APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih

Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih

Keputusan Raivan Bertolius melamar gadis desa misterius memicu kehebohan. Di balik kesederhanaannya, sang tunangan ternyata desainer tersohor sekaligus pewaris takhta triliunan dari orang terkaya di dunia. Pengungkapan identitas ini mengejutkan kalangan elit yang meragukan cinta mereka. Namun, Raivan tetap teguh mengumumkan rencana pernikahan. Apa alasan gadis itu menyamar, dan rahasia apa yang membuat Raivan begitu terpikat padanya?
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang wanita muda dengan T-shirt putih dan celana jins sedang berjalan keluar dari stasiun kereta api Kota Duri sambil membawa sebuah koper.

Wajahnya yang menawan berubah sedikit merah saat sinar matahari menyinari dirinya. Dia menyelipkan seuntai rambut bergelombang ke belakang telinganya. Di bawah alisnya yang melengkung terdapat sepasang mata yang cerah dan jernih, hidung yang mancung dan bibir merah seperti buah ceri. Dia terlihat sangat cantik meski tanpa riasan wajah.

"Halo! Apakah Anda adalah Nona Adelia? Saya adalah sopir yang dikirim oleh Keluarga Bertolius."

Adelia Herva mengangguk dan mengikuti sopir ke dalam mobil dengan santai. Dia merasa sangat lelah.

Selama perjalanan, sopir itu berulang kali mencuri pandang ke arah wanita muda yang sedang beristirahat sambil memejamkan mata di kursi belakang.

Wanita muda ini adalah tunangan Raivan Bertolius.

Raivan adalah pria pujaan para wanita di kota. Pada usia 21 tahun, dia sudah menjabat sebagai CEO Grup Bertolius. Kemampuan dan prestasinya jauh di depan rekan-rekannya. Dia adalah orang yang kuat, pandai dan tidak suka omong kosong, sehingga banyak orang di dunia bisnis merasa takut padanya.

Beberapa tahun yang lalu, kakeknya yang bernama Bima Bertolius memutuskan untuk menjodohkan Raivan. Wanita yang dipilihnya ternyata adalah Adelia yang tidak memiliki latar belakang apa pun dan datang dari pedesaan dengan kereta api.

Sopir melirik wajah Adelia yang polos dan mendecakkan lidahnya. Dia sudah bisa membayangkan kesulitan yang akan dialami perempuan desa ini ketika menghadapi Keluarga Bertolius.

Pada saat ini, Adelia membuka matanya dengan perlahan dan mengamati pemandangan kota yang asing dengan ekspresi tenang.

Mobil tidak membutuhkan waktu lama untuk tiba di rumah Keluarga Bertolius. Sopir membantu Adelia membawa barang bawaannya.

Sebelum Adelia sempat menginjakkan kaki ke dalam rumah, seorang wanita paruh baya dengan pakaian mewah muncul. Dia memandang Adelia dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan tatapan jijik.

"Tarmini!"

"Ya, Nyonya Erika."

Begitu Tarmini menerima sinyal, dia mulai menyemprotkan disinfektan ke seluruh tubuh Adelia.

Wanita berpakaian mewah itu adalah Erika Bestan, ibu Raivan. Dia memberi perintah dengan tangannya, "Jangan lupa sepatu dan rambutnya. Tidak ada yang boleh tertinggal."

Wajah dan tubuh Adelia menjadi basah karena disinfektan. Bau menyengat membuat hidungnya menjadi sedikit gatal. Dia berkata dengan dingin, "Apa ada yang salah dengan otak kalian?"

Mendengar ini, Erika langsung marah besar.

"Aku dengar kamu berasal dari pedesaan, awalnya aku mengira kamu setidaknya akan bersikap sopan. Ternyata kamu sama seperti gadis kampung lainnya, kasar dan tidak dididik sama sekali. Aku sengaja menyemprotmu karena aku takut kamu membawa virus atau bakteri ke dalam rumah kami. Apakah kamu ingin kami terkena penyakit?"

Adelia bukan tipe orang yang akan menerima hinaan dari siapa pun. Dia pasti sudah berbalik dan pergi jika bukan karena telah membuat kesepakatan dengan kakeknya.

"Kalau begitu, Tante seharusnya menyemprotkan disinfektan ke mulut Tante karena mulut Tante bau!"

Setelah itu, Adelia mendorong tubuh pelayan ke samping dan berjalan masuk.

"Kamu ... astaga ...." Erika menunjuk Adelia dengan tangan gemetar. Tarmini buru-buru menghampiri dan menghiburnya.

Di ruang tamu, seorang wanita muda yang terlihat seumuran dengan Adelia sedang duduk di sofa. Dia mengenakan pakaian desainer dan riasan yang cerah. Ekspresinya tampak lebih menghina jika dibandingkan dengan Erika ketika menatap Adelia. Dia adalah adik sepupu Raivan yang bernama Cynthia Bertolius.

"Apakah kamu adalah tunangan Kak Raivan yang bernama Adelia Herva?" Cynthia memutar bola matanya ke atas saat melihat Adelia mengenakan pakaian sederhana. "Ck, ck, ck, selera Kakek sangat buruk. Aku tidak percaya beliau memilih seseorang sepertimu. Omong-omong, aku dengar kamu datang ke sini dengan kereta api. Kamu seharusnya memberi tahu kami jika kamu terlalu miskin untuk membeli tiket pesawat. Kami akan membelikan tiket untukmu. Tunggu sebentar, sepertinya tidak ada bandara di pedesaan."

Adelia menatap Cynthia dengan salah satu alisnya terangkat.

Dia bertanya-tanya dalam hati apakah semua anggota keluarga ini begitu sombong.

