APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengantin Pengganti Sang CEO

Pengantin Pengganti Sang CEO

Autumn terpaksa menyamar sebagai Silvia demi membiayai pengobatan sang nenek. Ia pun bersedia menikahi Rudy, seorang CEO kaya raya berreputasi playboy. Awalnya, Autumn hanya berencana bertahan dalam pernikahan kontrak ini selama satu tahun lalu bercerai. Namun, di balik sikap buruk Rudy yang suka bergonta-ganti pasangan, benih-benih cinta justru mulai tumbuh di antara mereka. Hubungan terpaksa ini pun perlahan berubah menjadi kisah asmara yang tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Silvia Gauri melarikan diri dari pernikahannya! Berita tentang pernikahan itu sudah menimbulkan kehebohan tersendiri di masyarakat. Di mana-mana orang-orang membicarakannya. Seperti yang digambarkan oleh media, pernikahan itu seharusnya menjadi yang terbesar abad ini. Namun sayang sekali, sekarang mungkin hanya akan menjadi lelucon belaka! Orang-orang tidak akan henti-hentinya membicarakan pernikahan yang ditinggal kabur pengantin wanitanya.

Esther Yuri menatap dirinya yang terpantul di dalam cermin. Bayangan dirinya balas menatapnya, seolah-olah sedang mengejek dirinya yang sedang dipermainkan oleh nasib. Dengan kesal, dia mendekati gaun pengantin yang tergeletak di lantai. Tanpa ampun, diinjaknya keras-keras gaun itu sambil berpikir, 'Mengapa? Mengapa aku yang harus membereskan kekacauan yang dibuat oleh Silvia?'

"Lanjutkan saja!" Tiba-tiba sebuah suara mengejutkannya. "Kalau kau masih marah, ada sepuluh gaun lagi yang bisa kau injak!" Esther menoleh. tidak jauh darinya, dia melihat ibunya, Hanna Yuri, berdiri tegak sambil menatapnya dengan tajam.

Esther terhenyak. Dia berdiri mematung. Pikirannya bekerja keras mempertimbangkan dua hal yang berlawanan. Lalu, diam-diam dia mengambil napas dalam-dalam sebelum akhirnya berkata, "Aku sangat membutuhkan uang untuk membayar biaya pengobatan Nenek. Kalau kau bisa membantuku, lakukan sekarang juga, dan akan kulakukan yang kau minta. Aku akan menikahi Rudy Afif dan menggantikan Silvia, segera setelah kudapatkan uangnya."

Tidak butuh waktu lama bagi Hanna untuk memutuskan tindakannya. Sambil tersenyum masam, dia mengeluarkan ponsel dari sakunya, menelepon sekretarisnya. "Nona Chandra, tolong hubungi bagian administrasi rumah sakit."

Setelah mengatur semua yang dibutuhkan, Hanna menutup telepon. Dia lalu berjalan menghampiri Esther. Diamatinya gadis itu dari atas ke bawah. Raut mukanya tampak tidak puas. Dia kesal melihat putrinya memakai gaun pengantin yang sama sekali tidak terlihat menarik. Dia berjalan menjauh, mengambil sesuatu. Lalu, dia kembali mendekati Esther dengan gunting di tangan.

Dengan wajah muak, dia mengangkat gunting itu sambil berkata, "Beraninya kau menatapku seperti itu! Kau memang putriku. Tapi, setiap kali aku melihatmu, kau mengingatkanku pada ayahmu yang tidak berguna! Dia tidak pernah melakukan apa pun untukku. Aku harus berjuang sendirian untuk mendapatkan apa yang kumiliki sekarang. Jadi, jangan salahkan aku karena mengabaikanmu. Kau harus tahu, orang-orang yang ingin sukses memang perlu bersikap egois dan lebih memperhatikan diri mereka sendiri."

Sambil melampiaskan kekesalannya, Hanna memotong gaun yang dikenakan putrinya. Dia membuat lubang besar di bagian lengannya.

Seolah belum puas menumpahkan kemarahan, Hanna menoleh ke arah pramuniaga yang sedang menunggu di luar ruangan. Dia lalu berteriak dengan galak, "Hei, jangan cuma berdiri di sana! Gaun pengantinnya robek. Ambilkan yang baru untuknya! Silvia kami ini bukan sembarang orang. Dia pantas mendapatkan gaun pengantin terbaik."

