APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO

Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO

Demi meraih impian, Keyla justru harus bekerja sebagai sekretaris Dion Prakasa. Pria itu adalah CEO dingin yang dulu pernah ia tolak karena berpenampilan cupu. Setelah lima tahun berlalu, Dion telah berubah menjadi pewaris sukses yang membenci wanita akibat patah hati di masa lalu. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali, menyalakan lagi obsesi sekaligus dendam lama. Walau banyak wanita memujanya, fokus Dion hanya tertuju untuk menguji Keyla, cinta pertamanya yang kini terjebak dalam arogansinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Bagaimana Keyla?! Apa kamu sudah mengingatku?" desak Dion menggebu. Ia tidak ingin melihat Keyla terpaku hanya diam.

Keyla yang merasa masih di bawah alam sadarnya, menepuk-nepuk kedua pipinya. ‘Sadar Keyla! tenanglah ... ini hanya mimpi di siang hari. Sebentar lagi kamu akan terbangun dari mimpi burukmu ini.’

"Auw ... sakit!" Ia sungguh tidak percaya. Kalau yang ada di hadapan dirinya sekarang, adalah seorang Dion Prakasa. Mantan kakak kelasnya yang cupu. Dion menatapnya sombong. Sorot mata itu, menegaskan kalau ia sedang merendahkan Keyla yang masih meringis.

Dion pun tersenyum smirk setengah puas. Ia mengubah posisinya. Mendorong kursi ke belakang dengan kekuatan punggungnya. Dan beranjak dari situ. Berjalan mendekati Keyla. Lalu berdiri di samping wanita itu. Sembari melipat kedua tangannya.

"Kenapa tadi menatapku seperti itu, terkejut hah?!” tanya Dion angkuh setengah menggertak.

Keyla yang masih termangu menoleh. Ia berusaha menormalkan detak jantungnya, yang sedari tadi berdetak lebih cepat. Sadar kalau itu bukan mimpi. Keyla mencoba mengusir rasa gugup yang mendominasi luar biasa. Ia ingin terlihat baik - baik saja di hadapan Dion, yang ingin menghakiminya. Wanita berkepribadian tangguh ini, tidak mau terlihat lemah di hadapan mantan rivalnya.

"Dasar curang!" tuding Keyla lantang.

Dion menyatukan alisnya, "Apanya yang curang?"

Keyla ikut beranjak dari kursinya. Berdiri tepat di depan Dion. Ia mesti mendongak. Karena tubuh Dion yang masih terlalu tinggi darinya.

Keyla tidak mau di remehkan. Hanya karena kini, Dion adalah seorang CEO. Keyla mulai menduga, Dion sudah merencanakan semuanya. Keyla juga menganggap Dion telah menyalah gunakan kekuasaannya, untuk menekan bawahannya.

"Apa - apan ini, jelas kamu curang?! Kamu seorang CEO di perusahaan ini. Seharusnya Pak HRD yang menginterview diriku!” cecar Keyla tak terima.

“Jelas ini bukan tugasmu!" sanggah Keyla menambahkan.

Mendengarnya, membuat gelak tawa Dion pecah. Ia gemas, melihat wajah Keyla penuh amarah. Tapi wanita itu, seakan tidak berdaya menumpahkannya.

"Hahahaha!" Dion menggelengkan kepalanya. Sembari berjalan menuju kursinya. Ia kembali duduk di sana. Dion melonggarkan dasinya, yang terasa ketat.

Keyla semakin geram dengan tingkah Dion. Keyla merasa Dion mempermainkannya. Matanya melotot, dan rahangnya mengatup kuat.

"Keyla… Keyla! Kamu ini lucu sekali. Perusahaan ini milikku! Aku CEO di sini!” ungkap Dion bangga.

“Wajar saja aku yang memegang kendali di tempat ini. Sudah jadi tanggung jawabku, apapun yang berhubungan dengan perusahaan ini. Termasuk karyawan, bawahan, manager, apapun itu!" lanjut Dion berdalih.

Sejatinya ia sudah merencanakan semua itu. Karena Keyla yang selalu mengirimkan CV -nya berulang. HRD selalu mengirimkan data karyawan baru. Termasuk data pelamar kerja. Namun, Dion tegas menolaknya, dan untuk yang kesekian kalinya. Tetapi, wanita itu juga tidak menyerah. Dion pasrah, meski akhirnya ia harus melawan lukanya, untuk menghadapi wanita yang pernah singgah di hatinya itu.

"Lalu, di mana letak kecuranganku?" tanya Dion lagi mengangkat dagunya.

"Ya, aku tahu kamu CEO di perusahaan ini. Bukankah sangat tidak etis kalau kamu langsung yang menginterview?!” protes Keyla keberatan.

“Apalagi calon karyawan baru sepertiku! Setahuku ini bukan tugasmu,” tambah Keyla mencecrca.