Memang tidak ada bandara di kampung halamannya, tetapi kakeknya telah memesan seluruh gerbong kereta ke Kota Duri untuknya. Orang-orang sombong ini tidak tahu bahwa dia bepergian lebih mewah dari penerbangan kelas satu.

Lagi pula, dia bisa terbang ke sini dengan jet pribadi jika dia mau.

Adelia dapat memberi penjelasan dengan mudah, tetapi dia tidak mau repot-repot. Dia langsung naik ke lantai atas.

Rasa kesal menyelimuti wajah Cynthia begitu melihat Adelia menaiki tangga. Dia tidak terbiasa diabaikan orang lain, jadi dia segera mengikutinya.

"Kamarku yang mana?" tanya Adelia pada pelayan yang mengikuti di belakangnya.

"Di sini!" Cynthia menunjuk ke sebuah pintu di lorong sebelum pelayan sempat menjawab.

Dia mendorong pintu kamar terbuka dan menambahkan dengan sombong, "Kamu belum pernah tinggal di kamar seluas ini, bukan? Kamu harus menghargai kesempatan untuk tinggal di rumah ini. Aku adalah adik sepupu Kak Raivan, Cynthia Bertolius. Kamu harus menjilatku jika kamu ...."

Sebelum Cynthia sempat menyelesaikan kalimatnya, Adelia masuk ke dalam kamar dan membanting pintu di depan wajahnya. Tindakan Adelia membuatnya semakin marah.

"Ah! Beraninya dia bersikap sombong padaku? Dasar orang miskin! Aku tidak paham jalan pikiran Kakek."

Pelayan itu berjalan mendekat dan bertanya dengan cemas, "Nona, bukankan kamar itu adalah kamar Pak Raivan?"

Cynthia melemparkan tatapan menghina ke arah pintu.

"Diam kamu! Jangan beri tahu dia. Kak Raivan paling benci orang lain masuk ke kamarnya atau menyentuh barang-barangnya. Ketika dia mengetahui Adelia ada di kamarnya, bilang saja bahwa Adelia memilih untuk tinggal di kamar ini."

Kilatan melintas di mata Cynthia saat memberi perintah pada pelayan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Haram Milik Suamiku
8.1
Kebahagiaan rumah tanggaku runtuh seketika saat sebuah rahasia besar terungkap dari mulut suamiku sendiri. Bocah yatim piatu yang kami adopsi dan besarkan bersama dengan tulus, ternyata merupakan anak kandungnya. Bocah itu lahir dari perselingkuhan suamiku dengan perempuan lain di masa lalu. Janji manis pernikahan yang dulu ia ucapkan kini berubah menjadi kebohongan yang sangat menyiksa. Di tengah kehancuran rumah tangga kami, aku kini harus menghadapi kenyataan yang teramat pahit.
Sampul Novel Bingkisan Daster Bekas Mertua
8.6
Kehidupan rumah tangga sepasang suami istri berada di ujung tanduk akibat campur tangan ibu mertua yang menguasai seluruh aspek keuangan. Sang suami tidak berdaya dan dituntut selalu patuh pada setiap titah ibunya. Di bawah dominasi keluarga yang begitu kuat serta hilangnya hak mandiri dalam pernikahan, mampukah cinta mereka bertahan? Ikuti perjuangan mempertahankan ikatan pernikahan di tengah bayang-bayang kendali sang mertua.
Sampul Novel DARK LOVE
8.2
Kehidupan Aluna di keluarga Dewantara melahirkan benih cinta terlarang bersama saudara angkatnya, Albert. Namun, hubungan itu membuat Albert pergi. Saat Aluna mencoba bangkit dan bersiap menikah dengan Mark yang penyayang, Albert mendadak pulang. Ia membawa kebenaran masa lalu serta rahasia kelam tentang Mark. Kini, Aluna terombang-ambing dalam dilema besar antara cinta lama dan rencana masa depannya.
Sampul Novel menikah lagi
9.1
Kini aku tinggal di sebuah rumah besar milikku sendiri bersama lima orang penyewa. Walau bangunan ini sudah lama kubeli dan kuperbaiki untuk dijadikan kos, aku selalu menjauhinya selama bertahun-tahun. Masa lalu kelam di sana menyisakan luka mendalam yang memicu amarah dan kesedihan setiap kali teringat. Namun sekarang, aku terpaksa menempati kamar utama di lantai bawah dan harus kembali menghadapi kenangan buruk yang tersimpan rapat di rumah ini.
Sampul Novel Obsesi Cinta Mafia Kejam
8.4
William Henry, gembong mafia berdarah Italia-Indonesia, mendarat di Jakarta untuk menuntut balas atas kematian ayahnya kepada Thomas Hartono. Rencana balas dendamnya goyah seketika saat ia terobsesi pada Wulan, putri tunggal sang musuh. Walau Wulan sudah bertunangan, hasrat gelap William mendorongnya menghalalkan segala cara untuk merebutnya. Kini ia terjebak dilema antara dendam masa lalu atau obsesi cintanya. William bersumpah takkan membiarkan siapa pun memiliki Wulan jika ia gagal mendapatkannya.
Sampul Novel Secret Affair
8.0
Pernikahan Raquel Brons selama lima tahun hancur setelah sebuah foto misterius mengungkap perselingkuhan suaminya. Karena gugatan cerainya selalu ditolak pengadilan, Raquel nekat mencari pria simpanan untuk memancing sang suami agar mau berpisah. Di tengah rencana tersebut, datang seorang pria yang menawarkan bantuan. Namun, kehadiran sekutu baru ini malah menumbuhkan perasaan cinta tak terduga, mempersulit usahanya meraih kebebasan.