APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ngaku-ngaku Jadi Istri Konglomerat

Ngaku-ngaku Jadi Istri Konglomerat

Tekanan sosial untuk segera berpasangan membuat Kejora Salsabila, seorang wanita karier berusia 27 tahun, merasa sangat terbebani. Akibat terlalu fokus bekerja, kehidupan pribadinya terabaikan hingga ia terperosok ke dalam masalah rumit. Di tengah keputusasaan tersebut, Kejora mengambil keputusan nekat demi jalan pintas. Kini, ia berjuang keras mencari seseorang yang dapat menyelamatkannya dari keterpurukan dan membantunya menata kembali hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Ketika seorang gadis menginjak usia 27 tahun, bertambahlah bebannya.” Kalimat ini terdengar sangat horor bagi seorang gadis berparas cantik, namun sedikit ugal-ugalan bernama Kejora. 

Ya ... diusianya yang sebentar lagi menginjak 30 tahun, gadis itu sangat banyak menerima cacian juga pertanyaan-pertanyaan, yang membuatnya ingin enyah dari kehidupan dunia yang menyeramkan ini. Setidaknya ... ia pernah berpikir ingin menetap di bulan, begitulah kegilaan pikirannya.

“Kapan sih anak gadis yang sudah hampir kepala tiga ini menikah?”

“Apa kamu nggak punya keinginan buat punya pasangan Kejora?”

“Atau ... kamu nunggu dunia runtuh dulu, baru nyari yang sempurna?”

“Kasihan, anak gadis kok malah sibuk sama karir bukannya menikah. Apalagi umurnya sudah akan masuk usia kepala tiga!” 

Setidaknya semua kalimat itu selalu dan bahkan hampir setiap saat Kejora dengarkan dari orang yang tidak mengenalnya dengan baik.

Dan, menutup telinga serta pergi, kemudian memilih menyibukkan diri dengan dunianya adalah hal yang sering Kejora lakukan untuk megurangi beban pikiran dan juga mentalnya.

Namun, semua prinsip dan juga masa bodonya seketika hilang, ketika tidak sengaja bertemu dengan teman masa sekolahnya dulu.

“Jor ... Jor!” teriak salah satu manusia yang paling membuat Kejora cukup naik pital selama ini.

Eh ... emang bosen hidup itu nenek lampir! Gue sumpahin, kepalanya sengklek, biar tahu rasa. Nama sebagus Kejora, seenak jidat manggilnya Jor, emang aku Jorok? – gerutu gadis berpakaian kantor itu dalam hati, sambil membalikkan badannya.

“Iya ... Keli cantik.” jawabnya dengan sudut bibir yang terpaksa di gerakkan ke atas. Kecantikanya kini bahkan mengalahkan senyum manis seekor kuda. Meringis tanpa ada rasa ikhlas di dalamnya.

Mulutku rasanya ternoda nyebut dia begitu, ya Allah. Maafkan hamba-Mu ini – batin Kejora sambil menepuk pelan bibir tipis miliknya itu.

“Long time no see,” ucap wanita yang Kejora sapa Keli itu, sambil mencium pipi kanan dan kiri Kejora.

Sok enggres banget, dasar  Keli! – batin Kejora lagi, sambil mencaci teman SMA-nya itu. Agaknya membual adalah salah satu kebiasaan gadis berpawakan mungil, dengan rambut hitam yang dikuncir itu.

Dengan segera, Kejora mengurai pelukannya dan menepuk-nepuk bajunya untuk membuang debu kotor yang Keli bawa. Keli yang tahu maksud Kejora, langsung merasa sedikit kesal. 

Mereka berdua, sebenarnya bukanlah teman karib atau pun sahabat. Bahkan, mereka cenderung seperti musuh di sekolah dulu. Keli dengan kesombongannya dan Kejora dengan apa adanya dia. Jika ada yang salah, gadis itu pasti akan menegurnya, termasuk dan terutama Keli.

Di SMA mereka dulu, ayah Keli adalah ketua komite. Mana ada yang berani membantah ataupun mengkritiknya, kecuali Kejora. Luar biasa! Bahkan mereka pernah hampir terlibat adu jotos. Apa nggak takut Kejora dengan ayah Keli? Jawabannya, sama sekali tidak. Bahkan, ayah Keli sendiri yang memintanya untuk mengawasi putri manjanya itu. Dan, setelah tamat SMA keluarga Keli pindah ke Ibu Kota. Sekitar beberapa tahun tak berjumpa, hari ini mereka akhirnya kembali bertemu.

