APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pendewaan

Pendewaan

Zen Luo, seorang pewaris bangsawan yang jatuh miskin, kini terhina sebagai budak samsak bagi sepupunya. Namun, sebuah insiden misterius mengubah tubuhnya menjadi senjata mistis yang tak tertandingi. Di tengah kekacauan konflik antar klan, Zen bangkit membawa dendam membara. Berbekal tubuh sekuat pusaka, ia menantang para petarung tangguh demi meraih keabadian. Mampukah ia mendominasi takdirnya dan menjadi legenda baru?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Kamu pasti tahu bahwa keluarga kita memiliki dua Pil Ajaib. Aku menggunakan salah satu pil itu beberapa waktu lalu." Perrin berkata sambil membanggakan dirinya, "Pil itu benar-benar luar biasa. Kekuatan magis yang murni mengalir di seluruh tubuhku dan sangat membantuku untuk meningkatkan dari tingkat pemurnian daging ke tingkat pemurnian tulang. Ternyata kemanjuran pil ini hanya sepersepuluh! Sisanya tetap berada di dalam tubuhku dan memasok energi ke badanku tanpa henti. Aku hanya perlu melewati satu lagi garis tipis untuk mencapai tingkat pemurnian organ, dan tingkat pemurnian sumsum sudah sangat dekat untuk kugapai!"

Zen menggertakkan giginya ketika dia mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Perrin. Kedua pil itu adalah harta paling berharga milik Klan Luo. Itu adalah pil suci yang ditinggalkan turun temurun oleh leluhur Luo. Mereka disimpan dengan hati-hati di tempat suci yang hanya diketahui oleh segelintir orang dalam keluarga. Kebanyakan orang tidak diizinkan untuk menggunakan atau bahkan melihat pil ini.

Menurut kepercayaan lama, hanya mereka yang sudah mencapai tingkat pemurnian tulang sebelum mereka berusia 16 tahun yang memenuhi syarat dan diperbolehkan untuk menggunakan Pil Ajaib.

Latihan tubuh mencakup lima tingkat dimulai dari tingkat pemurnian kulit. Mereka yang telah menguasainya akan pindah ke tingkat kedua, yaitu tingkat pemurnian daging. Pemurnian tulang adalah tingkat ketiga dari pelatihan tubuh. Tingkat keempat adalah pemurnian organ dan yang terakhir adalah pemurnian sumsum. Masing-masing dari lima tingkat itu memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, dan sangat sulit bagi kebanyakan orang untuk menguasai setiap tingkat tanpa berlatih selama puluhan tahun.

Jadi jika ada seseorang mencapai tingkat ketiga sebelum dia berusia 30 tahun, itu adalah suatu keajaiban. Seluruh Klan akan mengakui orang seperti itu sebagai orang yang berbakat.

Menurut kepercayaan lama, hanya mereka yang mencapai level ketiga sebelum berusia 16 tahun yang bisa memenuhi syarat untuk menggunakan Pil Ajaib!

Orang yang bisa mencapai tingkat pemurnian tulang sebelum usia itu tidak diragukan lagi adalah orang yang kuat. Selama berabad-abad ini, tak seorang pun di seluruh Kabupaten C pernah melihat seseorang yang seperti itu. Itulah alasan mengapa Pil Ajaib tidak pernah digunakan dalam tiga ratus tahun terakhir.

Sebelum kemalangan itu terjadi, Zen dikenal sebagai anak yang menjanjikan.

Pada usia 14 tahun, dia sudah memasuki puncak tingkat pemurnian daging. Dia bahkan dipuji oleh raja Kabupaten C untuk bakat dan usahanya. Raja telah mengumumkan bahwa Zen adalah harapan kemakmuran bagi Klan Luo, yang disukai oleh Tuhan, dan merupakan bakat di antara para talenta!

Namun, sangat disayangkan bahwa pada saat yang genting seperti itu, keluarga tersebut malah mengalami perselisihan internal dan ayahnya telah dibunuh oleh saudara-saudaranya sendiri. Zen telah dibuang ke tempat perbudakan, dan telah menjadi karung pasir dan tahanan selama ini. Dia kehilangan kesempatan untuk meminum pil itu karena dia tidak bisa berlatih lagi.

