APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Princess and The Secret

Princess and The Secret

Zia, seorang supermodel ternama berdarah bangsawan Timur Tengah, harus menyamar sebagai Ara Bella demi menyelamatkan keluarganya dari krisis hebat. Namun, misi rahasia ini berakhir tragis bagi kisah cintanya. Reikhan Edward merasa sangat dikhianati dan meragukan ketulusan cinta mereka. Zia pun terpaksa mengakui bahwa ia mendekatinya hanya untuk mengungkap kebohongan keluarga Reikhan, meskipun hatinya sendiri kini hancur lebur.
Bab
Bagikan

Bab 2

Reikhan makan siang bersama kekasihnya yang sudah setahun ini menjalin hubungan dengannya.

Sebenarnya Vanya adalah wanita yang dijodohkan ibu tirinya kepadanya. Vanya seorang designer dan dia adalah anak teman dekat dari ibu tirinya.

Reikhan tidak seperti Nowel kakaknya yang suka bergonta ganti pasangan.

Reikhan hanya memiliki dua mantan pacar, bersama Vanya sebenarnya dia tidak terlalu suka. Hanya karena Vanya adalah wanita yang mandiri dan juga baik, jadi Reikhan yang sekarang super sibuk memilih untuk menyetujui perjodohan ini. Lagi pula dia terlalu malas untuk berpacaran lagi.

"Kapan kita tunangan?"

Vanya bertanya kepada Reikhan yang terlihat sedang sibuk dengan ponselnya.

"Hm... Aku akan melihat jadwal kosongku untuk menentukan tanggalnya."

Tatapan Reikhan masih fokus kepada ponselnya, dan itu membuat Vanya kesal.

"Reikhan bisakah kau melihat ku saat kita bersama?" Vanya menaikkan nada suaranya.

"Sudah setahun dan kita hanya jalan ditempat." Vanya benar-benar muak sekarang dan dia pergi meninggalkan Reikhan yang menarik nafas lalu bergegas menyusulnya.

"Hei.. hei.. Vanya, ayolah jangan marah begitu. Kau harus mengerti aku sangat sibuk, apalagi setelah papa meninggal. Kau tahu sendiri bagaimana keadaan perusahaan sekarang."

"Jangan menjadikan semua itu alasan Reikhan. Sudah setahun tapi kau masih terus cuek terhadapku. Kau ini menyukai ku atau tidak ha?"

Vanya diam dan membuang muka nya kearah lain. Meski ini perjodohan tapi Vanya menyukai dan mencintai Reikhan. Reikhan tampan, terpelajar, dan juga nilai plusnya pria ini kaya raya girls.

"Cuek bagaimana Vanya, aku menemanimu kemana pun. Kencan, liburan, semua nya aku turuti, lalu apa nya kurang?"

"Tapi kau melakukannya hanya karena aku yang meminta. Dan pikiranmu tidak sepenuhnya denganku, kau memikirkan entah apa yang tidak ku ketahui."

Saat Vanya ingin berbicara lagi Reikhan mencium bibir Vanya sebentar.

"Pulanglah. Aku ada meeting. Kita akan bertemu besok pagi, aku akan menjemputmu besok."

Reikhan berjalan dari cafe itu menuju kantornya yang dekat dengan cafe tempat mereka bertemu tadi. Sedangkan Vanya hanya diam setelah Reikhan mencium nya, Reikhan selalu seperti ini jika dia sudah mengeluh. Tapi Vanya menyukai setiap kecupan yang diberikan Reikhan. Ya... Reikhan hanya mencium sebentar bibirnya tidak lebih dari semenit. Begitu sopan bukan.

Saat dijalan Reikhan menabrak seorang wanita dengan pakaian yang pasti membuat mata lelaki melihat kearahnya. Wanita itu marah karena blouse putih yang dia kenakan terkena tumpahan kopi yang dibawa wanita itu sendiri.

Saat wanita itu mengoceh Reikhan tidak terlalu mendengarkan. Dia hanya melihati wanita itu dari ujung rambut sampai ke ujung kakinya. Wajah manis dan mata yang menggoda, dan harum wanita ini benar-benar menggodanya.

Satu kalimat yang dapat didengar Reikhan, yaitu dia sudah membuat wanita ini terlambat interview.

Dia berpikir apakah ada interview dengan rok minim dan blouse tipis seperti ini.

Sesuatu dibawah sana mengeras saat tidak sengaja Reikhan melihat bentuk payudara wanita ini.

Dia membantu wanita yang masih mengoceh kepadanya ini untuk berdiri, lalu dia teringat dengan meeting yang akan dia hadiri.

Dia pergi begitu saja setelah minta maaf, tapi senyuman muncul dibibirnya. Wangi wanita itu seperti menempel dihidungnya, dan itu membuatnya tidak berkonsentrasi sepanjang jalan ke kantor hingga meeting, bahkan dia tersenyum sendiri jika mengingat wajah wanita itu mengomel lagi.