Keyla kembali ikut duduk, dan menghempaskan tubuhnya ke kursi. Dadanya bergemuruh, menahan amarah dari tindakan Dion.

Dion membuang nafas kasar.

"Sudahlah Keyla, terima saja! Saat ini kamu berhadapan dengan siapa?!”

“Sedari dulu, aku memang selalu memeriksa data karyawan baru dan karyawan lama. Semua itu kulakukan demi mempertahankan kesuksesan perusahaanku. Jangan GR kamu!" timpal Dion meluruskan.

Mendengar penjelasan Dion, Keyla mulai menerimanya. Logikanya itu memang benar. Lagi pula perusahaan itu sudah sangat besar dan berjaya, sejak beberapa tahun silam.

Kesuksesannya melebihi beberapa pesaing perusahaan di bidangnya. Tetapi, ada hal yang menjadi pertanyaan. Kenapa Dion bisa menjadi CEO di situ?

"Hem ... baiklah,” dengus Keyla menyerah.

"Lalu bagaimana dengan interview ku hari ini? Dan bagaimana bisa kamu menjadi CEO di perusahaan ini?" lanjut Keyla masih meragukannya.

"Apakah jawaban itu penting untukmu?" tanya Dion sinis.

"Ya!" jawab Keyla singkat seraya mengangkat kedua alisnya.

"Aku Dion Prakasa! Pewaris tunggal PT. PERKASA. Perusahaan ini adalah milik Ayahku, kamu puas?!”

Entah kenapa Keyla masih belum bisa menerimanya. Namun, fakta itu ada di depan matanya. "Tapi bagaimana bisa?" Keyla lagi - lagi mempermasalahkannya.

Dion mengusap kilas wajahnya.

"Sudah kuduga kamu pasti tidak yakin, dengan semua yang kamu lihat. Maka dari itu aku selalu menolak CV yang kamu kirimkan,” beber Dion kecewa.

Melihat raut wajah Dion, Keyla menjadi merasa bersalah. ‘Apa yang ku lakukan? Seharusnya aku tahu diri!’

"Oke baiklah! Kembali ke tujuan awal. Bagaimana dengan CV-ku? Aku yakin kamu pasti sudah memeriksa lembar demi lembar CV yang sudah aku kirimkan."

Dion mengangkat kedua alisnya, "Menurutmu bagaimana?"

"Bukankah kamu yang menentukan?"

Keyla terpancing emosi.

"Sabar, Nona Keyla! Sejak tadi kamu emosi. Apa menurutmu sikap seperti ini yang harus ditunjukan ke atasan sepertiku?" cecar Dion menyayangkan.

Tetapi, secara tidak langsung sikapnya memang membuat Keyla gerah, Dion sengaja melakukannya. Tujuannya hanya ingin balas dendam, dengan kejadian masa lalu di antara mereka.

Meski begitu perasaan Dion tak banyak berubah. Ia masih mengagumi sosok Keyla. Yang dulu adalah gadis lincah, dan periang. Keyla sangat supel dalam berteman, tetapi sedikit pemilih.

Selain itu Keyla juga cukup cerdas dalam setiap mata pelajaran. Ia juga gigih dan rajin. Parasnya yang cantik, memang membuat mata kaum adam terpikat.

Nasihat Dion kali ini harus Keyla terima. Bagaimana pun ia harus menunjukkan sikap profesionalnya dalam bekerja. Tanpa harus mengaitkannya dengan masa lalu.

Tekadnya kuat, ia ingin berkerja dan meraih cita-citanya. Keyla menghela nafasnya ringan. Lalu menghembuskannya perlahan.

"Baik Pak Dion! Apakah saya diterima bekerja di perusahaan, anda ini?" tanya Keyla kesekian kalinya dengan sabar.

Dion bungkam. Ia pura - pura memeriksa CV milik Keyla lagi. Mimik wajahnya ia buat seserius mungkin, untuk menakuti wanita itu. Keyla kembali gelisah.

"Bagaimana, Pak?! Apa saya di terima di perusahaan ini?" tanya Keyla mempercepat.

Merasa cukup puas, mempermainkan emosi Keyla. Dion menutup sampul lembaran kertas di mejanya. Menatap Keyla lekat.

"Setelah meninjau semua yang berkas kamu berikan. Saya akan memutuskan_?” Dion sengaja memotong perkataannya.

"Memutuskan apa, Pak?!” sambar Keyla bertanya.

"Saya memutuskan, kalau kamu akan menjadi Sekretaris sekaligus asisten pribadi saya, kamu setuju?" lontar Dion mengejutkan.

"Apa? Sekertaris, Asisten? Saya tidak salah dengarkan, Pak?!” sahut Keyla terhenyak.

"Kamu tidak salah, saya sudah memikirkannya matang.”

"Tapi, bukankah ada yang lebih baik dan lebih berpengalaman dari pada saya? Saya masih terlalu baru, Pak untuk itu?!" bantah Keyla keberatan.

