APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Perceraian Kayla Sandio mendadak gempar saat draf kontraknya bocor ke publik, menyebut Theo Oliver tidak kompeten sebagai suami. Malam itu juga, Theo menuntut pembuktian secara langsung. Setelah resmi berpisah, Kayla bertransformasi dari pekerja biasa menjadi ahli restorasi budaya yang sangat sukses. Namun, sang mantan suami justru terus membayangi langkahnya. Saat Kayla meluapkan kekesalannya di sebuah perjamuan, Theo langsung membawanya pergi dan menunjukkan bahwa mereka berdua sama-sama tidak mau kalah.
Bab
Bagikan

Bab 8

Pak Theo Menyuruhmu Menunggunya

"Turun!"

Kayla diberhentikan di jalan raya, mudah untuk mencari taksi. Kayla menduga Theo ingin segera pergi ke rumah sakit untuk menemui Raline, dia juga tidak ingin melihat mereka bermesraan di rumah sakit.

Tanpa ragu-ragu, dia langsung membuka pintu mobil dengan sombong dan melangkah turun.

Bersamaan dengan deru mobil yang keras, debu pun beterbangan dan menerpa wajahnya.

Kayla berteriak pada mobil yang sudah berbaur dengan mobil-mobil lainnya, "Nggak sabaran sekali. Apa dia sudah mati dan menyuruhmu pergi mengambil jenazahnya?"

Satu-satunya tanggapan yang dia dapatkan adalah keheningan.

Kemudian, Kayla berdiri di pinggir jalan untuk menunggu taksi. Namun, ketika dia menunggu, sebuah Bentley hitam melaju ke arahnya dan berhenti di depannya.

Paman Dafa keluar dari mobil sambil berkata dengan hormat, "Nyonya Kayla, Tuan Muda meminta saya mengantar Anda pulang."

Kayla memahami maksud dari situasi ini. Meskipun Theo menelantarkannya, Theo sudah mengutus orang untuk menjemputnya.

Dia tidak ingin menyulitkan diri sendiri, jadi dia langsung masuk ke dalam mobil. Ketika berada di dalam mobil, dia terus memikirkan cara membalas dendam. Kalau perceraian disebar ke media sosial, Theo yang begitu mementingkan harga diri pasti akan marah besar!

Namun, menyinggung Theo pada saat seperti ini akan merugikan dirinya sendiri.

Lagian hanya tersisa 3 bulan 10 hari, sebentar saja berlalu.

Namun, setelah kejadian malam ini, dia merasa karena Raline sudah pulang dan cukup temperamental, Raline tidak akan menunggu sampai tiga bulan.

...

Keesokan harinya, Kayla tidak perlu pergi bekerja ke Perusahaan Oliver lagi, jadi dia tidur sepuasnya.

Sesampai di toko, Bella mengirimnya pesan WhatsApp: "Waktu temu dengan Pak Hardy dijadwalkan besok, tapi aku punya janji temu dengan klien, nggak bisa menemanimu."

Setelah lulus kuliah, Bella mendapatkan modal dari keluarga untuk membuka toko barang antik. Biasanya, dialah yang membantu Kayla mencari pekerjaan sampingan.

Dia membalas "Oke". Kemudian, setelah menyantap sarapan, dia pun keluar.

Sejak pindah dari Vila Aeris, dia harus mencari tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja barunya.

Kayla pergi ke kantor properti untuk memesan rumah dengan dua kamar tidur dan satu ruang tamu. Lokasinya dekat dengan studio dan sudah dilengkapi dengan perabotan. Kebetulan, dia bisa mengubah kamar tidur kedua menjadi ruang kerja.

Hal terpenting adalah pengelola properti sangat bertanggung jawab, setiap orang yang keluar-masuk harus menunjukkan kartu identitas.

Setelah menyelesaikan transaksi, Kayla pergi ke mal. Ulang tahun Bella akan segera tiba, dia ingin membelikan tas untuk Bella.

Bella sudah lama menginginkan model tas musiman terbaru suatu merek yang kebetulan ada di mal ini.