*********

Zyan masih menertawakan Zia yang kesal dan mengoceh mengumpati Reikhan Edward.

"Kau diam, atau keluar dari apartement ku kak." Zia menunjuk Zyan dengan garpu dimeja makan.

"Oke.. oke..." Zyan berusaha menahan tawanya.

"kau mengerti bukan kalau Reikhan tidak mudah ditaklukan."

"Lebih baik kau cari info apa yang dikerjakan dan kemana si mata petak itu akan pergi." sungut Zia. Zyan tertawa lagi mendengar panggilan Zia untuk Reikhan.

Lalu dengan cepat orang suruhannya yang memata-matai Reikhan dari jauh mendapatkan informasi.

"Baiklah adik manis, kau harus bersiap-siap ke Diamond's hotel malam ini. Reikhan akan menghadiri pesta ulang tahun temannya malam ini. Dan kau apa bisa kesana?"

Zia berpikir sebentar dan dia tahu acara pesta yang dimaksud Zyan.

"Ah aku ingat, Angelika ingin meminta ku menemaninya ke pesta temannya malam ini. Mudah saja, aku akan beraksi malam ini, dan tidak akan gagal."

Zia memakai dress hitam pendek tanpa lengannya. Dress itu membentuk tubuhnya yang ramping, dan dia melapisinya dengan jaket kulit. Sedikit payudaranya dapat terlihat, dan itu sengaja dia lakukan. Rambutnya dia gerai. Angelika sudah menjemputnya dan dia pergi setelah berpamitan dengan Zyan. Zyan akan memantau Zia dari kejauhan, misi mereka kali ini harus berhasil. Semakin cepat Reikhan Edward takluk akan semakin bagus.

Angelika terkejut melihat penampilan Zia.

"Kau benar Zia bukan?"

Zia hanya tertawa dan menyuruh Angelika mengemudi dengan diam.

Setelah Zia menceritakan semuanya barulah Angelika mengerti dan dia berjanji akan membantu penyamaran Zia.

Mereka sampai dipesta, lalu Angelika masuk kedalam bersama Zia.

Tapi mereka berpisah saat didalam tempat diadakannya pesta. Seseorang bisa curiga jika melihat mereka bersama, karena sudah banyak orang tahu kalau Zia dan Angelika itu adalah sahabat dekat.

Pesta ditaman resort hotel ini sangat mewah, suasana dinginnya pantai membuat banyak orang meneguk minuman mereka.

Zia duduk sendirian didekat bar yang ada dipantai, dia melihat Reikhan sedang berjalan bersama dua orang temannya. Dan dia segera berjalan kearah Reikhan, dia berpura-pura melambaikan tangannya entah pada siapa dan dia berbalik badan, lalu dia menabrak tubuh Reikhan dan wine yang dia pegang mengenai tubuhnya dan juga Reikhan.

"Oh... Betapa sialnya aku hari ini. Sorry... Sorry..." Zia berpura-pura terkejut saat melihat wajah didepannya.

"Kamu... Oh... Sangat menyebalkan."

Zia berusaha membersihkan tubuhnya dan Reikhan juga sama.

"Apa kau sering melakukan hal ini nona?" Zia memasang wajah jutek nya berpura-pura tidak dengar.

"Apa kau mengenal wanita cantik ini Rei?" Adam teman dekat Reikhan bertanya sambil. Memandangi Zia.

"Tidak, tapi sepertinya kami selalu bertemu dengan keadaan seperti ini."

Reikhan tersenyum dan Zia berniat pergi dan berharap Reikhan akan mengejarnya dan juga meminta berkenalan dengannya. Tapi Reikhan masih sama tidak mengajaknya berkenalan, dalam hati Zia dia sangat murka. Zia mengirimkan pesan kepada Zyan untuk menjemputnya. Dan mengatakan kalau dia belum berhasil.

Dari jauh Reikhan melihat Zia yang cemberut sambil membersihkan tangan dan juga dressnya. Ntah kenapa Zia membuatnya selalu tersenyum, tapi dia kembali mengobrol dengan kedua temannya Adam dan juga Evan. Kedua teman baiknya, saat dia kembali melihat kearah dimana Zia berada tadi Zia sudah tidak ada ditempatnya. Dia melihat kesana kemari tapi sosok Zia tidak terlihat.

Dentuman musik DJ membuat suasana pesta semakin meriah tapi Reikhan hanya biasa saja, dia tidak mengajak Vanya kesini karena dia butuh waktu bersama teman-temannya.

"Kau mencari wanita yang menabrakmu tadi bukan?" Pertanyaan Evan membuat Reikhan tertawa.

"Dia sangat menggiurkan Rei, kenapa kau tidak mengajaknya berkenalan dan berkencan malam ini dengannya. Kau tidak membawa Vanya juga bukan".

