APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengorbanan Dibalas Pengkhianatan

Pengorbanan Dibalas Pengkhianatan

Sepuluh tahun setelah kehilangan penglihatan demi menyelamatkan Marcus, seorang wanita menghadapi kenyataan pahit. Marcus membawa selingkuhannya tinggal di vila mereka. Setiap malam, sang suami bersandiwara menemaninya tidur sebelum mendatangi wanita itu. Bahkan, anaknya sendiri diam-diam memanggil wanita tersebut "Mama". Tanpa mereka ketahui, penglihatan sang istri telah pulih sepenuhnya, dan kini ia tengah menyusun rencana rahasia untuk pergi meninggalkan mereka selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 8

Hari ini adalah hari jadwal Ravina untuk menjalani pemeriksaan mata di rumah sakit dan juga hari di mana dia memutuskan untuk pergi.

Saat dia turun dari lantai atas dengan pakaian rapi, Marcus pun kebetulan membuka pintu masuk. Di belakangnya, Lowie dan Willianti ikut menyusul.

Ravina tahu, Marcus pasti akan kembali demi menemaninya ke rumah sakit. Karena perubahan sikapnya belakangan ini pasti sudah membuat Marcus merasa tidak tenang.

"Sayang, aku dan Lowie pulang!" seru Marcus dengan nada riang. Dia ingin memeluk Ravina dan mengangkatnya berputar-putar di ruang tamu seperti dulu, tapi Ravina langsung mendorongnya menjauh.

Tidak ada sedikit pun ekspresi bahagia di wajahnya atas kepulangan mereka.

Marcus memanggil dengan cemas, "Sayang?"

"Mama." Lowie menyerahkan sebuah model bangunan ke tangannya. "Ini oleh-oleh buat Mama. Coba pegang, Mama suka nggak?"

Ravina menerima benda itu, tetapi hanya meletakkannya begitu saja tanpa melihat. "Aku mau ke rumah sakit dulu. Nanti saja bicaranya," ucapnya dingin.

Marcus buru-buru memeluknya dari samping. "Aku temani kamu ke sana."

Lowie juga memeluk kakinya dengan manja. "Aku juga ikut! Rasanya sudah lama sekali nggak bareng Mama."

Sebelum naik ke dalam mobil, Ravina menoleh sekali ke arah vila tempat mereka tinggal.

Marcus bertanya dengan lembut, "Ada apa?"

Ravina menggeleng pelan. "Nggak ada apa-apa."

Hanya saja, dia ingin melihat untuk terakhir kalinya tempat yang telah menjadi rumahnya selama sepuluh tahun.

Rumah Sakit Hope terletak di pinggiran kota, dekat tepi laut. Mobil melaju tenang di jalan raya yang luas dan terang.

Di dalam mobil, Lowie tertawa riang dan berkata, "Papa sampai buru-buru kejar waktu cuma buat bisa temani Mama ke rumah sakit."

Ravina menoleh memandangi pemandangan di luar jendela. "Bukannya kalian ke acara study tour TK? Memangnya boleh pulang duluan?"

Lowie tersentak, menyadari dirinya hampir keceplosan. Dia langsung menutup mulut dan tidak berani bicara lagi.

Marcus menggenggam tangan Ravina, "Iya, kami pulang lebih cepat. Soalnya aku sudah janji sama kamu. Janji harus ditepati."

Ya, dia memang pernah berjanji. Bahwa dia akan mencintai Ravina selamanya. Bahwa dia tidak akan pernah mengkhianati Ravina.

Mungkin karena terlalu banyak janji, dia sampai melupakannya.

Ravina tidak menanggapi kata-kata Marcus. Suasana di dalam mobil pun mendadak senyap.

Tiba-tiba, ponsel Marcus berdering nyaring memecah keheningan. Dia langsung menolaknya tanpa melihat layar. Namun, penelepon itu tampaknya tidak mau menyerah. Dia menelpon sampai belasan kali berturut-turut.

Ravina akhirnya berkata dengan nada datar, "Angkat saja. Siapa tahu ada hal penting dari kantor."

Marcus menurunkan kaca jendela, membiarkan suara bising dari luar memenuhi kabin. Entah apa yang dikatakan orang di seberang sana, wajah Marcus mendadak berubah drastis.

"Berhenti!" serunya pada sopir.

Mobil berhenti mendadak dengan bunyi rem mendecit.

Marcus menarik napas dan berusaha meredam emosi sebelum menoleh ke arah Ravina. "Sayang, ada masalah mendadak di perusahaan. Aku harus segera ke sana. Biar Lowie menemanimu di sini sebentar, aku akan kirim sopir lain untuk antar kalian ke rumah sakit."

Sambil berkata demikian, Marcus pun membuka pintu mobil.

Lowie memang anak yang cerdas. Dia tahu benar, dalam hati ayahnya, tidak ada urusan kantor yang lebih penting daripada ibunya, kecuali kalau ini menyangkut Willianti.

Dia langsung mencari alasan dengan cepat, "Aku juga ikut! Aku 'kan pewaris Grup Hope di masa depan, harus ikut Papa biar bisa belajar."

"Kalau kamu ikut, terus Mama bagaimana?"

Angin pagi berembus, menyibakkan ujung gaun Ravina. Dia berkata dengan tenang, "Nggak apa-apa. Kalian pergi saja."

Marcus hanya ragu sejenak, lalu langsung mengangguk. "Sayang, kamu jangan kemana-mana. Tunggu saja di sini, nggak sampai sepuluh menit, sopir baru akan datang menjemput."

