APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Persalinan yang Terpaksa Ditunda

Persalinan yang Terpaksa Ditunda

Arga Baskara tega mengurung istrinya yang hamil sembilan bulan di gudang bawah tanah demi memastikan anak mendiang kakaknya lahir lebih dulu untuk mewarisi harta Keluarga Baskara. Meski sang istri memohon dalam kesakitan kontraksi, Arga justru menuduhnya serakah dan berpura-pura demi merebut hak waris keponakannya. Setelah bayi iparnya lahir, Arga baru mengutus sekretarisnya untuk menjemput istrinya. Namun, penyesalan mendalam datang terlambat saat dia mendapati istri dan anaknya telah tiada.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keadaanku benar-benar gawat. Dokter tahu aku tidak punya waktu lagi untuk menunggu, jadi dia meminta nomor telepon Arga, lalu segera meneleponnya.

"Halo, Tuan Arga? Pasien bernama Dian Widuri dalam kondisi darurat dan sebentar lagi akan melahirkan. Bisakah Anda mengizinkan kami menggunakan sebagian perlengkapan persalinan?"

Arga membalas dengan nada marah, "Dian! Ternyata kamu lebih pintar dari yang kubayangkan. Bukan hanya berhasil keluar dari gudang bawah tanah, kamu bahkan menemukan orang untuk menolongmu!"

"Aku katakan padamu, apa pun akal bulus yang kamu mainkan, aku nggak akan tertipu lagi. Aku sangat mengenalmu. Mustahil kamu dalam bahaya!"

"Sudah berapa kali kukatakan, aku nggak akan mengabaikan anakku. Setelah Indri melahirkan, barulah giliranmu. Kenapa begitu terburu-buru?"

Dokter terus memohon kepada orang-orang di rumah sakit, tetapi Arga sudah memberi perintah mutlak, bahkan sebutir obat pereda nyeri pun tidak boleh diberikan.

Kami hanya terpisah satu dinding, aku bisa mendengar jelas suara dingin Arga.

"Nggak boleh terjadi apa-apa pada Indri. Siapa pun yang butuh perlengkapan medis, semuanya harus menunggu sampai Indri selamat melahirkan!"

Aku terkulai putus asa di lantai, tetapi tiba-tiba pandanganku bertemu dengan seorang pria di ambang pintu.

Itu sekretaris Arga.

Dia menatapku dengan mata terbelalak, seakan tidak berani memastikan siapa aku sebenarnya.

Aku baru saja hendak bicara, tapi dia sudah bergegas masuk ke kamar sebelah.

"Tuan Arga, di sebelah ada seorang ibu hamil. Dia terlihat sangat mirip dengan nyonya."

Arga melirik sekretarisnya dengan tajam.

"Nggak mungkin," katanya tegas. "Kalau memang dia yang melahirkan, mana mungkin dia hanya diam saja di kamar sebelah? Dia pasti sudah datang padaku untuk menuntut soal warisan."

Sekretaris itu ragu sejenak, lalu tetap berkata, "Tapi dia benar-benar mirip Nyonya Dian. Kalau itu memang nyonya, kondisinya sangat parah, seluruh tubuhnya berlumuran darah, bahkan bayinya terancam."

Arga kehilangan kesabaran.

"Kubilang nggak mungkin! Dian biasanya sangat menjaga kebersihan, sedikit saja ada noda di bajunya pasti langsung ganti. Mana mungkin membiarkan tubuhnya berlumuran darah? Kamu pasti salah lihat."

Dokter masih berusaha keras, mencoba mendapatkan segulung perban. Namun, Arga langsung mengancamnya dengan kedudukannya.

Dokter tidak berdaya dan kembali dengan wajah penuh penyesalan.

Aku berusaha meyakinkannya agar tidak khawatir, tapi mataku berkunang-kunang hingga tidak bisa melihat jelas.

Suara para tenaga medis terdengar makin jauh.

"Pendarahannya terlalu hebat... kondisinya sangat gawat..."

"Detak jantung janinnya berhenti!"

"Cepat, lakukan penyelamatan!!"

Aku ingin berdoa dan berteriak, tetapi tenggorokanku tidak mampu mengeluarkan suara sedikit pun.

Yang bisa kulakukan hanyalah menatap tidak berdaya pada sosok-sosok mereka yang samar bergerak di sekelilingku.

