APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pelabuhan cinta Daffin

Pelabuhan cinta Daffin

Zalfa memilih pergi ke Jakarta untuk menyembuhkan luka akibat cintanya yang tak berbalas pada Hamid. Di kota besar ini, takdir justru menyeret gadis desa yang anggun itu ke dalam pernikahan tak terduga dengan Daffin Al-Aziz, anak majikannya yang sombong dan temperamental. Konflik pun kerap terjadi di antara mereka. Di sisi lain, Daffin menjalin hubungan dengan model papan atas bernama Alisa, tanpa tahu kekasihnya itu ternyata menjadi simpanan pria berduit demi gaya hidup.
Bab
Bagikan

Bab 3

Zalfa berusaha menenangkan kerisauan hati Emak dan Ayahnya, "Emak dan Ayah tidak usah risau, keluarga Pak Aziz ni insyaallah baik. Oh iya macam mana kabar Ayah apa sudah ada kurang sakit nya?" Tanya Zalfa mengalihkan pembicaraan.

"Alhamdulillah, seperti yang engkau tengok ni, Ayah kau dah bisa jalan lagi walaupun menggunakan bantuan tongkat," jawab Emak.

"Alhamdulillah lah macam tu, kalau gitu, Zalfa balik ke kamar Zalfa yo mak. Dah mengantuk sangat ni. Emak dan Ayah pun baoklah tidur! Nanti siang Zalfa dah nak menikah," ucap Zalfa tercekat.

Emak Pun melihat Zalfa dengan seksama. Tiba-tiba Zalfa memeluk Emak dengan isakan tangis,

"Zalfa, minta ampun ke Emak atas segala khilaf dan dosa Zalfa sama Emak dan Ayah."

Mendengar itu membuat Ayah Zalfa pun ikut menangis dan memeluk Zalfa juga istri nya.

********

Kini jam sudah menunjukkan pukul 2:30

Semua tamu undangan sudah datang dan di posisi masing-masing.

Zalfa di dalam kamarnya dengan hati yang berdebar-debar, di temani Emak dan Kakaknya.

Di ruang resepsi, ada saudara Zalfa yang lain bersama anak-anak mereka. Melihat rumah yang luas, penuh dengan hiasan juga hidangan, membuat dua keponakan Zalfa heboh. Mereka berlarian ke kesana kemari. Mencicipi makanan satu persatu.

Proses ijab qobul pun berlangsung, yang di wali kan oleh Ayah Zalfa.

"Bagaimana saksi sah"

"Saaaaaaaaaah."

"Alhamdulillah."

Saidah datang mengetuk pintu kamar Zalfa, dan membimbing Zalfa menuju dimana dilangsungkan nya akad.

Semua mata tertuju padanya tidak terkecuali Daffin. Riasan yang natural di padu dengan wajah Zalfa yang cantik alami, begitu menyatu. Hingga membuat pandangan mata Daffin untuk sesaat tak berkedip.

Sial, ada apa dengan ku. batin Daffin mengalihkan pandangannya, ketika ia mengalihkan pandangan pada sudut ruangan lain, ia melihat Alisa dengan raut wajah yang merah padam.

"Alisa."sebuah nama lolos dari bibir Daffin.

Kini Zalfa sudah berada di samping Daffin. Saidah menginstruksikan kepada nya untuk mencium telapak tangan Daffin. Dengan ragu Zalfa meraih tangan itu, lalu mencium nya. Kemudian terdengar suara riuh dari tamu undangan yang ikut berbahagia.

"Cium, cium, cium," teriak mereka bersama.

Namun Daffin melihat ke arah Alisa lagi, dan ekor mata itu diikuti oleh Saidah, Mama Daffin.

"Daffin!" tegur Saidah sambil memegang bahu Daffin.

"Eh iya Ma," jawab Daffin.

"Ayo Cium istrimu!"

Dengan ragu pula Daffin, menangkupkan kedua tangannya pada kepala Zalfa lalu, ia kecup kening itu untuk sesaat dan diikuti tepuk tangan riuh dari tamu.

Daffin melihat lagi ke arah Alisa yang terlihat marah dan berjalan meninggalkan ruangan itu. Ingin sekali rasanya Daffin, mengejar sang kekasih hati, untuk menjelaskan semua. Kalau ini bukan kehendak nya. Lagi pula menurut Daffin Alisa juga ikut andil mengapa ini semua bisa terjadi.

Seandainya Alisa mau mendengarkan nya untuk mengubah penampilan. Mungkin yang akan menikah hari ini adalah dia dan Alisa. Bukan dengan gadis yang tidak ia kenal sama sekali. Bahkan entah dari mana asalnya.

