APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Di dunia yang mewajibkan kebangkitan kekuatan khusus saat anak berusia tujuh tahun, Martis justru dianggap cacat. Hingga berumur lima belas tahun, ia tidak memiliki kemampuan apa pun dan kerap dihina teman-temannya. Walau dicemooh, pemuda dari keluarga sederhana ini mendapat kasih sayang penuh dari orang tuanya yang selalu siap membelanya. Di tengah tekanan sosial yang berat, Martis terus memegang keyakinan teguh bahwa dirinya bukanlah sosok yang lemah.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tring!

"Selamat! Hadiah dari tugas pertama telah diterima oleh Martis."

Suara sistem kembali terdengar di telinga Martis.

Martis melihat ada sebuah buku. Dan ternyata ketika dibuka dan membacanya itu terlihat seperti buku tabungan. Dan terselip sebuah kartu di dalam buku itu.

"Eh...? Ini apa? Ini seperti kartu-kartu yang digunakan oleh orang-orang kayak itu. Bukankah ini untuk menarik uang?"

Martis membaca lagi buku itu. Ternyata di sana juga ada panduan bagaimana cara menggunakannya.

"Jadi begitu. Kalau begitu aku coba lihat deh. Cek Saldo!" ucap Martis.

Setelah mengatakan itu, sistem muncul di hadapannya dan memperlihatkan saldo yang dimiliki Martis. Ia juga penasaran berapa uang yang ia dapatkan setelah menyelesaikan tugas pertamanya tadi.

"Wah! Ini..., ini banyak sekali!" ucap Martis.

Martis melihat kalau sistem menampilkan saldo miliknya ada sepuluh juta. Wow! Hanya push-up seratus kali langsung mendapatkan uang sepuluh juta?

"Aku bisa kaya mendadak kalau begini terus! Hahaha...! Tapi tunggu, kartu ini..., bisakah aku pakai? Bagaimana kalau uangnya tidak ada?" ucap Martis.

"Ah, aku coba saja besok. Kalau aku bisa mengambil dari mesin uang itu, tandanya sistem memang nyata," gumam Martis.

Karena sangat bersemangat melihat-lihat informasi yang ada di dalam sistem, Martis pun akhirnya tertidur sampai larut malam.

Marta masuk ke dalam kamar anaknya itu dan membalutkan tubuh Martis dengan selimut. Setelah mengecup kening Martis, Marta pun kembali ke kamarnya.

***

Besok paginya, Martis terlihat sangat ceria.

"Selamat pagi Ayah, Ibu!" seru Martis.

"Pagi juga. Wah, nampaknya anak Ibu ini sedang bahagia. Benarkah?" goda Marta.

"Hehehe..., iya Ibu. Ibu benar. Aku memang sedang merasa bahagia. Bahagia sekali bahkan!" jawab Martis.

Setelah sarapan, kedua orang tua Martis seperti biasa pergi ke toko kue milik mereka. Jaraknya lumayan jauh dari rumah. Sedangkan Martis biasanya pergi keluyuran entah ke mana. Keseringannya Martis akan pergi ke pasar. Karena jika ada yang membutuhkan bantuan maka Martis lah yang akan membantu. Lumayan bila membantu-bantu di pasar Martis bisa mendapatkan uang dari upahnya. Walaupun kecil, tapi cukup untuk Martis gunakan membeli kebutuhan sehari-harinya.

Terkadang Martis juga pergi ke toko kue orang tuanya untuk membantu.

Namun hari ini, nampaknya Martis ingin mencoba mengambil uang dari kartu yang ia dapatkan dari sistem semalam.

"Aku akan coba. Kalau saja berhasil, aku ingin membelikan pakaian dan makanan enak untuk Ayah dan Ibu!" gumam Martis. Ia memandangi kartu itu kemudian keluar rumah menuju tempat pengambilan uang.

Ketika di sepanjang jalan Martis sambil membaca-baca panduan di dalam sistem cara pengambilan uang. Karena ini memang pertama kalinya, Martis merasa gugup dan takut lupa bagaimana caranya.

Beberapa puluh menit kemudian Martis pun sampai di tempat mesin penarikan uang.

"Hahaha...! Hey teman-teman, lihat siapa ini? Hahaha...! Ada anak cacat! Hahaha...!" ucap Markus.

"Hahaha...! Hey, mau apa kau kemari? Mau mengemis? Hahaha...!" ucap Adi.

"Hahaha...!" Lalu yang lainnya ikut tertawa.

"Bukan urusan kalian!" jawab Martis dengan nada ketus.

"Apa-apaan tatapanmu itu?" ucap Markus.

Bugh!

Markus mendorong bahu kanan Martis. Tapi ternyata tubuh Martis tidak jatuh. Bahkan tidak bergerak sedikitpun. Martis pun menyeringai.

"Hey! Cepat maju! Yang antri bukan hanya kalian saja tahu!"

Namun dari belakang ada suara orang yang berteriak.

Martis pun maju dan masuk ke dalam bilik mesin pengambilan uang.

"Cih! Sejak kapan anak cacat miskin itu memiliki kartu? Apakah dia mencuri?" ucap Markus.

"Entahlah Markus. Eh..., tapi Markus bukankah ini baik?" ucap Adi.

Adi dan Markus saling pandang dan kemudian tertawa.