Tanganku terjatuh lemah di perut, dari sana terasa satu tendangan kecil yang terasa lemah.

Setetes air mata jatuh dari sudut mataku.

"Maafkan Ibu, Sayang... Ibu nggak bisa melindungimu."

Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya.

...

Di luar ruang bersalin, Arga gelisah menunggu Indri.

Begitu pintu terbuka, dia segera bergegas ke sisi ranjang dan menggendong bayi yang baru lahir itu.

"Dia mirip sekali denganmu," ucapnya lembut. "Benar-benar menggemaskan."

Setelah mengatakannya, Arga sempat terdiam.

Anak yang dilahirkan Dian akan lebih mirip siapa?

Jika perempuan, mungkin lebih mirip Dian, pasti akan jauh lebih cantik.

Pikiran itu hanya terlintas sejenak. Setelah mengurus prosedur medis, Arga berbalik dan keluar dari ruang bersalin.

Indri telah melahirkan dengan selamat, kini saatnya membawa Dian ke rumah sakit.

Arga berpapasan dengan sekretaris yang berdiri di depan pintu ruang bersalin, lalu bertanya dengan nada tidak senang, "Kenapa masih di sini? Cepat pulang dan bawa Dian ke rumah sakit."

Sekretaris itu tidak mengangkat kepalanya.

Dia berdiri terpaku dengan tubuh gemetar hebat.

Saat kesabaran Arga mulai habis, akhirnya dia berbicara.

"Nyonya... dan bayinya... mereka berdua sudah meninggal!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dijodohkan dengan CEO tanpa Hati
8.5
Satu bulan menikah, Ana Puspita Ningsih tak pernah disentuh Louis Kusnadi. Pernikahan paksa ini menyatukan dua insan yang berbeda drastis. Ana adalah sosok penyayang yang tulus menolong sesama, sedangkan Louis merupakan CEO sombong yang suka menindas. Meski bergelimang harta, Louis sangat kikir dan terus menyakiti hati sang istri. Kini, Ana harus berjuang bertahan hidup menghadapi sikap suaminya yang sangat dingin dan gampang murka.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, kerap mengecewakan sang ibu. Harapan indahnya untuk bahagia bersama Ardan Mahendra, suaminya yang sukses, sirna ketika keluarga Ardan terus merendahkannya. Kehadiran Anindya, mantan kekasih Ardan yang membongkar kepalsuan pernikahan mereka, kian memperparah penderitaan Jasmine. Saat Jasmine memilih bercerai demi harga dirinya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya.
Sampul Novel Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan
8.3
Kiana terkejut saat mengetahui pernikahan tiga tahunnya dengan Yovan palsu, dan sahabatnya adalah istri sah yang sebenarnya. Pengkhianatan ini terjadi setelah Kiana mandul akibat menyelamatkan Yovan. Menolak diperdaya, Kiana membalas dendam dengan menikahi tuan muda miliarder yang menjadikannya pihak berkuasa atas proyek mereka. Pernikahan mewahnya menggemparkan kota, dan ia berhasil melahirkan anak kembar. Saat Kiana berniat mundur demi cinta sejati suaminya, sang tuan muda justru memohon agar ia tetap tinggal.
Sampul Novel Gairah Membara: Cinta Tak Pernah Mati
8.4
Kusuma Hadi menghina Dewi Nayaka tanpa tahu siapa dia sebenarnya, bahkan menyuruh orang membuangnya ke laut. Penyesalan mendalam menghampirinya saat sang sekretaris mengungkap bahwa wanita itu adalah istrinya sendiri. Kusuma pun berbalik melimpahinya dengan kasih sayang. Namun, di tengah kemesraan yang terlihat begitu harmonis, publik tiba-tiba dikejutkan oleh kabar perceraian tak terduga dari pasangan ini.
Sampul Novel JandA
9.4
Ketidakhadiran Aline Anderson membuat perusahaan penerbitan raksasa yang dipimpinnya goyah. Begitu kembali memegang kendali, ia langsung dihadapkan pada krisis besar. Penulis emas andalannya secara mendadak memutuskan menarik seluruh karya, membawa bisnis Aline ke ambang kehancuran. Di tengah ancaman kebangkrutan dan badai konflik yang terus berdatangan, Aline harus menanggung kerugian finansial yang masif sekaligus mengungkap rahasia mengejutkan di balik identitas asli sang penulis.
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO
8.4
Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?