APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Patah Hati Terlalu Dalam

Patah Hati Terlalu Dalam

Hidup Livia Suryani, CEO sukses merek kosmetik ternama, seketika runtuh saat memergoki Adrian berselingkuh. Tunangannya itu tega mengkhianatinya bersama Amara, saudara tirinya sendiri. Terpuruk dalam kesedihan yang mendalam, Livia memutuskan untuk menenangkan diri di klub malam. Namun, keesokan paginya ia justru terbangun di sebelah lelaki asing yang sangat posesif. Kini, di tengah luka akibat pengkhianatan Adrian, Livia harus menghadapi takdir baru bersama pria misterius tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Liv melangkah keluar dari ruangan dengan perasaan yang tak menentu. Setiap langkahnya terasa berat, seolah ada sesuatu yang mengikat kakinya, menariknya kembali ke dalam kegelapan yang baru saja ia coba hindari. Tapi, ia tahu, ia tidak bisa kembali. Ia harus tahu apa yang sebenarnya terjadi. Keinginannya untuk mencari jawaban yang lebih besar itu sudah menggerogoti hatinya, dan hanya dengan menemukan kebenaranlah ia bisa merasa bebas dari kebingungan yang mencengkeramnya.

Saat ia keluar dari kamar dan melangkah ke ruang tamu, ia mendapati ruangan itu begitu sepi, tanpa tanda-tanda kehidupan selain dirinya. Tidak ada suara, hanya desiran angin yang datang melalui jendela terbuka. Ruangannya terkesan mewah dan sangat elegan, dengan furnitur mahal yang menghiasi setiap sudutnya, memberi kesan bahwa ini adalah tempat yang sangat berbeda dari dunia yang ia kenal. Keheningan yang menekan ini semakin membuat Liv merasa terasingkan, seperti ia berada di dunia yang sangat berbeda dari kenyataan yang biasa ia jalani.

Di meja makan, sebuah secangkir kopi sudah terhidang, lengkap dengan sepiring roti yang baru dipanggang. Liv mengamati secangkir kopi itu sebentar, sebelum akhirnya duduk di kursi dan menyentuh cangkir itu dengan jemarinya yang sedikit gemetar. Ia merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk yang tak bisa ia bangun. Apa yang telah terjadi semalam? Mengapa ia merasa begitu bingung? Ada begitu banyak pertanyaan yang muncul, tetapi jawabannya masih terhalang kabut yang tak bisa ia tembus.

Saat ia sedang merenung, tiba-tiba pintu depan terbuka dengan suara berderit, dan Liv menoleh cepat. Dari balik pintu, muncul sosok pria yang ia kenal, meskipun wajahnya masih asing dalam ingatannya. Pria itu terlihat santai, mengenakan jas hitam yang pas di tubuhnya, dengan rambut yang disisir rapi, memberi kesan ketegasan. Matanya yang tajam menatap Liv dengan intensitas yang membuatnya merasa seolah-olah sedang diperiksa.

"Ada apa? Kenapa kau tampak begitu bingung?" suara pria itu penuh dengan nada yang hampir terdengar seperti perintah.

Liv menatapnya, mencoba mencari tahu siapa dia, tapi hatinya terasa begitu kosong. "Siapa kau?" suaranya terdengar sedikit goyah, seperti ia masih berusaha untuk mengingat semuanya dengan jelas.

Pria itu menatapnya sejenak dengan tatapan yang penuh makna, lalu menghela napas panjang. "Aku yang membawamu ke sini, Liv. Aku yang menyelamatkanmu semalam. Jangan mencoba mengingkari kenyataan."

"Selamatkan aku?" Liv terkejut. "Apa maksudmu? Aku-aku tidak ingat apa-apa."

