APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nyonya Tak Bucin Lagi

Nyonya Tak Bucin Lagi

Kesempatan kedua hidup dipakai Grace Wijaya untuk segera menceraikan William Sanjaya. Trauma akibat mati tragis di rumah sakit jiwa setelah delapan tahun mencintainya membuat Grace enggan bertahan. Awalnya William bersikap dingin dan mengabaikan keputusan itu. Namun, ia menyesal saat melihat Grace bertransformasi menjadi wanita karier sukses yang dikelilingi banyak pria. Ketika William memohon untuk rujuk, Grace dengan tegas menolak karena telah sembuh dari kebutaan cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 7

Kapan William bersikap lemah lembut padanya?

Grace menganggap semua ini benar-benar konyol.

William masih tidak mempercayainya. William menganggap Grace akan menggunakan perceraian untuk merusak reputasinya.

Perceraian setelah satu tahun menikah bukanlah hal yang mulia, jadi Grace tidak akan mempublikasikannya dengan terang-terangan.

"Aku berjanji tidak akan menyebutkannya sepatah kata pun. Kalau kamu khawatir, kamu bisa menambahkan ini ke dalam perjanjian perceraian."

William melihat ejekan di bibir Grace dan merasa sangat kesal. "Jangan tunda-tunda, cepat tanda tangan!"

Grace mengatakan ini seolah-oalah sengaja mengulur waktu.

Grace terlalu malas untuk berdebat dengan William, jadi langsung mengambil pena dan tanda tangan tanpa ragu-ragu.

"Giliranmu!"

Grace melemparkan pena serta surat perjanjian perceraian ke depan William.

Sudah menyuruh orang untuk mencetak dokumennya, kenapa tidak tanda tangan dulu? Benar-benar merepotkan!

William merasakan lirikan mata kesal dari Grace. William mencoba menahan diri untuk tidak marah. Lagi pula sebentar lagi mereka tidak akan berhubungan, jadi lebih baik menahannya selama beberapa menit saja.

Setelah mengambil pena, William hendak menandatangani tapi ponselnya tiba-tiba berdering.

Ternyata yang menelepon adalah Bibi Linda, pengasuh yang khusus untuk merawat neneknya.

Begitu menerima telepon, suara cemas dari Bibi Linda terdengar.

"Tuan, Nyonya tiba-tiba pingsan! Saya sudah memanggil dokter, cepat kemari!"

Setelah mendengar ini, William buru-buru berdiri dan segera keluar!

"Kamu mau ke mana?"

Grace berteriak, "Tanda tangan dulu!"

William tiba-tiba teringat sesuatu dan menatap Grace dengan wajah dingin ....

"Apa ini perbuatanmu?"

Grace bingung. "Apa yang kulakukan? Siapa yang menelepon tadi?"

Grace sengaja duduk jauh dari William, jadi hanya tahu bahwa orang di ujung telepon sedang terburu-buru dan tidak mendengar dengan jelas apa yang terjadi.

Melihat ekspresi Grace yang sepertinya tidak berpura-pura, William tidak punya waktu untuk menyelidikinya lebih jauh.

"Grace, sebaiknya kamu jangan bercanda tentang nyawa Nenek!"

Setelah mengatakan itu, William segera pergi.

Grace tahu dari reaksi dan kata-katanya bahwa ini tentang Nenek Tamara.

Grace segera meneleponnya.

Setelah mendengar Bibi Linda bilang bahwa Nenek pingsan, Grace buru-buru pergi dari Kantor Catatan Sipil.

Nenek Tamara selalu baik padanya.

Nenek Tamara bukan hanya mengizinkannya menikah dengan William, tapi juga membantunya melampiaskan amarahnya saat Grace dianiaya.

Alasan kenapa dia bisa mempertahankan pernikahannya dengan William adalah karena dukungan Nenek Tamara.

Hanya saja di kehidupan sebelumnya, Grace terlalu mengecewakan Nenek Tamara.

Setelah masuk rumah sakit jiwa, Grace mendengar bahwa neneknya kurang sehat, sehingga tidak lagi punya tenaga untuk mencampuri urusannya.

Meskipun tidak lagi menjadi istri cucunya dalam kehidupan ini, tapi Grace tidak akan pernah melupakan kebaikan Nenek Tamara padanya.

William tidak lagi berada di tempat parkir di luar, jadi Grace tidak punya pilihan selain naik taksi dan bergegas ke kediaman Keluarga Sanjaya secepat mungkin.

Setelah ke ruang tamu, tidak ada dokter yang seperti dibayangkan, bahkan tidak ada pelayan yang sedang cemas.

Nyonya Tamara sedang duduk di kursi utama, tidak terlihat sedang sakit dan menatap ke arah William dengan marah.

"Kamu hebat sekali, berani-beraninya bercerai dengan Grace di belakangku!"

"Nenek, Grace ...."

William baru saja membuka mulut untuk berbicara, tapi Nyonya Tamara memukulnya dengan tongkat!

"Kamu masih ingin berdalih? Grace sangat mencintaimu, mana mungkin bisa mengajukan perceraian! Apa kamu ingin membuatku mati?"

Nyonya Tamara begitu marah hingga batuk beberapa kali.

"Nenek!" Grace buru-buru berlari ke arahnya.

Nyonya Tamara sedikit senang melihatnya. "Grace datang tepat pada waktunya, beri tahu Nenek kalau bocah ini yang memaksamu bercerai!"

Grace melirik ke arah William, tatapan matanya sudah dipenuhi rasa dingin.

Jika Nyonya Tamara tidak ada di sana, William pasti sudah langsung membunuhnya!

