APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Tanpa Cinta 21+

Pernikahan Tanpa Cinta 21+

Keheningan makan malam terusik ketika Tasya mengungkap rahasia besar kepada suaminya. Dengan gemetar, ia mengaku telah hamil dua bulan. Namun, kabar itu tidak membawa kebahagiaan, melainkan ketegangan yang mencekam. Radit yang biasanya bersikap dingin seketika tertegun dalam keraguan yang mendalam. Suasana semakin memanas saat Radit melontarkan pertanyaan tajam yang meragukan siapa sebenarnya ayah dari anak di kandungan istrinya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Bab 1 – Dua Garis Biru

"Radit..." Tasya menaruh sendok dengan hati-hati ke piring.

"Hm?"

"Aku hamil."

Suara sendok Radit berhenti berdenting. Dia menoleh pelan, menatap mata istrinya untuk pertama kali malam itu. Wajahnya tidak menyimpan kegembiraan, juga tidak marah. Hanya bingung. Atau takut?

"Hamil?" ulangnya, seolah tak percaya telinganya.

Tasya mengangguk pelan. "Dua bulan."

Keheningan menyelimuti ruang makan itu. Bunyi jam dinding terdengar seperti detak bom waktu. Radit menatap istrinya lebih lama dari biasanya.

"Anak siapa?" tanyanya akhirnya.

Pertanyaan itu seperti cambuk. Namun Tasya tidak terkejut. Dia bahkan sudah menyiapkan jawabannya, tapi justru bungkam. Bibirnya tak bergerak, dan matanya mulai berkaca.

Dia tidak tahu.

Karena dua bulan lalu, malam hari sebelum ulang tahun pernikahan mereka yang keempat, dia mabuk. Dan malam itu, dia bersama Galvin. Tapi dua hari sebelumnya, secara tak sengaja, dia dan Radit tidur Bersama, satu-satunya malam dalam setahun di mana mereka tidak bertengkar dan benar-benar berbagi ranjang seperti suami istri sesungguhnya.

Tasya mencoba mengingat detail-detailnya. Tapi kepalanya hanya penuh kabut. Apakah ini karma karena mengkhianati pernikahan yang sejak awal pun tak pernah benar-benar utuh?

Radit berdiri perlahan. Tangannya meraih gelas air putih yang tersisa di atas meja. Dia meneguknya cepat, lalu menarik napas panjang.

"Jadi kamu nggak tahu siapa ayahnya," ucapnya, lebih sebagai kesimpulan daripada pertanyaan.

Tasya menunduk. Dadanya sesak, tapi dia tahu dia pantas disalahkan. Sama seperti Radit pantas dipertanyakan.

"Kalau kamu minta aku pergi, aku bisa keluar dari rumah ini malam ini juga," katanya, berusaha terdengar tenang.

Radit tertawa sinis. "Keluar ke mana? Ke rumah Galvin?"

"Dan kamu? Mau bawa Sheila masuk ke sini besok pagi?"

Satu detik, dua detik. Wajah Radit berubah tegang. Suara Tasya terlalu tenang untuk tuduhan sekeras itu.

"Aku nggak akan debat soal siapa lebih salah, Radit. Kita sama-sama salah dari awal," lanjut Tasya. "Kita ini dua orang asing yang dipaksa hidup serumah demi perusahaan orang tua kita. Dan sekarang... kita menuai hasilnya."

Radit berjalan menuju balkon, membuka pintu geser dan berdiri di ambang, membiarkan angin malam masuk. Jakarta di luar sana ramai, tapi di dalam sini hanya sunyi.

"Aku benci hidup seperti ini," gumam Radit.

Tasya menatap punggung suaminya. Dulu, dia pikir dia bisa menjalani pernikahan ini. Pura-pura bahagia, pura-pura mencintai. Tapi bertahun-tahun berpura-pura justru menghancurkannya perlahan.

"Aku juga," bisiknya. "Tapi sekarang ada nyawa di dalam tubuhku. Dan dia nggak minta dilahirkan dari hubungan seberantakan ini."

Radit menutup mata. Di satu sisi, dia ingin marah. Tapi kepada siapa? Kepada Tasya? Dirinya sendiri? Atau orang tua mereka yang menulis takdir mereka di atas selembar kontrak perjanjian merger perusahaan?

"Kalau memang harus diuji, kita tunggu sampai bayi lahir," ucapnya akhirnya, suara berat.

"Tes DNA. Setelah itu, kita tentukan semuanya."

Tasya mengangguk pelan. Entah lega, entah justru lebih takut dari sebelumnya.

