APKDock Logo
Sampul Novel Rahasia si Fotografer

Rahasia si Fotografer

9.2 / 10.0
Sebagai fotografer privat, pria ini terbiasa menerima imbalan berupa hubungan intim dari para mahasiswi yang menggunakan jasanya. Kehidupan tidak biasanya ini menghadapi babak baru ketika ia disewa untuk sesi foto pranikah sepasang kekasih. Keanehan terjadi saat malam tiba, ketika sang calon pengantin wanita justru menawarkan tubuhnya dan mengajaknya tidur bersama. Hal ini memicu kecurigaan besar bahwa calon suaminya tidak sanggup melunasi biaya pemotretan tersebut.

Rahasia si Fotografer Bab 1

Aku merupakan seorang fotografer privat, banyak mahasiswa perempuan memakai jasaku untuk melakukan pemotretan. Sebagai imbalannya, mereka membayarku dengan tubuh mereka.

Suatu hari, aku mendapat tawaran melakukan pemotretan pranikah untuk sepasang calon pengantin. Namun, ketika malam tiba, si calon pengantin wanita malah mengajakku tidur bersama ....

Jangan-jangan, calon suaminya tidak mampu membayar biaya pemotretan?

"Pertahankan posisinya, jangan bergerak!"

Di depan kamera sudah ada seorang gadis memakai kostum seragam sekolah sedang duduk sambil agak mendongakkan kepala. Tubuhnya condong ke depan dan menatap kamera dengan tatapan malu-malu tapi menggoda.

Aku berdiri di sampingnya, dan dari posisiku sekarang, aku dapat melihat bra berdesain beruang kecil yang sedang dia kenakan.

Belum lagi lekukan tubuhnya yang begitu menakjubkan.

Cekrek! Aku menekan tombol foto.

"Bagus sekali, ekspresi dan posenya sangat pas, sangat cantik."

Gadis di depanku itu bernama Sari Handoko, seorang mahasiswi dari kampus yang ada di dekat sini.

Dia mengamati hasil foto barusan dengan tatapan kagum. Dia foto tersebut dia terlihat bergaya polos dan imut layaknya seorang selebgram.

"Ini semua berkat bimbingan Kak Adam."

Gadis muda itu berkata pelan sambil menundukkan kepala.

Aku tertawa keras, "Sudah, sudah. Kemampuan memfotoku nggak sebaik itu, kamu memang dasarnya sudah cantik."

Wajah Sari sontak memerah. Seorang pelayan lalu mengarahkannya ke kasir usai melakukan pemotretan barusan.

Sementara itu, aku segera berjalan ke pojok ruangan untuk duduk dan merokok.

Aku membuka studio foto di dekat rumah setelah lulus. Tempatnya memang tidak besar, tapi bisnisku ini berjalan lancar karena tidak mematok biaya foto yang mahal dan pelayanan yang memuaskan.

Akhir-akhir ini, banyak orang ingin menjadi selebgram, makanya aku menyiapkan berbagai jenis pakaian di lemari. Ada seragam sekolah, baju tradisional, gaun mini, dan berbagai macam stoking baik yang warna hitam atau putih, semuanya lengkap.

Makin kesini makin banyak mahasiswi yang datang ke sini karena tertarik.

Aku bergegas menghabiskan sebatang rokok tadi, lalu hendak kembali melanjutkan pekerjaan.

Tapi begitu aku mengangkat kamera, asistenku, Winda, tiba-tiba menghampiriku dengan tergesa.

"Bos, ada sedikit masalah."

"Ada apa?"

"Ah, itu, Sari yang tadi, dia sudah lama di meja kasir tapi masih belum bayar .... Apa Bos bisa pergi memeriksanya sebentar?"

Ketika baru sampai di meja kasir, aku langsung mendengar suara tangisan Sari yang sepertinya merasa tersudutkan.

"Sudah kubilang kalau aku pasti akan bayar, tapi aku butuh waktu!"

"Nona Sari, kami nggak menerima hutang di sini."

"Aku nggak bermaksud hutang!"

Sari sedang berdebat dengan pelayan di kasir, kedua matanya sudah tampak memerah.

Begitu melihat kehadiranku, dia seperti menaruh sebuah harapan.

"Kak Adam!" Sari menarik lenganku, "Aku ...."

"Aku sudah dengar semuanya." Aku kemudian menenangkannya, "Kamu boleh bayar pakai uang nanti, tapi ...."

"Kak Adam, aku paham kok peraturan di sini!"

Sebelum aku selesai bicara, Sari sudah lebih dulu menyodorkan sebuah kartu padaku.

Wajahnya tampak memerah saat mengatakan, "Aku tunggu Kakak di tempat ini malam ini."

Dia langsung berlari pergi usai berkata demikian.

Aku menatap kartu di tanganku sambil membatin, 'Ah, lagi-lagi harus aku yang pergi ke sana.'

Aku sudah membuka studio foto ini selama tiga tahun. Ada banyak mahasiswi yang tidak bisa langsung membayar setelah melakukan pemotretan. Namun, tentu saja tidak ada yang gratis di dunia ini.

Semua orang tentu paham maksudnya.

Membayangkan tubuh mulus Sari membuat bibirku jadi kering, aku sampai menggigit bibirku sendiri.

