7
Arga, seorang CEO yang dingin soal asmara, mendapati hidupnya berubah setelah bertemu Raisya, siswi SMA tegar yang tinggal bersama sang kakak. Pertemuan tak sengaja di depan rumah memicu aksi usil Raisya yang perlahan meluluhkan hati Arga. Sayang, kisah unik ini kandas ketika Raisya kuliah ke luar negeri dan melupakan Arga. Saat kembali, Raisya mendapati Arga telah bertunangan. Akankah cinta lama mereka membara lagi, atau Arga memilih setia pada tunangannya?
Sampul Novel Terpesona oleh Istri Seribu Wajahku
8.7
Demi menikahi pria biasa, Marsha yang berprofesi sebagai dokter hebat, CEO, tentara bayaran, dan pakar teknologi rela menyembunyikan jati dirinya. Sialnya, sang tunangan yang ternyata pewaris kaya justru membatalkan pernikahan dan menghinanya. Begitu rahasia Marsha terbongkar, mantan kekasihnya itu menyesal dan memohon kembali. Namun, sesosok pria yang sangat berkuasa tiba-tiba hadir melindunginya serta menegaskan bahwa Marsha adalah istrinya yang haram disentuh.