APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Kontrak CEO Muda

Pernikahan Kontrak CEO Muda

Kehidupan mapan Adrian sebagai CEO muda terasa kosong hingga ia menjalani kawin kontrak dengan Gea karena tuntutan situasi. Kesepakatan yang semula murni bisnis ini perlahan berubah saat perasaan cinta mulai hadir di antara keduanya. Sayangnya, hubungan mereka tidak berjalan mulus karena kemunculan pihak ketiga dan rangkaian ujian berat. Kini, mereka terjebak antara mempertahankan batasan kontrak atau mengikuti kata hati demi cinta sejati.
Bab
Bagikan

Bab 1

Adrian berdiri di lobi hotel bintang lima dengan dadanya berdebar-debar. Hari ini adalah hari pertemuan pertamanya dengan Gea, perempuan yang dijodohkan dengannya oleh keluarga mereka. Meskipun Adrian memiliki sedikit perasaan cemas, dia tidak sabar untuk bertemu Gea dan melihat seperti apa wanita yang akan menjadi pasangannya seumur hidupnya.

Adrian memeriksa jam tangannya dan melihat bahwa ia masih punya waktu 10 menit sebelum pertemuan mereka. Dia memutuskan untuk menenangkan dirinya sendiri dengan berjalan-jalan di sekitar lobi. Sambil berjalan, Adrian melihat seorang wanita yang sedang duduk di sebuah sofa, dan segera menyadari bahwa itu adalah Gea.

Adrian mendekat dan menyapa Gea dengan senyum lembut, "Hai, Gea. Apa kabar?"

Gea tersenyum, "Halo, Adrian. Saya baik-baik saja, terima kasih. Bagaimana denganmu?"

Adrian merasa lega bahwa Gea tampaknya sangat santai dan ramah. Mereka duduk bersama dan mulai berbincang-bincang. Adrian menyukai cara Gea berbicara, ia merasa Gea sangat cerdas dan humoris. Mereka mulai berbicara tentang hobi mereka, pekerjaan, dan hal-hal lainnya.

Ketika mereka sedang asyik berbincang-bincang, keluarga mereka tiba di lobi.

"Halo Gea. Ya ampun, kamu cantik sekali ya. Kamu cocok menjadi model, sesuai profesimu," sapa Vera. Ia mengusap bahu Gea seakan bangga mengenalnya. Apalagi Gea tipe wanita yang sempurna dari segi penampilan dan fisik.

Gea tersenyum simpul, "Ah, tante bisa saja. Aku tak begitu cantik, yang terpenting hatinya yang cantik."

Vera berbisik di telinga Adrian, "Lupakan Laras. Dia tidak pantas, lebih baik Gea pilihan mama pasti baik."

Inilah yang Adrian tidak suka, mamanya meminta ia menjaga sikap. Tidak boleh terkesan cuek, bosan ataupun diam.

Laras adalah wanita idaman Adrian, bahkan hampir berhasil menggapai hati Laras. Namun Vera langsung memaksanya menjauhi Laras, jika ia tidak patuh maka akan berimbas ke pekerjaan Laras, karirnya akan berantakan. Adrian enggan hidup Laras kembali sulit setelah ia berhasil membantunya dalam hal pekerjaan.

Jika menilai penampilan Gea, Adrian tidak suka dan ingin mual. Apalagi make up Gea yang terlalu tebal, lipstik merah merona, serta wajah halus Gea seakan tidak menampakkan sekecil pori pun. Gea sengaja berdandan cantik hanya untuk memikatnya.

"Adrian, bolehkah aku meminta nomor ponselmu?" tanya Gea, ia mengeluarkan ponsel bermerk ternama dari dalam tas selempangnya. Selain ingin mengenal Adrian lebih dekat lagi, Gea berharap Adrian selalu memberikan kabar.

"Aku tidak membawa ponsel. Maaf," tolak Adrian halus, padahal ia membawanya di dalam saku celananya. Siasat Gea meminta nomor sudah ia ketahui, seperti halnya menebak beberapa wanita cantik diluaran sana yang ingin mendekatinya terlalu agresif.

"Adrian, berikan saja. Bukankah tadi kamu sudah mengisi dayanya?"

Adrian berdecak kesal, mulut mamanya tak bisa diam.

Gea sedikit kecewa karena Adrian seolah berusaha menghindarinya, untung saja Vera jujur.