Aku meletakkan kartu pemberiannya tadi di atas meja kasir, dan memilih membiarkannya.

Usai menyelesaikan pekerjaanku dan menutup studio, aku berjalan menuju ke lokasi Hotel Melati.

Kamar 808.

Aku mengetuk pintu kamar dua kali, dan Sari kemudian muncul membukakan pintu untukku.

Dia mengenakan seragam sekolah dan mengikat dua rambutnya. Pakaiannya terlihat lebih tipis daripada yang ada di studio, dan terlihat lebih menggoda.

Aku berusaha menahan gejolak dalam tubuhku, lalu bertanya, "Kenapa kamu menyuruhku datang ke sini malam-malam begini, Sari?"

"Kak Adam, Kakak kan juga sudah tahu apa alasannya!"

Sari menjawab dengan suara yang terdengar centil. Dia kemudian menarikku masuk kamar dengan wajah malu-malu.

Kamar tersebut terlihat remang-remang.

Sari menari di depanku dengan mengenakan seragam, dia juga menunjukkan berbagai pose memukau.

Posenya memang sama dengan saat pemotretan tadi, tapi kali ini benar-benar membuat darah terasa mengalir lebih kencang.

Sari menarik tanganku dan mengarahkannya ke dadanya.

"Kak Adam, tolong pelan-pelan ya nanti. Ini pengalaman pertamaku ...."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Rahasia si Fotografer

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Anak Yang Terbuang
9.7
Farhan dibesarkan neneknya tanpa pernah tahu siapa orang tuanya. Saat sang nenek tiada, ia mengadu nasib ke Jakarta untuk bertahan hidup dan melacak ayah kandungnya. Tak diduga, Farhan malah bekerja menjadi sopir pribadi seorang wanita menawan yang ternyata ibu tirinya sendiri. Tanpa mengetahui hubungan darah itu, sebuah peristiwa tak terduga membuat wanita itu hamil. Kini, rahasia besar masa lalu siap mengancam masa depan hubungan mereka yang pelik.
Sampul Novel Antara Cinta dan Benci
8.2
Demi wasiat sang ayah, Hera terpaksa menikah dengan Gama Dirgantara. Namun, pria berstatus duda itu bersikap sangat dingin karena belum bisa melupakan Karin, masa lalunya. Gama bahkan berjanji tidak akan pernah memberikan hatinya kepada Hera. Keadaan berubah total sejak peristiwa tak terduga terjadi saat Gama mabuk. Di tengah penolakan dan rasa benci, sanggupkah Hera bertahan demi menyelamatkan pernikahan penuh luka ini dan meluluhkan hati Gama?
Sampul Novel CEO Tampan dan Gadis Desa
9.2
Demi Angel, putri kecilnya, duda kaya bernama Alaric Athafariz rela menutup rapat pintu hatinya sejak kepergian sang istri. Namun, dinginnya sikap sang CEO perlahan mencair setelah ia bertemu dengan Ashila, gadis desa yang membawa keceriaan baru. Tanpa diduga, takdir menyimpan rahasia besar yang menghubungkan masa lalu Alaric dengan sosok Ashila. Akankah jalinan takdir dan rahasia tersebut menuntun mereka pada kisah cinta yang tak terduga?
Sampul Novel Istri Mandul, Tak Pernah dicintai
9.6
Tiga tahun Alina bertahan dalam pernikahan dingin bersama Rayhan, sembari menahan caci maki keluarga yang menuduhnya mandul. Impiannya memiliki anak sirna karena sang suami sama sekali tidak menginginkan kehadirannya. Di tengah sikap acuh tak acuh Rayhan dan rasa hampa tanpa cinta, Alina akhirnya mencapai batas kesabaran. Di rundung kepedihan mendalam, ia mulai meragukan masa depan hubungan mereka. Haruskah Alina tetap bertahan dalam pernikahan yang terus menorehkan luka?
Sampul Novel Janda Tengil itu adalah mantan Istriku
8.8
Larissa sukses bangkit menjadi janda kaya raya yang memimpin perusahaan kosmetik raksasa. Masa lalunya hancur akibat pengkhianatan Nando, mantan suaminya yang berselingkuh dengan Reita. Namun, takdir berbalik saat Reita meninggalkan Nando demi lelaki lain. Kini hidup Nando dan Reita jatuh miskin. Tanpa disadari, kedua orang yang pernah mengkhianati Larissa tersebut justru melamar pekerjaan di perusahaan milik mantan istrinya yang kini telah sangat berjaya.
Sampul Novel Manis di Bibir, Pahit di Takdir
9.4
Devan Atmadja berulang kali mengkhianati Viona dengan dalih kesetiaan pada mendiang sahabatnya. Mulai dari pernikahan rahasia dengan Keira Maheswari, menjadikannya nyonya besar demi aliansi mafia, hingga kehamilan yang diklaim sebagai kecelakaan. Setelah berkali-kali mengalah dan memaafkan janji manis Devan, Viona akhirnya tersadar bahwa hubungan mereka tidak memiliki masa depan. Di tengah jaringan intrik dan dusta ini, Viona memilih untuk melepaskan diri dan pergi selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan