APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Obsesi Kencan Buta Sang Pewaris

Obsesi Kencan Buta Sang Pewaris

Niat Livia menolong sahabatnya dengan menggantikan posisi di kencan buta malah berujung petaka. Kepribadiannya yang ceria justru memicu obsesi mendalam pada diri Damien Remington, sang pewaris tunggal konglomerat yang dingin dan misterius. Keadaan kian pelik ketika Livia menghilangkan jam tangan mewah milik Damien. Kini ia terseret dalam jerat kekuasaan sang miliarder, berjuang keras melepaskan diri dari kungkungan obsesi Damien yang kian gelap dan mengikatnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Livia merapikan gaun hitam sederhana yang ia kenakan, menatap cermin dengan cemas. Tangannya sedikit gemetar, meskipun ia berusaha untuk tidak terlihat panik. Ia hanya menggantikan sahabatnya yang tak bisa datang, itu saja. Tidak lebih. Namun, mengapa semuanya terasa begitu berat? Mengapa hatinya berdebar kencang saat mengetahui siapa yang akan menunggunya di restoran itu?

Sahabatnya, Alena, yang sudah lama mengatur kencan buta ini, tiba-tiba menghubunginya dengan pesan panik. Suaminya sakit, dan ia tidak bisa pergi. Livia yang memang sering diminta menggantikan Alena dalam berbagai hal, merasa tidak enak hati menolaknya. Apalagi, kencan buta ini bukan dengan sembarang orang, tapi dengan Damien Remington-putra mahkota keluarga konglomerat Remington yang kaya raya dan terkenal angkuh, dingin, serta memiliki aura yang menakutkan.

"Ini hanya makan malam, Livia. Tidak ada yang perlu kamu khawatirkan," bisik Livia pada dirinya sendiri, mencoba menenangkan hati yang mulai tak karuan.

Namun, meskipun berusaha tenang, pikirannya tak bisa berhenti membayangkan sosok Damien. Di dunia ini, hampir semua orang mengenalnya-sebagai pewaris tunggal perusahaan keluarga yang bernilai triliunan. Semua orang berbicara tentang betapa terpeliharanya dirinya, betapa ia tidak pernah menunjukkan sisi lembut atau empati pada orang lain. Bahkan, ada desas-desus bahwa ia adalah pria yang sangat berbahaya, tak segan-segan menghancurkan siapapun yang menghalangi jalannya.

Livia tiba di restoran yang mewah, yang hanya bisa dijangkau oleh mereka yang berada di kalangan elit. Sebelum melangkah masuk, ia menarik napas panjang, berusaha menenangkan dirinya. Saat melangkah ke dalam, suasana di dalam restoran yang tenang dan penuh keanggunan seakan memanggilnya untuk melupakan kekhawatiran itu.

"Livia?"

Suara itu terdengar dingin, menggelegar di antara riuhnya percakapan di sekitar. Livia menoleh, dan langsung bertemu dengan tatapan tajam milik Damien Remington yang sedang duduk di sudut ruangan. Tubuhnya terbungkus jas hitam elegan, rambut hitamnya yang rapi membuatnya tampak sangat berkelas, namun ada sesuatu dalam sorot matanya yang membuat Livia merasa dirinya sangat kecil.

"Selamat datang," kata Damien dengan suara rendah, tak ada senyum sedikit pun di wajahnya. "Aku kira kamu tidak akan datang."

Livia tersenyum kecut, merasakan ketegangan yang semakin mencekam di udara. "Sahabatku, Alena, tidak bisa datang. Dia meminta aku menggantikannya," jawabnya, mencoba terdengar se-normal mungkin.

Damien hanya mengangguk. Ia tidak berkata banyak, hanya menunjuk kursi di depannya, menandakan agar Livia duduk.

Mereka berbicara sedikit-topik ringan yang hanya membuat Livia semakin merasa terasing. Setiap kata yang diucapkan Damien terdengar seperti perintah yang tak bisa dibantah, setiap gerakan tangannya tampak penuh kontrol, seolah dunia ini benar-benar miliknya. Tidak ada rasa hangat, hanya ketegangan yang terpendam, dan Livia bisa merasakannya dalam setiap detik pertemuan ini.

Namun, kemudian, sebuah insiden kecil mengubah segalanya.

Saat makan malam selesai, Livia tanpa sengaja menjatuhkan gelas anggur yang sebelumnya ia pegang. Tangan Damien dengan refleks cepat mengangkatnya, tapi tidak cukup untuk mencegah tumpahan anggur yang merembes ke tangan dan pergelangan tangan Damien, tempat jam tangan mahal yang melingkar di tangannya. Jam tangan itu, yang seharusnya menjadi simbol status, kini terjatuh ke meja dan tergelincir, jatuh ke lantai.

