APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA

OBSESI CINTA UNTUK NADEEVA

Rheno jatuh cinta pada Nadeeva, ibu tiri sahabatnya yang dilingkupi masa lalu kelam. Nadeeva kini bimbang memilih masa depan baru bersama Rheno atau bertahan dengan Aiman, suami yang menikahinya demi melindungi nyawa dan hartanya. Meski sepuluh tahun berumah tangga, pernikahan mereka tanpa kemesraan karena sebuah kesepakatan. Di bawah ancaman pembunuh misterius, sanggupkah Rheno membujuk Aiman agar bersedia melepaskan Nadeeva?
Bab
Bagikan

Bab 3

Rasa Yang Semakin Menggila

Uuh, tolong bicaralah terus! teriaknya dalam hati.. Yaah, hanya hatinya yang sibuk bermonolog, sementara mulutnya masih tak mampu berkata-kata.

Tolong jangan berhenti bicara! Mohonnya penuh harap.

"Rheno?"

Tuuuuuuuuttt !!

"Rheno?"

"Mm-maaf Tante, salah pencet!"

Tuuuuttt..!!

HAH?? Dasar ini bocah!

Wanita cantik itu geleng-geleng kepala seraya meletakkan ponsel milik anaknya kembali lalu beranjak keluar kamar setelah meletakkan beberapa lembar uang  kertas berwarna merah di atas meja belajar.

Sementara di tempat lain berjarak beberapa kilometer dari rumah Ghani, Rheno mendekap ponselnya di dada setelah mematikan sambungannya secara sepihak.

Jemarinya merasakan debaran jantung yang berdetak lebih cepat dari yang seharusnya.

Ya Tuhan, apa-apaan ini? Rasa yang sangat aneh dan luar biasa. Baru mendengar suaranya saja jantungnya terasa berloncatan.

Tapi hati masih ingin mendengarkan ia bicara lagi, baru beberapa detik ditutup pembicaraan, tp detik berikutnya sudah terasa rindu menderanya. Hanya ingin mendengar suaranya. 

Perlahan Rheno merebahkan tubuhnya, berbantal lengan angannya melayang.

*** 

Di tengah rasa kantuk yang menyerangnya, Rheno merasakan sapuan lembut di dahinya. Aroma harum lotions berbaur dengan aroma segar shampo yang sangat familiar samar menyapa indera penciumannya, memaksanya untuk segera membuka mata.

"Kenapa mematikan telponnya? Bikin aku penasaran saja!" Suara merdu yang begitu dirindukannya mengalun bak mantra cinta yang membius perasaan Rheno bersamaan dengan gesekan halus jemari lentik yang menyusuri sepanjang lengan telanjang Rheno.

Sontak Rheno menegakkan badannya terkaget-kaget melihat siapa yang telah mendatanginya. Sosok cantik yang dari semalam memenuhi benaknya.

"Tante? Kok bisa ada disini? Sama siapa?" tanyanya celingukan mencari sosok Ghani tapi yang ditanya hanya memberikan senyum manis sebagai jawaban.

"Sudahlah, aku sendirian saja!" Sambil menunduk malu-malu jemarinya memain-mainkan ujung selimut yang menjuntai, sementara bagian lain selimut itu masih separuh menutup bagian bawah tubuh Rheno.

Seolah ada aliran listrik berdaya rendah, pergerakan halus  selimut seiring gerakan jemari lentik itu perlahan mulai terasa meraba kulit paha Rheno yang terbuka, boxer sutra tipisnya juga tak membantu meredam gelenyar rasa yang tercipta. Seolah jemari lentik itulah yang tengah mengelus kulit polosnya.

"Tante..."

"Ya..?" Pandangan tanpa rasa bersalah menghujam manik matanya. Sorot penuh tanya yang juga terkesan menggoda.

"Tolong.. hentikan..." lirih suaranya setengah mengerang, menahan rasa hangat yang mulai menjalari bagian bawah tubuhnya.

"A-pa? yang sudah kulakukan?" Masih dengan suara halus menggoda disertai tatapan polos tanpa dosa, kombinasi yang justru membuat Rheno menjadi gemas ingin segera meraup tubuh semampai di depannya ke dalam pelukan.

"Berhentilah menarik-narik selimutku! Apa Tante sengaja ingin melihat kulit tubuhku?" tanya Rheno menggoda. Heran juga kenapa mulutnya bisa bicara dengan begitu lancangnya. Loss! Sudah mirip motor yang ngeblong remnya saja.

Apa mungkin karena mama Ghani sudah berani memasuki kamar pribadi, bahkan mendekatinya sehingga membuatnya lebih percaya diri dan mulai berani menggoda wanita cantik itu.

Mata indah di depannya membulat sempurna, yang justru membuat ekspresinya kian menggemaskan.

"Oh,  mm-maaf, aku .." Wajah cantiknya memerah. Sontak dilepaskannya selimut dari genggaman jemarinya.

Tapi begitu selimut terlepas, Rheno merasa ada sesuatu yang hilang pula. Rasa dingin tiba-tiba saja menyergap.Tanpa sadar buru-buru ditariknya telapak tangan berjari lentik itu dan menggenggamnya hangat. Sosok di depannya semakin merunduk seolah berusaha menyembunyikan parasnya dari tatapan dahaga Rheno.

Rambut shaggie sepunggung itu benar- benar sudah menghalangi pemandangan indah paras cantik, yang tanpa permisi sudah menghadirkan rasa rindu di hati Rheno.

Perlahan Rheno mengangkat tangannya  untuk menyibak rambut yang tengah menjuntai menutupi wajah pemiliknya. Dirasakannya jari tangannya gemetar merasakan helai-helai halus berwarna kecoklatan itu membelit jari-jarinya.

Perlahan pula wajah Rheno mendekat. Indera penciumannya berusaha menangkap aroma samar harum shampoo di helai rambut yang tengah digenggamnya. Aroma harum yang sangat memabukkan.

Jemari Rheno mulai menyentuh kuduk jenjang yang meremang. Demi waktu yang seolah terhenti. Manakala wajah cantik yang sedari tadi tertunduk, tiba-tiba saja menoleh padanya. Menatapnya dengan pandangan yang sukar untuk diartikan. Dua pasang bola mata saling terpaut, untuk beberapa saat.

Lalu perlahan tatapan Rheno mulai merambat turun pada bibir berwarna pink lembut yang sekarang tepat berada di depan wajahnya, berjarak tak lebih dari lima centimeter itu.

Hembusan nafas hangat beraroma mint manis itu berbaur seiring jarak yang mulai menipis. Entah siapa yang mendekati siapa, yang jelas tiba-tiba saja kedua bibir makhluk berlainan jenis itu telah melekat satu sama lain.

Awalnya hanya sapuan halus dipermukaan. Namun semakin lama, Rheno semakin berani memperdalam pagutannya.

Candu! Yah  bibir itu laksana candu bagi Rheno. Tak mampu ia menghentikan kenikmatan yang diberikan bibir lembut itu, rasanya tak ingin dilepaskannya, ingin mengecapnya menikmatinya selamanya.

Dunia terasa benar-benar berhenti berputar. Tak ada apapun selain rasa nikmat surgawi yang kini tengah dirasakannya. Bahkan jantungnya pun serasa berhenti berdetak, sampai..

KLIK...KRIIIEET!!

BRUAKK!!

ADIIAAAWW!!

AAAUUUUW!!! BUUMM!!

Suara tubuh yang telak terjatuh serta pintu terbanting sontak membuat Rheno menoleh ke arah pintu kamarnya yang telah terkuak lebar.

Seketika dijauhkannya benda lembut yang sedari tadi tengah dipeluknya erat-erat. Lalu pandangannya beralih pada tubuh besar yang tengah tengkurap dengan posisi janggal di depan pintu kamarnya.

"Kamu bisa gak sih Bang,  taruh barbel ditempatnya? Bikin orang kesandung aja!" bentak Biyan emosi sambil berusaha berdiri. Bibirnya meringis menahan nyeri di kakinya. Lalu dengan sebal didorongnya barbel yang tadi teronggok di depan pintu hingga menggelinding  jauh dan baru berhenti setelah menabrak guling Rheno yang kini tergeletak pasrah di bawah ranjang.

