APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel RelationShit!

RelationShit!

Zanata Aprilia Rose dan Sultan Shaka Gilang Reyzidan menjalani hubungan yang terikat oleh kontrak formal. Sejak awal, Shaka menetapkan aturan tegas agar mereka tidak melibatkan perasaan. Namun, kebencian mendalam Shaka justru menyiksa Aprilia, bahkan ia berharap Aprilia lenyap demi orang lain. Di tengah kepedihan dan luka batin yang terus mendera, Aprilia hanya bisa meratapi nasib buruknya. Akankah pernikahan kontrak ini berujung pada kehancuran bagi mereka?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Keliatan sih. Modelan cewek gak bener!" Suara Shaka membuat kedua orangtuanya mendesis penuh peringatan.

Mendengar itu Aprilia langsung tertawa pelan. Seperti meremehkan.

"Eh. Hai Shaka. Kenapa lo keliatan gak suka sama gue, hm?" Aprilia membalas dengan nada santai tapi penuh arti.

"Oh? Tau-tau. Karna gue gak sopan, ya? Duh maaf. Soalnya dari kecil gue gak pernah tuh di ajarin sopan santun sama bonyok gue." Wajah Evan dan Mayang mengeras mendengar sindiran keras dari Aprilia.

"Kak." Aprilia menoleh sekilas ke Juli yang memandangnya penuh permohonan.

"Gue gak kaya pacar lo ini Shaka. Yang lemah lembut. Anggun. Sopan dan santun. Dan nyusahin." Gadis dengan mata sayu itu mengakhiri ucapannya dengan senyuman manis seakan-akan apa yang barusan dia ucapkan itu bukanlah apa-apa.

Juli langsung menunduk saat semua tatapan terkejut kecuali Shaka dan Aprilia mengarah padanya.

"Kamu pacar Shaka, sayang?" tanya Mayang kaget. Juli meremas dress pink muda yang di pakainya mengurangi rasa gugup.

"Juli? Benar kamu pacar dari Shaka?" Evan juga ikut bertanya.

"I-iya." Mendengar balas lirih dan parau dari Juli membuat April langsung tersenyum puas. Gadis penyakitan ini pasti sedang menangis! Begitu pikir Juli.

Semuanya tersentak.

"Shaka?" Nada meminta penjelasan dari Cakram terarah pada Shaka yang kini tengah menatap lekat Juli yang sudah sesenggukan.

"Shaka kayaknya udah bilang sama kalian kalau Shaka udah punya pacar!" Suara Shaka terdengar menahan emosi.

"Terus perjodohannya gimana? Saya gak mau tau! Pokoknya perjodohan ini harus tetap berlangsung bagaimanapun keadaannya!" Sifat keras kepala milik Gea kini keluar. Dengan mata yang sudah berkaca-kaca Gea memandang tajam anak laki-laki nya, Shaka.

"Kamu! Jangan sekalipun kamu berani membatalkan atau menolak perjodohan ini!" Gea menunjuk penuh emosi ke arah Shaka.

Cakram langsung mengusap bahu Gea yang naik turun karena terlampau kaget dan juga emosi.

"Kenapa sih ma? Mama maksa banget Shaka tunangan sama cewek kaya gini?" Shaka membalas ucapan Gea sembari menunjuk April yang kini tengah mengangkat sebelah alisnya, mengejek.

"Walaupun modelan gue kaya gini. Gue itu tetap calon tunangan lo, Shaka!" April menekan ucapannya pada kalimat 'calon tunangan' membuat hati Juli teriris dan Shaka yang semakin emosi.

"Lo kira gue sudi tunangan sama cewek murahan kaya lo?"

"Shaka!"

Plak!

Setelah membentak Shaka, Gea langsung melayangkan tamparan keras ke pipi kanan Shaka. Keadaan langsung hening. Semuanya membisu. Hanya terdengar suara nafas yang menderu.

"Sayang, sabar. Kontrol emosi kamu," bisik Cakram sambil mengusap sisi kepala Gea lembut.

"Saya gak mau tau! Perjodohan ini jangan sampai batal! Kalau itu semua terjadi. Saya akan tarik suntikan dana yang sudah perusahaan kami kasih ke perusahaan kamu Evan! Dan saya pastikan. Perusahaan kamu bangkrut detik itu juga!"