Tanpa menunggu jawaban Ravina, Marcus sudah berbalik dan bersiap masuk kembali ke mobil.

Namun, Ravina tiba-tiba menarik ujung jasnya. "Boleh nggak, jangan pergi?"

Marcus menepis tangannya. "Sayang, ini penting. Kamu ngerti, 'kan? Patuh, ya."

Tanpa menoleh lagi, dia masuk ke dalam mobil dan menutup pintu. Mobil itu pun melaju cepat dan menghilang di kejauhan.

Tak lama kemudian, sebuah truk besar datang dari arah yang sama, mendekat dengan kecepatan tinggi.

Ravina melangkah mundur selangkah. Sopir turun dari mobil, lalu mengangkat sebuah jenazah wanita tak dikenal dari bagasi. Wajahnya rusak parah hingga tidak bisa dikenali.

Di saat sopir bersiap menjalankan mobil untuk menggilas tubuh itu, sebuah tangan besar tiba-tiba menutup mata Ravina dari belakang.

Namun, Ravina segera menarik tangan itu. Yang terlihat di hadapannya adalah tubuh yang sudah hancur tak berbentuk dan berlumuran darah.

Bayangkan saat Marcus dan Lowie kembali dan melihat pemandangan seperti ini. Bagaimana ekspresi mereka nanti?

Arvina ingin mereka tahu, saat mereka memilih wanita lain dan meninggalkan seorang wanita buta di pinggir jalan, dia pun "meninggal" karena kecelakaan lalu lintas.

Hari ini adalah hari terakhir mereka melihatnya.

Dalam kehidupannya yang panjang di masa depan, setiap kali mereka mengingat momen ini, hati mereka akan terasa perih dan tercabik-cabik.

"Jangan lihat lagi, aku bawa kamu pergi."

Ravina mengangguk, lalu melangkah pergi dengan tegas.

Mulai hari ini dan seterusnya, dia dan Marcus tak akan pernah bertemu lagi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B81514" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B81514
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)
8.0
Claire terpaksa menikah kontrak dengan saudara kembar mantan calon suaminya demi menyelamatkan harga diri setelah ditinggal kawin. Saat ia mulai berusaha mencintai suami barunya, berbagai cobaan berat justru datang menguji. Claire tidak hanya harus menghadapi gangguan dari sang mantan tunangan yang telah berkhianat, tetapi juga harus melawan kehadiran mantan kekasih suaminya yang bertekad kuat merusak pernikahan mereka.
Sampul Novel Dosa Terindah
8.7
Demi Lisna, Andika rela melepas statusnya sebagai putra konglomerat walau ditentang keluarga. Namun, pengorbanan itu berujung pilu saat takdir memisahkan mereka. Bertahun-tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka lagi dalam situasi perih: Lisna kini telah bersama pria lain. Meski terluka, Andika menolak menyerah dan terus berjuang merebut kembali hatinya. Akankah cinta mereka berakhir bahagia, ataukah perpisahan ini selamanya?
Sampul Novel Gelora Asmara Ratu Berlian
8.6
Intan Malika, seorang yatim piatu, dikhianati oleh Zayn Alarik yang menolak bertanggung jawab atas kehamilannya dan kabur ke luar negeri. Bertahun-tahun kemudian, Intan bertransformasi menjadi pengusaha sukses bergelar Ratu Berlian. Ia kembali dengan misi balas dendam kepada keluarga Pradipta. Namun, kerinduan putra mereka akan sosok ayah membuat Intan kini dilema antara menuntaskan dendamnya atau memilih berdamai dengan masa lalu.
Sampul Novel Maria
9.3
Masa lalu yang kelam merenggut seluruh impian Maria. Usai dikhianati oleh sang kekasih, ia harus menanggung beban berat karena mengandung tanpa pertanggungjawaban. Penderitaannya kian mendalam ketika kedua orang tuanya meninggal dunia, tak mampu bertahan di tengah cemoohan publik yang menghancurkan kehormatan keluarga mereka. Kini, Maria harus berjuang sendirian dalam kepedihan, menghadapi kenyataan pahit akibat kesalahan fatal yang telah merusak hidupnya.
Sampul Novel Suami Wasiat Dari Suamiku
9.5
Kebahagiaan Lina atas kehamilannya hancur saat sang suami, Arief, tewas akibat kecelakaan yang disebabkan oleh Andi yang mengemudi dalam kondisi mabuk. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Arief meninggalkan wasiat tak terduga: ia meminta Lina untuk menikah dengan Andi demi menjamin masa depannya. Kini Lina didera dilema batin karena harus hidup bersama pembunuh suaminya. Apakah pernikahan paksa ini akan berujung pada penebusan dosa Andi atau justru penderitaan baru?
Sampul Novel Suamiku Selingkuh Dengan Pembantu
7.9
Kehidupan rumah tangga Pak Hadit bersama Tari, istrinya yang jelita, dan bayi kembar mereka mendadak guncang sejak kedatangan Maya sebagai asisten baru. Pak Hadit goyah dan memulai perselingkuhan dengan Maya hingga menghasilkan anak yang terlahir cacat fisik sebagai bentuk karma. Menyadari kesalahannya yang telah membuang sosok berharga demi hal tak bernilai, penyesalan kini menghantuinya. Bagaimana sikap Tari saat perselingkuhan ini terbongkar? Adakah akhir bahagia bagi suami yang berkhianat?