Reikhan tertawa dan meminum anggurnya Mendengar ocehan Evan.

"Kenapa kau tidak membawa Vanya kesini, setidaknya kami tidak harus menemanimu Rei." Adam terlihat tidak sabaran menggoda para wanita yang ada dipesta ini.

"Aku butuh waktu bersama kalian, jadi kupikir untuk apa membawa Vanya. Jika ada Vanya aku tidak akan bisa mengikat kalian disini bersamaku."

"Sasar sial kau Rei." Umpat Evan dan Adam membuat Reikhan tertawa.

Sementara Zia dengan kesal masuk kedalam mobil yang dikemudikan Zyan. "kau harus memikirkan cara lain untuk menarik perhatiannya Zia."

"Aku tahu, malam ini aku akan memikirkannya." Zia benar-benar kesal dibuat Reikhan, dia harus membuat pria itu bertekuk lutut secepatnya dengannya. Dan dia harus memikirkan caranya malam ini juga.

Bersambung....

❤❤❤❤

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangkitnya Sang Menantu Benalu
8.7
Tiga tahun lamanya Stefan menanggung hinaan sebagai menantu tak berguna di keluarga Lionny. Penderitaannya kian memuncak setelah kecelakaan tragis membuatnya hilang ingatan hingga hampir gila. Di ambang keputusasaan, ia nekat menelan ratusan obat untuk mengakhiri hidupnya. Namun, tindakan fatal itu justru memicu keajaiban. Bukannya tewas, seluruh ingatan Stefan malah kembali. Kini, saatnya sang menantu yang sempat direndahkan bangkit dan menunjukkan jati diri aslinya.
Sampul Novel Dibunuh untuk Dicintai
8.0
Setelah dikhianati dan dibunuh oleh suaminya, Ronaldo, serta adik angkatnya di kehidupan lampau, Madeline terlahir kembali. Sebagai putri Keluarga Luchese, ia memutuskan untuk tidak lagi mengejar Ronaldo. Madeline justru memilih menikahi kakak Ronaldo, Evan Vittori. Keputusan ini mengejutkan seluruh Chicako yang mengira pernikahan Madeline dan Ronaldo adalah takdir. Namun, saat Madeline bersiap menikahi Evan di gereja, Ronaldo tiba-tiba datang mengacaukan segalanya dengan membawa senjata.
Sampul Novel Not A Perfect Marriage
9.5
Ivy Marionet menjalani pernikahan rumit yang penuh rahasia dengan seorang ksatria kerajaan. Ia harus berjuang keras demi menyembunyikan identitas aslinya yang misterius. Keadaan kian genting saat campur tangan Putra Mahkota Winter membuat Ivy terancam hukuman mati di tangan suaminya sendiri. Siapa sebenarnya sosok Ivy? Di tengah intrik dan bahaya yang mengintai, mampukah ia mengungkap kebenaran sekaligus menyelamatkan diri dari eksekusi yang membayangi hidupnya?
Sampul Novel Satu-PD155
9.7
Sam tega menikahi Sinta hanya demi mendonorkan ginjal istrinya kepada Ayu, sahabat kecilnya. Sinta yang hancur karena hanya dijadikan alat medis memutuskan memalsukan kematiannya. Begitu Ayu pulih, kedok egoisnya terbongkar, membuat Sam menyesal dan menyadari cintanya pada Sinta. Lima tahun berselang, Sinta kembali sebagai sosok sukses. Penyesalan Sam sia-sia saat Ayu dipenjara akibat kejahatannya. Sam pun hidup merana, sedangkan Sinta kini bahagia bebas dari bayang-bayang masa lalu.
Sampul Novel Sekretaris Cantik Milik Tuan CEO
8.0
Nadira Angelista terpaksa dijual oleh Om Sam demi melunasi utang ayahnya serta biaya medis sang ibu. Berusaha menyelamatkan diri, ia malah terjebak di perusahaan milik Jovian Hadinata. Jovian, sang CEO kaya raya, ternyata adalah mantan tunangan yang dulu ditinggalkan oleh Nadira. Didorong oleh luka masa lalu, Jovian bertekad melakukan balas dendam padanya. Di tengah pusaran benci dan konflik ini, mampukah perasaan mereka berbalik menjadi cinta kembali?
Sampul Novel Sugar Baby Milik Mafia Tampan
8.0
Max tidak pernah menduga bahwa keputusannya membawa pulang Ella dari tempat pelelangan akan mengubah hidupnya. Meski mulanya Max membenci gadis polos berpenampilan kurang gizi itu, kehadiran Ella perlahan membawa kehangatan di kediamannya yang dingin. Berbagai kejutan dari Ella menumbuhkan benih cinta di hati Max. Kini, hubungan mereka harus menghadapi ujian berat, mulai dari konflik internal hingga pertaruhan hidup dan mati. Sanggupkah cinta mereka bertahan?