Esther mengernyitkan hidungnya. Ini pertama kalinya Hanna mengakuinya sebagai putrinya. Tetapi, rupanya dia terlalu cepat menyimpulkan. Dia langsung merasa kecewa ketika Dara memberi tahu semua orang bahwa Silvia adalah putri kesayangannya sementara kenyataannya dia hanyalah seorang pengganti.

Esther menggigit bibir bawahnya sambil menahan perasaan. Lalu, sambil tertawa mengejek dia berkata, "Ayahku memang pria tidak berguna! Bisa-bisanya dia menikahi wanita sepertimu yang tidak keberatan menjadi istri Paman Gauri. Aku pasti akan senang sekali melihat wanita lain merayu Paman Gauri, seperti yang kau lakukan."

"Tutup mulutmu! Beraninya kau!" Hanna tidak mampu mengendalikan amarahnya. Dia mengangkat tangannya, hendak menampar wajah putrinya. Tapi, dia kemudian melihat riasan Esther yang sempurna. Dia tidak boleh merusaknya. Kecantikan Esther yang memesona akan membantunya mencapai tujuannya. Pikiran itu cukup untuk membuatnya tenang. "Aku tidak akan berdebat denganmu hari ini," katanya kemudian, berusaha mengalah. "Pokoknya, nikahi saja Rudy dan jangan membuat keributan! Dan ingat, jangan mempermalukan Marga Gauri dan Silvia!" Hanna memperingatkan dengan tegas.

Esther menyeringai.

Rudy? Semua orang tahu siapa dia. Pria itu begitu kaya dan berkuasa. Dalam hal kehidupan pribadi, namanya sering dikaitkan dengan begitu banyak wanita. Dengan mudahnya dia berganti-ganti pacar, seolah satu pacar untuk satu hari saja dalam setahun. "Kenapa Rudy ingin menikahi Silvia?" Esther bertanya-tanya dalam hati.

"Jalani saja pernikahan ini! Meskipun kau tidak mengenal Rudy, pernikahan ini cukup layak. Aku sungguh merasa tak enak telah mengabaikanmu, tapi mulai sekarang, hidupmu akan berubah. Kau akan menjadi orang kaya dan menikmati hal-hal yang menyenangkan. Kau bisa memiliki hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kau bayangkan. Sudah waktunya kita menghapus semua kenangan lama dan memulai dari awal!"

Mendengar kata-kata ibunya, semua perasaan yang telah lama dipendam Esther di dalam hatinya mendesak keluar dalam bentuk air mata. Titik air bening itu mengalir seperti anak sungai di pipinya. 'Bahkan seekor harimau ganas pun tidak akan pernah memperlakukan anaknya seperti ibuku memperlakukan aku.' katanya dalam hati.

Dengan tubuh masih bergetar menahan perasaan, Esther menyambar gaun pengantin dengan kasar.

"Baiklah! Aku akan menikah dengannya! Aku berjanji padamu, aku akan menikahi Rudy atas nama Silvia. Tetapi... mulai saat ini juga, aku bukan putrimu lagi. Kau tidak punya hak apa pun lagi untuk ikut campur dalam hidupku. Selain itu, jika hal yang buruk terjadi pada Nenek, aku tidak akan mengampunimu!"

Mendengar itu, Hanna tersenyum puas. "Asalkan kau menikahi Rudy, akan kulakukan apa pun yang kau katakan."

Hanna belum pernah bersikap begitu baik pada Esther. Tapi kali ini, dia bersedia melakukan apa saja untuk Esther, asalkan dia bisa menjualnya kepada Rudy. Bertahun-tahun kemudian, ketika Esther mengingat kembali momen ini, dia selalu menghela napas, menyadari nasibnya yang sungguh tak terduga. Pernikahan yang hari ini membuatnya putus asa ternyata memberinya perlindungan terkuat di kemudian hari. Hal-hal yang tidak pernah diduganya terjadi begitu saja. Satu demi satu.

"Pernikahan akan segera dimulai. Sang pengantin, bergegaslah!" sergah Hanna dengan suara menuntut.

Pernikahan itu digelar sesuai jadwal. Meski pengantinnya tidak seperti yang direncanakan, semua hal lain dalam pernikahan itu berjalan dengan lancar. Gaun pengantin yang putih, karpet merah yang terhampar, bunga warna-warni yang semerbak, dan para tamu yang anggun... Pernikahan itu tidak kalah megahnya dengan yang biasa dilihat orang di layar lebar. Tapi, hati Esther sedingin es. Dia tidak menunjukkan emosi apa pun.

Meskipun pernikahan itu luar biasa, Esther bahkan tidak menatap suaminya. Para tamu yang hadir tersenyum pada pasangan itu, tapi bagi Esther, senyum itu justru menusuk hatinya. Dia merasa semua orang di sekitarnya sedang mengejeknya ketika dia tengah terombang-ambing di hari pertama pernikahannya.

Meskipun Rudy memegang tangannya dengan erat, dia sama sekali tidak berbicara dengan suaminya itu. Setelah acara pernikahan selesai, Rudy mengibaskan tangan Esther dengan kasar. Dengan suara dingin, dia berkata, "Kau pulang saja dulu. Ada pekerjaan yang harus kuselesaikan."

Esther pun diantar pulang oleh sopir Rudy. Hanya berdua bersama sopir membuatnya berpikir bahwa inilah kesempatannya untuk mencari tahu lebih banyak. Dengan penuh rasa ingin tahu, dia bertanya kepada pria itu ke mana Rudy pergi. Tampaknya sang sopir tahu banyak tentang keberadaan majikannya. Dengan acuh tak acuh, sopir itu menjawab, "Vila Bakung."

"Vila Bakung?" Esther pernah mendengar tentang vila itu. Menurut rumor, seorang selebriti wanita yang cantik bernama Ayu Septiani tinggal di Vila Bakung. Meskipun pikiran ini agak mengganggu, Esther tersenyum cuek. Sepertinya rumor itu benar, Ayu memang pacar Rudy. Suaminya itu pasti sedang memeluk dan menghibur Ayu saat ini. Esther berpikir, tak ada alasan baginya untuk merasa cemburu. Memang sejak awal, dia tidak pernah menginginkan pernikahan itu. Sebaliknya, fakta bahwa Rudy sudah punya pacar mungkin justru menguntungkan baginya. Dia tidak akan mengalami banyak kesulitan dalam membujuk Rudy untuk menerima tawarannya.

Di dalam kamar pernikahan mereka, Esther sudah lama duduk termangu, menunggu Rudy. Ruangan itu dipenuhi nuansa pernikahan yang indah dan syahdu, tapi Esther sedang tidak ingin bersikap romantis atau menunjukkan kasih sayang. Perasaannya bercampur aduk. Begitu banyak yang terjadi dalam satu hari ini.

Esther menduga Rudy tidak akan kembali malam ini. Dia pasti terlalu sibuk dengan pacarnya Jadi, Esther bangkit dan pergi ke kamar mandi untuk berganti pakaian dan menyegarkan diri. Air yang membelai kulitnya mungkin akan membantunya berpikir lebih jernih.

Karena benar-benar lelah secara fisik maupun mental, dia berlama-lama di dalam kamar mandi. Banyak hal terjadi hari ini, dan dia perlu merenungkannya.

Air panas membuat suhu di kamar mandi menjadi lebih tinggi. Uap yang berhembus membuat cermin tertutup oleh embun. Pikiran Esther benar-benar kacau.

Hanna, Silvia, Rudy dan Ayu berdesakan memenuhi pikirannya.

Dia kehilangan ketenangannya.

Dia berendam dalam air hangat untuk menenangkan dirinya. Lalu, dia membalut dirinya dengan handuk. Kemudian diambilnya handuk lain untuk mengeringkan rambutnya. Ketika keluar dari kamar mandi, dia melihat Rudy sedang duduk di dalam kamar dengan wajah datar.

Ruangan itu gelap. Hanya lampu dinding yang menyala. Tapi, kegelapan di ruangan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan kegelapan di wajah Rudy. Entah apa yang sedang dipikirkannya.

Selama lebih dari 20 tahun hidupnya, ini pertama kalinya Esther mengenakan pakaian seminim itu di depan seorang pria itu.

Saat melihat Rudy, secepat kilat dia berbalik dan menyambar pakaiannya. Tapi, tidak kalah cepat, Rudy menghentikan dan menangkapnya. Lalu dia melempar Esther ke rumah atas ranjang. "Sepertinya kau sangat ingin menghabiskan malam pertama denganku?" ucap Rudy dengan nada mengejek.

Hanya selembar handuk yang menutupi tubuh Esther. Air pun masih menetes satu demi satu dari rambutnya yang basah. Meskipun dia sudah menghapus riasan pengantin yang tebal, mata Rudy tidak puas-puas memandangi wajahnya yang polos.

