APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pelayan Dinikahi Tuan Muda

Pelayan Dinikahi Tuan Muda

Demi membiayai pengobatan orang tuanya, Attaya terpaksa setuju menikahi Leon. Pernikahan ini dirahasiakan oleh Leon, yang kemudian memicu rasa cemburu saat ia melihat Attaya melayani lelaki lain. Keadaan kian pelik ketika Attaya tahu bahwa adik Leon adalah masa lalunya. Walau ditentang keluarga karena perbedaan kasta, Leon rela melepas kekayaannya demi sang istri. Saat adiknya terbukti mandul, keluarga pun memohon Leon kembali, yang ia setujui asal Attaya diakui.
Bab
Bagikan

Bab 2

Hidup Attaya yang menjadi tawanan Tuan Mudanya berawal dari sini .....

Dunia Attaya seakan runtuh, mendengar kata-kata Dokter bahwa penyakit yang diderita Bapaknya adalah penyakit mematikan dan hanya memiliki kemungkinan sembuh kalau dioperasi.

“Mungkin Bapak Riswan bisa bertahan paling lama tiga bulan, tapi jika dioperasi minggu ini, kemungkinan bisa sembuh dan beliau bisa bertahan jauh lebih lama untuk hidup.”

Attaya tak bisa menahan buliran air mata yang jatuh. Suster yang merupakan asisten Dokter di ruangan itu lekas memberikan tissue padanya untuk mengusap jejak tak beraturan di pipi.

Sekeras apa pun untuk bersabar, tetap saja hati Attaya sakit melihat satu-satunya orang tua yang masih hidup, nyawanya tengah terancam.

"Dari mana aku akan mendapatkan uang untuk operasi? Untuk biaya berobat selama ini saja, aku harus bekerja di keluarga tempat Bapak dulu bekerja dan itu pun tak cukup sampai aku harus berhutang ke teman dan pada kenalan Bapak dengan memanfaatkan kebaikan Bapak dulu pada mereka." Wanita ayu itu hanya membantin dalam hati.

“Nanti perawat akan memberikan rincian biaya untuk operasi. Jika Ibu berkenan, silakan hubungi saya kembali. Untuk sementara, biarkan Bapak Riswan menjalani rawat inap sampai rasa sakitnya sedikit berkurang.” Dokter kembali menjelaskan.

Attaya mengangguk setuju, sebelum akhirnya meninggalkan ruangan Dokter. Pikirannya makin tak menentu, sampai langkah itu berada di depan pintu kamar Bapak yang kini berbaring lemah tak berdaya di kamar pasien.

Attaya membeku. Menatap sosok lain yang mengalihkan perhatian. Tuan Leon. Majikan Bapak dan sekarang adalah majikannya juga, sedang duduk di depan dipan. Pria itu terlihat mengobrol dengan Bapak Attaya, sampai akhirnya melihat ke arah gadis itu saat ia datang.

Untuk sejenak, Attaya pikir wajar jika dia datang menjenguk salah satu pekerjanya yang sakit. Namun, setelah memikirkan lebih dalam, rasa-rasanya aneh, Tuan Leon yang dikenal sangat sibuk menyempatkan menjenguk orang rendahan dan tak berharga seperti mereka. Jika untuk mengantar uang atau barang bisa saja dia menyuruh orang lain.

Atau ... karena Attaya terlalu lama meninggalkan rumah majikan? Sejak dua minggu lalu, Attaya memang mendapat teguran keras dan hukuman berat karena mengajak sebagian pelayan di rumah besarnya mangkir dari tugas, karena mengajak mereka berkumpul di saung melakukan ibadah sholat magrib dan aktivitas lain setelahnya. Dia pikir, itu adalah cara Attaya berdakwah di tempat tertutup seperti istana milik keluarga Tuan Leon.

Pria tampan itu melemparkan sebuah senyum pada Attaya. Akan tetapi kenapa senyumnya membuat bulu kuduk gadis itu merinding. Senyumnya terkesan misterius dan aneh. Dia seperti memiliki maksud jahat pada Attaya dan Bapaknya.

Yah ... Attaya pikir dia pasti sangat marah karena dia tak kunjung kembali, dan bersiap memberi hukuman baru pada Attaya. Dengan ragu, kaki gadis yang mengenakan pakaian syar'i itu melangkah masuk mendekat.

“Assalamualaikum.”

“Waalaikumsalam. Masuklah, Nduk.” Suara parau Bapak terdengar dipaksakan. “Tuan Leon di sini ingin membantu kita.” Pria tua itu tersenyum. Dari ekspresi wajahnya, Attaya bisa tahu kalau Bapak sangat menghormati tuan muda Leon.

Ya, bagaimana tidak. Selama ini Bapak nayris menghabiskan sisa hidupnya bekerja sebagai tukang kebun di keluarga itu. Bahkan semua bermula sejak Attaya duduk di sekolah menengah.

“Hem?” Mata gadis itu melebar. Diangkat kedua alisnya lantaran terkejut dengan pernyataan Bapak.

“Membantu?” gumamnya. Kenapa kata membantu yang meluncur dari mulut tua Bapak? Bukan malah menjenguk atau datang karena ingin tahu kondisi beliau. Apa ada pembicaraan serius yang Attaya tak tahu?

Dan benar saja, pria yang memakai kemeja dibalut jas sebagai pakaian kerjanya itu bangkit dari duduknya dan mendekat padanya sebelum langkahnya mencapai sisi ranjang lain dekat Bapak.