Ancaman Gea terdengar tidak main-main. Shaka langsung mengacak-acak rambutnya kasar.

"Ma! Dengerin Shaka. Juli lebih baik daripada April. Dia punya attitude yang baik. Gak kaya April! Mama gak harus jodohin aku sama April. Aku gak mau sama cewek sejenis dia!" Protes Shaka keras.

"Shaka, Shaka. Mau lo mohon-mohon sampai nangis darah gak bakal tuh di turutin." Aprilia semakin membuat suasana memanas.

"Jangan bikin suasana semakin runyam, April!" Mayang menatap tajam April penuh peringatan.

"Loh? Kenapa ma? Emang bener kan? Mau seberapa kuat Shaka mohon-mohon gak bakal di turutin! Dia bakal tetap tunangan sama aku!"

Prang!

Shaka langsung membanting gelas tepat di sebelah kaki April. Semuanya tersentak.

"Abang bisa biasa aja, gak? Gak usah lebay!" Gia angkat bicara, terdengar sinis dan tajam.

"Lo diem! Lo masih kecil! Gak tau apa-apa!" Shaka membentak adik kecilnya.

Gia menaikkan sebelah alisnya.

"Menurut gue lo sih yang gak tau apa-apa! Jangan egois bang. Lo cuma di suruh kaya gini aja sampe segini nya! Kata-kata lo barusan ke kak Aprilia itu kasar! Segala ngatain attitude dia jelek! Gak sadar diri lo? Kalau attitude dia jelek apa kabar sama perihal attitude diri lo sendiri yang gak ada bagus-bagusnya?"

"Lo rela gitu ya nolak permintaan orang tua cuma karna pacar lo yang belum tentu jadi istri lo nanti? Inget bang. Kalau gak ada mama dan papa. Lo gak bakal jadi remaja dengan marga 'Reyzidan' dan dapet gelar 'sultan muda!' kalau gue sih jadi lo malu banget! Gak kuat gue idup lama-lama di dunia."

Menusuk, tajam, pedas, blak-blakan, dan kurang ajar.

"Udahlah beban keluarga. Gak ada cakep-cakep nya. Banyak mau lagi! Gue gak mau munafik. Sejujurnya gue malu punya abang kasar dan suka bantah orang tua kaya lo!"

Savage!

Shaka langsung kena mental!

-RELATIONSHIT!-

"KAMU BIKIN MALU! DASAR ANAK GAK GUNA! SAMPAH!"

Brak!

Evan langsung membanting pintu kamar Aprilia setelah mencaci anak sulungnya dengan berbagai hinaan dan beberapa tamparan di pipi lalu melenggang pergi begitu saja.

Membiarkan April memejamkan matanya meresapi lebih dalam lagi rasa sakit yang tak pernah bisa dirinya sendiri definisi kan.

Aprilia ingin mati. Dia tidak betah hidup jika hanya menjadi pelarian emosi dan rasa benci.

Tapi dia masih punya tugas. Yang mungkin sewaktu-waktu akan menghancurkan dirinya secara perlahan.

Hingga Aprilia mati dalam beribu lara yang memeluknya erat seakan ingin membunuhnya lewat pelukan yang penuh drama dan kebohongan ini.

"Darka. Bilang ke mereka kalau April juga mau di inginkan. April bukan sampah. April mau lepas dari semuanya."

"Tapi gak bisa. April udah janji sama kamu."

-RELATIONSHIT!-

Shaka sedari tadi diam dengan mata dan ekspresi yang mengisyaratkan kalau kali ini Shaka benar-benar marah.

Sangat marah. Dia tidak bisa menolak perjodohan ini karna ucapan tajam yang adiknya lontarkan saat di restoran tadi membuat Shaka seperti tidak punya pilihan.

Kalau dia tetap menolak maka ucapan Gia memang seperti benar adanya kalau dia itu lebay, beban keluarga, dan anak pembangkang!

Dan kalau dia menerima. Itu sama saja seperti dia menikam hati kekasihnya dengan kejam.

Shaka seperti terbelenggu. Dari dulu dia memang tidak suka di atur. Di kekang dan di tentukan dia harus apa dan bagaimana.

Sedari dulu Shaka hidup dengan kemauannya sendiri.

