APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Sejak tragedi masa kecil yang menewaskan sang kakak saat mereka membolos sekolah, kehidupan protagonis berubah menjadi neraka. Sang ibu menaruh kebencian mendalam dan menuduhnya sebagai penyebab kematian tersebut. Selain diperlakukan layaknya pembantu, posisinya digantikan oleh seorang anak angkat. Puncaknya, sang ibu menuntut donor ginjal demi anak adopsi tersebut. Memilih menyerah pada ketidakadilan ini, ia memberikan nyawanya, menyisakan penyesalan tak berujung bagi sang ibu yang terlambat menyadari kebenaran.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada usia 10 tahun, kakakku meninggal saat kami bolos untuk pergi bermain. Sejak saat itu, ibuku membenciku, mengira aku yang mencelakai kakakku. Dia memperlakukanku seperti pembantu dan mengadopsi anak perempuan yang patuh untuk menggantikan posisi kakakku. Ibuku merebut semuanya dariku, bahkan memintaku mendonorkan ginjal untuk putri adopsinya itu! Oke, Ibu. Karena kamu mau begitu, aku akan memberi nyawaku ini kepadamu! Setelah aku mati, dia baru menyesal.

Belakangan ini, kepalaku terus sakit. Bahkan, aku sering jatuh pingsan di jalan. Ketika mendapat hasil laporan dari rumah sakit, jantungku seolah-olah berhenti berdetak.

Ternyata aku mengidap tumor otak ganas. Penyakit ini langka. Dokter bilang kalau aku nggak rajin berobat, aku nggak bakal bisa bertahan sampai dua bulan.

Aku baru berusia 23 tahun. Kehidupanku malah hanya tersisa kurang dari dua bulan. Bagaimana aku harus memberi tahu ibuku kabar ini?

Dengan perasaan berat hati, aku pulang ke tempat yang disebut rumahku. Begitu mendorong pintu, aku melihat ibuku dan putri adopsinya yang bernama Valentine sedang bersenang-senang. Sungguh pemandangan yang harmonis. Sementara itu, aku seperti orang luar.

"Dari mana saja kamu? Kenapa baru pulang? Kamu mau buat kakakmu mati kelaparan ya? Cepat masak sana!"

"Ya, Ibu." Ibuku sama sekali tidak memperhatikan kantong plastik berisikan obat yang kupegang. Mungkin, dia sudah melihatnya, tetapi tidak peduli.

Aku menarik tubuhku yang lelah ke dapur. Panci di tangan terasa berat. Setiap kali mengaduk, seluruh tenagaku seolah-olah terkuras.

Ibu sedang menonton TV bersama Valentine. Sesekali, aku mendengar tawa mereka. Tawa itu bak jarum yang menusuk telingaku.

Tiba-tiba, Valentine masuk ke dapur. Gelang baru di tangannya yang berkilauan terlihat sangat menyita perhatian di bawah sinar lampu.

"Virginia, lihat. Ibu yang beli gelang ini. Harganya 400 juta! Kamu pasti iri, 'kan?" Valentine menggoyangkan gelangnya di depanku dengan sengaja. "Kenapa memangnya kalau kamu putri kandungnya? Kamu tetap harus melayaniku seperti pembantu."

Hatiku menegang. Uang 400 juta itu adalah uang operasiku. Selama bertahun-tahun ini, demi membayar uang sekolah dan biaya hidup, aku bekerja susah payah di luar dan di rumah. Kini, uang itu malah menjadi modal seseorang untuk pamer.

"Virginia! Masak yang cepat! Jangan sampai aku mengulitimu!" terdengar bentakan ibuku dari kejauhan. "Dasar nggak berguna! Masak saja lama sekali. Kamu mau kami mati kelaparan ya?"

Usai berbicara, ibuku membawa Valentine kembali ke ruang tamu untuk lanjut menikmati kebersamaan mereka. Hatiku seolah-olah dihantam oleh palu. Aku hanya bisa melanjutkan pekerjaanku.

Setelah selesai memasak sup, aku menyajikannya di atas meja. Alhasil, aku malah mendapat perlakuan makin buruk.

"Aduh!" Terdengar seruan kaget yang mengandung niat jahat. Tiba-tiba aku tersandung. Ini jelas adalah perbuatan Valentine.

Sup tumpah. Sup yang panas mengenai tubuhku. Rasanya sakit sekali. Ibuku malah maju dan memakiku, "Dasar sampah! Pegang sup saja bisa jatuh!"

Saat berikutnya, sebuah tamparan kuat dilayangkan ke wajahku. Duniaku seolah-olah berputar.

"Kalau tahu kamu begitu nggak berguna, pasti sudah kubuang sejak kecil. Dasar pembawa sial! Kamu mencelakai Vivian dan sekarang ingin mencelakai Valentine! Sebaiknya kamu bersikap yang baik! Nanti kamu harus melakukan transplantasi ginjal untuk Valentine!"