Rudy bisa mencium aroma sabun mandinya sendiri. Dalam pikirannya, dia merasa Esther kewalahan oleh aroma kejantanan yang menguar dari tubuhnya. Aroma yang manis tapi kuat. Memikirkan hal itu membuat hasratnya terpacu.

Tetapi, dia segera mendapatkan kembali ketenangannya ketika mata Ayu yang berkaca-kaca terlintas di benaknya.

Dia dan Ayu sudah dalam hubungan selama dua tahun. Dia tidak boleh mengecewakannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sang Pewaris
9.4
Nathaniel Albar, pewaris bisnis berhati dingin, bertekad menguji kegigihan gadis sederhana bernama Alya Nabila setelah sebuah insiden wawancara yang buruk. Di balik sikap kerasnya, Nathan ternyata menyimpan rencana rahasia saat mempekerjakan Alya. Namun, rahasia masa lalu Nathan yang kelam perlahan mulai terungkap. Kini, Alya dihadapkan pada pilihan sulit antara keselamatan dirinya atau perasaan cintanya. Akankah ketulusan Alya mampu melunahkan ambisi beku sang miliarder?
Sampul Novel Diselingkuhi Tunangan Dinikahi CEO Tampan
9.2
Dunia Dea runtuh akibat pengkhianatan ayah, sahabat, dan tunangannya. Saat mencari perlindungan di rumah sang ibu, ia justru nyaris dilecehkan oleh ayah tirinya. Beruntung, Bian yang merupakan kakak angkat sekaligus CEO rupawan datang menyelamatkannya. Meski Dea didera trauma mendalam dan enggan membuka hati, sebuah kesalahpahaman justru menyeret mereka ke dalam pernikahan. Sanggupkah Dea bertahan dalam ikatan tanpa cinta, dan menyadari ketulusan Bian yang lama terpendam?
Sampul Novel Ex-Husband Or Mr. Ceo
9.4
Demi masa depan putranya, Leira bertekad menata ulang hidupnya setelah bercerai. Ia pun pulang ke Chicago untuk merintis kembali kariernya di dunia penerbitan. Namun, takdir justru mempertemukannya kembali dengan sang mantan suami di tempat kerja yang sama. Rumitnya situasi kian bertambah saat Leira terlibat kesalahpahaman dengan sang CEO. Di tengah pusaran konflik ini, mampukah ia tetap tegar, atau justru membuka hati untuk cinta baru?
Sampul Novel Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!
8.2
Setelah dikhianati di hari pernikahannya, Nayla memutuskan hubungan dan memilih menikahi Simon, kakak kandung sang mantan kekasih. Simon adalah pewaris takhta Keluarga Jatmiko sekaligus raksasa finansial yang ditakuti di Kota Hanka. Meski awalnya asing, Simon justru memperlakukan Nayla bagai mutiara berharga dan melindunginya dari hinaan sang mantan. Di balik pernikahan tak terduga ini, terungkap bahwa Simon telah memendam cinta rahasia kepada Nayla selama sepuluh tahun lamanya.
Sampul Novel Keluar dari Kepompong
8.7
Tiga tahun berlalu, Emma Fowler pulang dan justru terlibat malam tak terduga bersama Nathan Tate. Nathan terpikat tanpa tahu siapa Emma sebenarnya. Harapan Emma hancur saat menagih janji pernikahan masa lalu; Nathan menolaknya dengan dingin dan menganggapnya sebatas saudara. Kecewa mendalam, Emma memilih mengakhiri hubungan sepuluh tahun mereka. Namun, ketika Emma bersiap pergi selamanya, Nathan berlutut memohon agar ia bertahan dan bersedia menepati janji lama mereka.
Sampul Novel Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO
9.4
Kesulitan finansial untuk pengobatan langka sang ibu mendesak Kanaya mengambil langkah ekstrem. Ia sepakat menjadi ibu pengganti bagi keluarga kaya dengan imbalan besar. Meski berhasil menyelamatkan ibunya, Kanaya justru terjerat dalam asmara rahasia bersama Bastian, pria yang menyewa rahimnya. Menghadapi dilema batin atas anak yang dikandungnya, Kanaya harus mengambil keputusan besar yang mengubah takdirnya. Akankah hubungan rumit ini berakhir bahagia atau justru berujung perpisahan?