APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pendekar Naga Biru

Pendekar Naga Biru

Keberadaan naga di Kamandaria lama dianggap dongeng belaka, sampai Candaka muncul sebagai titisan Pendekar Naga Biru. Demi membebaskan rakyat dari raja tirani, ia memulai misi membuktikan legenda naga dan memburu Kitab 9 Naga, pusaka beladiri tiada tanding. Di tengah petualangan menegangkan ini, Candaka harus menumbangkan penguasa kejam, menaklukkan Iblis Naga Hitam, dan mengklaim takhta demi membawa kedamaian bagi Bumi Karimun.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pagi menjelang saat matahari mulai keluar dari persembunyian di ufuk timur, tampak seorang pemuda memasuki Desa Kabut Hitam. Pemuda ini terlihat biasa saja, bahkan terlalu kurus untuk pemuda seusianya tapi dia tampak riang berjalan memasuki desa hanya dengan memakai sepatu yang sudah usang. Pemuda yang tampak compang-camping tapi selalu tersenyum ceria ini bernama Candaka.

Candaka mampir ke sebuah warung makan di desa itu. “Halo teman, saya mencari paman saya yang bernama Syailendra. Ada yang tahu tidak dia tinggal di mana?” tanyanya ke semua penduduk desa.

Semua penduduk tersenyum padanya tapi tidak ada yang menjawab pertanyaannya. Mereka kembali lagi ke kesibukan mereka masing-masing tanpa menghiraukan Candaka lagi.

Candaka kemudian duduk di pojokan memesan makanan. “Hai Cantik, menu apa yang spesial di sini?" tanyanya ke pelayan yang menawarkan makanan.

“Sup Naga, sayangku," jawab pelayan cantik sambil menuangkan teh ke cangkir kosong Candaka.

“Ya udah aku pesan sup naga saja," lanjut Candaka.

Candaka memperhatikan sekelilingnya. Perhatiannya tertuju ke pria setengah baya yang sedang duduk sendirian menikmati tehnya.

“Di sini hanya boleh minum teh saja ya, Ganteng … jadi tidak ada kopi maupun arak," jawab pelayan tadi sambil membawakan semangkuk sup yang dipesan Candaka tadi.

“Itu yang di pojokan siapa ya kalau boleh tahu," tanya Candaka.

“Oh … itu sesepuh di sini. Jangan dekat-dekat, dia orangnya aneh. Sering cerita masa kejayaan desa ini saat Naga masih menjaga keamanan desa ini” ujar pelayan tadi.

Candaka tidak mempedulikan nasehat dari pelayan tadi. Perlahan-lahan dia mendekati pria yang pakaiannya biasa-biasa saja tersebut. Boleh saya duduk di sini paman?” tanya Candaka dengan sopan.

Pria itu mengangguk tapi matanya tidak melihat ke arah Candaka sedikitpun. Matanya malahan diarahkan keluar dengan mata waspada.

Benar saja, tak lama kemudian masuk 2 pria berbadan besar yang langsung mendekati meja tempat Candaka berada.

“Hey pria buta, kamu dipanggil bos!!!” teriak salah satu pria itu.

“Kalau bos kalian ada perlu sama aku, suruh dia temui aku langsung! Jangan mengirim cecunguk tidak berguna kayak kalian yang bisanya mengganggu ketenangan desa ini!” jawab pria yang dipanggil pria buta oleh pria berbadan besar tadi.

Sekilas tidak terlihat kalau pria aneh itu adalah pria buta karena matanya masih seperti layaknya mata manusia normal yang masih memiliki bola mata hitam. Tidak ada yang tahu asal-usul pria buta ini. Setahu penduduk desa, pria ini sudah ada di desa ini jauh sebelum mereka menempati desa ini. Itulah yang membuat dia menjadi sesepuh di desa Kabut Hitam ini.

“Bertingkah kamu!!!” seru pria berbadan besar itu sambil tangannya mencengkram baju si pria buta untuk menyeretnya turun dari bangkunya.

Tapi yang terjadi sungguh di luar dugaan. Pria buta itu tidak bergeming, seakan membatu menyatu dengan bumi. Teman si badan besar berusaha membantu temannya menarik paksa si pria buta tapi tetap saja tidak berhasil. “Sialan, kenapa jadi berat tubuh kakek tua ini!” teriaknya.

Saat pria buta itu bangkit dari bangkunya, saat itu juga 2 pria berbadan besar itu terpental keluar tempat makan. “Braaaakkk”, pagar penyangga rusak diterjang tubuh 2 pria besar tadi.

“Maaf untuk kerusakannya, nanti aku ganti,” kata pria buta tadi ke pemilik rumah makan.

Candaka yang dari tadi terdiam langsung bangkit juga menyusul pria buta yang juga beranjak keluar dari tempat makan tersebut.

