APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Hanya Sandiwara

Pernikahan Hanya Sandiwara

Wasiat keluarga memaksa Kania menjalani pernikahan penuh derita bersama Rendra. Diperlakukan bagai pelayan oleh sang suami dan mertuanya, ia terpaksa bertahan demi membiayai pengobatan sang adik. Di tengah kepedihan hidupnya, sosok Davian datang membawa kehangatan dan menumbuhkan benih asmara baru. Kini, Kania dihadapkan pada dilema besar: tetap bertahan dalam hubungan beracun tersebut atau melangkah pergi demi mengejar kebahagiaan sejati bersama Davian.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kania berjalan gontai menuju kamarnya. Langkahnya terasa berat, seolah ia membawa beban seluruh istana mewah ini di bahunya. Rumah sebesar ini, dengan puluhan ruangan dan pekerja, tapi Kania merasa seperti tinggal di bilik isolasi yang dingin.

Ancaman Rendra tadi sore, yang secara gamblang menggunakan nyawa Bintang, benar-benar merobek pertahanan terakhirnya. Selama ini ia pikir, jika ia patuh, jika ia menelan semua hinaan, Bintang akan aman. Ternyata, tidak. Kepatuhannya hanya membuat mereka semakin haus kekuasaan. Mereka akan menarik dan mengulur nyawa Bintang sesuka hati mereka.

Di kamar, Kania duduk di pinggir ranjang, memeluk lututnya. Ia harus memikirkan jalan keluar.

"Aku nggak bisa begini terus," bisiknya pelan, suaranya parau. "Kalau aku tetap di sini, Bintang nggak cuma sakit, tapi dia juga akan jadi alat tawaran sampai kapan pun."

Kania memutuskan ia harus mencari tahu detail wasiat itu. Keluarga Rendra, terutama Nyonya Ratna, sangat tertutup soal itu. Mereka hanya bilang Kania harus menikah dengan Rendra untuk memastikan warisan tidak jatuh ke tangan orang lain. Tapi, warisan apa? Dan kenapa hanya Kania?

Malam itu, setelah Rendra sudah pulas dalam tidur mabuknya, Kania diam-diam menyelinap keluar kamar. Jantungnya berdebar kencang. Ini adalah kali pertama ia berani melanggar perintah secara frontal. Ia tahu, kalau ketahuan, hukumannya akan jauh lebih berat daripada tamparan atau ancaman.

Ia tahu ruang kerja Rendra adalah tempat menyimpan dokumen penting. Ruangan itu selalu terkunci, tapi Kania ingat, sore tadi Rendra begitu terburu-buru hingga ia lupa mengunci pintu kabinet arsip.

Dengan langkah berjinjit, Kania menuruni tangga utama yang megah. Lampu-lampu kristal di lorong remang-remang, menciptakan bayangan panjang yang menyeramkan. Kania seperti pencuri di rumahnya sendiri.

Ia sampai di depan pintu ruang kerja. Terkunci. Ia mencari kunci duplikat yang biasanya disimpan di bawah patung singa kecil di dekat sana, tapi kuncinya tidak ada.

"Sial," desisnya.

Kania kembali ke kamar Rendra, mengambil dompet Rendra, dan mencari kunci ruang kerja. Ditemukannya! Tangannya gemetar saat ia memegang kunci perak tebal itu. Rasanya seperti memegang bom waktu.

Kania kembali ke ruang kerja. Dengan hati-hati, ia memutar kunci, dan pintu itu terbuka dengan bunyi klik pelan.

Di dalam, ruangan itu gelap, hanya diterangi cahaya rembulan yang masuk dari jendela besar. Kania menyalakan senter ponselnya, mengarahkan cahayanya ke kabinet arsip.

Kabinet itu memang tidak terkunci. Kania menarik laci teratas. Penuh dengan dokumen-dokumen keuangan yang tidak ia mengerti. Ia terus mencari, hingga akhirnya di laci paling bawah, ia menemukan sebuah map kulit tua bertuliskan: Wasiat Terakhir Tuan Hardiman.

Kania menarik napas dalam-dalam. Ini dia. Kunci semua penderitaannya.

Ia membuka map itu. Isinya surat wasiat bermeterai dan beberapa lampiran. Kania tidak punya banyak waktu, jadi ia langsung mencari bagian yang menyebut namanya.

Matanya menyusuri baris demi baris, membaca cepat dalam cahaya redup.