Tunggu!

Kemauannya sendiri? Shaka tersenyum miring saat menemukan sebuah ide yang akan membuat nya bebas lagi tanpa harus banyak bergerak.

Shaka:

Juli. Maaf soal tadi

My Juli:

Gak papa Shaka. Juli baik-baik aja.

Shaka:

Oke, jangan lupa istirahat. Besok gue jemput. Night.

Shaka tersenyum.

Dia yang mengendalikan permainan ini!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balik Kanan Duda
9.6
Pertemuan tak terduga dengan Indira Pramesti menyeret Damian Kusuma ke dalam malam penuh gairah akibat pengaruh alkohol. Merasa harga dirinya diinjak-injak, Indi bertekad menjauhi Damian selamanya. Namun, nasib buruk menimpa hubungannya dengan Rangga hingga jalinan asmara mereka kandas. Di tengah situasi itu, orang tua mereka justru sepakat menjodohkan Indi dengan Damian. Kini, Indi didera kebencian mendalam sekaligus dilema besar untuk menuruti kehendak keluarga.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Abraham
8.5
Demi mewujudkan pesan terakhir Mikhaela yang sedang sekarat, Abraham Wijaya terpaksa menikahi asisten rumah tangganya, Jihan. Walau awalnya enggan, Jihan menerima pernikahan kedua ini sebagai bentuk balas budi. Konflik memuncak ketika Jihan mengandung, memicu perubahan sikap Abraham dan rasa cemburu buta Mikhaela yang berujung pada pengusiran Jihan. Kini, Jihan bimbang antara melarikan diri bersama bayinya atau bertahan demi cinta yang kian bersemi.
Sampul Novel Istriku selingkuh pakai handphone mertuaku.
9.0
Riyadi, pekerja pabrik yang tulus dan sabar, harus menghadapi kehancuran rumah tangganya akibat pengkhianatan Mia yang gila harta. Saat terpuruk, takdir mempertemukannya dengan Ririn, janda yang ditinggal wafat suaminya. Bersama Ririn, Riyadi akhirnya menemukan kebahagiaan baru dalam pernikahan kedua mereka. Di sisi lain, Mia yang kini hanya menjadi istri kedua mulai menyesali keserakahan dan ego besarnya yang telah menghancurkan hidupnya sendiri.
Sampul Novel Ketika Hujan Turun
8.8
Kehilangan Ryan Mahendra membawa kesedihan hebat bagi Masayu Ira Setyani. Bertekad bangkit demi ujian nasional, Ira mendapat kekuatan dari Maya, sahabat setianya. Lewat Edo, ia menerima cincin titipan mendiang pacarnya sebagai hadiah ulang tahun yang terlambat. Namun, Edo rupanya menyembunyikan pesan rahasia dari Ryan. Akankah Ira berhasil meraih kembali kebahagiaannya sekaligus membongkar misteri dari pesan terakhir yang sengaja dipendam itu?
Sampul Novel Nafsu Terlarang: Suatu Malam Bersama Ayah Suamiku
8.5
Akibat jebakan saudaranya, Joanna terjerat dengan pria asing hingga dibenci kekasihnya dan dipaksa menikahi Rhys yang licik. Di tengah penderitaan itu, Owen, ayah angkat Rhys yang bergelimang harta, hadir melindungi Joanna dari segala cercaan. Benih cinta pun tumbuh di hati Joanna untuk Owen, namun kehangatan satu malam justru membuat pria itu menarik diri. Ketika Joanna mencoba membuka hati untuk lelaki lain, Owen yang terbakar cemburu menuntutnya kembali, memicu aksi balas dendam dingin Joanna.
Sampul Novel Rara Series - Intimate Partner
9.1
Kehidupan Rara berubah drastis setelah bertemu Jo. Kasih sayang Jo membuatnya merasa sangat berharga, hingga ia patuh pada setiap keinginan pria itu. Namun, situasi menjadi rumit ketika Jo mengaku ingin mendekati Chatrin, sahabat dekat Rara. Bukannya merasa cemburu, kesetiaan Rara yang luar biasa justru mendorongnya untuk membantu Jo. Kini, Rara harus berjuang menghadapi batas kepercayaan dan jati dirinya di tengah hubungan mereka yang makin pelik.