Kayla naik lift ke lantai 7, begitu sampai, dia langsung disambut oleh seorang pramuniaga. "Nona, apa ada model yang Anda suka?"

Umumnya, orang-orang yang datang untuk membeli barang mewah sudah memiliki objek yang mereka suka.

"Apa tas yang akan dipromosikan pada kuartal ketiga tahun ini sudah tersedia?"

Pramuniaga itu tersenyum sungkan dan berkata, "Maaf, itu adalah tas edisi terbatas. Semua tas model itu di toko kita sudah dipesan oleh pelanggan."

Kayla menjawab dengan agak kecewa, "Baik, terima kasih."

Tepat ketika dia berbalik dan hendak pergi, seorang wanita cantik berpakaian rapi masuk dari luar. Dia berkata pada pramuniaga itu, "Aku datang untuk mengambil tas edisi terbatas yang dipesan oleh Pak Theo beberapa hari yang lalu."

Kayla menghentikan langkahnya dan perlahan-lahan mengepalkan jarinya.

Nama "Theo" jarang ditemui dan dia juga mengenal wanita di hadapannya ini.

Wanita ini pernah muncul di TV, dia adalah manajernya Raline.

Pramuniaga itu menjawab, "Baik, tapi kami perlu konfirmasi kepada Pak Theo terlebih dahulu. Bolehkah Anda memberi tahu nama dan status Anda?"

"Nona Raline yang menyuruhku datang untuk mengambil tas itu. Namaku Karin Toreto, manajernya Nona Raline."

Pramuniaga itu berbalik untuk mencari kontak Theo di komputer.

Kayla tidak berniat untuk tinggal lebih lama. Rasa sakit hati yang dia rasakan tadi sudah mereda. Lagi pula, mereka akan bercerai. Dia tidak peduli kalau Theo mau menghadiahkan tas kepada wanita lain.

Saat dia hendak pergi, Karin memanggilnya, "Nona Kayla."

Kayla tidak menyangka Karin mengenalnya. Dia mengangkat alisnya sambil bertanya, "Ada apa?"

Karin juga tidak berbasa-basi, dia langsung berterus terang, "Nona Kayla masih muda dan cantik, kenapa harus mengikat pria yang nggak mencintaimu? Sebaiknya tinggalkan dia. Selagi masih muda, carilah orang yang benar-benar mencintaimu."

"Apa Raline yang menyuruhmu bilang seperti itu?" Kayla mengangkat kepalanya dengan arogan sambil berkata, "Dunia sudah terbalik. Dulu, selingkuhan selalu disembunyikan karena takut dihujat netizen. Tapi, sekarang simpanan malah berlagak hebat di depan istri sah?"

Sikapnya saat melontarkan ucapan ini sungguh membuat Karin tertekan.

Namun, Karin tidak tampak takut. "Dalam hubungan percintaan, orang yang nggak dicintai-lah yang disebut selingkuhan. Pada dasarnya, Raline dan Pak Theo adalah pasangan."

"Bu Karin belum menikah, 'kan?" Kayla menyipitkan matanya dan pesonanya yang menawan terpancar. "Saat kamu menikah, aku akan memperkenalkan beberapa wanita centil kepada suamimu untuk menguji tingkat toleransi Bu Karin."

Karin terdiam. Sebelum dia menjawab, suara lembut Kayla yang mendominasi lanjut terdengar, "Soal tas itu, tolong sampaikan kepada Nona Raline, suruh dia transfer setengah uang tas itu ke rekeningku. Meskipun Theo yang memberinya tas itu, aku belum bercerai dengan Theo. Dia masih menggunakan harta bersama. Kalau aku nggak menerima transferan itu dalam waktu tiga hari, aku akan mengirim surat pengacara kepadanya."

Karin tidak menyangka bahwa wanita yang tampak pendiam ini ternyata bermulut tajam dan sulit untuk dihadapi!

Seketika, dia yang fasih berbicara pun termenung.

Kayla berbalik dan hendak pergi, tetapi pramuniaga di belakangnya menghentikannya dengan ketakutan, "Nyonya Oliver, Pak Theo ... Pak Theo menyuruh Anda menunggunya di sini."

