APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

Takdir mempertemukan Melodi Celena Wijaya, gadis berusia 21 tahun, dengan sang pewaris tunggal yang kejam, Cleon Helios Lewis. Hubungan mereka menjadi rumit saat Cleon yang obsesif mengklaim Melodi sebagai kekasihnya. Melodi menolak keras karena menganggap pria itu gila dan hanya menginginkan fisiknya. Di tengah amarah dan ketakutan, perbedaan mencolok di antara keduanya layaknya siang dan malam yang dipaksa bersatu dalam harmoni kehidupan yang penuh rintangan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Jalan raya yang berdebu serta kemacetan yang hakiki tidak menghalangi Melodi Celena Wijaya untuk terus melajukan sepeda motor merah matic kesayangannya membelah jalan raya yang penuh dengan hiruk pikuk kendaraan saling berebut mendahului.

"Sialan! Macet lagi!" gumam Melodi dari balik helmnya. "Gue bisa terlambat datang ke acara ulang tahun si Lastri kalau begini caranya."

Melodi menghentikan sepeda motornya ketika tepat berada di bawah lampu merah. "Apes bener hidup gue, tadi macet sekarang lampu merah."

Dengan menghela napas panjang, Melodi duduk dengan penuh kesabaran di atas sepeda motor merah matic kesayangannya, menunggu lampu merah berganti hijau.

"Lama banget nih lampu," gerutu Melodi lantas melihat ke sekelilingnya, nampak beberapa kendaraan sepeda motor dan juga beberapa mobil di belakangnya.

Terhalang beberapa kendaraan beroda dua dari sepeda motor Melodi, pemilik sebuah mobil Fortuner hitam nampak duduk di belakang sedang memperhatikan Melodi.

"Tuan Cleon," panggil Mang Sugeng, sopir pribadinya melihat Bos besarnya sedang anteng melihat ke luar dari balik kaca mata hitamnya.

"Apa?"

"Kita akan ke mana? Tadi Tuan bilang tidak mau ke kantor," jawab Mang Sugeng.

"Entahlah," jawab Cleon malas.

Kening Mang Sugeng mengernyit mendengar jawaban Tuannya. "Lalu kita ke mana Tuan?"

"Terserah," jawab Cleon dengan pandangan tetap melihat ke arah Melodi yang sedang asik duduk di atas sepeda motornya.

"Kita pulang saja, bagaimana Tuan?" Mang Sugeng memberikan usul.

"Jangan!" Cleon langsung melihat sopirnya dari kaca spion dalam.

"Atau kita berkeliling saja, bagaimana Tuan? Mengukur jalan raya."

"Boleh, terserah!" Cleon kembali melihat ke arah Melodi, tapi gadis itu telah pergi dengan sepeda motornya. "Ke mana gadis imut itu?"

"Apa Tuan?" tanya Mang Sugeng menghidupkan kembali mesin mobilnya karena lampu rambu lalu lintas telah berganti hijau.

"Gadis imut?! Mana?" Cleon melihat ke depan, tapi Melodi telah hilang ditelan kendaraan lain.

Melodi segera melajukan sepeda motornya membelah jalan raya berharap tidak datang terlambat ke acara pesta ulang tahun temannya di sebuah restoran Chinese food yang cukup terkenal dikotanya.

"Akhirnya sampai juga," gumam Melodi begitu sampai di tempat parkir. "Mudah-mudahan acaranya belum dimulai."

Setelah selesai memarkirkan sepeda motornya dan merapikan penampilannya, Melodi dengan penuh percaya diri masuk ke dalam sebuah restoran yang khusus menyajikan makanan khas Chinese.

"Melodi!" Suara cempreng memanggil namanya. "Melodi!"

"Hai! Vina," Melodi langsung mendekati temannya.

"Kenapa loe datang terlambat?"

"Biasa, penyakit Ibukota," jawab Melodi. "Di mana yang lain? Kok loe sendirian?" Melodi tidak melihat teman-teman yang lain.

"Di dalam, mereka sudah datang dari tadi. Cuma loe doang yang belum datang," jawab Vina.

"Terus loe ngapain di sini?"

"Tadi habis telepon bokap, di dalam sinyal kurang bagus," jawab Vina memasukkan ponselnya ke dalam tas. "Yuk, kita ke dalam!"

