APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahim Bayaran Presdir Dingin

Rahim Bayaran Presdir Dingin

Difitnah rekan kerja hingga menganggur, Angeline harus memutar otak demi menghidupi keluarganya. Di tengah himpitan ekonomi, takdir mempertemukannya dengan Bryan. Presdir kaya tersebut sedang ditekan ibu tirinya untuk menikah karena urusan warisan. Demi menghindari perjodohan itu, Bryan menyodorkan kesepakatan tidak biasa kepada Angeline. Ia bersedia membayar mahal asal Angeline mau mengandung anaknya. Akankah hubungan transaksional ini memicu benih cinta di antara mereka?
Bab
Bagikan

Bab 3

“Menikahlah denganku, dan lahirkan seorang putra untukku.”

Angeline terkesiap mendengar ucapan Bryan. Ia tak habis pikir, bagaimana bisa pria yang terlihat cukup jauh usia dengannya dengan santainya berkata seperti itu. Rasa amarah yang sempat redam, kini mulai bangkit. Seolah akhirnya Angeline tahu alasan kenapa pria itu menahannya pergi di saat dirinya sudah ingin pergi sejak tadi.

“Kau gila,” umpat Angeline dan tanpa kata lagi ia beranjak pergi dari sana.

“Berapa pun akan aku bayar. Bahkan aku akan memberikan rumah, mobil atau pun toko setelah kontrak kita berakhir.”

Angeline sempat berhenti, namun ia tak mau dianggap murahan dan tetap berjalan pergi. Bahkan saking emosinya, Angeline membanting pintu dengan cukup keras.

“Hah ... apa yang baru saja aku katakan?” gumam Bryan mengusap wajahnya. Seolah ia pun tak sadar jika sudah mengatakan hal yang gila dan terlewat batas.

Namun, tak ada penyesalan dari semua ucapannya. Ia kembali terlihat serius dan berjalan ke kamarnya untuk istirahat.

Hari semakin larut, Angeline yang sedang berjalan untuk mencari angkutan umum merasa sangat kesal dan sedih sekaligus. Ia tak habis pikir bisa bertemu dengan pria yang tampak seperti om-om itu membual yang aneh-aneh.

Meski dirinya sangat membutuhkan uang, tapi Angeline bukanlah wanita murahan yang rela menjual dirinya hanya untuk mendapatkan penghasilan. Perlahan air mata mengalir di pelupuk matanya, Angeline mulai meratapi nasibnya yang kurang beruntung dan diperlakukan rendah seperti ini.

Tiba-tiba ponselnya berdering, dan Angeline langsung mengangkatnya.

“Halo, apa ini dengan Angeline?”

“Ya benar, ini dengan siapa ya?”

“Kami dari kepolisian, apa benar Anda Kakak dari Michael Bastian?”

“Polisi? Saya kakaknya Michael, apa yang terjadi dengan adik saya pak?”

Angeline tersentak saat mendengar penjelasan sang polisi yang menelponnya. Dengan air mata yang semakin deras mengalir, akhirnya Angeline menghentikan sebuah taksi yang lewat lalu menutup teleponnya.

“Pak antarkan saya ke kantor polisi,” ucap Angeline dengan menahan tangisnya. Kepalanya mulai pusing dan semakin berat.

Masalahnya tak juga kunjung berhenti, adik satu-satunya yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA kini berada di kantor polisi. Angeline tak percaya dan tak menyangka jika adiknya terlibat dalam jaringan obat terlarang.

Polisi mengatakan jika adiknya positif menggunakan obatan terlarang dan akan di penjara. Angeline yang baru saja sampai kantor polisi langsung mencari sang adik yang sudah masuk ke dalam kurungan.

“Kak Angeline! Tolong aku kak, bebasin aku kak. Aku gak tau kalau itu obat terlarang, mereka ... menjebakku kak! Aku mohon keluarin aku dari sini. Aku gak mau di penjara,” ucap Michael dengan derai air mata.

Angeline menatapnya dengan menahan tangis, ia tahu jika adiknya tidak berbohong. Ia tahu jika adiknya berusaha keras untuk mencari uang dengan mengumpulkan barang bekas selepas sekolah. Jadi, bagaimana bisa adiknya terjebak dalam hal ini.

“Pak polisi, saya tau jika adik saya bersalah. Tapi, bapak dengar sendiri kalau dia dijebak. Dia tidak tahu jika yang dia minum itu adalah obat terlarang. Aku mohon ... lepaskan adik saya Pak,” ucap Angeline memohon dengan sangat.