"Kenapa melihat Grace saja?"

Nyonya Tamara memukul William lagi dan berkata pada Grace, "Jangan takut, Grace. Katakan yang sebenarnya. Nenek akan membelamu!"

Hati Grace merasa hangat.

Grace memegang tangan Nenek dan berkata dengan lembut, "Nenek, bukan William yang ingin bercerai, aku sendiri yang ingin bercerai."

Nyonya Tamara menepuk punggung tangannya dengan nyaman.

"Grace, beritahu Nenek apa yang kamu derita. William akan meminta maaf atau Nenek bisa memukulnya! Hanya saja, jangan bercanda tentang perceraian."

Nenek masih tidak percaya padanya.

Grace sedikit tidak berdaya. "Nenek, aku tahu Nenek merasa kasihan padaku, tapi aku nggak bercanda."

"Aku nggak gegabah, aku sudah memikirkannya dengan jelas. Aku ingin bercerai."

Melihat ekspresi tegas Grace, ekspresi Nyonya Tamara menjadi sedikit lebih serius.

"Grace, ikut Nenek pergi ke ruang meditasi."

...

Setengah jam kemudian, Grace membantu Nyonya Tamara kembali ke ruang tamu dengan mata merah.

Nyonya Tamara menatap William dengan marah. "Bawa kembali Grace!"

"Kalau kalian bercerai di belakangku, aku akan beri kalian pelajaran!"

William sepertinya tidak terkejut dengan hasil ini, mencibir dan berdiri untuk pergi.

"Dasar bocah tengil!"

Nyonya Tamara mengumpat sambil memegang tangan Grace dengan sedih. "Grace, ingat apa yang kamu janjikan pada Nenek."

"Nenek harus berjanji nggak akan menghentikanku menceraikan William setelah ulang tahun Nenek bulan depan."

"Bagaimana kalau William jatuh cinta padamu?" tanya Nyonya Tamara.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sejatinya
8.2
Lamaran pernikahan Dimas batal seketika demi menolong Janet yang terluka. Kejadian itu menyadarkan sang protagonis bahwa sosok Janet selalu membayangi hubungan mereka, mulai dari selera makanan hingga gaya berpakaian. Meski Dimas berdalih Janet hanyalah masa lalu dan masa depannya adalah dirinya, luka hati ini sudah terlalu dalam. Menolak terus dibanding-bandingkan, ia akhirnya memilih pergi dan menerima lamaran William Anderson, pria miliarder yang siap menjadikannya satu-satunya cinta sejati.
Sampul Novel Duda Pilihan Papa
9.6
Anwar Mahendra terhimpit utang besar hingga nyaris kehilangan putri tunggalnya, Ashiqa, yang diincar rentenir. Demi menyelamatkan sang anak, Anwar meminta Rama, seorang duda kaya yang berutang budi padanya, untuk menikahi Ashiqa. Ashiqa terpaksa menerima pernikahan mendadak ini. Di sisi lain, Rama kini terjebak dalam dilema besar: mencoba mencintai istri mudanya atau justru merelakan Ashiqa pergi demi mengejar kebahagiaan sejati wanita itu sendiri.
Sampul Novel Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi
9.0
Nasib Alfan Mananta berubah drastis setelah direktur rumah sakit yang cantik memaksanya untuk ikut pulang ke kediamannya. Sebagai dokter magang, Alfan tidak memiliki pilihan selain menuruti kemauan sang atasan. Sejak langkah pertama di rumah tersebut, dimulailah babak baru kehidupan mereka yang dipenuhi kedekatan tanpa batas. Hubungan intens ini membawa dinamika baru yang tidak terduga dalam keseharian sang dokter magang dan sang direktur di bawah satu atap yang sama.
Sampul Novel Kau Hancurkan Persahabatan Kita
8.8
Akibat satu malam tanpa kendali, persahabatan Lysandro Wicaksana dan Callista Rayendra berujung pada pernikahan terpaksa. Lysandro, sang pewaris bisnis yang panik saat tahu Callista hamil, sempat memintanya menggugurkan kandungan. Meski ditolak dan Callista memilih pergi, Lysandro akhirnya kembali untuk menikahi sahabatnya secara rahasia. Kini, Callista harus menjalani hidup di bawah bayang-bayang Elowen, kekasih Lysandro yang tidak tahu pria itu telah menjadi suami wanita lain.
Sampul Novel Rintangan Cinta Abadi
8.1
Kehidupan Aria, seorang miliarder metropolis, terusik saat Luna, cinta masa kecilnya, kembali dengan rahasia kelam yang memicu pengkhianatan. Situasi rumit ini menyeret Rian, sahabat Aria yang bimbang antara loyalitas dan rasa cintanya pada Luna. Kehadiran Maya menciptakan cinta segitiga yang pelik, sementara Evan datang mengungkap misteri masa lalu yang mengejutkan. Di tengah kekacauan ini, Nina membawa harapan baru bagi hubungan rumit keenam tokoh tersebut.
Sampul Novel Sang Pemilik Rahim Pengganti
8.0
Renata Larasati terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan miliarder Danu Rahardianto demi melunasi utang sang ayah. Ia harus mengandung karena istri Danu, Rubby Kirana, enggan hamil demi estetika tubuhnya. Nestapa Renata tak berhenti usai melahirkan; Rubby dengan kejam menjualnya ke mucikari demi materi. Kini terjebak di dunia malam yang kelam, Renata harus mengumpulkan sisa kekuatannya untuk bangkit. Sanggupkah ia keluar dari lingkaran takdir yang begitu kelam ini?