APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

Pelajaran Rahasia dari Guru Privat

Ketegangan memuncak saat sebuah panggilan video dari sang suami masuk di waktu yang salah. Dengan wajah memerah menahan gejolak, sang istri terpaksa mengangkat telepon dan mendengarkan instruksi suaminya di layar. Namun, di balik sudut kamera yang tersembunyi, seorang pria lain justru sedang melakukan tindakan intim di antara kedua kakinya. Sang suami sama sekali tidak menyadari pengkhianatan panas yang terjadi tepat di bawah hidungnya dalam novel romantis modern ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Mungkin karena suasana di rumah murid yang lebih menggairahkan, tidak lama kemudian nafsuku pun meluap. Aku mengangkat leherku, memejamkan mata, dan memuaskan diriku dengan gila-gilaan, seketika tenggelam dalam kenikmatan dan kesenangan ini.

Tengah-tengah, terdengar samar suara pintu yang di dorong terbuka, tapi aku terlalu menikmati kesenangan ini dan tidak memperhatikannya.

Aku sepertinya mencium bau keringat yang kuat dari tubuh Peter, dan tubuhnya yang berotot tanpa sadar muncul dalam pikiranku. Aku membayangkan dia menindihku, aku membelai otot dadanya, melihat butiran-butiran keringat di dadanya jatuh karena gerakan yang kuat.

Aku tidak dapat menahan diri dan berteriak.

"Ah... sayangi aku lah dengan kuat, Peter sangat hebat... ah..."

Setelah kejang yang hebat, aku bersandar lemas di atas tangki kloset, perlahan membuka mata yang kabur.

Rasa pusing yang luar biasa di otakku membuatku butuh beberapa saat baru melihat ada seseorang di pintu.

"Tuk!"

Jakun dia bergerak naik turun, dan dia menatapku dengan mata terbelalak.

"Ah!"

Aku berteriak keras, dan melihat dengan jelas bahwa orang yang berdiri di pintu adalah Peter yang tadi aku pikirkan.

Aku langsung menarik tanganku, menarik gaunku ke bawah, tidak tahu bagaimana menghadapi muridku, dan pikiranku menjadi kacau balau.

"Kamu... kamu... bagaimana bisa masuk?"

Peter pun sadar, telinganya langsung memerah, dan dengan canggung menjelaskan, "Aku selesai berolahraga, tidak melihat ibu, dan mendengar suara aneh dari kamar mandi..."

Setelah mendengarnya, wajahku panas sekali, dan sama sekali tidak berani melihatnya.

Di rumah siswa, berteriak nama siswa untuk menghibur diri sendiri, dan terlihat oleh siswa tersebut. Hal ini membuatku sangat malu untuk menghadapinya.

"Kamu keluar dulu, aku akan segera datang dan mengajarimu pelajaran hari ini."

Peter menjawab dengan nada yang rendah, tampak sedikit enggan.

Aku melihatnya, dan terkejut dengan apa yang aku lihat.

Ada gumpalan besar di selangkangan celana olahraga abu-abu tersebut. Ini...Bukankah ukurannya terlalu mengejutkan? Jika dimasukkan ke dalam...

Tunggu! Apakah dia ereksi?

Tanpa sadar aku mengangkat kepala dan bertatapan langsung dengan Peter.

Dia menyadari aku sedang melihat ke arah tersebut, mukanya memerah seperti terbakar, lalu mengalihkan pandangan dan pergi.

Aku buru-buru mencuci tanganku, menyadari jari-jariku keriput, wajahku terasa panas lagi.

Melihat diriku yang menggoda di cermin, aku mulai berpikir, apakah Peter karena melihat aku yang penuh nafsu dan menggoda makanya dia ereksi?

Memikirkan ini, aku kembali merasakan panas di perut bagian bawah. Aku menggesek ke dua kakiku dengan tidak nyaman, lalu mengumpat dalam hati, memaksakan diri melupakan pikiran-pikiran kotor itu, lalu berjalan keluar.

Peter sudah duduk di depan piano, masih telanjang dada dan ada butiran keringat yang mengalir.

Aku berjalan dengan gelisah dan berpura-pura tetap tenang, "Mainkan lagi yang aku ajarkan sebelumnya."

"Baik."

Peter tidak melihat ke arahku, telinganya masih merah dan memainkan piano dengan kepala tertunduk.

Aku mengernyitkan dahi, "Kamu salah banyak nada. Aku ingat sebelumnya kamu tidak pernah membuat begitu banyak kesalahan. Apakah masih belum bisa menenangkan diri?"

Mengingat anak ini mengatakan dia baru saja putus cinta, suasana hatinya pasti sulit untuk pulih, aku pun melembutkan suaraku.

"Tidak apa-apa, aku akan ajarkan lagi."

