APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Om Bule Menjadi Kekasihku

Om Bule Menjadi Kekasihku

Saat berlibur selama 12 hari di Luzern, Ela, seorang pegawai swasta, bertemu dengan pengusaha properti asal Libanon bernama Ali. Hubungan dekat mereka mendadak diterpa isu miring ketika paparazzi menuding Ela sebagai perusak hubungan Ali dan artis Nihan. Namun, Ali mengejutkan publik dengan mengumumkan Ela sebagai pacarnya saat konferensi pers. Walau Ela sempat bimbang karena kendala jarak antarnegara, Ali nekat datang ke Jakarta untuk membuktikan cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab 3

Ela dan Ali melangkahkan kakinya ke jembatan Chapel. Ela memandang lukisan-lukisan yang di gantung di atas, hingga Ela mendongakkan wajahnya agar bisa melihat lukisan itu, lukisan itu seperti punya cerita tersendiri.

"Kamu kerja dimana?" Tanya Ali penasaran, ini merupakan pertanyaan pembuka agar tidak terlalu canggung.

"Saya, kerja di perusahaan kontruksi, hanya karyawan biasa. Kamu, kerja dimana?" Ela membalikkan pertanyaan.

"Saya kerja di asuransi" ucap Ali sekenanya.

Ali kembali melirik Ela, wanita itu masih menerusi langkahnya, "umur kamu berapa?".

"26, kamu?" Tanya Ela.

"35".

Ela mengerutkan dahi, "kamu sudah seharusnya menikah".

"Iya, seharusnya sudah" Ali tersenyum.

"Sebaiknya kita makan disana" ucap Ali, menunjuk salah satu restoran.

Ela memandang kearah salah satu restoran yang di tunjuk Ali, terlihat tulisan disana Balero Restaurante, "Iya" Ela tersenyum, dan melangkah mendekati restoran spanyol itu.

Mereka memilih duduk disalah satu sudut ruangan sambil menunggu pesanan datang. Jujur sudah lama sekali ia tidak pernah berhadapan dengan laki-laki yang baru dikenalnya. Ia sama sekali tidak mengenal laki-laki dihadapannya ini. Karena kesendirianyalah ia terpaksa bersamanya. Padahal ia bukan jenis wanita yang langsung bisa akrab dengan laki-laki yang baru dikenalnya.

Sama-sama sibuk dengan pikiran masing-masing, tidak ada yang berani memulai percakapan, hingga makanan datang, cukup membosankan memang.

Ela melirik Ali, laki-laki itu makan dalam diam sama seperti dirinya. "Kamu berapa hari liburan disini?" Tanya Ela memulai percakapan.

Ali memandang Ela dan kembali berpikir, "hanya beberapa hari saja" ucapnya.

"Kamu pertama kalinya kesini?" Tanya Ali, ia lalu meraih gelas dan menyesap air mineral di hadapannya.

"Iya, ini pertama kalinya".

"Sama kalau begitu, nanti malam kamu akan kemana?" Tanya Ali.

Ela mengedikkan bahu, "tidak tahu, mungkin menikmati indahnya view danau dari kamar hotel".

"Liburan hanya berdiam diri dikamar hotel?".

"Saya tidak tahu mau kemana, karena saya kesini hanya untuk liburan. Atau kamu mau mengajak saya ke suatu tempat" ucap Ela, ia menyudahi makannya.

Ali tersenyum, "bagaimana kita ke Brooklyn club, saya tadi bertanya kepada salah satu pegawai hotel, club itu sangat terkenal di Luzern".

Ela tertawa, ia melirik Ali. Ali mengajaknya ke club, yang benar saja. Ela pernah beberapa kali ke club dulu di Jakarta, ia pernah bersenang-senang dengan teman-temannya di kantor, mencari laki-laki berkantong tebal. Hasilnya ia pulang dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Ya, saya sudah lama sekali tidak bersenang-senang" Ela tertawa. Setidaknya semua orang disini tidak mengenalnya.

Ali tersenyum, ternyata wanita itu menyetujui ajakannya. Ali menyudahi makannya, ia melirik Ela. Wanita itu membalas tatapanya dan ia tersenyum.

"Bisakah kamu, membuka topi yang kamu kenakan?" Ucap Ela.

"Kamu ingin melihat saya membuka topi?".

"Iya, tentu saja. Saya dari tadi penasaran ingin melihat wajah kamu" jujur Ela penasaran dengan wajah itu.

Ali kembali menatap Ela, ia lalu memenuhi permintaan wanita itu. Ali membuka topi yang dikenakannya.

Ela terpana, apa yang dilihatnya. Laki-laki itu tampan, wajah itu perpaduan Eropa dan Arab, hidungnya macung, rahangnya tegas. Mungkin Ali telah mencukurnya dengan rapi. Rambutnya sedikit gondrong dan jujur laki-laki itu tampan.

"Kamu tampan" ucap Ela jujur.

Ali tersenyum, ia ingin tertawa ketika Ela mengatakan hal seperti itu, "terima kasih, kamu juga cantik".

"Sebaiknya kita pulang, nanti malam saya akan menjemput kamu, bersiap-siaplah" ucap Ali.

"Iya".

*********

Ali menepati janjinya, ia menatap Ali tepat di hadapan pintu kamarnya. Laki-laki itu tampan dengan kemeja hitam dipadukan dengan celana jins itu. Ali juga terpana menatap penampilan Ela, ia mengenakan dress hitam dengan bahu terbuka, ia terlihat sangat sexy. Ela pandai sekali memadupadankan apa yang dikenakannya, tadi sore ia seperti wanita clasic dari Yunani, dan sekarang wanita itu berubah jadi wanita sexy, dan Modern. Lihat saja bibir yang tadi ia lihat tipis berwarna natural, kini berubah terlihat lebih penuh dengan lipstik merah menyala.