Sebelum menelepon, pramuniaga itu tidak menyangka akan menonton adegan yang begitu seru. Terlebih lagi, dia menghubungi asisten Theo, tetapi yang mengangkat telepon adalah Theo sendiri!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayangan Pengantin yang Terlupakan
9.3
Selama lima tahun menjalin kasih, aku percaya pada cinta Ronan Leach, CEO miliarder Grup Leach. Namun, tiga tahun hidup bersama justru diwarnai pengkhianatan. Ronan menikahi janda sahabatnya, mengumumkannya sebagai istri di depan media, hingga menghamilinya. Meski terus memohon maaf atas nama cinta, luka yang ditorehkan terlalu dalam. Kini, aku memilih pergi selamanya sambil membawa rahasia kehamilan yang dinantikannya, meninggalkan sang CEO dalam penyesalan terdalam.
Sampul Novel Ditinggal Nikah, Aku Langsung Menikahi Putra Mahkotan
8.9
Hari pernikahan yang kurancang hancur saat tunanganku kabur bersama asistennya. Di tengah kekacauan, adiknya justru membawaku ke catatan sipil untuk menikah. Dua sahabat masa kecilku malah membela si asisten, merobek surat nikah palsu, dan mengubah pesta pernikahan ini menjadi pesta lajang asisten tersebut. Mereka yakin aku tidak akan pergi dan menjadwalkan pernikahan di hari Minggu. Namun, aku segera menghubungi putra mahkota Keluarga Lessy untuk menikah dengannya di hari Minggu itu juga.
Sampul Novel GAIRAH LIAR PENGANTIN PENGGANTI
9.7
Belia Anastasya nekat menjadi pengantin pengganti bagi Bianca demi biaya operasi sang nenek. Ia pun menikahi Arkan Devano Haditama, pewaris kaya raya Haditama Group, dengan syarat dilarang jatuh cinta. Meski awalnya Arkan bersikap dingin dan benci perjodohan ini, kebersamaan intim satu malam mengubah segalanya. Kini Belia terjebak dilema rasa, terlebih saat identitas aslinya terancam terbongkar karena Bianca menuntut posisinya kembali.
Sampul Novel Istri Kampungan Kesayangan Presdir
9.1
Demi menghidupi adik-adiknya, Santi, seorang gadis desa, memutuskan mengadu nasib di kota besar. Takdir membawanya bertemu Bima, CEO tampan berjiwa Casanova yang sering bergonta-ganti kekasih. Biasa dikelilingi kemewahan, pertahanan Bima justru runtuh saat menghadapi ketulusan dan kepolosan Santi. Perbedaan latar belakang yang kontras ini menjadi awal mula kisah cinta tak terduga di tengah riuhnya kehidupan metropolitan.
Sampul Novel JandA
9.4
Ketidakhadiran Aline Anderson membuat perusahaan penerbitan raksasa yang dipimpinnya goyah. Begitu kembali memegang kendali, ia langsung dihadapkan pada krisis besar. Penulis emas andalannya secara mendadak memutuskan menarik seluruh karya, membawa bisnis Aline ke ambang kehancuran. Di tengah ancaman kebangkrutan dan badai konflik yang terus berdatangan, Aline harus menanggung kerugian finansial yang masif sekaligus mengungkap rahasia mengejutkan di balik identitas asli sang penulis.
Sampul Novel Majikanku, Perusak Rumah Tanggaku
9.4
Leonel begitu terobsesi dengan Nayara, istri dari Arvino yang merupakan koki andalannya. Sejak pertama kali melihat Nayara di hari pernikahannya, Leonel terus memikirkan wanita itu. Demi bisa mendekatinya, Leonel sengaja memanipulasi jam kerja Arvino. Meski sudah membina rumah tangga selama lima tahun bersama Carissa, Leonel mengabaikan hal itu demi hasratnya. Akankah Nayara mampu menjaga kesetiaannya, atau justru jatuh dalam perangkap rayuan bos suaminya yang penuh tipu daya?