APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Not Friend's With Benefit

Not Friend's With Benefit

Dua tahun lamanya Fernanda menjalani hubungan fisik tanpa status cinta dengan Daniel. Meski Daniel tulus mengasihinya, trauma akibat kegagalan tunangan masa lalu membuat Fernanda menutup rapat hatinya. Di bawah tekanan sosial dan ambisi menyenangkan orang tua, ia terus mengabaikan ketulusan Daniel. Namun, sebuah konflik pelik akhirnya menyadarkan Fernanda akan arti penting pria itu. Ini kisah perjuangan menyembuhkan luka batin demi menemukan cinta sejati.
Bab
Bagikan

Bab 1

Desah napas, erang kenikmatan, dan panas tubuh, melebur dalam satu irama. Tubuh perempuan di atas Desah napas, erang kenikmatan, dan panas tubuh, melebur dalam satu irama. Tubuh perempuan di atas meja itu melengkung ke belakang, sementara laki-laki yang terapit di kedua kakinya bergerak cepat. Derit meja kayu bergerak beriringan dengan suara rintihan keduanya. Dalam satu hujaman yang dalam, tubuh keduanya terkulai. Tangan laki-Iaki itu merengkuh sang perempuan yang memejam dan meletakkan kepala perempuan itu di bahunya.

“Apa kamu puas?” bisik laki-laki itu lembut. Tangannya mengelus lembut punggung halus dalam dekapannya. ”Mau aku gendong ke ranjang?”

Sang perempuan menggeleng. “Nggak, aku bisa jalan sendiri.” Dengan sedikit tekanan, ia mendorong pelan tubuh laki-Iaki yang mendekapnya. Memandang sekilas pada wajah tampan dengan alis tebal dan iris kecoklatan yang dibingkai rambut pendek hitam, lalu turun dari atas meja. Tangannya menyambar jubah sembarangan yang tergeletak di atas ranjang dan melangkah menuju kamar mandi.

“Fernanda..."

Perempuan itu menghentikan langkahnya di depan pintu, menoleh dan tersenyum kecil. “Aku ingin mandi sendiri.”

Tidak mengindahkan panggilan dari laki-laki telanjang yang terpana di dekat meja, Fernanda masuk ke kamar mandi dan menguncinya dari dalam. la menyalakan air hangat dari shower, melepas jubah dan menggantungnya di pintu, lalu berdiri di bawah pancuran itu. la membiarkan tubuhnya diguyur air hangat yang mengucur deras dari atas kepalanya.

Selalu seperti ini, setiap kali ia selesai bercinta dengan Daniel, ia merasa kotor dan perlu membasuh tubuh sebersih mungkin. Seolah baru selesai bermain dari kubangan lumpur, tidak ia biarkan seinchi pun bagian tubuhnya tidak terbasuh oleh air hangat itu.

Tak puas hanya dengan air yang hangat suam-suam kuku, ia Kembali memutar knop air lebih ke kiri, menyalakan air dengan suhu yang lebih panas. Meraih sabun cair dan menaruhnya di atas spon mandi lalu mulai menggosok. Ia menggosok tubuh dengan sekuat tenaga, hingga nyaris terasa sakit. Saat kukunya tanpa sengaja melukai perut, Fernanda tergugu. Di bawah pancuran air panas, ia menangis.

la tersedu, teringat akan percintaan-percintaan panas yang telah ia iakukan dengan Daniel tanpa cinta. Membuatnya merasa seperti wanita murahan, dipakai tanpa perlu dicintai. la pun teringat akan hidupnya yang kacau balau setelah pertunangannya dengan Evan berakhir. Pria yang ia bayangkan akan menjadi pendampingnya hingga usia senja nanti, namun hubungan mereka harus kandas,

Sang Papa yang kini lebih banyak menghabiskan hari-harinya di atas kursi roda karena Kesehatan yang menurun, dan ia sendirian memimpin perusahaan. Di bawah tekanan para pemegang saham, karyawan yang tak percaya padanya, dan juga lingkungan sosial. Semua masalah seperti mengurungnya dalam penjara batin.

Tak berdaya pada perasaan sedih yang mencengkeram hati, ia terduduk di atas Iantai basah dan membiarkan air matanya bercampur dengan air yang membasahi tubuh. Sementara itu, Daniel yang telah memakai kemeja dan celana dalam, menghisap rokok di samping jendela terbuka yang menghadap ke arah balkon.

la memang tak melihat apa yang sedang terjadi di dalam kamar mandi, namun ia tahu kalau perempuan yang baru saja bercumbu dan berbagi peluh dengannya pasti sedang menangis. la nyaris hapal dengan tindakan Fernanda setiap kali datang ke rumahnya. Perempuan itu akan dengan sengaja menggodanya, mengajaknya bercinta, lalu kemudian menghabiskan waktunya menangis di kamar mandi. Seolah-olah apa yang dilakukan mereka adalah dosa besar.

"Shit!" Daniel mengumpat. Saat abu rokoknya tanpa sengaja mengenai kemejanya. la mengibaskan dengan keras dan menoleh saat pintu kamar mandi terbuka.

“Kamu baik-baik saja?” la bertanya lembut, memandang iba pada perempuan dengan rambut basah yang sekarang tengah berdiri di depan cermin besar di samping ranjang.