Livia terdiam, jantungnya seakan berhenti berdetak. Ia hanya bisa menatap horor jam tangan yang tampak rusak itu.

"Sial!" kata Damien, matanya kini penuh amarah yang tak bisa disembunyikan. "Jam tangan ini bernilai milyaran, Livia. Apa yang kamu lakukan?"

Kata-kata itu seperti sabetan pisau yang menusuk tepat di hati Livia. Ia menunduk, menahan diri agar tidak terlihat panik. "Aku... aku tidak sengaja," jawabnya dengan suara gemetar. "Maafkan aku."

Damien menatapnya lama, seolah sedang menimbang sesuatu dalam pikirannya. "Kamu tahu," ucapnya dengan nada datar, "setiap kesalahan ada konsekuensinya."

Livia terdiam. Dalam hati, ia hanya bisa merasakan ketakutan yang semakin mencekam. Ia baru saja terjebak dalam permainan yang sangat berbahaya, dan tampaknya, Damien tidak akan melepaskannya begitu saja.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri sang Tuan Muda Lumpuh
8.4
Fyorin menghadapi situasi penuh ketegangan saat terjebak dalam momen intim bersama Tuan Muda Sooya. Meski sempat ragu, ia memantapkan hati untuk menyerahkan segalanya. Namun, kepolosan Fyorin tak terbendung saat ia merasa terintimidasi oleh realitas fisik sang tuan muda. Di tengah rasa takut yang mulai melingkupi pikirannya, Sooya dengan lembut memintanya memejamkan mata untuk meredakan kecemasan. Inilah kisah romansa dewasa sarat intrik keluarga yang menguji keberanian Fyorin.
Sampul Novel Kabar Buruk Kehamilanku
9.7
Kebahagiaan Rike atas kehamilannya hancur setelah muncul kabar mengejutkan yang menyebut dirinya hamil sebelum menikah. Akibat berita itu, sang ibu sangat kecewa dan langsung menuduh Rike telah berzina. Di tengah duka, Rike harus berjuang keras demi mengembalikan kepercayaan ibunya. Namun, apakah tuduhan menyakitkan tersebut memang benar adanya? Ikuti kisah perjuangan Rike dalam mengungkap kebenaran yang sesungguhnya di balik misteri ini.
Sampul Novel Ketagihan dengan anak tiri
8.2
Steiner Limson memutuskan menikahi seorang janda demi memulai hidup baru. Ia berkomitmen penuh untuk menyayangi istri serta anak tirinya dengan tulus. Namun, pernikahan mereka justru dilanda prahara hebat hingga berada di ambang kehancuran. Di tengah konflik rumah tangga yang kian retak, Steiner malah terjebak dalam dilema moral yang fatal. Ia jatuh cinta pada putri tirinya sendiri, memicu gejolak batin yang merusak batas hubungan keluarga.
Sampul Novel Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
7.8
Selama bertahun-tahun mengarungi bahtera rumah tangga, Owen harus menelan pil pahit berupa hinaan dan penolakan yang tiada henti. Kehidupannya berbalik seratus delapan puluh derajat setelah ikatan pernikahan itu resmi berakhir melalui perceraian. Alih-alih terpuruk, ia justru menerima warisan tak ternilai dari leluhur keluarganya. Kejadian tak terduga ini seketika mengubah nasib sang mantan menantu yang tertindas menjadi seorang penguasa baru yang sangat disegani, bergelimang harta melimpah, serta dikelilingi banyak wanita.
Sampul Novel Petani Sukses
9.3
Dikhianati sang kekasih, Amanda Santika memilih pulang ke desa dan merintis bisnis pertanian sukses bermodal kalung berlian. Namun, kedamaiannya terusik saat putranya menemukan pria kaya raya yang berwajah sangat mirip dengannya. Pria tampan itu terkejut melihat kembaran kecilnya, sementara sang balita justru menyeretnya pulang. Amanda pun dibuat syok ketika anaknya dengan polos memperkenalkan pria asing tersebut sebagai calon suami baru untuk ibunya.
Sampul Novel Shalawat Cinta
9.5
Demi menikahi lelaki idaman, Alisa nekat menolak perjodohan. Malangnya, pernikahan itu hancur karena obsesi adik ipar yang mencintai suaminya. Tragedi memilukan tersebut bahkan merenggut satu kaki Alisa saat persalinan. Di masa terpuruknya, hadirlah Dewa yang senantiasa mendampingi dengan setia. Kisah ini mengulas perjuangan penuh air mata saat cinta sirna, sekaligus upaya menyatukan kembali sisa-sisa kasih yang tersisa.