Seusai acara, Daffin langsung masuk ke dalam kamar, diikuti Zalfa di belakang nya.

Ketika pintu kamar terbuka, mata mereka disajikan dengan pemandangan kamar yang didekorasi khusus untuk pengantin baru. Ranjang yang dihiasi kelopak mawar merah membentuk hati. Di setiap sudut kamar dipasang lilin beraroma wangi.

Seketika amarah Daffin, memuncak. Dengan beringas, ia menarik sprei dan mengacak-acak nya. Begitu pun dengan lilin, tak lepas dari kemarahan nya.

Zalfa ketakutan melihat itu. Ia berdiri mematung di ambang pintu.

Ponsel Daffin pun berdering, Alisa yang menelpon nya, "Selamat ya atas pernikahanmu," ucap Alisa dari seberang sana ketika panggilan sudah tersambung.

"Alisa, ini tidak seperti yang kamu bayangkan, aku hanya mencintai mu, dan pernikahan ini hanya untuk menuruti Papa dan Mama saja," jelas Daffin.

"Hah, hanya menuruti katamu? tapi matamu saat menatap nya tadi berkata lain," sinis Alisa mengungkit kejadian saat Zalfa berjalan mendekati Daffin tadi.

"Itu! kamu hanya salah artikan. Aku tadi hanya ingin melihat nya karena aku belum pernah melihat wajah nya."

Di sela pembicaraan Daffin, terdengar suara ketukan pintu dari luar.

Tok tok tok

"Ya masuk!" sahut Daffin, tanpa melihat ke arah pintu dan ia tetap melanjutkan penjelasannya kepada Alisa tanpa menghiraukan Zalfa.

"Oke begini saja, aku akan menunggu mu di cafe biasa kita bertemu."

"Baiklah," jawab Alisa mematikan ponsel nya.

Daffin pun berdiri dari sofa tempat dia duduk menelpon Alisa tadi dan melihat pada Mbok Inah seakan minta penjelasan, ada apa pembantu nya itu datang. Mbok Inah yang mengerti dengan tatapan itu menjawab nya, "Maaf den, saya mau mengantar baju non Zalfa kesini."

Selesai berbicara si Mbok masuk kedalam kamar, menaruh semua baju Zalfa di dalam lemari Daffin.

"Stop mbok!" bentak Daffin.

"Kenapa den? Ada yang salah?"

"Jangan masuk kan baju nya disana! aku tidak mau baju ku tercemar oleh nya."

"Jadi den, baju non Zalfa taruh di mana?" Bingung si Mbok.

"Dimana saja asal jangan di lemari ku."

"Sudah Mbok, biarkan tetap di dalam koper itu saja," Jawab Zalfa pada akhirnya.

"Oh ya sudah kalau begitu saya permisi dulu," ucap si mbok berlalu dari sana dengan perasaan bingung.

'Aneh, kok baju istri nya ga boleh di taruh di lemari. Kan kasian non Zalfa. Mana kamar acak-acakan lagi, Tapi mudah-mudahan non Zalfa bisa merubah segala tabiat dan perangai buruk den Daffin,'ucap si mbok bermonolog di dalam hati.

Kini tinggallah Daffin dan Zalfa berdua di dalam kamar itu.

Zalfa terlihat canggung dan tetap berdiri. Sementara Daffin menghempaskan bokongnya di atas king size milik nya.

Daffin menyilang kaki, sambil menatap Zalfa yang diam berdiri mematung di hadapan nya.

Tiba-tiba terlintas di benak Daffin ide untuk mengajak Zalfa keluar agar dia bisa bertemu dengan Alisa.

"Apa kamu akan terus berdiri di sana?" Tanya Daffin, memulai Drama.

"Jadi aku harus bagaimana? Ini kan kamar kamu. Nanti aku salah lagi."

"Bukannya sekarang kita suami istri, jadi kamarku adalah juga kamarmu."

Mendengar itu membuat Zalfa mengerutkan keningnya, berpikir seakan ada yang salah dengan isi kepala lelaki yang baru saja menjadi suaminya itu. Tapi entah apa? ia pun tidak tahu. Baru saja beberapa menit yang lalu ia kasar, eh sekarang jadi lembut bahkan sangat manis.

"Kenapa?" Tanya Daffin membuyarkan lamunan Zalfa.

"Ah tidak apa," jawab Zalfa canggung.

"Ya sudah kalau begitu kamu mandi dulu baru ganti baju, kita mau keluar."

