APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Sang Suami Muda

Rahasia Sang Suami Muda

Keysa Andini tak berdaya ketika ibu tirinya memaksa dirinya menikahi Steven, seorang pemuda desa tanpa masa depan yang jelas. Awalnya Keysa berniat langsung bercerai, namun segalanya berubah saat mereka tinggal bersama. Kehadiran suami mudanya itu justru memberikan kenyamanan tak terduga. Perlahan, keyakinan Keysa goyah setelah melihat sisi menarik Steven. Ada rahasia besar yang tersembunyi, siap memberi kejutan yang akan mengubah takdir serta masa depannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Garis takdir sering kali tidak berjalan sesuai keinginanku walau aku sudah berusaha untuk mengikuti kemana arah angin membawaku. Maksudku…, angin takdir yang dihembuskan oleh ibu tiriku.

Awalnya aku tidak ingin dipaksa menikah. Aku tidak peduli pada usiaku yang sudah menginjak 36 tahun dan masih belum juga menikah. Aku memang sudah tidak berencana untuk menikah, karena aku ingin hidup bebas.

Untuk itulah aku menyisihkan uang gajiku yang sudah banyak dipotong sana-sini.

Aku menabung sedikit demi sedikit untuk menikmatinya suatu saat nanti. Aku ingin menggunakan uang tabunganku untuk berkeliling dunia, mengunjungi tempat-tempat indah yang selama ini hanya pernah kulihat melalui Youtube.

Jangankan kepikiran menikah. Aku bahkan baru pernah berpacaran 2 kali dan semuanya berakhir kurang dari 1 minggu. Luar biasa bukan?

Kekangan dan mendapat sikap posesif. Yah..., bisa dibilang itulah yang membuatku tidak senang menjalin hubungan dengan pria. Bahkan dengan siapa saja yang memiliki sikap seperti itu.

Apa yang kualami di dalam rumah sudah cukup membuatku jera. Aku tidak mau lagi hidup terkekang oleh orang lain. Cukup hanya karena rasa terima kasih pada ibu tiriku yang sudah merawat ayahku —saat aku tidak bisa mengurusnya karena disibukkan oleh kuliahku pada saat ayahku mulai lumpuh.

Tidak lagi. Aku tidak mau lagi hidup dalam aturan dari siapapun.

Tapi, seperti yang kukatakan tadi... Hidup, terkhusus hidupku, hampir selalu tidak sesuai dengan apa yang kuinginkan. Saat aku sudah mengikuti arah angin —untuk mau dijodohkan— tetap saja, dari semua calon yang ada, pada akhirnya aku tetap dijodohkan dengan pria yang paling tidak ingin kunikahi.

Walaupun kuakui… Dia sebenarnya cukup tampan sih... 'Ups...'

Aku meliriknya sebentar sembari menyesap teh hangat untuk mengusir rasa kesal yang masih melandaku.

Ya..., Pria itu, suami mudaku... Eh tidak... Maksudku, suamiku yang masih muda, saat ini ada tepat di hadapanku. Duduk di seberangku, dalam acara makan keluarga.

Sebenarnya waktu sudah berlalu selama 3 minggu sejak ibu tiriku mengumumkan perjodohan paksa itu.

Aku juga sudah melakukan perang gerilya untuk membatalkan rencana tersebut. Sudah juga mengikuti arah angin seperti yang kukatakan tadi, mengikuti kemauan ibu tiriku dengan memilih sendiri pria mana yang akan kunikahi dari kesepuluh pria yang direkomendasikannya.

Tapi begitulah..., aku gagal. Angin menghembuskan ku lebih jauh dari tempat yang ingin kutuju, dan disinilah aku sekarang. Berada dalam acara makan keluarga setelah pulang dari KUA dan kantor pencatatan sipil untuk melakukan pernikahan yang sah secara Agama dan Hukum.

Tidak ada persiapan apa pun yang kulakukan selain menyediakan foto 4x6 yang ibu tiriku minta untuk digunakan dalam dokumen pernikahan kami. Karena itulah foto di buku nikahku cukup berbeda, tidak dengan foto gandeng seperti biasanya.