"Tapi, aku belum ganti kartu. Yang ini masa tenggangnya habis. Maaf ya?" Adrian mencari-cari alasan lain, demi ketenangan hidupnya agar tidak di ganggu Gea, apalagi sampai mendapatka pesan wanita itu.

Gea merasa sedikit kecewa namun ia mengerti bahwa kartu tersebut masih dibutuhkan oleh Adrian. Namun, ia tidak mengerti mengapa Adrian tidak mengatakan hal tersebut sejak awal.

"Tapi kenapa tidak bilang dari awal? Aku sudah bertanya beberapa kali dan kau selalu menghindarinya," tanya Gea dengan suara sedikit kesal.

Adrian merasa sedikit terpojok dengan pertanyaan Gea tersebut, ia sebenarnya tidak ingin membuat Gea kecewa, namun ia juga tidak ingin membuatnya marah. Ia lalu mencoba mencari-cari alasan lain, demi ketenangan hidupnya agar tidak di ganggu Gea.

"Maafkan aku, sebenarnya aku lupa akhir-akhir ini tidak mengisi pulsanya. Ya, karena memang di rumahku ada koneksi wifi. Pikirku, tidak perlu membeli itu. Aku sendiri tidak suka membuang uang kalau bukan kepentigan mendesak," jawab Adrian tenang. Bagaimana pun usaha Gea, akan ia gagalkan. Sebisa mungkin dirinya membangun tembok pembatas besar agar Gea tak bisa menembus hatinya.

Gea terdiam sejenak mendengar jawaban Adrian. Ia tidak menyangka bahwa ada orang lain yang juga menginginkan kartu tersebut. Namun, ia tetap tidak bisa menahan rasa kecewanya.

"Aku mengerti, tapi kenapa kau tidak bilang dari awal saja?" ucap Gea dengan suara yang masih sedikit kesal.

Adrian merasa sedikit tersentak dengan pertanyaan Gea tersebut. Ia memang seharusnya lebih jujur sejak awal, namun ia tidak ingin membuat Gea kecewa. Ia lalu meminta maaf kepada Gea karena telah mengecewakannya.

"Maafkan aku Gea, seharusnya aku lebih jujur sejak awal. Aku tidak ingin membuatmu kecewa, tapi aku juga tidak bisa membohongi diriku sendiri. Aku masih membutuhkan kartu ini untuk beberapa waktu lagi," ucap Adrian dengan suara yang sedikit menyesal.

Gea merasa sedikit lega mendengar permintaan maaf dari Adrian. Meskipun masih kecewa, namun ia juga mengerti bahwa Adrian tidak bermaksud membuatnya kecewa. Ia lalu mengambil nafas panjang sebelum mengucapkan kata-kata penutup.

"Tidak apa-apa Adrian, aku mengerti. Aku hanya sedikit kecewa karena kau tidak jujur sejak awal. Tapi, aku tetap menghargai kejujuranmu sekarang," ucap Gea dengan senyuman yang menenangkan.

"Nanti kalau kalian butuh kabar, bisa lewat perantara mama saja. Biar nanti Vera memberitahu. Setuju kan Ver?" Celine melempar senyumannya pada Vera. Ia memang dekat dengan Vera karena sama-sama mengikuti arisan para ibu sosialita.

"Kabar memang penting. Komunikasi adalah kekuatan cinta dan rumah tangga yang utuh. Kalian nantinya menjadi pasangan suami istri," timpal Alex, ayah Adrian.

Gea dalam hati bersorak senang, mendapatkan pria kaya, tampan, dan binsinya berkembang pesat. Gea ingin menjadi wanita sukses seperti konglomerat ternama. Kesempatan emas ini tidak akan dirinya sia-siakan.

"Maafkan kami, Gea. Karena terlalu memaksamu untuk menikah dengan Adrian," ucap Ver merasa tak enak hati.

Kedua alis Gea mengernyit heran, apakah ini murni terpaksa? Bukan atas keinginan orang tua Adrian?

Gea menghela nafas mencoba untuk biasa saja, "Memangnya Adrian tidak memiliki pacar?" tanyanya penasaran, siapa tau Adrian sedang menyukai seorang wanita, tapi tak bisa menolak permintaan orang tuanya.

"Aku...awhhh," Adrian meringis ketika kakinya di injak oleh Vera. Ia memberikan tatapan tajam pada Vera. 'Apa-apaan sih! Mama ini! Aku mau jujur soal Laras. Anggap saja dia pacarku, biar perjodohan ini batal,' batin Adrian kesal.