...Dengan ini, saya Tuan Hardiman, menetapkan bahwa seluruh aset properti dan perusahaan akan dialihkan sepenuhnya kepada cucu saya, Rendra Mahesa, hanya jika Rendra menikahi perempuan dari garis keturunan Laksmi, yang dibuktikan dengan nama keluarga Laksana.

...Apabila Rendra Mahesa gagal memenuhi persyaratan ini hingga usia 30 tahun, atau apabila terjadi perceraian dengan istri yang sah dari garis Laksana dalam waktu 10 tahun sejak pernikahan, maka seluruh aset akan diserahkan kepada Yayasan Sosial Sejahtera...

Garis keturunan Laksana. Kania adalah Kania Laksana. Ayahnya dulu pernah bercerita bahwa mereka adalah keturunan dari keluarga kaya raya yang jatuh miskin. Ternyata, itu adalah garis keturunan yang diinginkan Tuan Hardiman.

Kania merasa mual. Jadi, ia bukan dipilih karena cinta, atau bahkan karena kebetulan. Ia dipilih secara spesifik karena nama belakangnya. Ia adalah pewaris biologis yang dinikahkan dengan pewaris administratif untuk memastikan aset keluarga tetap utuh.

Dan yang paling penting, Kania membaca ulang klausul tentang perceraian: Perceraian sebelum 10 tahun akan membatalkan wasiat, dan aset jatuh ke yayasan.

Inilah yang ditakuti Nyonya Ratna dan Rendra! Mereka tidak bisa menceraikannya. Mereka terpaksa menahannya selama sepuluh tahun, atau mereka akan kehilangan segalanya.

Kania tiba-tiba merasa sedikit kuat. Ia punya kartu AS. Ia punya kendali yang mereka kira mereka miliki sepenuhnya.

Tapi, kekuatan itu langsung runtuh saat ia membalik lampiran terakhir. Itu adalah surat perjanjian yang ditandatangani oleh ayahnya, sebelum ayahnya meninggal.

...Sebagai imbalan atas jaminan pengobatan seumur hidup untuk putri kedua saya, Bintang Laksana, saya setuju bahwa putri sulung saya, Kania Laksana, akan menikah dengan Rendra Mahesa dan tidak akan menuntut perceraian atau pembatalan perjanjian selama 10 tahun ke depan, atas alasan apa pun, demi keberlangsungan pengobatan Bintang...

Kania tersentak. Ayahnya telah menandatangani persetujuan bahwa Kania tidak boleh menuntut cerai selama sepuluh tahun. Mereka bukan hanya mengancamnya secara verbal, tetapi mereka punya kontrak hukum yang menjeratnya, menggunakan Bintang sebagai jaminan mutlak. Jika Kania menuntut cerai, dia melanggar kontrak, dan jaminan pengobatan Bintang akan batal total.

Air mata Kania menetes di atas kertas bermeterai itu. Ayahnya pasti dalam posisi putus asa sekali sampai menandatangani kontrak mengerikan ini.

Tiba-tiba, terdengar bunyi langkah kaki dari lorong. Jantung Kania seperti akan melompat keluar dari rongganya. Ia buru-buru melipat kembali dokumen wasiat itu, menyembunyikannya kembali ke laci, dan menutup kabinet.

Langkah kaki itu semakin mendekat. Itu Nyonya Ratna.

Kania bergerak cepat ke belakang tirai jendela besar. Ia menahan napas.

Nyonya Ratna masuk, menyalakan lampu kecil di meja. Dia memeriksa sesuatu di mejanya, mungkin dokumen yang sedang ia kerjakan. Kania hanya bisa melihat siluetnya.

Setelah sekitar dua menit yang terasa seperti dua jam, Nyonya Ratna mematikan lampu dan berjalan keluar, mengunci pintu ruang kerja.

Kania menunggu di balik tirai selama beberapa saat lagi, memastikan Nyonya Ratna benar-benar pergi.

Saat suasana kembali sunyi, Kania menyelinap keluar, menutup pintu, dan menguncinya kembali dengan kunci yang ia curi. Ia harus mengembalikan kunci itu.

Berlari pelan kembali ke kamar, Kania mengembalikan kunci ke dompet Rendra. Ia terbaring di ranjang, tubuhnya masih gemetar hebat. Ia sudah tahu segalanya.