Tidak ada acara pernikahan. Aku tidak mengenakan gaun pengantin yang didambakan setiap wanita saat melangsungkan pernikahan, juga tidak ada resepsi pernikahan. Sebagai gantinya, kami hanya melakukan pesta kecil yang hanya bisa dikatakan sebagai acara makan-makan keluarga. Aku bahkan tidak mengundang sahabat baikku untuk datang. Jika sahabatku saja tidak kuundang, apalagi teman-teman dan kenalanku.

Jadi, pesta kecil ini tak jauh dari makan malam keluarga yang memiliki menu sedikit lebih banyak dan pastinya dengan lebih mewah —jika harus dibandingkan dengan menu makan malam asal yang biasanya ibu tiriku hidangkan beberapa tahun belakangan.

"Kakak ipar ganteng juga ya." Suara salah satu adik tiriku, yang menjadi satu-satunya tamu yang hadir, membuyarkan lamunanku.

Ya, kecuali dia. Nina, adik tiriku yang sedang menggoda suamiku. Selain dia, tidak ada tamu lain. Ayahku pun tidak ada. Hanya aku, suamiku yang masih muda, ibu tiriku, dan Nina.

Aku menatap tajam pada Nina. Ingin rasanya mengumpatkan kata-kata kasar padanya, ditambah dengan saran, "Kalau begitu kenapa bukan kau saja yang menikahinya?" Ingin rasanya ku lontarkan kata-kata itu andai tidak merasa kasihan dengan suamiku yang tampak canggung berada di antara kami yang merupakan orang asing baginya.

"Berapa usia Kakak?" Tanya Nina lagi pada Steven, suamiku.

"Dua puluh enam," sahut Steven singkat. Tidak seperti yang kuduga, Steven terlihat jelas tidak menanggapi kecentilan Nina yang padahal, menurutku sih, cantik dan manis.

'Ah… mungkin karena ada aku di sini.'

"Oh... Kakak hanya dua tahun lebih tua dari Nina?" Nina berbicara dengan gaya dan nada centil yang membuatku muak melihatnya.

'Ayolah Nina, tidak perlu berlebihan, tingkahmu membuatku kenyang seketika!'

"Keysa pulang dulu," ucapku sambil menggeser kursi dan bangkit berdiri.

"Kak Key sudah mau pulang? Kakak belum makan, kan?" Ucap Nina sok perhatian, padahal dia biasanya tidak begini.

'Halah... Tumben.'

"Aku tidak nafsu makan," sahutku ketus.

"Cie... Apa kakak sedang nafsu untuk segera melakukan malam pertama?"

'Bedebah ini!'

Untung aku bisa menahan diri untuk tidak mendampratnya seketika. Tapi dengan tatapan mataku, kurasa Nina tahu kalau aku marah padanya.

"Sudah... Sudah..." Ibu tiriku menengahi.

Dia tahu kalau aku marah, hanya dia saja yang bisa mengimbangi mulut berbahayaku. Tidak dengan Nina, juga adik tiri laki-laki lain yang tidak hadir dalam pernikahanku ini. Karena itulah dia dengan cepat mencegah agar aku tidak marah, terutama karena ini adalah hari pertama pernikahanku.

"Hati-hati di jalan ya, selamat menikmati malam pertama kalian," ucap ibu tiriku lagi sambil mengusap-usap tangan Steven seraya berkedip padanya.

'Oh yang benar saja! Menyebalkan!' Aku benar-benar muak melihat kelakuan Nina dan ibu tiriku ini. Orang-orang di rumahku memang tidak ada yang waras sama sekali, ―mungkin termasuk aku.

"Ayo..." Ajakku pada Steven tanpa memedulikan Nina yang baru saja mencegah kami pergi. Dia terlihat tertarik pada Steven. Aku bisa merasakan itu.

Nina biasanya tidak mau bicara pada pria yang tidak disukainya. Dia bahkan pernah membiarkan seorang pria baik-baik yang suka padanya menunggu di luar rumah selama 2 jam hanya karena dia tidak suka. Keterlaluan, kan?

Kalau aku mengingatnya lagi, aku merasa kasihan pada pria itu. Dia cukup baik, sopan dan sudah bekerja setelah lulus kuliah. Hanya karena kurang dalam hal tampang, Nina tidak menerima cintanya.

Andai dulu ada pria seperti itu yang mendekatiku, aku mungkin akan menerimanya.

Steven mengambil tas ranselnya yang terlihat berat —karena ransel itu sangatlah besar—, juga sebuah plastik hitam berukuran sedang, lalu pergi mengikutiku dengan patuh.