“Maaf, tapi kami akan menangkapnya sesuai hukum. Adik anda tertangkap dengan para pengedar dan pengkonsumsi obat terlarang.”

“Apa tidak ada jalan lain Pak?”

Di saat sedang putus asa itu, seorang pria berjas datang dan langsung menghampiri salah satu polisi tanpa seragam yang ada di sana. Mereka berbisik-bisik dan pria berjas itu memberikan sebuah koper yang berukuran 30*30. Setelah polisi itu membukanya, ia langsung tersenyum lebar.

Tak berapa lama, pria yang ditangkap dengan Michael dibebaskan tanpa hukuman. Angeline dan Michael yang melihat itu terheran-heran.

“Alex, bebaskan aku juga! Kau tidak bilang kalau itu obat terlarang!” teriak Michael putus asa menahan tangan Alex. Namun, Alex menampiknya dan bahkan menendang Michael lalu keluar dari kurungan.

“Bagaimana kau bisa membebaskan pria yang menjebak adik saya? Sementara adik saya masih ditahan?” hardik Angeline pada polisi yang mendapatkan koper yang berisi uang tersebut.

“Jika kau ingin adikmu dibebaskan tanpa hukuman, bawakan kami uang lima puluh juta. Ah tidak ... ini sudah lebih dari tiga jam. Dan sekarang sudah berganti hari, jadi bawakan kami seratus juta. Jika lewat sehari lagi, tambah lima puluh juta. Sampai jaksa membawanya untuk disidang, kau bisa menghitungnya bukan?”

Polisi yang berkata itu pergi begitu saja. Angeline menahannya dan didorong sampai tersungkur. Angeline mencoba meminta tolong pada polisi lain yang ada di sana. Tapi mereka semua acuh tak perduli seolah Angeline tak terlihat sama sekali.

Michael pun meraung menangis sedih memohon dibebaskan. Angeline kembali meratapi nasib, ia pun tak bisa melakukan apa-apa.

Pagi hari, Angeline sudah mencari pekerjaan lain untuk mengumpulkan uang pembebasan adiknya. Seharian penuh, Angeline mencari pekerjaan dan mengumpulkan semua penghasilannya, namun masih sangat jauh untuk bisa menebus adiknya.

Tiga hari berlalu, Angeline hanya bisa mengumpulkan lima juta dengan bekerja tanpa istirahat. Ia sedang berada di pinggir jalan dengan memakan sepotong roti dan segelas air mineral.

“Jika sehari hanya segini, kapan bisa terkumpulnya? Besok sudah jadi berapa ratus juta? Apa yang harus aku lakukan?”

Tanpa sengaja, Angeline melihat mobil yang mirip dengan mobil Bryan. Angeline menatapnya dengan penasaran, apakah orang yang ada di dalam sama dengan pria yang ia temui waktu itu. Mobil itu berhenti di depan sebuah restoran mewah. Dan seorang pria turun dari sana.

Sayangnya pria itu bukanlah Bryan. Membuat Angeline sedikit merasa kecewa. Namun sedetik kemudian ia menggelengkan kepalanya. Berpikir untuk tidak tergoda dengan penawaran yang Bryan berikan saat itu.

“Aku harus bekerja lebih keras lagi, aku pasti bisa melakukannya,” ucap Angeline dan kembali melihat ponselnya untuk mendapatkan pekerjaan.

Sebuah panggilan masuk, dan ini panggilan dari rumah sakit. Tempat ibunya berada. Angeline mengangkat teleponnya dan terkejut. Ia pun tanpa berpikir panjang menghentikan sebuah taksi untuk segera datang ke rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit, Angeline berlarian untuk menemui sang dokter yang merawat ibunya.

“Dokter, apa yang terjadi dengan ibu saya?” tanya Angeline. Wajahnya tampak pucat dan napas yang tersenggal.

“Ibu anda, tiba-tiba saja muntah darah. Kami sudah memeriksanya, dan kondisi ibu anda sangat tidak stabil. Ginjalnya sudah sangat parah, dan harus segera dioperasi secepat mungkin,” jelas sang dokter.

Angeline syok kebingungan. Di saat ia sedang pusing mencari uang untuk membebaskan sang adik, di saat itu juga sang ibu diharuskan operasi yang membutuhkan biaya sangat besar. Masalah terus saja terjadi pada hidupnya.

Angeline sudah kehabisan berpikir, seolah ia menemui jalan buntu. Pikirannya sudah tak bisa terkendali. Ingin sekali ia berteriak dan menyalahkan orang-orang. Namun, ia tau bahwa itu semua tak akan merubah apa pun.

Angeline berada di atas jembatan layang, di bawah sana terdapat banyak kendaraan besar yang melaju cukup cepat karena jalanan sedang sepi. Tatapan mata Angeline kosong, ia terlihat sangat frustasi dan depresi. Beban hidupnya tak pernah berkurang sedikit pun. Hal ini membuatnya ingin menyerah dan berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Angeline menatap ke bawah yang berjarak sepuluh meter lebih. Ia sudah tak punya semangat hidup lagi.

“Apa kematian akan mengakhiri semuanya? Apakah dengan mati, aku bisa menjadi tenang?”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Accidentally Fall For You
9.6
Arsenio Orlando Lazcano, CEO Lazcano's Corps yang bergelimang harta dan karisma, menyimpan rahasia kelam sebagai sosok yang tak ragu menghabisi nyawa. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang gadis lugu nan berhati mulia dalam sebuah insiden tak terduga. Kontrasnya sifat mereka justru memicu rasa penasaran Arsenio. Perlahan, ketertarikan itu berubah menjadi obsesi mendalam terhadap kepolosan sang gadis yang kini mulai menjungkirbalikkan sisi gelap hidupnya.
Sampul Novel Cinta dari Pria yang Tak Terduga
9.1
Panggilan polisi seketika menghancurkan hidup Emily yang damai. Ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Jaka Guntur, kekasihnya, berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Di tengah badai emosi tersebut, sebuah ketidaksengajaan membawa Emily ke dalam hubungan satu malam bersama Jacob, paman dari Jaka. Kini, ia terjebak di tengah konflik rumit dan dilema asmara antara sang mantan kekasih dengan pria berkuasa yang merupakan paman mantannya itu.
Sampul Novel Gairah Masa Remaja
9.2
Dalam suasana yang kian intens, Billy perlahan melepas rok yang kupakai. Aku membantunya dengan sedikit menggerakkan kaki hingga pakaian itu terlepas, menyisakan celana pendek di dalamnya. Saat Billy menyingkirkan celana tersebut, ia terpesona menatap kakiku yang begitu mulus. Sentuhan jemarinya yang mulai menelusuri kulitku dengan lembut membuatku hanyut dalam sensasi yang ia ciptakan. Aku pun hanya bisa terdiam, menikmati setiap usapan mesra dari dirinya.
Sampul Novel Kamu Milikku (Hasrat Gila bersamamu)
9.4
Ulang tahun Thania yang harusnya bahagia berujung tragis ketika ia diculik dan dipaksa melihat orang tuanya dibunuh. Kini, dirinya disekap sebagai pemuas hasrat oleh seorang pemimpin mafia yang amat kejam. Demi bertahan hidup, Thania harus memikirkan cara untuk memikat hati sang penyiksa. Bisakah ia menaklukkan sang bos mafia agar bersedia membantunya membongkar konspirasi besar di balik kematian keluarganya, atau ia justru akan terperangkap selamanya?
Sampul Novel Madu Pemberian Ipar
8.8
Kehadiran Runi menghancurkan pernikahan Yanto dan Viana. Didorong rasa benci pada Viana, sang adik ipar menjebak Yanto dengan Feyla hingga ia nekat berpoligami. Menolak dimadu, Viana memilih bercerai demi harga diri walau terluka. Di saat Viana mulai bangkit menata hidup baru yang lebih bahagia, Yanto beserta orang-orang yang telah mengkhianatinya justru harus menghadapi karma pahit akibat perbuatan mereka.
Sampul Novel Rahasia Sang Suami Muda
9.3
Keysa Andini tak berdaya ketika ibu tirinya memaksa dirinya menikahi Steven, seorang pemuda desa tanpa masa depan yang jelas. Awalnya Keysa berniat langsung bercerai, namun segalanya berubah saat mereka tinggal bersama. Kehadiran suami mudanya itu justru memberikan kenyamanan tak terduga. Perlahan, keyakinan Keysa goyah setelah melihat sisi menarik Steven. Ada rahasia besar yang tersembunyi, siap memberi kejutan yang akan mengubah takdir serta masa depannya.