Melodi mengikuti Vina yang berjalan di depannya, pandangannya menyapu ke seluruh ruangan dengan hati bertanya-tanya. "Gila ini restoran. Gue yakin seyakin yakinnya, pasti mahal makan di sini. Hebat juga si Lastri, pesta ulang tahunnya dirayakan di sini."

Vina membuka pintu. "Teman-teman kita ada di dalam, yang punya hajat menyewa satu ruangan VVIP."

Balon berwarna warni menghiasi dinding dan juga terlihat teman-temannya sudah duduk mengitari meja bundar penuh makanan ketika Melodi melangkah masuk.

"Melodi! Darimana saja loe?!"

Melodi melihat Lastri, sang pemilik acara langsung berdiri begitu melihat dirinya. "Maaf gue datang terlambat, maklum kalau siang begini, lagi macet-macetnya."

"Makanya loe berangkat dari subuh biar tidak terlambat," celetuk Dion.

"Memangnya gue mau ke mesjid datang subuh," jawab Melodi melihat Dion kemudian mendekati Lastri.

"Ya sudah tidak apa-apa, yang penting loe datang."

Melodi langsung mengucapkan selamat ulang tahun dan memeluk sahabatnya dengan erat. "Semoga loe panjang umur dan banyak rejeki biar bisa traktir gue."

Lastri terbatuk saking eratnya pelukan Melodi. "Uhuk, uhukhhh, gila loe! Tenagamu gede banget, peluk gue kencang begitu."

Semua temannya tertawa begitu juga dengan Melodi. "Dasar bubur sumsum, begitu saja sudah kesakitan. He-he-he."

"Si Melodi jangan ditanya kalau urusan tenaga, jago taekwondo. Gue aja laki-laki kalah." Rio angkat bicara.

"Ah loe mah, jangankan sama gue, sama kucing juga loe kalah. Lihat kucing langsung lari terbirit-birit," jawab Melodi.

Semua temannya kembali tertawa terbahak-bahak melihat Rio yang mukanya merah karena malu, diledek takut dengan kucing.

"By the way busway, tamu undangan tidak disuruh duduk nih," ucap Melodi melihat Lastri yang juga masih berdiri.

"Eh iya, lupa. Sorry. He-he-he. Silahkan duduk Tuan putri Melodi," Lastri langsung menggeser kursi yang ada disebelahnya untuk Melodi duduk.

"Thank you."

Kurang lebih ada dua puluh orang temannya duduk mengitari meja bundar besar dengan hidangan Chinese food, ayam kung pao merupakan ayam pedas yang terbuat dari cabai kering ditambah kacang mete, Fuyunghai isi sayur dan seafood saos asam pedas serta tidak kalah lezat dari semuanya adalah nasi Hainan bercampur kaldu ayam dan rempah yang disajikan dengan ayam panggang.

Tatapan Melodi menyapu semua hidangan yang ada di atas meja. "Banyak banget hidangannya."

"Ini hari yang sangat spesial untuk buat gue, sweet seventeen masa peralihan dari bocah menjadi remaja, jadi gue sengaja memesan semua makanan ini agar kalian semua ikut merasakan kebahagiaanku," ujar Lastri dengan wajah yang ceria.

"So sweet. Sering-seringlah loe ulang tahun biar kita semua bisa makan enak dan gratis. Iya nggak teman-teman?" tanya Melodi melihat semua temannya.

"Iya betul!" jawab semuanya serempak diakhiri gelak tawa. "Ha-ha-ha."

Lastri mencibir. "Maunya. Kalian yang enak, gue yang bangkrut!"

"Kapan nih eksekusi?" tanya Vina ikut bicara. "Dari tadi ngobrol melulu."

"Sabar! Kita berdoa dulu sebelum menghabiskan ini semua," jawab Lastri.

"Pak ustadz Jefri, pimpin doa." Melodi melihat temannya yang terkenal rajin sholat di antara mereka semua, makanya semua memanggilnya Pak Ustadz.

Tanpa banyak bicara lagi, Jefri langsung memimpin doa untuk mendoakan yang ulang tahun agar selalu banyak rejeki, sehat dan menjadi anak yang berbakti pada orang tua.

....

Sementara itu, di restoran Chinese yang sama tapi tempat berbeda, Cleon baru saja turun dari mobilnya.

"Saya ikut masuk atau tidak Tuan?" tanya Mang Sugeng.