Aku membungkuk, mendekatkan tubuhku ke tubuhnya dari belakang, agar bisa memegang kedua tangannya dengan lebih mudah.

"Jari-jarimu jangan bergerak, aku akan memandu kamu bermain, belajar dengan serius."

"...Oke."

Suara Peter terdengar sedikit serak.

Aku memandunya bermain sekali lagi, dan aku menyadari bahwa keringat di tubuhnya semakin banyak, bahkan gaun tipisku pun menjadi basah, membuat braku menjadi terlihat samar, plester payudara untuk ukuran 36D menempel di pakaian dan tampak akan keluar.

"Mengapa kamu berkeringat banyak? Apakah kamu sakit?" Tanpa sadar aku menyentuh keningnya.

Mata Peter memerah, dan berkata dengan suara serak, "Bu, aku tidak nyaman."

"Bagian mana yang tidak nyaman?"

Peter tiba-tiba memegang tanganku dan berdiri, lalu meletakkan tanganku ke celananya.

Aku membuka mataku lebar-lebar, benar-benar besar sekali...

"Bu, aku merasa tidak nyaman di sini. Setelah dia melihat ibu, dia tidak bisa tenang kembali."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B53356" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B53356
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikah Dengan Seorang Miliarder Berkondisi Vegetatif?!
7.9
Valerie menjadi korban pengkhianatan kekasih dan adiknya sendiri hingga dituduh berselingkuh setelah malam bersama pria asing. Akibat fitnah itu, sang ayah membuangnya dan memaksanya menikahi seorang miliarder yang terbaring koma demi bisnis. Enggan terus ditindas, Valerie memutuskan hubungan dengan keluarganya. Namun, begitu suaminya terbangun dan menuntut pertanggungjawaban, Valerie justru memilih melarikan diri untuk memulai lembaran hidup baru.
Sampul Novel Anak Suamiku yang Dirahasiakan
8.9
Tujuh tahun membina rumah tangga, Dhea harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Yordan, suaminya, menyembunyikan seorang putra berusia enam tahun. Rahasia ini terungkap saat Dhea menyaksikan interaksi hangat Yordan dengan bocah yang sangat mirip dengannya di sebuah TK. Pengkhianatan ini meruntuhkan dunia Dhea, terutama karena ia pernah mengorbankan rahimnya demi menyelamatkan nyawa Yordan di masa lalu. Janji suci Yordan yang mengaku hanya membutuhkannya kini terbukti palsu.
Sampul Novel Hasrat Kedua
9.7
Senja Malini, seorang janda dengan dua anak perempuan, mengira hidupnya membaik setelah dinikahi pengusaha kaya bernama Dafa Suryaningrat. Keluarga mertua pun menerimanya dengan baik. Namun, kebahagiaan Senja hancur saat mengetahui Dafa mencintai wanita lain bernama Lily. Di tengah keretakan rumah tangga ini, kakak iparnya, Bagas, justru menaruh hati pada Senja. Kini ia dilema antara bertahan dalam pernikahannya atau menerima cinta Bagas.
Sampul Novel Miss Liar
8.1
Sandra, gadis yatim piatu yang kabur dari kejaran rentenir desa, nekat memakai ijazah palsu demi bertahan hidup di kota besar. Sambil mencari ibu kandungnya, ia memendam hasrat balas dendam atas masa lalunya. Perjalanannya mempertemukan Sandra dengan Hardy, seorang CEO stasiun TV yang peduli padanya, serta Bayu, miliarder pemilik hotel yang menyamar. Di tengah persaingan cinta dan ambisi ini, Sandra juga harus menghadapi pengkhianatan dari sahabat kecilnya, Nina.
Sampul Novel Pasangan Pengganti
8.5
Alana Nefertari selalu berharap suaminya, Vicky Xavier, berubah demi anak mereka. Namun, Vicky justru tega menjadikannya jaminan utang kepada bosnya, Bryan. Akibat tindakan kejam sang suami, Alana kini terpaksa bekerja menjadi pelayan di kediaman Direktur tersebut. Di tengah pengkhianatan yang begitu menyakitkan, mampukah Alana bertahan menghadapi cobaan ini, ataukah pernikahan beracun mereka akan benar-benar hancur tanpa sisa?
Sampul Novel Tulisan, Basket, & Piano
9.2
Aura Latisha, seorang gadis penulis yang asing dengan dunia asmara, tak pernah punya keberanian untuk menyatakan cintanya. Kehadiran pemuda asal Bandung di hidupnya membawa perubahan besar. Bukannya berjuang mendekat, Aura justru meminta pemuda itu menolaknya secara langsung. Keputusan tidak biasa ini menjadi titik balik bagi Aura yang selalu menutup diri dari romansa. Inilah kisah unik tentang pilihan hati dan keberanian.