Jujur Ali menyukai penampilan Ela seperti ini. Ia sangat menggoda, ingin sekali ia mengecup bibir itu, sungguh itulah yang ia inginkan saat ini. Tapi ia mengurungkan niatnya dan ia tersenyum.

"Apakah kita sudah siap pergi" ucap Ali.

"Iya tentu saja".

Ali mengulurkan tangannya dan ia mengurungkan niatnya memakai topinya. Ia memilih mengulurkan tangan kepada Ela. Ela tahu bahwa laki-laki berkebangsaan eropa terkenal dengan keromantisannya. Ah, ya Ali bukan warga Inggris dan ia juga bukan warga Itali. Tapi bukankah Libanon merupakan negara yang dekat dengan Eropa.

Ela tersenyum, ia meraih tangan hangat Ali. Ali menggenggam tangannya dan berjalan meninggalkan kamar hotel.

Ali menghentikan taxi yang melintas di depan hotel. Ali membuka pintu taxi untuk Ela, Ela mengucapkan terima kasih kepada Ali.

Semenit kemudian taxi meninggalkan area hotel, menuju Renaissance Lucerne Hotel. Ali mendekati wajahnya, tepat ditelinga kiri Ela, ia berbisik seakan ingin mengigit telinga itu, "kamu cantik sekali" bisik Ali.

Ali lalu menjauhkan wajahnya, ia menatap wajah cantik Ela. Wanita itu hanya diam. Ali menggenggam tangan lembut Ela, dan ia tersenyum dan mengalihkan tatapanya.

Sementara Ela, jantungnya maraton ketika Ali berbisik ditelinganya, laki-laki itu seakan mengecup telinganya, dan ia berusaha mengatur detak jantungnya.

"Terima kasih" ucap Ela pelan.

********

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel En-PD168
8.1
Pengkhianatan Lucas dan Sarah di pesta bujang menjadi akhir segalanya. Bukannya menyesal, Lucas malah meremehkan luka tunangannya, sementara Sarah menghina status yatim piatunya. Enggan bertahan, wanita itu melempar cincinnya lalu pergi. Mereka mengira dia akan mengemis untuk kembali. Namun dugaan itu keliru. Tiga hari berlalu, ia justru datang kembali bersama sang ayah, seorang pemimpin pasukan serigala yang memimpin lima puluh ribu prajurit siap tempur.
Sampul Novel Gunung Pengantin Ngunduh Mantu
8.8
Terlahir dari keluarga miskin yang dikutuk iblis, Bima tumbuh di dekat Gunung Pengantin yang angker. Akibat melanggar pantangan di sana, ia kehilangan Alif, sahabatnya yang diculik menjadi budak gaib. Beranjak dewasa, Bima berjuang mematahkan kutukan leluhur bermodalkan kekuatan khodam warisan. Meski misi mistis itu berhasil, ia harus membayar harga mahal. Orang tuanya tewas mengenaskan dalam ritual gaib, meninggalkan Bima sendirian dalam kepedihan mendalam.
Sampul Novel Istri ke 96 Sang Raja Muda
9.4
Fatima El Sayeed terasing di Kerajaan Khorasan akibat fisik yang dinilai tidak menawan dan asal-usul sang ibu. Walau dibuang ayahnya, ia punya imajinasi tinggi. Nasibnya kian terancam saat seorang raja kejam yang gemar menghabisi pasangannya memilih Fatima menjadi istri ke-96. Terinspirasi kisah klasik 1001 malam, Fatima kini wajib berjuang bertahan hidup. Lewat kemampuan mendongeng, ia berusaha meredam amarah sang raja gila demi menyelamatkan nyawanya sendiri.
Sampul Novel PENDEKAR Sabda JAGAD
8.4
Jalu Sajiwo, pemuda yatim piatu, memulai perjalanan panjang demi menuntut keadilan bagi keluarganya. Dahulu, Sekte Rajawali Emas sangat perkasa sebelum fitnah keji para rival menghancurkan mereka. Di bawah kepemimpinan Ki Respati, ayah Jalu, sekte ini terus dihina dan ditindas. Kini, Jalu harus berjuang di tengah intrik, pengkhianatan, dan duel maut untuk membersihkan nama baik sekte serta membawa Rajawali Emas kembali ke puncak tertinggi dunia persilatan.
Sampul Novel Pengkhianatan Sang Gamma, Pasangan Pendendam Sang Alpha
8.2
Lima tahun aku berkorban demi membantu Lucian meraih posisi Gamma. Sialnya, ia justru membiarkanku disiksa di penjara demi saudara tiriku. Menyadari ia hanya memanfaatkan cintaku demi takhta, aku bersumpah membalas dendam. Saat Lucian datang ke upacara ikatanku dengan harapan palsu, aku akan menghancurkannya. Ia akan menyaksikan sendiri bagaimana aku bersanding dengan rivalnya, seorang Alpha yang menjadi pasangan kedua sejatiku. Ini adalah awal dari kejatuhan mutlaknya.
Sampul Novel Putra Rahasia Sang Alfa, Penawarku yang Dicuri
9.6
Tiga tahun aku bertahan melawan racun, hanya untuk dikhianati oleh suamiku sendiri, Alpha Yudha. Demi Elara, ibu dari anak rahasianya, dia memberikan satu-satunya obat penawar yang bisa menyelamatkanku. Yudha menginginkan kematianku demi kebahagiaan keluarga gelapnya, bahkan tega mempermalukanku di rumah orang tuaku. Menggunakan sisa kekuatanku, kuputuskan ikatan batin kami. Aku pergi membawa dendam, bersumpah untuk tetap hidup dan menghancurkan seluruh dunianya.