"Dasar berengsek! Kamu nggak tahu kesehatan kakakmu kurang baik? Kamu sengaja ya?"

Dengan sepatu hak tinggi, ibuku menendang perutku. Aku sakit hingga meneteskan air mata.

"Ibu, maafkan aku ...."

Ibuku sama sekali sama sekali tidak peduli. Dia terus menendangku, seolah-olah ingin melampiaskan seluruh amarahnya selama belasan tahun kepadaku.

Aku kesakitan hingga tidak bisa berkata-kata. Kepalaku terasa makin berat. Pandanganku kabur.

Di belakangku, ibuku malah menghibur Valentine, seolah-olah semua ini tidak ada kaitannya dengannya. "Jangan takut, Sayang."

Saat ini, perasaanku campur aduk. Aku murka, sedih, dan tidak berdaya. Jelas-jelas aku putri kandungnya, tetapi malah mendapat perlakuan seperti ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Palsu, Fakta Tersembunyi
8.4
Setelah Charles membatalkan pernikahan mereka demi Chelsea di pemakaman ibunya, sang protagonis menerima lamaran tulus dari teman masa kecilnya, Sugi. Tiga tahun membina rumah tangga tanpa anak, Sugi selalu bersikap manis dan menerima keadaan. Namun, kebahagiaan itu hancur saat ia tidak sengaja mendengar percakapan Sugi dengan dokter tentang pil KB yang diam-diam diberikan kepadanya. Sugi rupanya hanya memanfaatkannya, sementara hatinya tetap milik Chelsea. Menolak menjadi korban penipuan, ia pun bertekad untuk pergi.
Sampul Novel Diperas Mafia Tengil
8.6
Nasib malang menimpa Rania. Usai gagal menikah, ia diceraikan karena tidak bisa memberi anak lelaki. Rencana mengundurkan diri sebagai asisten pribadi pun kacau saat bosnya yang seorang mafia, Radin, malah memerasnya. Anehnya, Radin justru melindungi Rania dan putrinya dari usikan sang mantan suami. Sikap kontradiktif ini membuat Rania bingung. Rupanya, Radin menyimpan rahasia besar masa lalu yang menjadi alasan di balik kebaikan tersebut.
Sampul Novel Lima Tahun, Cinta yang Memudar
8.3
Demi wasiat Yudha, pria yang dicintainya, Aruna rela mengabdi lima tahun sebagai asisten Brama. Namun setelah kontraknya berakhir, pengorbanan Aruna yang bahkan nyaris tewas dalam balapan maut demi Brama justru dituduh sebagai cari perhatian. Kekejaman Brama kian tak berperasaan saat ia membiarkan Cheryl menyiksa Aruna hingga menjualnya di lelang amal. Merasa pengabdiannya dibalas kehinaan, Aruna memilih mengakhiri hidup di jembatan kenangan Yudha dengan pesan terakhir yang memilukan.
Sampul Novel Pelabuhan Akhir Sang Pewaris
7.8
Sebagai pewaris tunggal Grup William, Sean Axel dikenal sangat tegas dalam bisnis. Meski banyak selebriti wanita mendekatinya demi harta, ia merasa muak dengan kepalsuan mereka. Hidup sang miliarder berubah total setelah bertemu seorang wanita unik yang berhasil memikat hatinya. Kini, Sean justru berjuang keras mengejar cinta perempuan tersebut, berharap dapat menjadikannya sebagai pelabuhan terakhir dalam perjalanan hidupnya.
Sampul Novel Puncak Lelah Anak Tiri
8.7
Kehidupan dewasa Hanna dipenuhi cobaan berat. Saat berjuang keras mencari biaya medis untuk ibu kandungnya, ia justru dikhianati oleh kekasihnya yang ternyata menghamili kakak tirinya. Di ambang keputusasaan akibat luka hati yang mendalam, seorang pria misterius datang menawarkan pertolongan melalui sebuah pernikahan. Kini, Hanna dihadapkan pada pilihan sulit demi bertahan hidup. Akankah ia menerima tawaran tersebut?
Sampul Novel Terapi Psikologis Khusus
7.9
Di dalam ruang klinik yang sunyi, Dokter Sam menjalankan sesi terapi psikologis pribadi untuk membantu Nina melepaskan tekanan batinnya. Dokter Sam meyakini bahwa kedamaian jiwa hanya bisa dicapai saat tubuh benar-benar rileks. Namun, metode terapi ini mulai melintasi batas ketika sentuhan fisik sang dokter membuat Nina terjebak dalam konflik batin yang hebat. Di satu sisi, akal sehatnya menolak dan memohon agar tindakan itu dihentikan, tetapi di sisi lain, tubuhnya justru mengkhianati keinginannya sendiri.