Rheno yang masih terdiam linglung memandangnya dengan pandangan shock lalu pandangannya beralih pada guling yang tergeletak di lantai kamar tak jauh dari kakinya.

LHO??

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar
9.2
Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir yang tersisa sebelum ia mendonorkan ginjalnya demi menyelamatkan Arya Lexim. Setelah prosedur medis itu selesai, Arya akan mendapatkan kembali kesehatannya, sementara Shasa, sosok pengganti yang selama ini dibenci, memilih untuk melangkah pergi dan menghilang selamanya. Shasa hanya bisa bertanya-tanya dalam hati, apakah Arya akan mengingat dirinya saat pria itu hidup bahagia bersama wanita yang dicintainya, meski ia tahu jawabannya mungkin adalah tidak sama sekali.
Sampul Novel Gadis Tak Terlihat dan Sang Jutawan
9.7
Demi menyelamatkan sang adik di Villa Esperanza yang kejam, Beatriz Sosa terpaksa menerima tawaran rahasia dari Eduardo Moura. Pewaris kaya yang angkuh itu menjadikannya mata-mata di kediamannya dengan imbalan dana serta perlindungan. Kini, Beatriz terjebak dalam intrik kekuasaan yang mengancam harga dirinya. Di balik kemewahan dan rahasia kelam, tumbuh gairah terlarang yang menguji batas kelas sosial serta kesetiaan hatinya.
Sampul Novel Garis Cinta
8.2
Protes langsung terlontar dari bibir Diza begitu merasakan tindakan kasar sang kekasih. Menyadari kesalahannya, Rayden pun segera meminta maaf dengan kelembutan yang menenangkan. Ia berjanji akan bersikap lebih pelan dan hati-hati demi menjaga kenyamanan bersama. Sambil mencairkan ketegangan romantis yang menyelimuti mereka, Rayden melonggarkan dasi yang menjerat lehernya sejak tadi, bersiap melanjutkan momen intim tersebut dengan lebih santai.
Sampul Novel Ibu Sambung Anak Mafia
9.2
Hidup Natalia Smith berubah drastis setelah insiden tabrakan di mall dengan Jenifer Audey. Gadis remaja berusia 17 tahun itu justru meminta Natalia menjadi ibu tirinya sebagai ganti rugi. Kini, Natalia yang baru berumur 23 tahun harus menghadapi rencana perjodohan yang dirancang Jenifer. Targetnya adalah sang ayah, Aaron Audey, seorang bos mafia kejam asal Inggris berusia 30 tahun. Mampukah taktik Jenifer menyatukan Natalia dengan sang ayah yang sangat ditakuti?
Sampul Novel Mamaku yang Cantik dan Pengagum Misteriusnya
8.0
Dikhianati dan dijebak dalam cinta satu malam, Alisa pulang membawa anak kembar. Kini, ia bekerja untuk Marvin, CEO genius yang diam-diam menyamar sebagai Primus demi melindungi identitasnya. Situasi pelik terjadi ketika Alisa menyadari bahwa Primus adalah pria dari masa lalunya. Terjebak di antara dua persona dari pria yang sama, mampukah Alisa mengungkap rahasia Marvin? Bagaimana sang CEO akan bereaksi saat mengetahui keberadaan kedua anak kandungnya?
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan Mas Duda
8.5
Audra sempat menolak keras lamaran Inigo, duda yang jauh lebih tua darinya. Namun, Inigo berhasil meyakinkan bahwa pernikahan kontrak adalah jalan keluar terbaik demi menghindari desakan orang tua mereka. Kini, Audra harus mengarungi kehidupan rumah tangga yang penuh kejutan. Akankah ketulusan Audra mampu menyentuh hati Inigo yang masih dibayangi rahasia masa lalu? Simak perjalanan cinta penuh komedi yang akan mengubah takdir hidup mereka berdua.