Ia tidak bisa bercerai karena kontrak yang ditandatangani ayahnya. Ia harus bertahan. Sepuluh tahun. Sepuluh tahun lagi sebagai boneka di rumah ini, menahan kekejaman suaminya, menahan hinaan, demi adiknya.

Kania merasa dirinya benar-benar terperangkap dalam sangkar baja. Malam itu, bukan hanya karena tamparan, tapi karena kebenaran pahit itu, Kania menangis, menangis sejadi-jadinya tanpa suara, membenamkan wajahnya di bantal mahal yang dingin. Ia harus menemukan cara lain. Cara yang tidak melibatkan perceraian, tapi bisa membebaskan Bintang dan dirinya dari kendali tirani keluarga ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cinta Yang Kandas
8.7
Demi Damian, Aveline rela memendam bakat arsitekturnya selama tiga tahun pernikahan yang dingin. Namun, pengkhianatan sang suami di depan umum menjadi titik balik hidupnya. Aveline memutuskan bercerai lalu bangkit mendirikan firma de la Fontaine. Kini, ia terlahir kembali sebagai arsitek elite dunia yang sukses meruntuhkan dominasi bisnis Blackwood. Di tengah kesuksesan besar ini, mampukah ia membuka kembali pintu hatinya untuk cinta yang baru?
Sampul Novel Cinta Yang Penuh Rahasia
8.0
Risa menaruh hati pada dosen mudanya, Bima, walau sadar hubungan mereka terlarang. Impian Risa seolah menjadi nyata saat perjodohan menyatukan mereka. Namun, di balik kehangatannya, Bima menyembunyikan rahasia kelam. Ketika kebenaran menyakitkan itu terbongkar, Risa yang terluka parah berubah menjadi pribadi yang tertutup dan memilih lenyap tanpa jejak. Kepergian sang gadis meninggalkan penyesalan mendalam bagi Bima yang kini didera rasa bersalah selama bertahun-tahun.
Sampul Novel GADIS MALANG
8.2
Demi menempuh pendidikan, Rinda rela merantau ke luar daerah. Sayangnya, kehidupan di tanah rantau justru memberi luka batin yang begitu hebat. Komitmen cinta yang ia jaga dengan tulus malah dibalas dengan pengkhianatan hingga membuatnya depresi berat. Sembari menangis pilu, Rinda menumpahkan segala kepedihan kepada orang yang telah mematahkan hatinya. Kini, ia berada di persimpangan jalan, bimbang untuk terus berjuang atau menyerah pada nasib buruk yang menimpanya.
Sampul Novel MENIKAHI CALON ISTRI SAHABAT
7.9
Rayyen dihadapkan pada pilihan sulit ketika Albar, sahabat lamanya yang kini sakit keras, datang memohon agar ia menikahi tunangannya, Aliffa. Permintaan terakhir mantan casanova ini membuat Rayyen bimbang. Di satu sisi, ia ingin menjaga amanah sang sahabat. Di sisi lain, ia harus menjaga komitmen pertunangannya dengan Zeanna, model ternama yang direstui ibunya. Sanggupkah Rayyen mengorbankan hubungannya demi menikahi Aliffa, wanita yang asing baginya?
Sampul Novel Pengkhianatan Berujung Luka
9.1
Setelah tiga dekade mengabdi, kebahagiaan rumah tangga seorang istri hancur saat menemukan bukti reservasi hotel rahasia suaminya. Alih-alih didukung, sang putra justru menuduhnya berlebihan dan membela ayahnya. Keputusan bulat untuk bercerai memicu konflik besar hingga sang suami mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang. Ketika anak dan suaminya memanfaatkan situasi ini untuk menyudutkannya lewat kepura-puraan di rumah sakit, amarahnya memuncak. Ia pun bertekad mengubah sandiwara sakit suaminya menjadi kelumpuhan yang nyata.
Sampul Novel Skandal Sang Influencer
8.1
Sepupuku adalah influencer kecantikan yang terobsesi dengan konten transformasi riasan. Karena aku menolak menjadi modelnya, ia nekat mendandani jenazah nenek kami saat pemakaman demi popularitas siaran langsung. Tindakanku yang menghentikan aksi tersebut memicu kemarahannya. Menjelang hari pernikahanku, ia tiba-tiba datang membawa kosmetik asing misterius dan menawarkan jasa rias pengantin. Aku pun menyetujuinya, karena sejak awal aku telah mengetahui niat buruk di balik topeng ramahnya.