“Kita harus bicara,” ucap Tuan Leon pelan. Pria itu pun ke luar lebih dulu, dan Attaya mengikutinya dari belakang. Tampaknya memang ada hal serius terjadi sampai pria tampan itu tak mengajak bicara di depan Bapak saja.

Di koridor yang cukup lengang, ada satu kursi sebagai tempat tunggu keluarga pasien. Di sana lah mereka bicara dengan duduk bersebelahan dan berjarak dua bangku kosong di antara keduanya. Yah, ini adalah salah satu upaya Attaya menjaga jarak dengan pria ajnabi. Meski dia adalah bosnya, tetap saja mereka adalah pria wanita yang harus menjaga interaksi.

Kalau saja sedang tak membahas hal darurat dan penting, atau Attaya tak membutuhkan uang serta ada pekerjaan lain yang lebih baik, tentu saja dia akan menjauhi Tuan Leon yang beberapa waktu terakhir memiliki pandangan ketertarikan padaku.

“Aku sudah mendengar semua tentang Pak Riswan.” Suara Tuan Leon memecah kesunyian. “Menikahlah, aku akan membayar semua biaya Bapak kamu sampai dia benar-benar sembuh seperti sedia kala.”

Bagai disambar petir, Attaya sontak menoleh pada pria yang duduk di sampingnya itu.

“Ap- apa?” Mata Attaya membola.

Menikah dengannya? Tidak mungkin! Attaya juga punya impian dan lelaki yang dia cintai. Jika menikah dengannya bagaimana hubungan mereka?

'Aku sudah berjanji padanya untuk menunggu sampai dia menyelesaikan studinya di luar negeri.' Attaya kembali membatin dalam hati.

____________________

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Demi Wanita Itu, Kau Ceraikan Aku
9.5
Pernikahan impian Aleandra hancur seketika saat pengkhianatan Raffael terungkap. Usai diceraikan demi perempuan lain, ia menolak terpuruk meski seluruh pengorbanannya sia-sia. Sebagai ibu tunggal, Aleandra bangkit demi masa depan putranya. Ia bertekad meraih kesuksesan mandiri sekaligus membuktikan kepada mantan suami dan mertuanya bahwa dia bukan sosok yang lemah. Mampukah ia membungkam hinaan Raffael dengan keberhasilan, atau justru tenggelam dalam kegagalan?
Sampul Novel Gadisku UniQue
9.5
Uni merintih kesakitan saat Ares mencoba memasukkan sesuatu secara hati-hati. Meski diminta perlahan, rasa sakit membuat Uni membentak Ares dalam situasi panik. Ares lalu mengajak Uni ke kamar mandi agar lebih mudah. Di luar ruangan, Deris tidak sengaja mendengar percakapan ambigu tersebut hingga merasa sangat terkejut dan tidak percaya. Kesalahpahaman pun akhirnya muncul akibat interaksi penuh ketegangan ini.
Sampul Novel Pacarku Anak Jendral
8.0
Demi menghindari paksaan sang ayah untuk ikut seleksi tentara, Sam memilih kabur ke Malang. Siapa sangka, keterlibatannya dalam perkelahian melawan komplotan pencopet justru membuatnya diangkat sebagai ketua baru mereka. Di bawah arahan Sam, kelompok ini mulai berbenah menuju jalan kebaikan. Di masa transisi hidupnya tersebut, Sam juga dipertemukan dengan seorang mahasiswi yang langsung berhasil memikat hatinya sejak pandangan pertama.
Sampul Novel Penyesalan Seusai Talak
8.0
Evelyn harus menghadapi kenyataan pahit ketika Bian menceraikannya demi rujuk dengan Marissa, sang mantan istri. Meski Bian berdalih demi Chika, putri mereka, Evelyn tetap terluka. Pascaperceraian, Bian justru didera penyesalan hebat dan ingin mendapatkan Evelyn kembali. Namun, Marissa tidak tinggal diam. Ia menghasut ibu Bian demi menghalangi niat tersebut. Akankah Bian berhasil menebus kesalahannya dan memenangkan kembali hati Evelyn?
Sampul Novel RASA CINTA UNTUK OMKU
9.4
Nicky memendam rasa kagum yang begitu dalam pada majikan mudanya, pria yang selalu ia panggil Om. Di tengah rumitnya konflik kehidupan sang majikan, mampukah cinta tulus Nicky akhirnya mendapat balasan? Meski karakter Nicky sempat hadir di karya terdahulu, novel romansa modern ini menyajikan kisah yang sepenuhnya baru. Simak perjuangan emosional mereka dalam menghadapi liku takdir demi meraih kebahagiaan sejati yang dinanti.
Sampul Novel Seratus Pengampunan
8.6
Menikah lima tahun dengan miliarder penguasa properti Kota Bara, sang istri selalu dihadiahi rumah setiap kali suaminya pergi menemani cinta pertamanya. Setelah mengumpulkan 99 properti tanpa pernah mengeluh lagi, ia meminta tanda tangan untuk dokumen vila terbaik. Sang suami menandatanganinya dengan santai dan berjanji mengajaknya melihat kembang api saat pulang. Namun, ia tidak tahu bahwa berkas yang ditandatanganinya bukanlah pengalihan aset biasa, melainkan surat perceraian mereka.