“Paman, boleh bicara sebentar?” terengah-engah Candaka menyusul pria buta tadi padahal pria buta itu hanya berjalan santai saja.

“Tidak ada yang perlu dibicarakan anak muda … hari sudah menjelang malam, sebaiknya kamu segera mencari penginapan! Malam di desa ini sangat tidak bersahabat terutama bagi pendatang,” ujar pria buta ini.

Pria buta itu berlalu tanpa sempat Candaka mengetahui jati diri dia sebenarnya. Candaka merasa tidak asing dengan jurus yang tadi dikeluarkan pria buta tadi. Jurus itu selalu muncul dalam mimpi-mimpinya akhir-akhir ini. Dalam mimpi, dia adalah seorang pendekar sakti pembela kebenaran yang memiliki jurus-jurus sakti yang tidak terbayangkan olehnya sebelumnya. Mimpi itu juga yang menuntunnya ke Desa Kabut Hitam untuk mengetahui arti mimpinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dikhianati oleh Alpha-ku, Bangkit sebagai Luna
9.7
Bertahun-tahun mengabdi pada sang Alpha, aku justru dikhianati demi ambisi kekuasaannya dengan wanita lain. Darahku ditumbalkan untuk ritual politik, lalu ia menolakku dengan kejam di depan seluruh kawanan. Usai difitnah dan disiksa, aku menolak jadi simpanannya dan memilih kabur. Kini, aku telah bangkit menjadi Luna bagi Alpha sejati. Namun, obsesi mantan pasanganku belum usai; ia kembali menjebakku dan berbisik dingin memaksaku untuk pulang bersamanya.
Sampul Novel JARAN GOYANG PENARI JAIPONG
8.3
Kamila tersulut cemburu saat melihat Abimanyu memadu kasih dengan sahabatnya sendiri. Demi merebut cinta, ia nekat mengamalkan Ajian Jaran Goyang dari Nyai Winarsih, sosok tua misterius yang awet muda. Tanpa disadari, tindakan Kamila justru menyeretnya masuk ke dalam pusaran sumpah masa lalu sang nyai. Obsesi buta ini membangkitkan petaka kuno yang telah terkubur puluhan tahun, kini mengancam nyawa mereka demi sebuah hubungan yang dipaksakan.
Sampul Novel Lenyap Bersama Kenangan
9.1
Setelah kematian tragis Ridho yang menyelamatkan nyawanya, rahasia besar terungkap melalui buku harian peninggalannya. Ridho ternyata mencintai wanita lain bernama Yolanda saat hilang ingatan, namun dipaksa menikahinya. Di tengah kemarahan mertua yang menyalahkannya atas kematian Ridho, sang istri memilih mengakhiri hidup. Namun, ia justru terbangun kembali di masa lalu saat Ridho baru pulang dari desa nelayan. Kali ini, ia memutuskan untuk merelakan suaminya bersatu dengan cinta sejatinya.
Sampul Novel Mengejar Dosen Duren
9.4
Jelita terbangun dengan tragis setelah tubuhnya dipinjam oleh Elizabeth, hantu istri dosennya, Daniel Danuarja. Elizabeth ternyata memanfaatkan raga Jelita untuk bercinta dengan Daniel hingga merenggut kesuciannya. Saat sadar, Jelita mendapati arwah Elizabeth mulai memudar dan hampir musnah. Di tengah amarah besar akibat dikhianati, kini Jelita harus terjebak dalam pusaran skandal yang rumit bersama dosennya tersebut.
Sampul Novel Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
8.5
Dijual oleh sang ayah, Sofia malah disiksa Alpha Vincent di gudang kumuh akibat fitnah kejam Isabel. Ia bahkan dijebloskan ke penjara perak hingga kulitnya melepuh, lalu kalung warisan ibunya dijadikan mainan anjing untuk Isabel. Di tengah penderitaan itu, Sofia bangkit sebagai White Wolf langka. Ia pun memutuskan ikatan Mate dengan Vincent, membiarkannya meraung kesakitan, lalu pergi mencari takdir baru bersama Pack yang jauh lebih kuat.
Sampul Novel STRANGE DESTINY
8.7
Sebuah kecelakaan tragis mengubah sosok Alexa secara drastis, memicu dilema moral dalam diri Adrian saat perasaan terlarang mulai tumbuh di luar batas persaudaraan. Sementara itu, peristiwa mematikan menyeret Kaylee, pengawal profesional berumur 30 tahun, ke dalam situasi tidak masuk akal yang mempertemukannya dengan Adrian. Bagaimana jalinan nasib akan mempertautkan mereka? Sebuah takdir asing menanti untuk membongkar misteri terdalam dari jiwa mereka.