Pria itu tidak menjawab segera. Dia hanya mengamati Liv dengan tatapan yang penuh rahasia, seolah-olah dia sedang menilai sejauh mana Liv akan terus mengabaikan kenyataan. "Tentu saja kau tidak ingat, karena alkoholmu yang terlalu banyak malam itu," katanya dengan nada yang agak tidak sabar. "Kau tidak ingat apa-apa tentang semalam, dan itu mungkin lebih baik. Tapi percayalah, aku ada di sini untuk membantumu."

Liv merasa semakin bingung. "Membantu? Dengan apa?"

Pria itu melangkah lebih dekat, matanya tidak pernah lepas dari Liv. "Kau berhadapan dengan kekacauan yang besar, Liv. Kekacauan yang lebih besar daripada yang kau bayangkan. Apa yang terjadi di rumah Adrian-itu hanya permulaan. Ada banyak hal yang lebih besar yang harus kau ketahui. Dan aku akan membantumu menemukan jawabannya."

Liv menarik napas dalam-dalam, mencoba mencerna kata-kata pria itu. "Adrian? Apa yang terjadi di rumahnya? Apa yang sebenarnya terjadi semalam?" Setiap pertanyaan itu terasa seperti pisau yang menusuk ke dalam hatinya. Ingatannya semakin kabur, dan semakin ia berusaha memahaminya, semakin ia merasa seperti berada dalam sebuah labirin yang tak terpecahkan.

Pria itu menghela napas lagi, lebih berat kali ini, seolah-olah sudah siap dengan semua pertanyaan yang akan keluar dari mulut Liv. "Apa yang kau lihat semalam, itu bukanlah sesuatu yang bisa kau biarkan begitu saja. Adrian dan Amara-mereka sedang bermain dengan api, dan kau terjebak dalam permainan itu. Kau harus tahu siapa mereka sebenarnya, dan mengapa mereka melibatkanmu dalam semua ini."

Liv terdiam, merasakan kepalanya mulai berputar. Nama Adrian dan Amara menggema dalam pikirannya, seperti dua bayangan yang terus mengejarnya, menuntutnya untuk menghadapi kenyataan yang sulit diterima. "Kenapa aku? Mengapa mereka melibatkan aku dalam semua ini?"

Pria itu akhirnya duduk di kursi di depannya, lebih tenang daripada sebelumnya. "Karena ada sesuatu yang lebih besar dari hubungan mereka denganmu, Liv. Ada alasan mengapa kau berada di tempat yang salah pada waktu yang salah. Dan aku di sini untuk membantu mengungkapnya."

Kata-kata pria itu menggantung di udara, penuh dengan ketegangan dan misteri. Liv bisa merasakan ketegangan yang tebal antara mereka. Ada sesuatu yang lebih besar di balik semua ini, sesuatu yang tidak bisa ia pahami dengan mudah. Semakin ia mencoba menggali, semakin dalam ia terjerat dalam misteri yang tak terungkapkan.

"Apa yang harus aku lakukan?" suara Liv hampir terdengar putus asa. Ia merasa terhimpit oleh semua yang terjadi begitu cepat. Kegelisahan yang tak tertahankan mencekam dirinya, dan meskipun ia berusaha untuk tetap tenang, hatinya berdebar-debar keras.

Pria itu menatapnya dengan tatapan tajam, seolah menilai keputusannya. "Kau harus melawan mereka, Liv. Tidak ada jalan lain. Kau harus menemukan siapa yang benar-benar berkuasa di balik semua ini dan menghentikan mereka sebelum semuanya terlambat."

Liv hanya bisa menatapnya dengan perasaan campur aduk. Ada ketakutan, kebingungan, dan keteguhan yang bertarung di dalam dirinya. Semuanya terasa sangat besar, begitu tak terkendali, dan ia merasa semakin jauh dari jalan yang semula ia kenal. Namun, satu hal yang pasti-hidupnya kini tidak akan pernah sama lagi. Apa yang ia temui semalam bukanlah akhir, melainkan permulaan dari sebuah permainan yang lebih berbahaya daripada yang bisa ia bayangkan.

Dengan gemetar, Liv mengangguk pelan, menyadari bahwa ia telah terperangkap dalam permainan yang jauh lebih besar. Dan sekarang, ia tidak punya pilihan selain memainkan permainan itu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Don Juan
9.1
Ketampanan dan tubuh atletis membuat pria ini dengan mudah memikat hati para wanita. Berawal dari keisengan belaka, ia justru terjerumus ke dalam kecanduan hubungan terlarang. Ada kepuasan tersendiri yang ia rasakan saat menjalin perselingkuhan berisiko dengan istri orang lain secara rahasia. Kisah ini menyoroti perjalanan penuh gairah seorang pria yang nekat menantang bahaya demi mengejar kenikmatan sesaat yang sembunyi-sembunyi.
Sampul Novel Ketagihan dengan anak tiri
8.2
Steiner Limson memutuskan menikahi seorang janda demi memulai hidup baru. Ia berkomitmen penuh untuk menyayangi istri serta anak tirinya dengan tulus. Namun, pernikahan mereka justru dilanda prahara hebat hingga berada di ambang kehancuran. Di tengah konflik rumah tangga yang kian retak, Steiner malah terjebak dalam dilema moral yang fatal. Ia jatuh cinta pada putri tirinya sendiri, memicu gejolak batin yang merusak batas hubungan keluarga.
Sampul Novel My Dangerous Husband
9.4
Kehidupan Senja hancur seketika saat Damar datang memaksa sebuah pernikahan demi menebus kesalahan fatal ayahnya. Terperangkap dalam pernikahan tanpa rasa cinta, ia harus tunduk pada dominasi dan sikap otoriter sang suami. Namun lambat laun, kebaikan tak terduga dari Damar mulai terungkap di balik kekejamannya. Di saat perasaan hangat mulai tumbuh di antara mereka, berbagai ujian berat kembali datang menguji ketahanan rumah tangga yang penuh tekanan ini.
Sampul Novel Pernikahan Tanpa Perasaan dengan Tuan Atasan
9.5
Sejak sang ayah tiada, Niela harus berjuang sendirian menjalani kerasnya hidup. Ia sangat mendambakan kehadiran suami yang bisa melindunginya dan menjadi tempat bersandar. Namun, impian itu hancur ketika ia terikat pernikahan tak terduga dengan bosnya sendiri yang menaruh kebencian mendalam padanya. Bukannya kehangatan, Niela justru menerima sikap dingin dan tekanan dari suaminya yang acuh. Kini, ia terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang begitu menyiksa batinnya.
Sampul Novel Terjerat Deduksi Detektif Kejam
8.8
Pernikahan paksa menghancurkan karier gemilang Linda dalam sekejap. Ia kini terperangkap dalam kendali Erik Bayroad, detektif terbaik Inggris yang bertindak kejam dengan melenyapkan mantan kekasih Linda serta mengasingkannya dari keluarga dan dunia luar. Tanpa kekuatan untuk meloloskan diri, Linda akhirnya pasrah menerima nasibnya. Bersama Erik, ia kini harus mengarungi lembaran hidup baru yang sarat akan ancaman bahaya serta rintangan yang tak pernah terduga sebelumnya.
Sampul Novel THE GOOD GUY
8.7
Amora memilih pergi dari hidup Gio demi menikahi Marcel, sahabat yang ia kira tulus. Sayang, pernikahan itu justru menjadi mimpi buruk. Sifat lembut Marcel hanyalah topeng, dan penderitaan Amora kian parah akibat tekanan mertua serta kemunculan wanita dari masa lalu suaminya. Walau batinnya hancur dan didera trauma mendalam, Amora memilih bertahan dalam hubungan toksik ini. Semua ia lakukan demi calon bayi di kandungannya agar kelak lahir dengan sosok ayah utuh.