APKDock Logo
Sampul Novel Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya

Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya

9.0 / 10.0
Malam pertama sang istri hancur saat Bima, suaminya, mengigaukan nama Karin, sahabatnya sendiri. Pengkhianatan mereka makin nyata lewat tato inisial K di dada Bima. Konflik memuncak ketika Karin sengaja menyajikan makanan pemicu alergi parah pada sang istri. Bukannya menyelamatkan istrinya yang sekarat dan sesak napas, Bima justru membela Karin. Dalam kondisi hamil, sang istri kini harus berjuang bertahan hidup demi melawan kekejaman mereka.

Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya Bab 1

Di malam pernikahanku, suami baruku, Bima, mabuk berat sampai tidak sadarkan diri. Sahabatku selama dua puluh tahun, Karin, mengirimiku pesan berisi nasihat praktis: beri dia air madu dan biarkan dia tidur.

Tapi tepat saat Bima mulai tenang, dia menarikku mendekat, napasnya yang panas terasa di leherku. "Aku sangat, sangat mencintaimu, Karin," bisiknya. Lalu aku melihatnya. Sebuah tato yang belum pernah kulihat sebelumnya, satu huruf 'K' yang terukir tepat di atas jantungnya.

Keesokan paginya, di hari ulang tahunku, Karin muncul membawa kue, senyumnya semanis racun. Setelah satu gigitan, tenggorokanku mulai menyempit. Kacang. Dia tahu aku alergi parah terhadap kacang.

Saat aku terengah-engah mencari udara, naluri pertama Bima bukanlah menolongku, melainkan membelanya. Dia berdiri di antara kami, wajahnya menegang karena amarah. "Kamu itu punya masalah apa, sih, sama dia?" tuntutnya, buta pada kenyataan bahwa istrinya sedang tercekik di depannya.

Aku terhuyung-huyung, mencoba meraih EpiPen-ku, tapi dia mencengkeram lenganku, menarikku mundur dengan kasar. "Kamu akan minta maaf pada Karin sekarang juga!"

Dengan sisa kekuatanku, aku menampar wajahnya.

"Aku hamil," desisku. "Dan aku tidak bisa bernapas."

Bab 1

Malam pernikahanku seharusnya sempurna, tapi Bima mabuk berat. Dia nyaris tidak bisa berdiri, bicaranya tidak jelas saat teman-teman kami membimbingnya masuk ke dalam suite hotel. Pintu berbunyi klik tertutup, meninggalkan kami dalam keheningan yang terasa terlalu bising.

Aku menatapnya, yang terkulai di tepi ranjang king-size kami, dan gelombang perasaan tidak berdaya menyelimutiku. Ini bukan pria yang baru saja kunikahi. Ini orang asing. Hatiku sakit untuknya, untuk malam sempurna yang perlahan sirna.

Ponselku bergetar. Sebuah pesan dari Karin, sahabatku selama dua puluh tahun. *Dia mungkin minum terlalu banyak, Lana. Beri dia air madu dan biarkan dia tidur. Besok pagi juga sudah baikan.*

Aku merasakan rona merah merayap di leherku. Karin selalu tahu apa yang harus dilakukan. Pesannya, yang begitu praktis, juga menyimpan sedikit harapan tentang malam ini, dan aku merasa ada secercah asa bahwa segalanya mungkin masih akan baik-baik saja.

Aku melakukan apa yang dia katakan. Aku memesan air madu dari layanan kamar dan dengan lembut membujuk Bima untuk meminumnya. Dia penurut, seperti anak kecil, melakukan apa pun yang kuminta tanpa perlawanan.

Perlahan, energi gilanya menghilang, dan dia mulai tenang, napasnya teratur saat dia berbaring di atas bantal. Akhirnya dia diam.

Aku mengambil ponselku lagi, ingin membalas pesan Karin, untuk berterima kasih karena telah menjadi penenang dalam badai hatiku, seperti yang selalu dia lakukan.

Tiba-tiba, lengan yang kuat melingkari tubuhku dari belakang, menarikku ke dada yang hangat. Bima belum tidur. Napasnya terasa panas di leherku.

"Aku mencintaimu," bisiknya, suaranya berat dan serak. Itu bukan bisikan penuh cinta dari seorang suami baru. Kedengarannya seperti pengakuan yang direnggut dari jiwanya.

"Aku sangat, sangat mencintaimu, Karin."

Nama itu menggantung di udara, seperti racun. Dia tidak mengatakan Lana. Dia menyebut nama sahabatku.

Kemejanya terbuka karena mabuk. Di sana, di sisi kiri dadanya, tepat di atas jantungnya, ada sebuah tato yang belum pernah kulihat sebelumnya.

Itu adalah satu huruf 'K' yang elegan.

Pikiranku kosong. Dunia seakan miring, suara-suara memudar menjadi dengungan samar di telingaku. Pria yang memelukku, ruangan ini, gaun putih yang tergantung di pintu—semuanya terasa seperti film yang kutonton dari kejauhan.

K. Karin. Huruf 'K' itu untuk Karin.

Semuanya menjadi jelas. Alasan dia mabuk sampai tidak bisa berfungsi. Alasan dia menatap melewatiku di resepsi, matanya mencari orang lain. Dia tidak merayakan pernikahan kami. Dia meratapinya.

Aku berdiri di sana, membeku dalam pelukannya, untuk waktu yang terasa seperti selamanya. Aku tidak bisa bergerak. Aku tidak bisa bernapas.

Perlahan, perasaan kembali ke anggota tubuhku, rasa dingin yang mengerikan meresap ke tulang-tulangku.

Ponselku bergetar lagi di meja nakas.

Aku melepaskan diri darinya, gerakanku kaku dan seperti robot. Dia tidak menyadarinya, sudah terlelap dalam tidurnya yang mabuk.

Aku menatap layar yang menyala.

Pesan itu dari Karin.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Rahasia Memalukannya, Perselingkuhan Publiknya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini mengikuti perjalanan emosional David dan Arina dalam menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan hati masing-masing. Hubungan mereka pun tumbuh dengan indah seiring waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam sebuah ikatan cinta yang tulus serta sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil anak Jeremy secara sembunyi-sembunyi walau sadar dirinya cuma dimanfaatkan. Demi bisa lepas dari cengkeraman Jeremy yang kejam, ia sengaja memicu kemarahan pria itu. Sayang, pelarian Angela gagal setelah Jeremy melacak keberadaannya. Saat Angela pasrah dan memohon dilepaskan, kehadiran anak mereka justru membalikkan keadaan. Jeremy yang berhati dingin kini malah berbalik ingin mengabdi dan melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong Alif dan Hana ke sebuah apartemen sederhana. Di hunian baru itu, takdir mempertemukannya dengan Yudha, duda menawan yang juga berjuang mengasuh putrinya, Mira, pasca-tragedi memilukan. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan memantik getaran rasa di hati mereka yang sama-sama terluka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi masa lalu atau berani membuka hati bagi cinta yang baru.
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Suasana khidmat menyelimuti Puncak Lundao di Pulau Sepuluh Ribu Binatang saat puluhan ribu anak belia berkumpul. Para murid baru yang baru mendeteksi akar spiritual ini menyimak dengan saksama petuah tetua berjubah hijau. Sang tetua mengisahkan awal mula sekte yang dirintis oleh Wan Beast Immortal Li. Tokoh legendaris itu awalnya hanya kultivator biasa asal Kerajaan Qin di Alam Qianyang sebelum akhirnya berhasil meraih keabadian.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan