APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Kelam Seorang Istri

Rahasia Kelam Seorang Istri

Kehidupan pernikahan Alina dan Arya kini terancam oleh bayang-bayang masa lalu Alina yang kelam. Sebagai suami yang sangat menjunjung tinggi kejujuran, Arya mulai meragukan kesucian serta masa lalu istrinya tersebut. Alina pun terjebak dalam pilihan sulit: mengungkap aib lamanya atau tetap diam demi mempertahankan rumah tangga mereka. Akankah kejujuran Alina justru menghancurkan pernikahan ini, atau mampukah Arya menerima kenyataan pahit yang ia anggap sebagai pengkhianatan?
Bab
Bagikan

Bab 2

Matahari pagi itu terbit dengan malu-malu, mengirimkan sinar keemasan yang mencorong di antara celah-celah tirai. Alina duduk di meja makan, mengaduk kopi hitamnya dengan gerakan yang tak bernyawa, seolah-olah setiap gerakan itu semakin memperberat beban di dadanya. Beberapa langkah di depannya, Arya sedang duduk di kursi, menatap kosong ke cangkir teh di tangannya. Suasana di rumah mereka, yang dulunya penuh canda tawa, kini dipenuhi dengan keheningan yang mencekam, seperti kabut yang menutupi segalanya.

Tidak ada kata-kata. Tidak ada pertanyaan yang melesat dari bibir Arya. Hanya hening yang menyesakkan dan penuh kebekuan. Alina ingin berbicara, ingin menghapus semua kesalahpahaman, tetapi lidahnya terasa kaku. Ia tahu, untuk pertama kalinya dalam pernikahan mereka, ia benar-benar tidak tahu bagaimana cara memulai.

"Alina..." Arya akhirnya bersuara, suaranya berat, seolah-olah setiap kata yang keluar harus dipaksakan. Ia menatap Alina, dan mata mereka bertemu dalam sebuah pandangan yang sarat akan kebingungan dan rasa sakit. "Aku tidak tahu harus bagaimana. Setiap kali aku mencoba memikirkanmu, aku teringat masa lalu itu. Dan itu membuatku merasa... aku tidak mengenalmu lagi."

Alina menggigit bibirnya, berusaha menahan tangis yang mengintip di ujung matanya. "Kau tidak bisa menilai aku hanya berdasarkan masa lalu, Arya. Itu sudah berlalu. Itu bukan siapa aku sekarang," jawabnya, suaranya rapuh seperti daun yang tertiup angin.

"Aku tidak bisa begitu saja mengabaikan semua yang aku dengar, Alina," Arya berkata dengan suara yang lebih keras, membuat Alina terkejut. "Kau tahu betapa pentingnya kejujuran bagiku. Kau tahu aku tidak bisa menerima kebohongan, terutama dari orang yang aku cintai. Tapi kau... kau menyimpan semuanya dari aku. Aku merasa seperti... aku menikahi orang yang tidak jujur padaku."

"Tidak ada satu pun orang yang sempurna, Arya!" teriak Alina, suaranya bergetar, menembus keheningan yang begitu pekat di antara mereka. "Aku sudah berjuang sekuat tenaga untuk membangun hidup baru bersama kamu. Tapi masa lalu itu... itu seperti bayangan yang tak bisa aku hilangkan. Aku hanya ingin menjadi wanita yang bisa membuatmu bangga."

Arya menutup matanya, mengerang pelan. "Kau ingin aku menerima semua ini begitu saja? Kau ingin aku melupakan semua yang telah terjadi?"

"Aku tidak meminta itu, Arya. Aku hanya ingin kau melihatku sekarang. Bukan sebagai seseorang yang terbelenggu oleh kesalahan di masa lalu, tapi sebagai istri yang mencintaimu. Aku tahu aku membuat kesalahan, tapi aku ingin kesempatan untuk memperbaikinya. Jika kau memilih untuk meninggalkanku, aku tidak akan menyalahkanmu. Tapi aku juga tidak bisa terus hidup dalam kebohongan ini."

Suasana menjadi semakin mencekam. Arya meletakkan cangkirnya, menghela napas panjang, dan berjalan ke jendela. Ia menatap keluar, ke langit yang tampak suram, seolah mencerminkan keadaan hatinya. Alina merasakan betapa jarak di antara mereka semakin melebar, seperti ada jurang yang memisahkan mereka. Setiap detik yang berlalu, semakin terasa berat, seolah-olah waktu itu sendiri sedang menertawakan mereka.

"Alina, aku tidak tahu bagaimana melanjutkan ini," bisik Arya, suaranya hampir tak terdengar. "Kau tahu betapa aku mencintaimu. Tapi sekarang, aku merasa seperti... seperti aku sedang bercermin dan melihat seseorang yang tidak aku kenal."

Alina bangkit dari kursi, langkahnya menghampiri Arya. "Aku tidak ingin kau merasa seperti itu. Aku tidak ingin kita seperti ini. Aku ingin kita kembali seperti dulu, seperti saat kita pertama kali jatuh cinta. Kau ingat? Betapa kita berdua tidak bisa berhenti tertawa, menghabiskan malam dengan bercerita tentang apa saja, berjanji untuk selalu bersama? Aku merindukan itu, Arya. Aku merindukan kita."

Arya memalingkan wajahnya, matanya berkaca-kaca. Alina menatapnya, melihat bagaimana ekspresinya berubah, seolah ia sedang berjuang antara cinta dan kebencian. "Kita tidak bisa kembali ke sana, Alina. Tidak setelah ini," jawabnya, suaranya patah.

"Jangan bilang itu, Arya. Jangan bilang kita tidak bisa. Aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa dirimu," Alina berkata dengan suara bergetar, tangisnya sudah tidak bisa ditahan lagi. Air mata mengalir deras di pipinya, membasahi kulitnya yang pucat.

Arya menoleh dan menatap Alina dengan pandangan yang sulit diartikan, penuh kelelahan dan kesedihan yang dalam. Ia mendekat, membelai pipi Alina dengan jari-jarinya yang gemetar. "Aku ingin mempercayaimu, Alina. Tapi hatiku hancur."

Alina merasakan sentuhan itu, hangat dan penuh pengharapan. Ia memejamkan mata, membiarkan air mata jatuh bebas. "Aku tahu, Arya. Aku tahu. Tapi aku ingin berjuang, jika kau masih ingin berjuang bersamaku."

Mereka berdiri dalam keheningan, hanya suara hujan di luar yang menemani mereka. Alam seakan menunggu keputusan mereka, menunggu apakah cinta yang pernah mereka miliki akan mampu mengalahkan luka dan kebingungan yang menghalangi mereka.

"Berikan aku waktu, Alina," Arya akhirnya berkata, suara penuh ketidakpastian. "Aku tidak tahu apakah aku bisa memaafkanmu. Tapi aku juga tidak ingin kehilanganmu."

"Terima kasih, Arya," Alina berbisik, suara hatinya penuh harapan yang rapuh. "Itu sudah cukup untukku."

Dan meskipun jalan mereka masih terjal dan penuh kegelapan, di sana, di antara hujan dan kesedihan, mereka menemukan secercah harapan yang membuat mereka bertahan, walau hanya untuk sejenak.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Aku dan Cinta Pertamanya
9.2
Saat hamil sembilan bulan, seorang wanita disandera di atap gedung. Di kehidupan lalu, ia memohon suaminya yang merupakan kepala penyelamat untuk datang. Meski selamat, cinta pertama suaminya tewas terbakar, memicu dendam sang suami yang tega menusuknya dan bayi mereka hingga tewas saat melahirkan. Begitu terbangun kembali di hari penyanderaan maut tersebut, ia memilih tidak memohon bantuan lagi. Kali ini, ia membiarkan suaminya pergi menyelamatkan cinta pertamanya tanpa menahan mereka.
Sampul Novel Asal kalian puas
9.3
Di balik bayang kegelapan, seorang asisten rumah tangga harus menghadapi situasi mengerikan ketika Pak Karmin, Pak Darmaji, dan Pak Doyo mempermainkan tubuhnya bergantian. Di tengah gejolak nafsu dan ketakutan yang melanda, sang majikan, Pak Arga, diam-diam menyusun rencana licik. Kecewa terhadap sang istri, ia berniat membawa asistennya itu ke tempat terpencil demi melampiaskan hasrat pribadinya secara rahasia. Akankah siasat buruk itu berjalan mulus?
Sampul Novel Derita Penantian Cinta
8.6
Almira, sarjana desa yang bekerja di perusahaan swasta, menghadapi tekanan berat dari sang ayah untuk segera menikah. Hal ini dipicu oleh pertunangan adiknya, yang menurut sang ayah akan menjadi aib jika melangkahi kakaknya karena bisa membuat Almira sulit jodoh. Meski dipaksa menjalani berbagai perjodohan, Almira menolak semua pria tersebut karena tidak merasa cocok. Penolakan ini memicu kemarahan ayahnya, yang kini melabelinya sebagai gadis sombong dan pemilih.
Sampul Novel Istri Dadakan
9.5
Akibat skandal satu malam yang terbongkar oleh ayahnya, Dave terpaksa menikahi Rachel secara tiba-tiba. Pernikahan paksa ini membuat Dave sangat membenci Rachel karena merasa kebebasannya telah direnggut. Di sisi lain, Rachel sebenarnya sudah mempunyai kekasih sebelum mereka dipaksa bersatu. Terjebak dalam kebencian dan situasi tanpa pilihan, sanggupkah rumah tangga Dave dan Rachel yang tanpa dilandasi rasa cinta ini bertahan melewati berbagai rintangan?
Sampul Novel Pengkhianatan Berujung Luka
9.1
Setelah tiga dekade mengabdi, kebahagiaan rumah tangga seorang istri hancur saat menemukan bukti reservasi hotel rahasia suaminya. Alih-alih didukung, sang putra justru menuduhnya berlebihan dan membela ayahnya. Keputusan bulat untuk bercerai memicu konflik besar hingga sang suami mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang. Ketika anak dan suaminya memanfaatkan situasi ini untuk menyudutkannya lewat kepura-puraan di rumah sakit, amarahnya memuncak. Ia pun bertekad mengubah sandiwara sakit suaminya menjadi kelumpuhan yang nyata.
Sampul Novel Sang Ratu Kembali: Dimanjakan oleh Tiga Saudaranya yang Kuat
9.4
Lima tahun Rina mengabdi pada keluarga angkatnya, tetapi ia justru didepak setelah identitas aslinya terbongkar. Usai dicampakkan tunangan dan dihina, ia bertekad bangkit melawan. Kejutan besar menanti saat ia tahu keluarga kandungnya adalah miliarder penguasa kota. Tiga saudara laki-lakinya yang sukses rela melepas karier demi melindunginya. Ketika para musuh mulai memohon maaf, Laksamana Juna Morgan hadir menjaga Rina sebagai miliknya.