"Hahaha...!"

"Kau pasti sepemikiran denganku, bukan? Hem?" tanya Adi.

"Tentu saja. Kalau begitu, cepat kalian tunggu anak cacat miskin itu. Adi, kau ajak Jajat ke arah sana. Dan Febri, kau ajak Didit ke arah sana. Awasi lewat mana anak itu pergi," ucap Markus.

Kemudian teman-teman Markus pun berpencar. Mereka menunggu di depan gang guna menunggu Martis. Ternyata mereka berlima berniat ingin merampas uang yang Martis ambil dari mesin pengambil uang tadi.

Dan benar saja, beberapa menit kemudian Martis berjalan dan pergi dari sana. Kebetulan arah yang dituju Martis adalah arah di mana Adi dan Jajat sudah menunggu.

"Hahaha...! Kau lewat sini ternyata," ucap Adi.

Suwiwit...!

Jajat membunyikan kode dari mulutnya. Dan tak lama kemudian Didit dan Febri pun datang ke sana.

"Mau apa kalian? Kenapa kalian terus menggangguku? Kali ini, aku sarankan kalian jangan usil lagi kepadaku. Kalian akan menyesal kali ini. Percaya atau tidak? Hem?" ucap Martis dengan santai. Kali ini Martis merasa tenang dan sangat percaya diri.

"Hahaha...! Bualan macam apa lagi kali ini? Apa kau mengancam kami? Hu..., takut..., hahahaha...!" jawab Adi.

"Nampaknya ada seorang pencuri nih di sini, wah wah wah...! Bagaimana ini teman-teman?" ucap Jajat.

"Eh..., di mana? Di mana pencurinya?" ucap Adi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayang Hitam Sang Jenderal Tirani
8.5
Jenderal kejam Zane Alexander Thorn hidup sebagai senjata pembunuh demi misi berdarah ayahnya di dunia yang hampir hancur. Namun, jalannya berubah total setelah ia menolak perjodohan politik. Zane justru memilih menyekap seorang gadis misterius yang memiliki kekuatan super. Alih-alih fokus bertempur, sang tiran kini terobsesi membongkar rahasia besar gadis itu sambil perlahan terpikat oleh pesonanya. Kehidupan sang jenderal dingin pun mulai kehilangan kendali.
Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Trystan, pemuda 21 tahun, terancam bahaya di dunia yang mendewakan kekuatan Arte. Kemampuan langka miliknya memicu perburuan kejam dari pihak-pihak yang ingin melenyapkan atau mengeksploitasinya. Kini, hidupnya dilingkupi pengkhianatan, kepedihan, dan dendam mendalam. Di bawah tekanan tanggung jawab besar, Trystan harus berjuang keras demi melindungi apa yang berharga dari kejaran para musuh yang tiada henti mengincarnya.
Sampul Novel Dari Omega yang Ditolak menjadi Ratu Raja Alpha
9.3
Menjelang Upacara Ikatan Suci, kebusukan Raditya terbongkar lewat pesan batin dari saudara angkatku, Eva. Selama aku dipaksa berpura-pura menjadi Omega yang penurut, Raditya asyik berselingkuh sementara orang tuanya merampas hasil kerjaku untuk diberikan kepada Eva. Mereka meremehkanku, tanpa menyadari identitasku yang sebenarnya sebagai pewaris sah kawanan terkuat di benua ini. Kini, aku telah menyiapkan siaran global untuk mempermalukan mereka semua di hari pernikahan kami.
Sampul Novel Mendadak Menjadi Permaisuri ke 6
9.1
Terbangun di tubuh permaisuri abad ke-17 yang diceraikan Pangeran Keenam karena wanita lain, seorang dokter genius masa kini tidak tenggelam dalam kesedihan. Ia memilih fokus merintis karier medis berbekal pengetahuan modern. Keahliannya yang luar biasa sukses memikat hati rakyat hingga sang Kaisar. Meski sempat menutup diri dari cinta, takdir menyeretnya ke dalam dilema emosional antara perasaan terlarang dan sebuah pengorbanan besar yang harus ia putuskan.
Sampul Novel Peace Hunter
7.9
Rid Archie, seorang pemuda desa, menyadari bahwa kedamaian di dunianya hanyalah ilusi. Di balik ketenangan semu tersebut, diskriminasi rasial serta perbudakan masih terus terjadi. Kondisi ini sebenarnya merupakan gencatan senjata rapuh antara ras Malaikat dan Iblis yang sewaktu-waktu dapat memicu perang besar. Didorong kenyataan pahit ini, Rid bertekad menciptakan keharmonisan yang nyata. Namun, sanggupkah ia menggapai mimpi besar tersebut di tengah dunia yang sarat konflik?
Sampul Novel Suami Dari Alam Lain
8.5
Tiga sahabat, termasuk Indri, terjerat dilema cinta yang rumit setelah terpikat oleh ketampanan seorang pria asal Uwentira. Kota gaib terbesar di Indonesia tersebut menyimpan daya tarik mistis yang begitu kuat. Kini, mereka dihadapkan pada keputusan besar yang akan menentukan takdir hidup mereka. Haruskah mereka bertahan di dunia nyata, atau justru memilih tinggal selamanya di alam gaib demi mengejar cinta? Kisah fantasi penuh misteri romantis.