"Adrian lajang. Dia belum pernah dekat dengan wanita manapun. Jangan khawatir," ucap Vera, menenangkan kecemasan Gea.

'Omong kosong! Mama dan ayah hanya pilih-pilih saja! Demi pamer pasangan ke rekan kerja saja harus menikah paksa. Huft, aku harus bagaimana supaya pernikahan ini batal? Memangnya mereka pikir menikah itu gampang bisa memunculkan perasan jatuh cinta seiring waktu? Kalau bukan wanita yang di cintainya itu mustahil,' hati Adrian sedikit frustasi, ia berpikir sejenak mencari jalan keluar agar tidak terikat pernikahan permainan ini. Adrian tidak mau hidup berdampingan dengan wanita semacam Gea.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Membenci Setiap Detik Bersamamu
9.8
Tujuh tahun mendampingi Damian Crestfall, pewaris takhta Crestfall Group, hidup Alira Evangeline Moore hancur seketika saat sang kekasih menolak menikahinya. Di tengah kondisi mengandung, Alira dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan demi cinta atau menyelamatkan janinnya. Merasa dikhianati janji manis Damian, ia memilih pergi selamanya. Alira bertekad melindungi calon bayinya, meninggalkan Damian, dan memulai lembaran baru yang mandiri.
Sampul Novel Arwah Istri Sah
9.1
Demi membalas penderitaan selingkuhannya yang sempat terjebak di dalam mobil, seorang suami miliarder tega menghukum istri sahnya dengan sangat kejam. Tanpa memedulikan jeritan dan penjelasan sang istri, ia mengurungnya di dalam peti kayu yang dipaku rapat. Ditinggal berlibur selama seminggu bersama wanita idaman lain, sang suami tidak pernah menduga bahwa hukuman sadis itu akan berakhir fatal. Saat peti akhirnya dibuka kembali, sang istri telah kehilangan nyawa dalam kondisi mengenaskan, meninggalkan jasad dingin yang penuh luka.
Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
8.1
Cinta tulus Jilly selama tiga tahun hancur saat Elton tega membuangnya ke laut demi menyelamatkan Rachel. Menghadapi pengkhianatan kejam sang suami, Jilly memilih menyembunyikan kehamilannya dan berencana kabur dari pernikahan toksik mereka. Ketika Elton akhirnya berhasil melacaknya dalam keadaan kacau dan memohon maaf demi anak mereka, hati Jilly telah membatu. Baginya, sosok ayah dari bayinya sudah lama mati sejak hari di mana Elton lebih memilih nyawa wanita lain.
Sampul Novel En-PD159
7.9
Demi menebus kesalahan masa lalu, Song Jiayan rela menjalani pernikahan aliansi dengan Fu Shisheng. Namun, pengkhianatan pahit menerpanya saat tahu suaminya memalsukan penyakitnya dan berselingkuh. Usai lolos dari berbagai upaya pembunuhan, Jiayan bangkit dan sukses menjabat sebagai CEO di luar negeri. Ketika Shisheng datang mengejar dengan penyesalan, Jiayan memilih berdamai dengan masa lalu, fokus pada aksi kemanusiaan, dan memulai hidup mandiri yang baru.
Sampul Novel Gadis Kesayangan Tuan Muda
9.2
Demi melunasi utang sang ayah, Syaqila Ayu Purnama terpaksa menjadi tunangan Aditya Garrett. Gadis remaja ini kini hidup bergelimang kemewahan dan bersekolah di tempat elit, meski ia membenci takdirnya. Di balik itu semua, Aditya yang berusia 23 tahun sengaja memanfaatkan situasi ini karena sudah lama memendam rasa pada Syaqila. Ia terus memanjakannya, namun usahanya diuji oleh kehadiran para pria muda lain yang lebih tampan. Akankah Aditya berhasil memikat hati Syaqila?
Sampul Novel ISTRI KESAYANGAN PRESDIR
8.3
Dikhianati sang suami membuat Jessica nekat mencari hiburan di klub malam. Namun, situasi berubah mencekam saat ia hampir dilecehkan. Di tengah keputusasaan, ia memohon bantuan seorang pria asing untuk menyelamatkannya. Tak disangka, malam itu justru berujung pada hubungan intim yang tak terduga di antara mereka. Akankah Jessica menyesali tindakan impulsifnya, atau malah terjebak selamanya dalam jeratan takdir bersama penyelamat misterius tersebut?