Aku sebenarnya agak sedikit kasihan padanya. Sudah jauh-jauh datang dari desa untuk menikahiku, tapi setelah bertemu denganku, aku malah bersikap agak dingin padanya.

"Sungguh anak yang malang," gumamku, sambil menatap Steven yang sedang memperhatikan jalanan ramai kota Jakarta.

Omong-omong, Steven ternyata tidak dekil juga tidak berambut gondrong. Sepertinya yang kulihat tempo hari adalah foto lamanya.

Steven yang berada di hadapanku saat ini cukup rapi. Kulitnya bersih, rambutnya juga pendek dan tertata dengan sangat rapi. Singkatnya, dia tampan, haha... Ups...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO mengejar cinta adik mafia
8.0
Rio mencintai Kikan, adik dari musuh bebuyutan sang ayah. Hubungan mereka ditentang keras, bahkan situasi memburuk saat kakak Kikan yang seorang mafia difitnah membunuh abang Rio. Terbakar dendam, Rio melakukan aksi balas dendam yang kejam. Namun, ia kemudian mendapati bahwa ibu tirinya adalah pelaku asli. Kini Rio didera penyesalan besar karena telah menghancurkan keluarga Kikan, di tengah perasaan cintanya yang masih membara.
Sampul Novel CINTA SUCI WANITA MALAM
9.0
Bekerja di klub malam membawa Olidia bertemu dengan Dax, seorang tuan muda kaya raya. Benih-benih asmara pun mulai bersemi di antara mereka. Namun, Olidia memilih menyembunyikan perasaannya karena menyadari reputasi Dax yang terkenal sebagai playboy. Padahal, Dax sebenarnya merasakan hal yang sama. Di tengah perbedaan latar belakang dan keraguan yang membayangi, akankah ketulusan cinta mereka mampu mengatasi rintangan dan menyatukan keduanya?
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka nyaris kehilangan kesucian akibat ulah tetangga, ancaman kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah situasi pelik ini, ia bertemu seorang CEO arogan yang butuh istri perawan demi memenuhi wasiat kakeknya yang berumur 80 tahun. Bagi keluarga besar Hamzah yang sangat berkuasa, kehormatan mutlak terletak pada kesucian sang menantu. Kini, takdir hidup Devanka sepenuhnya terikat pada ambisi besar keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel GADIS POLOS MILIK TUAN MUDA
9.6
Demi membiayai pengobatan sang nenek, Cinta rela kuliah sambil bekerja keras. Namun, kepolosan mahasiswi ini justru dimanfaatkan pamannya sendiri yang tega menjualnya demi materi. Nasib mempertemukannya dengan seorang konglomerat yang berniat melindunginya karena jatuh cinta. Sayang, hubungan mereka tidak berjalan mulus. Cinta harus menghadapi kejamnya persaingan bisnis serta intimidasi dari keluarga besar neneknya yang terus menuduhnya atas kesalahan yang tidak ia lakukan.
Sampul Novel Magnet Cinta Sang Penguasa
9.5
Evelyn, desainer berbakat yang terhalang modal, bertemu Alexander di pameran New York. Miliarder ambisius ini menawarkan bantuan karier untuknya. Di balik sikap kakunya, sifat humoris dan penyayang Alexander sukses memikat hati Evelyn. Namun, saat asmara mereka mulai tumbuh, perbedaan status sosial serta kecemburuan dari pihak luar hadir mengancam. Kini, keduanya harus bersatu dan berjuang keras demi mempertahankan hubungan mereka dari berbagai rintangan yang menghadang.
Sampul Novel Mantan Suamiku, Penyesalanmu Terlambat Sudah
8.7
Zahara merenggang nyawa dengan tragis di gudang dingin menjelang persalinannya. Ia dikhianati oleh Ardy yang lebih memilih memercayai Kamila dan Astrid. Setelah kehilangan hidup dan bayinya akibat kekejaman mereka, keajaiban membawanya kembali ke masa lalu. Kini, ia terbangun sebagai putri tunggal dari keluarga konglomerat yang sangat berkuasa. Tidak lagi buta karena cinta, Zahara siap memakai identitas aslinya untuk menghancurkan Ardy dan keluarganya demi membalas setiap rasa sakitnya.