“Aku bawa ini, nih,” ucap Keli dengan wajah yang tampak bahagia. Bahkan sungut iblisnya seketika hilang, dengan sebuah undangan yang ada di tangan kanannya. Dengan kecepatan, Keli menyerahkan undangan itu dan mengibaskannya di wajah ayu Kejora.

“Datang ya, makhluk jomblo. Kasihan! Nggak masa remajanya, nggak sekarang, status itu nggak pernah berganti ya Jor?!” ucap Keli yang membuat Kejora mengepalkan tangannya.

Siap-siap dengan tenaga yang ekstra ia tampak akan mendaratkan tonjokan manja ke wajah Keli, tapi urung sebab Kejora tidaklah seburuk itu.

“Gue udah nikah, ya!” ucap Kejora, dengan memamerkan cincin hadiah jajan yang ia beli pagi tadi. Setidaknya, cincin mainan itu menyelamatkan harga dirinya kali ini.

Keli kaget bukan main. Setelah lama tidak bertemu dan ia pindah ke luar kota, kemudian bertemu lagi di Jakarta, berita pernikahan Kejora yang mengejutkan itu terdengar merdu di telinganya. 

“Serius? Kapan Lo nikah? Perasaan makhluk kesepian kayak Elo bakalan susah, deh dapetin suami. Dulu aja, waktu sekolah Lo di selingkuhin! Makanya jangan sibuk dengan karir. Jomblo karatan, ‘kan, jadinya.”

“Kapan pun itu, emang kalau kami gelar resepsi lagi, mau dateng? Terus ... entar jantung Elo lagi yang copot. Sorry ya Keli ... suami gue itu tajir melintir, tujuh turunan tambah tanjakan, belok kanan, belok kiri. Nggak ada ujungnya!” ucap Kejora dengan wajah yang tanpa dosa, karena apa? Dia sangat lihai berakting dan menipu mangsanya, yang tampak terkejut dengan pernyataan yang ia lontarkan.

“Oh iya? Calon suami gue juga pengusaha, batu bara malahan. Yah ... masalah duwit mah, tinggal petik, beres!”

“Yah ... perkara petik! Suami gue tinggal gesek! Srreeett ... mati kutu Lo entar!” ucap Kejora sambil memperagakan bagaimana ketika seseorang yang memiliki banyak uang. 

Inilah puncak emosi yang selalu Kejora redam. Perasaannya tidak sekuat dulu, waktu masih muda. Di usianya yang hampir kepala tiga ini, dirinya terpaksa berbohong dan menghayalkan seorang pangeran dari negeri seberang, kapanpun ia butuhkan, seperti saat ini.

“Gue harap, itu bukan imajinasi dan mimpi di siang bolong Lo, Kejora. Siapa namanya?” tanya Keli yang masih penasaran dengan kebenaran cerita Kejora. Agaknya, Keli memang memiliki insting yang kuat dan tidak akan mudah untuk ditipu.

“Namanya, emm ....” ucap Kejora dengan pikiran yang keras menyebutkan nama yang cocok dan cukup gagah untuk di pamerkan di depan Keli. 

“Iya .... namanya siapa? Bambang, atau ---" ucap Keli dengan kekehan. Di dalam kepala gadis itu kini sedang berputar rencana licik untuk membuktikan kebohongan Kejora. 

Gue tahu, itu pasti cuma akal-akalan Lo, Kejora. Dan siap-siap aja, gue bakal bikin Lo malu di pernikahan Gue nanti. Semua teman SMA yang sudah berkeluarga dan bahagia akan datang. Sedangkan Elo, akan merana di pojokan. Good job, Keli – batin Keli yang tampak puas dengan gelagat gugup gadis di depannya itu.

“Namanya ... Al! Iya, itu panggilan kesayangan gue ke doi,” sambar Kejora asal menyebutkan nama.

Siapa Al? Bahkan Kejora pun berpikir keras tentang nama yang spontan ia sebutkan itu. Gadis itu bahkan sama sekali tidak pernah melihat bentuk dari pria yang ia sebut Al itu. 

Berbeda dengan Kejora, Keli malah tampak tercengang dengan mulut yang terbuka lebar. Melihat wanita di depannya yang seperti itu, Kejora langsung menangkupkan mulut Keli dengan kedua tangannya.