"Keluar?" Jawab Zalfa makin bingung.

"Iya, aku mau ngajakin istri aku jalan keluar emang ga boleh?"

"Emmm, bukan begitu, ah baiklah,"jawab Zalfa masih dalam kebingungan, namun ia tetap menuruti perkataan Daffin karena bagaimanapun Daffin kini adalah imam nya.

Ketika Zalfa sudah di kamar mandi, Daffin tertawa senang, " Dasar bodoh"ucap nya puas.

Tak selang berapa lama Zalfa kini sudah siap dengan mengenakan gamis berwarna coklat muda, dipadukan dengan jilbab yang senada dengan gamis nya.

Tanpa polesan makeup apa pun, hanya sedikit bedak tabur yang biasa digunakan Zalfa. Namun keanggunan yang hakiki takdir dari lahir membuatnya terlihat menawan walaupun tanpa polesan makeup, sungguh kecantikan yang alami.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Datang Terlambat
9.4
Hamil enam bulan tidak membuat seorang istri mendapat perlindungan dari keluarganya. Ketika sang adik mengalami kecelakaan dan membutuhkan transfusi darah mendesak, hanya golongan darahnya yang cocok. Meski lelah akibat mual kehamilan, ia dipaksa mendonorkan darah. Harapan terakhirnya runtuh saat sang suami justru berpaling dan mendukung paksaan tersebut demi masa depan adik iparnya. Kecewa atas pengkhianatan ini, sang istri pingsan pascaoperasi. Begitu tersadar, ia langsung memutuskan untuk mengaborsi kandungannya.
Sampul Novel Cinta Sedalam Doa
9.2
Penyesalan merayap setelah aku meninggalkan Naira demi Qirani, yang akhirnya malah mengkhianatiku setelah lulus. Demi menyembuhkan luka, aku memilih membangun karier di Pekanbaru, meski bayang Naira tak pernah hilang. Begitu tahu rencana pernikahan Naira batal, aku bertekad membenahi diri dan terus berdoa agar dimaafkan. Setahun berjuang dengan sabar, ketulusanku akhirnya melunakkan hati Naira. Kini, kami telah bersatu dalam pernikahan dan hidup bahagia bersama putri kecil kami.
Sampul Novel Godaan Sang Mantan Pacar
8.6
Pertemuan kembali dengan Leon membawa situasi baru bagi Nisa. Dahulu, pria itu sangat berarti dalam hidupnya, tetapi kini Nisa sama sekali kehilangan ingatannya tentang Leon. Bukannya kasih sayang, Nisa justru menyimpan rasa benci yang kuat dan selalu menghindarinya. Di tengah kondisi yang sulit ini, Leon tidak menyerah dan terus berupaya keras mendapatkan kembali cinta Nisa. Sanggupkah Leon menumbuhkan kembali perasaan yang telah sirna dari memori sang mantan kekasih?
Sampul Novel Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku
7.9
Sepuluh tahun pernikahan penuh kebencian berakhir tragis saat Richard Starling tewas demi menyelamatkan istrinya dari kecelakaan. Kematian itu meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang, termasuk mertua yang menyalahkan sang istri. Ketika penemuan mesin waktu tiga tahun kemudian memberinya kesempatan kedua, sang protagonis memutuskan kembali ke masa lalu. Kali ini, ia bertekad melepaskan hubungannya dengan Richard dan membiarkannya hidup bahagia tanpa dirinya.
Sampul Novel My Devil Bodyguard
8.1
Vello, seorang mahasiswi yang sering dirundung, mengira hidupnya akan aman saat Dexter datang sebagai pengawalnya. Namun, sang pelindung justru berubah menjadi sosok kejam yang menjebloskannya ke dalam siksaan dan penderitaan batin. Anehnya, meski terjebak dalam neraka yang diciptakan oleh Dexter, Vello enggan pergi. Walaupun peluang untuk meloloskan diri selalu terbuka lebar, ia secara sadar memilih bertahan dan tidak mau selangkah pun menjauh dari sisi sang bodyguard.
Sampul Novel Pernikahan Pengganti
8.5
Evelyn ditinggalkan Nathan di hari pernikahan mereka setelah lima tahun bersama. Demi menyelamatkan nama baik keluarga, Adrian yang merupakan kakak Nathan maju menggantikan adiknya di altar. Pernikahan tanpa cinta ini perlahan mengungkap konspirasi di balik hilangnya Nathan dan motif tersembunyi Adrian menikahinya. Evelyn kini harus menghadapi rahasia kelam yang mengancam masa depannya.