Perrin hanyalah orang biasa dan tidak memiliki bakat apa pun di dalam dirinya. Bahkan dia baru saja mencapai level pemurnian daging pada usia 16 tahun. Dia tidak memenuhi syarat untuk menggunakan Pil Ajaib tetapi dia seenaknya meminum pil itu.

Pil Ajaib itu seharusnya milik Zen. Tapi tanpa diduga, pil itu malah diambil oleh orang bodoh yang tidak memiliki bakat apa-apa. Meskipun Zen sudah menghabiskan dua tahun untuk menenangkan diri dan menerima nasib keluarganya, hatinya tetap merasa tidak damai. Dia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak mengamuk. "Perrin, dasar bajingan kamu! Beraninya kamu mengabaikan ajaran para leluhur dan meminum pil suci itu tanpa izin?"

"Yah, kamu sama tidak pentingnya dengan serangga yang ada di celah-celah. Orang yang tidak berguna! Aku telah melangkah ke puncak tingkat pemurnian tulang. Aku bisa memegang lima ratus kilo di satu tanganku! Kamu hanyalah seorang budak. Aku bisa menghancurkanmu begitu saja dengan satu tangan. Hari ini aku sudah menyelesaikan latihanku, dan aku ingin menemukan sebuah karung pasir untuk memberi selamat pada diriku sendiri!" Perrin mengabaikan apa yang diucapkan Zen dan menunjuk seseorang secara acak. "Baiklah, aku memilihmu!"

Dia tidak memilih Zen, melainkan menunjuk ke arah seorang pria paruh baya. Pria paruh baya itu melihat Perrin menunjuk ke arahnya dan seketika badannya gemetar. Pria itu takut akan nyawanya meskipun dia sudah mengenakan pelindung kulit tebal yang bisa menahan banyak pukulan dan tidak gampang rusak. Lagi pula, Perrin telah mencapai tingkat pemurnian tulang, dan baju pelindung itu tidak akan bisa melindunginya. Pria itu tidak bisa menahan diri untuk tidak menggigil dan kencing di celana.

Kemudian Perrin menarik napas dalam-dalam sebelum mengambil posisi unik dari Tinju Cahaya Ungu. Ini adalah Jurus eksklusif milik Klan Luo. Dia mencoba untuk pamer kepada semua yang ada di sana dan menggunakan kekuatan batinnya sebaik mungkin, yang menutupi seluruh tubuhnya dengan cahaya ungu.

"Tolong... Tolong... Tuan muda! Aku mohon belas kasihanmu! Ampuni aku!" Mata pria paruh baya itu menunjukkan ekspresi putus asa ketika dia melihat gerakan Perrin. Dia pasti akan mati jika dia terkena tinju Perrin. Jadi, dia jatuh berlutut dan dia terus merendahkan diri untuk meminta belas kasihan darinya.

"Bummm!"

Perrin tidak akan pernah mendengarkan permintaan seorang budak. Dia meninju dada pria itu. Baju pelindung kulit yang melindungi area dadanya tiba-tiba hancur berkeping-keping. Pria itu terbang ke belakang dengan benturan dan menabrak hancur dinding Aula Seni Bela Diri. Tubuhnya yang sudah tak bernyawa jatuh ke lantai dengan bunyi gedebuk.

Satu pukulan yang dilakukan Perrin telah membunuh budak itu.

"Tinjumu sangat kuat! Tuan muda! Tak seorang pun di antara anak-anak Klan kita yang bisa lebih kuat darimu dan berani melawanmu."

"Tuan muda kita akan memastikan bahwa Klan Luo berkembang, dan dia akan membawa seluruh keluarga untuk maju ke depan."

Anak-anak itu menjilat tuan muda tersebut sambil terkesan dan bahkan ketakutan.

Perrin tampaknya sangat puas dengan efek pukulan yang dia lakukan. Dia kemudian membalikkan badannya untuk melihat Zen dengan kejam.

Zen melangkah mundur untuk menjaga jarak. Meskipun dia jauh lebih kuat daripada pria paruh baya itu, tetap saja dia tidak akan sanggup menerima pukulan Perrin.

Perrin tertawa dan mengulurkan tangannya untuk menepuk bahu Zen dua kali dengan keras. "Tenanglah, sepupu. Aku tidak akan membunuhmu secepat itu. Aku ingin kamu memperhatikanku baik-baik, dan tahu bahwa aku, Perrin, jauh lebih kuat darimu!"

Perrin berhenti berbicara dan membalikkan badannya untuk pergi. Tepat saat itu, dia seperti mengingat sesuatu, lalu dia menolehkan kepalanya dan berkata, "Oh iya, aku lupa akan satu hal. Aku mendengar bahwa sepupuku yang jenius tidak baik-baik saja di Sekte Awan karena dia sudah menyinggung orang yang berpengaruh. Dia telah dikirim ke Gunung Neraka untuk menjalani hukumannya. Aku akan menyelamatkannya nanti saat aku mencapai tingkat pemurnian organ, ha ha ha..."

Dada Zen menegang dan jantungnya berdetak lebih cepat setelah mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Perrin.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel (bukan) Telepati Cinta
8.3
Hyura Anastasya sangat terobsesi menemukan reinkarnasi Fino lewat buku kuno milik kakeknya. Namun, misi ini justru merusak hubungan dengan sahabat serta cinta sejatinya. Di tengah konflik, hadirlah arwah pria yang menyimpan kunci misteri hidupnya. Mengandalkan kekuatan telepati uniknya, Hyura harus menuntaskan teka-teki besar ini. Sanggupkah ia menyelesaikannya saat kemampuan telepati tersebut justru tak berfungsi untuk urusan asmara?
Sampul Novel Penerus Para Dewa
8.7
Xiao Long tewas setelah menyelamatkan seorang anak dari penculik. Namun, di ambang kematiannya, sesosok makhluk bercahaya memberikan kesempatan hidup kedua. Terlahir kembali di dunia baru, ia dibekali ingatan dan ilmu dari para dewa. Kini, Xiao Long memulai petualangan besar demi menjadi sosok abadi yang tangguh. Ia bertekad untuk menaklukkan para dewa sekaligus menundukkan kaum demon yang menghalangi jalannya.
Sampul Novel Pengantin Bayangan
8.1
Lima tahun Elara terikat pernikahan paksa tanpa tahu alasan Duke Alaric memilihnya. Usai dihina dan ditinggalkan Cassian pada malam pertama, kini ia bangkit menjadi wanita berbahaya berkekuatan misterius. Saat Cassian kembali membawa rahasia gelap, Elara bukan lagi korban lemah. Konspirasi besar di balik perjodohan mereka mulai terkuak, memaksanya menghadapi kenyataan pahit dalam perebutan kekuasaan yang mengancam nyawanya.
Sampul Novel The Evil Soul's Twin
9.2
Ray River Robertson harus berbagi raga dengan entitas gelap yang bicara lewat boneka. Sifat kontras jiwa jahat ini terus menekan mental Ray hingga ke ambang depresi. Di tengah ancaman kehilangan kendali atas dirinya sendiri, Ray berjuang keras mempertahankan kesadarannya. Sembari melawan pengaruh buruk tersebut, ia bertekad menguak dalang misterius yang merenggut nyawa sang kakak. Perjuangan hidup mati Ray demi kebenaran pun dimulai.
Sampul Novel Warisan Bulan dan Darah
9.6
Laura menyembunyikan identitasnya sebagai blasteran manusia dan serigala menggunakan gelang perak. Namun, begitu asal-usulnya yang terlarang terbongkar, ia terjebak di tengah pergulatan antara nurani manusia dan naluri liarnya. Bersama putra alfa bernama Xaqui, Laura harus menghadapi konspirasi masa lalu dan pertempuran besar. Di bawah sinar rembulan, ia kini dihadapkan pada pilihan sulit: menghentikan dendam abadi atau menjelma jadi monster yang paling ditakuti.
Sampul Novel Jodoh Hamil Serigala Putih, Ditakdirkan untuk Kesempatan Kedua
8.1
Dua tahun menanti, kabar kehamilanku justru hancur saat memergoki Damian, Alpha kawanan Batu Hitam, selingkuh dengan Serafina yang sudah hamil duluan. Pengabdianku selama lima belas tahun sia-sia, dianggap cuma alat politik tak berguna oleh keluarganya. Di tengah pesta Bulan Purnama, aku memutuskan memutus ikatan takdir kami, lalu menghubungi Kaelan demi memulai rencana balas dendam yang membara.