"Tidak usah," jawab Cleon lalu mengeluarkan dompetnya dan memberikan beberapa lembar uang warna biru pada sopirnya. "Cari tempat makan yang lain. Terakhir makan di sini, Mang Sugeng malah sakit perut."

Mang Sugeng terkekeh senang, matanya hijau melihat lembaran uang. "Maklum Tuan, perut saya, perut orang kampung yang biasa makan ubi rebus."

"Cari makan ditempat yang lain! Dan ponselnya selalu aktifkan!"

"Siap Bos!" Mang Sugeng langsung pergi dengan uang di tangan.

Cleon merapikan jasnya sebelum melangkah masuk ke dalam restoran Chinese food favoritnya yang disambut ramah para pelayan, apalagi kaum hawa yang tidak berkedip melihat wajah rupawan seorang Cleon Helios Lewis.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Si Kembar (TWINS LOVE)
9.0
Demi menyelamatkan nyawa ibunya yang sedang kritis, Maya terpaksa menerima tawaran pernikahan kontrak dari Reno. Di sisi lain, Reno memanfaatkan keputusasaan Maya demi melancarkan rencana liciknya. Pengusaha kaya tersebut sengaja menjerat Maya dalam pernikahan legal ini demi mengamankan seluruh warisan keluarga dan memperkuat posisinya di perusahaan. Kini, keduanya terjebak dalam ikatan pernikahan palsu yang lahir dari ambisi sepihak serta kebutuhan finansial yang mendesak.
Sampul Novel Dendam dan Hasrat Liar
9.5
Alyssa Hartanto menyamar sebagai asisten pribadi demi menghancurkan Damian Valente, miliarder yang telah meruntuhkan bisnis dan keluarga orang tuanya. Namun, misi balas dendam tersebut terancam gagal saat kebencian di hati Alyssa perlahan terkikis oleh gairah yang tak terduga. Kini, ia didera dilema besar: tetap menuntaskan dendam masa lalunya atau justru menyerah pada perasaan cinta yang mulai tumbuh di antara mereka.
Sampul Novel Diary Istri CEO
9.5
Aisyah, lulusan Manajemen Pendidikan Islam, merantau ke Jakarta untuk berdakwah. Namun, ia justru dihina saat melamar di perusahaan milik Rahman. Rahman, sang CEO sukses, berubah menjadi nakal sejak batal menikah dengan Cindy akibat masalah kesuburan. Suatu hari, takdir membuat Aisyah mengetahui rahasia Rahman. Demi menjaga kehormatan, ia bersedia dinikahi. Walau sempat ragu dengan kondisinya, Rahman akhirnya menerima syarat Aisyah untuk berikhtiar bersama demi masa depan.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur saat kesuciannya dirampas di depan kekasihnya akibat rencana jahat kakek pria itu. Bukannya melindungi, sang kekasih justru mencampakkannya dan menikahi wanita lain. Di tengah keputusasaan, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama keluarga aslinya, ia menyusun rencana pembalasan dendam untuk menghancurkan mantan kekasih dan keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang ia cari?
Sampul Novel Diculik Untuk Menjadi Ibu
9.2
Alina Daryanov, wanita karier yang ambisius, terbangun di samping konglomerat Ivan Vasiliev setelah kecelakaan tragis saat badai. Hidupnya berubah drastis saat ia menyadari dirinya diculik untuk menjadi istri kedua sekaligus ibu pengganti bagi pasangan kaya yang putus asa. Terjebak dalam pernikahan kontrak yang penuh manipulasi dan rahasia gelap, Alina kini dihadapkan pada pilihan sulit: tunduk pada takdir barunya atau melawan demi merebut kembali kebebasannya.
Sampul Novel Istri sang Tuan Muda Lumpuh
8.4
Fyorin menghadapi situasi penuh ketegangan saat terjebak dalam momen intim bersama Tuan Muda Sooya. Meski sempat ragu, ia memantapkan hati untuk menyerahkan segalanya. Namun, kepolosan Fyorin tak terbendung saat ia merasa terintimidasi oleh realitas fisik sang tuan muda. Di tengah rasa takut yang mulai melingkupi pikirannya, Sooya dengan lembut memintanya memejamkan mata untuk meredakan kecemasan. Inilah kisah romansa dewasa sarat intrik keluarga yang menguji keberanian Fyorin.