Jujur saja dalam hati Keyla senang. Baru masuk kerja ia sudah diangkat menjadi Sekretaris. Tapi disisi lain, sebenarnya ia risih kalau harus menjadi asisten pribadi seorang Dion.

Firasatnya tidak enak. Keyla sempat menduga Dion merencanakan sesuatu yang buruk untuknya. Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba. Ia akan bekerja untuk pertama kalinya. Di perusahaan impiannya. Ia tepis jauh prasangka buruk nya itu, demi cita - citanya.

"Semua keputusan ada di tanganmu! Aku hanya memberi tawaran,” tegas Dion seolah membuat Keyla di lema.

‘Ini adalah impianku! Tidak ada yang bisa menghalangiku, bahkan Dion sekali pun. Meski kamu CEO di sini, aku yakin aku pasti bisa menghadapinya.’

"Baiklah Pak! Aku setuju," angguk Keyla menerima.

"Kalau begitu tanda tangani surat perjanjian ini!" Dion menyodorkan selembar kertas yang berisi pernyataan perjanjian itu.

Tanpa membacanya Keyla menandatangani surat tersebut. Di mana surat itu, akan membawa malapetaka baginya. Karena Dion akan menjeratnya melalui surat berharga itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Accidentally Wedding
8.6
Fachmi tak mengerti mengapa ia begitu terpikat pada Carissa, siswi SMK yang sangat berbeda dari tipe idamannya. Rasa benci dari gadis itu justru membuatnya tertarik hingga nekat mengajukan pernikahan kepada ayah Carissa. Akibatnya, Carissa yang baru berusia tujuh belas tahun harus menghadapi kenyataan pahit. Ia terpaksa menikahi Fachmi, pria matang yang dikenal sebagai playboy. Mampukah pernikahan dini yang tak diinginkan ini berujung pada kebahagiaan?
Sampul Novel Api Cemburu Ladyboy
7.9
Diandra, seorang gadis tomboy yang menggemari dunia motor, terpaksa harus bertunangan dengan Handoko. Di balik gelimang hartanya, Handoko memiliki obsesi rahasia untuk berpenampilan anggun layaknya sang ibu. Walau ia berniat memperbaiki diri, kehadiran Diandra malah memicu konflik hebat yang mengancam kelangsungan hubungan mereka. Di tengah badai emosi dan rintangan, akankah cinta sanggup menyatukan dua kepribadian yang saling bertolak belakang ini?
Sampul Novel Istri Bayaran Untuk Bos Galak
8.9
Kontrak pernikahan telah usai, namun Devan menolak melepaskan Cecil. Terobsesi untuk terus memiliki wanita itu, sang bos yang angkuh melontarkan ancaman ekstrem. Ia bersumpah akan menghamili Cecil agar sang mantan istri bayaran tidak bisa pergi dari sisinya. Meski Cecil memohon dengan ketakutan dalam tekanan tersebut, Devan justru kian bertekad mengikatnya lewat kehadiran seorang anak demi mempertahankan hubungan mereka.
Sampul Novel Perangkap Cinta Tuan CEO
8.8
Rafael Valentino bertekad membalas dendam setelah dikhianati oleh Edgar Marvelo yang membawa kabur dana perusahaannya. Karena sang pelaku menghilang, Rafael melimpahkan amarahnya kepada Aurora, putri Edgar yang baru kembali dari Paris. Gadis tak bersalah ini dipaksa menebus kesalahan ayahnya hingga kehilangan kebebasan. Terperangkap dalam jerat sang CEO yang kejam, mampukah kebencian dan kepedihan di antara mereka berubah menjadi cinta?
Sampul Novel SUKSES USAI DICERAIKAN
9.5
Kehancuran menerpa Andini setelah dikhianati dan diceraikan oleh Agung. Selama ini, ia selalu dihina oleh mertua dan iparnya karena hanya lulusan SMA dari panti asuhan. Namun, status janda satu anak tak menghentikan langkah Dini untuk bangkit membuktikan kemampuan diri hingga meraih sukses besar. Di saat ia berada di puncak keberhasilan, Agung kembali hadir dan memohon rujuk demi anak mereka. Akankah Dini luluh atau justru menutup rapat pintu hatinya dari masa lalu yang pahit?
Sampul Novel Why Im Fall For You
9.8
Dendam masa lalu menyelimuti Aria setelah ayah Luna merebut sang ibu darinya. Ketika perusahaan Luna di ambang kehancuran, Aria melihat celah untuk membalas dendam. Ia bersedia memberikan bantuan keuangan, asalkan Luna mau menandatangani kontrak pernikahan selama satu tahun. Demi menyelamatkan bisnisnya, akankah Luna terjebak dalam rencana licik Aria? Di sisi lain, mampukah Aria menuntaskan misi balas dendam ini tanpa melibatkan perasaan cinta?