"Tapi Radit..." katanya, suaranya nyaris tak terdengar. "Kalau ternyata ini anakmu... kamu mau tetap jadi ayahnya? Maksudku... benar-benar jadi ayahnya?"

Radit terdiam lama.

"Entahlah," jawabnya lirih. "Aku bahkan nggak tahu gimana caranya jadi suami. Apalagi jadi ayah."

Kata-kata itu lebih menusuk daripada teriakan. Tasya mengusap perutnya. Masih datar. Tapi di sana ada kehidupan. Nyawa kecil yang tumbuh di tengah kekacauan, dan entah akan tumbuh dalam cinta... atau luka yang diwariskan.

Tasya berdiri, meninggalkan meja makan. Malam itu, mereka tidur di ranjang yang sama tapi saling membelakangi, seperti biasa.

Di luar jendela, lampu kota menyala. Dan di dalam kamar itu, satu rahasia baru saja membuka bab baru dalam hidup mereka.

Salam Penulis

darkcom

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata yang Kutumpahkan
9.0
Demi menjaga nama baik keluarganya, Keira Prawirajaya bersedia menikahi Panji Wicaksana setelah kembaran identiknya, Keisha, melarikan diri. Namun, situasi berubah pelik ketika Keisha kembali dan menyebarkan fitnah kejam. Panji, yang masih terpikat oleh cinta masa lalunya, tega menuduh Keira berselingkuh demi bisa bercerai. Di tengah kepungan dusta, Keira kini dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan kehormatan keluarga atau memperjuangkan harga dirinya dari kekejaman suami dan saudaranya.
Sampul Novel An Affair
9.2
Demi membalas dendam atas kematian orang tuanya, Winter Samantha menyamar untuk menghancurkan keluarga Smith. Ia sengaja menjerat Edward Smith dan sang putra, David, dalam pusaran skandal perselingkuhan yang rumit. Namun, rencana ini terganggu oleh kehadiran Sean William, sahabat kecil yang tulus mencintainya. Kini, Winter dihadapkan pada pilihan sulit: menuntaskan dendamnya pada musuh atau menerima lamaran Sean untuk hidup bahagia bersama.
Sampul Novel Bukan Aku Tak Setia
9.1
Setelah tiga tahun berpisah, luka di hati Raja dan Cahaya akibat perpisahan masa lalu rupanya belum juga mengering. Kini, sebuah pertemuan tak terduga kembali mempertemukan keduanya. Saat memori lama mulai membayangi, mereka dipaksa menghadapi sisa-sisa perasaan yang dahulu belum sempat terselesaikan. Apakah momen reuni ini akan membuka jalan bagi kesempatan kedua untuk menyatukan kembali cinta mereka dalam kebahagiaan?
Sampul Novel CEO Itu Ayah Dari Anakku!
8.6
Niat Risa mencari orang tuanya di kota berujung petaka saat temannya sendiri berkhianat dan menjualnya. Ia pun melewati satu malam bersama Arjuna, seorang CEO muda. Kejadian itu menyisakan kehamilan yang kini mengancam reputasi bersih sang miliarder. Diimpit perbedaan status sosial yang jurang dan intrik keluarga, Arjuna harus memilih antara nama baik atau melindungi Risa. Akankah cinta bersemi dari skandal ini, ataukah ego kasta akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel CINTA LAMA BELUM USAI
8.6
Hati Gina hancur mendengar Abian telah menikah dan segera menjadi ayah. Meski Gina memilih mundur, Abian menolak melepaskannya. Berdalih dipaksa sang ibu, Abian egois ingin mempertahankan Gina sebagai selingkuhan. Gina merasa muak dengan segala janji palsu pria itu. Di tengah kehamilan istri sah Abian, Gina kini terjebak dalam hubungan gelap yang rumit, karena Abian bersikeras bahwa kisah mereka tidak akan pernah berakhir.
Sampul Novel Fragile Heart (Hati yang Rapuh)
8.0
Kehidupan Jasmine runtuh ketika sang kekasih pergi tanpa penjelasan. Setelah bertahun-tahun berupaya menyembuhkan luka dan melupakan masa lalu, takdir mempertemukannya kembali dengan Xavier, pria yang mencampakkannya. Rasa sakit Jasmine kian mendalam saat menyadari Xavier kini menjadi calon suami kakak kandungnya sendiri. Ia pun terjebak dilema besar antara memendam perasaannya atau merusak kebahagiaan sang kakak demi cinta masa lalunya yang kelam.