Fernanda mengangguk. "Ya, aku harus pulang. Papa pasti mencariku." Jawaban singkat yang sama selalu ia berikan.

Daniel mendekat, berdiri tiga jengkal dari Fernanda yang kini sibuk mengeringkan rambut. la memandang wajah cantik tak tercela, dengan tubuh seksi yang memesona. Ia selalu memuja perempuan ini, dari dulu hingga detik ini. Dan, perasaannya tak pernah memudar sedikit pun.

“Aku akan mandi sebentar, nanti kuantar.”

“Nggak usah, aku pulang sendiri.”

“Tapi ini sudah malam.”

Fernanda mengernyit, menatap lekat wajah Daniel dari pantulan kaca. “Daniel, aku bukan ABG dan ini Jakarta yang hidup 24 jam. Takut apa aku?”

Daniel menarik napas panjang, bahunya melunglai. “Aku berpikir untuk mengajakmu mencari makan atau cemilan.”

"Maaf, aku harus cepat pulang."

Daniel terduduk di atas ranjang, mengamati dalam diam saat Fernanda terburu-buru mengeringkan rambut, memoles krim di wajah dan berganti baju. Tanpa kecupan atau pelukan hangat, perempuan itu berpamitan singkat sebelum menghilang di balik pintu.

Sepeninggal Fernanda, ia terbaring di atas ranjang. Menatap nanar pada langit-langit kamarnya dan merasa bodoh karena terperangkap pada cinta bertepuk sebelah tangan. Sungguh Daniel ingin membersamai Fernanda saat ini, namun seolah perempuan itu menjaga jarak darinya. Cukup saat bercumbu saja mereka begitu dekat, selebihnya tidak.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dinginnya Bodyguard, Hangatnya Cinta
9.4
Sebagai pewaris dinasti politik, keselamatan Alexa berada dalam ancaman besar. Sang ayah akhirnya menunjuk Rafael, seorang mantan tentara pasukan khusus yang sangat disiplin, untuk menjadi pelindung pribadinya. Walau Rafael berupaya keras bersikap profesional, daya tarik Alexa mulai menggoyahkan keteguhannya. Di tengah kepungan bahaya dari musuh yang mengintai, Rafael menyadari bahwa menghalau pembunuh jauh lebih mudah daripada meredam getaran asmara di antara mereka.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO DINGIN
8.8
Karin Arvantie menghadapi situasi canggung di Atmaja Corp akibat tatapan tajam sang CEO, Ryan Atmaja, saat wawancara kerja. Walau Ryan merasa familier dengan sosoknya, Karin memilih bersikap diplomatis. Meski begitu, daya pikat pria bermata hitam tersebut membakar emosi yang sulit ia kendalikan. Kini, Karin bimbang antara bersikap profesional atau menyerah pada ketertarikan yang membara. Sanggupkah mereka mempertahankan batas hubungan kerja ini?
Sampul Novel Mahligai yang Ternodai
8.3
Pernikahan Nazwa yang awalnya indah seketika runtuh setelah ia memergoki suaminya bermain api. Demi baktinya pada Allah, Nazwa berlapang dada dan mencoba bertahan walau hatinya terluka. Sayangnya, ketabahan itu diuji kembali saat sang suami mengulangi pengkhianatan yang sama. Di tengah kepedihan yang kian menyiksa, sanggupkah Nazwa terus memperjuangkan rumah tangganya, ataukah ini saatnya ia merelakan segalanya berakhir?
Sampul Novel PANTHER & DEA
9.0
Sejak kecil menjadi pembunuh bayaran yang menghabisi orang tuanya sendiri, Panther jenuh dan ingin pensiun. Namun, hartanya dikuras habis oleh mafia Edward Elmund. Demi bertahan, ia menculik Natalia, putri Edward, tapi sang ayah enggan membayar tebusan. Di tengah pelarian, Sophie yang dicintainya malah berkhianat demi harta. Saat terpojok, Dea, informan lamanya, datang membantu meraih kebebasan. Layakkah Panther hidup normal setelah masa lalunya?
Sampul Novel Terjebak Skandal Playboy Tampan
8.0
Mimpi Hafsah Laila Azzahra hancur setelah bersinggungan dengan Praditya Albara Arseano, pemuda kasar yang gemar mempermainkan perempuan. Sebuah insiden tragis di kampus nyaris merenggut kesucian Laila oleh ulah Bara. Demi menjauhi zina, Laila terpaksa menawarkan pernikahan sebagai solusi walau mengorbankan kebahagiaan sendiri. Namun, pilihan tersebut justru menyeret Laila ke dalam pusaran misteri saat semesta perlahan mengungkap berbagai rahasia yang tersembunyi.
Sampul Novel Unfortunate?
8.0
Kehidupan Areya dipenuhi kemalangan tanpa henti, mulai dari konflik keluarga hingga relasi sosial yang kacau. Di tengah keputusasaan itu, sosok Pasha hadir secara mendadak dan mengaku punya hubungan erat dengan masa lalu Areya yang telah sirna dari ingatan. Kini, Areya dihadapkan pada dilema besar. Apakah kehadiran Pasha akan menjadi penyelamat yang membawa keberuntungan, atau justru menjadi awal dari bencana baru yang memperpanjang penderitaannya?