“Biasa aja! Nggak usah mangap gitu, kayak dugong aja!”

“Jor! Al! Maksud Lo, Albirru Elfathan?” ucap keli terjeda, ia kemudian mengguncang tubuh Kejora. Bahkan, gadis itu tampak histeris dan membuat Kejora heran bukan kepalang.

Emang ada manusianya? Keli terlalu berlebihan! – batin Kejora lagi.

“Jor. Bilang ke gue, beneran suami Lo Albirru Elfathan?” tanya Keli lagi, sebab tadi Kejora belum memberikannya jawaban.

Albirru Elfathan?! Bahkan nama itu juga asing ditelingaku. – batin Kejora yang malah bingung akan menjawab Keli bagaimana.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Biarkan Aku Pergi, Suami CEO-ku yang Sombong
9.1
Demi menyelamatkan bisnis keluarganya, Averie rela mengorbankan segalanya untuk menikah dengan Brayden, meskipun suaminya itu mencintai wanita lain. Saat kejayaan diraih Brayden di Grup Fowler, tragedi justru menimpa Averie yang kehilangan bayinya dan hampir kehilangan nyawa di laut. Trauma berat ini mendorong Averie menuntut perceraian demi menata hidupnya kembali. Namun, Brayden yang kini dipenuhi penyesalan menolak melepaskan Averie dan bersikeras mereka ditakdirkan bersama selamanya.
Sampul Novel Desire of Love CEO
8.0
Kehidupan Alana Handoko berubah menjadi mimpi buruk setelah ia dinyatakan bersalah atas kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang anak perempuan. Insiden tragis tersebut menyulut murka Reynar Adiwangsa, seorang CEO tampan yang kehilangan figur tercinta. Terbakar oleh hasrat membalas dendam, Reynar bersumpah membuat hidup Alana menderita. Ia merancang berbagai rencana kejam untuk menyiksa Alana dan mengubah dunianya bagai neraka demi menuntaskan rasa sakit hatinya.
Sampul Novel DICERAI SUAMI, DIPINANG CEO
9.0
Dituduh mandul dan dikhianati suaminya hingga bercerai, dokter kesuburan Felicia Hera nekat menghabiskan satu malam bersama pasiennya demi membuktikan dirinya subur. Ia lalu menghilang dan baru kembali lima tahun kemudian bersama putrinya. Namun, Felicia syok saat tahu direktur baru di rumah sakitnya adalah ayah dari anaknya. Kini, ia harus terus bersembunyi dari kejaran pria dingin yang telah mencarinya selama bertahun-tahun.
Sampul Novel DIKEJAR CINTA CEO PREMAN
8.8
Hubungan Khanza Azzahra dan Erlangga Yudistira terpaksa berakhir karena ayah Zahra menolak Erlangga yang dianggap preman tanpa masa depan. Untuk membuktikan cintanya, Erlangga kembali ke identitas aslinya dan bertransformasi menjadi CEO yang berwibawa. Namun, perjuangan Erlangga menemui jalan buntu saat Zahra justru dijodohkan dengan pria bernama Andi. Mampukah Erlangga meyakinkan ayah Zahra dan merebut kembali hati sang kekasih?
Sampul Novel Luka & Keegoisan
9.1
Sembilan tahun dihabiskan Lina Damaris Adelia untuk melupakan Elian Zayn Anderson. Sialnya, takdir mempertemukan mereka lagi dalam ikatan kerja. Kini, Lina terikat di perusahaan milik Elian, pria angkuh yang dulu menorehkan luka mendalam di hatinya. Diuji oleh keegoisan sang bos dan emosi yang terus terkuras, Lina harus bertahan. Akankah pertemuan ini menuntun mereka menyembuhkan masa lalu yang retak, atau justru membuka kembali luka lama yang menyiksa?
Sampul Novel Musuhku Bankir Crazy Rich
9.6
Elaine Tanjung kehilangan segalanya setelah ayahnya dituduh menggelapkan dana triliunan rupiah. Yakin sang ayah dijebak, ia berencana menghancurkan keluarga Suryajaya dengan memikat bankir kaya raya, Indra Suryajaya. Indra yang terobsesi pada Elaine pun mencoba menolongnya dari keterpurukan finansial. Namun, saat misi balas dendam berjalan, Elaine justru mulai melihat sisi lain Indra yang tak terduga, hingga mengancam rencana serta hatinya sendiri.