APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nabrak Jodoh

Nabrak Jodoh

Kehancuran menerpa Radit ketika perselingkuhan sang istri terbongkar di hari pernikahan mereka. Di tengah badai emosi, ia tidak sengaja menabrak seorang wanita hamil dan segera melarikannya ke rumah sakit. Situasi kian membingungkan saat pihak medis memintanya menjemput bayi yang disebut-sebut sebagai darah dagingnya sendiri. Baru saja bercerai tanpa memiliki anak, Radit kini terjebak dalam misteri besar tentang siapa sebenarnya sosok ibu dan bayi misterius tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pria berkulit sawo matang tampak berdiri sambil mengerutkan alis. Sudah beberapa menit ia di situ sambil memegang seutas kalung berlian. Sesekali ia memperhatikan koleksi lain yang berada di balik kaca lalu mengangguk.

"Sepertinya ini sangat cocok," gumam Radit memperhatikan kalung emas putih yang dihiasi liontin simpul cinta bertahtakan berlian yang sejak tadi ia pegang.

Sambil tersenyum, ia membayangkan leher jenjang Naura istrinya yang dihiasi kalung itu. Kulitnya yang putih mulus benar-benar pasangan yang ideal untuk hadiah yang dia pilih.

Radit melirik harga yang dikaitkan pada pengait kalung, dan kembali tersenyum. Enam puluh juta tak ada artinya bagi seorang pengusaha kuliner sukses sepertinya, terlebih ia mengeluarkannya untuk wanita yang sangat dikasihi.

Wanita yang begitu setia dan sabar menghadapi cobaan dan gonjang ganjing rumah tangga mereka. Wanita yang tetap mendampingi saat Radit kehilangan pekerjaan karena perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan, dan menjadikan dirinya sebagai tulang punggung keluarga untuk sementara.

Wanita yang tetap bergeming saat sebagian keluarga besar dan teman-temannya menyarankan untuk bercerai. Ia justru menanggapinya dengan senyum dan melupakan desakan-desakan itu.

Kesetiaan dan keteguhan Naura itulah yang membawa Radit pada posisinya sekarang. Naura yang percaya akan kemampuan Radit dalam mengolah makanan hingga membuatnya sukses menjadi seorang pengusaha kuliner.

Begitu beruntungnya Radit memiliki istri seperti Naura. Wajah yang cantik dengan mata seperti kacang almond, dagu belah, tubuh yang proporsional, tidak kurus nan tak gemuk. Naura juga seorang wanita cerdas dengan karir gemilang. Di usianya yang baru 34 tahun, ia sudah menduduki posisi wakil direktur di perusahaan. Hal terpenting adalah, Naura tak pernah lelah untuk mendukung Radit dalam menjalani pengobatan mengatasi mani encer yang membuat mereka berdua tak juga mendapat keturunan setelah delapan tahun menikah.

"Mas nggak usah kecil hati, Dokter kan bilang kalau itu bukan permanen, dan masih bisa disembuhkan. Yang penting mas nggak stres, lagipula dengan begini kita bisa lama pacarannya." Kalimat menghibur seperti itulah yang selalu diucapkan Naura kala dirinya sedang terpuruk lantaran belum juga menghadirkan keturunan.

Pria mana yang tak bahagia mendapatkan dukungan seperti itu. Apalagi saat mengatakannya, Naura memeluk erat Radit dan menyandarkan kepala pada dada bidangnya.

Radit tersenyum kala mengingat itu semua, dan perhatiannya kembali pada seuntai kalung di hadapannya. Naura sungguh istri yang manis.

"Saya ambil yang ini, Mbak," kata Radit pada pelayan toko perhiasan.

"Baik Pak, apakah Bapak perlu kotak kado atau mungkin kartu ucapan?" kata pelayan yang di seragamnya tersemat name tag bertuliskan Yessi itu.

"Boleh keduanya Mbak, kalau ada kotak kado berwarna merah. Istri saya sangat menyukai warna merah," papar Radit pada Yessi.

"Tunggu sebentar, biar saya siapkan dulu."

Radit mengangguk dan menunggu Yessi memberikan kotak dan kartu ucapan untuknya. Saat pesanannya datang, ia pun segera menuliskan pesan mesra untuk istrinya.

Naura sayang, terima kasih untuk selalu menjadi matahari bagiku. Selamat hari Anniversary yang ke-8

                Radit, Yang Selalu Mencintaimu

 Setelah menulis pesan singkat pada kartu, Radit pun menyerahkan kartu kredit platinumnya kepada pelayan toko.

                            ***

Dengan bersiul-siul, Radit mengemudikan mobilnya ke rumah. Sesekali ia melirik pada jok di sampingnya dan membayangkan reaksi istrinya.

"Semoga saja Naura senang akan hadiahku," gumamnya.

Pria betkulit sawo matang itu, sengaja pulang lebih awal untuk mempersiapkan kejutan ulang tahun perkawinannya. Ia akan menyiapkan hidangan istimewa untuk istri tercintanya.

Setelah dari toko perhiasan Amore, Pria dengan tinggi hampir 180 senti itu menyempatkan diri untuk pergi ke supermarket, membeli bahan makanan untuk makan malam mereka. Steak salmon, soup kepiting asparagus dan juga pudding kelapa muda akan menjadi hidangan istimewa.

"Aku akan memberikan kejutan untukmu, Sayang." Radit berbicara sendiri sambil mengemudi.

Perasaannya kali ini seperti perasaan seorang anak remaja laki-laki yang tengah mengenal cinta monyet. Berbunga-bunga, tak sabar ingin segera mengajak pujaan hatinya untuk makan bakso di kantin sekolah. Sungguh lucu, tapi seperti itulah jatuh cinta, ya Radit selalu jatuh cinta pada Naura setiap hari.

"Hmm sampai juga," gumam Radit ketika mobil SUV nya berhenti di halaman rumah dengan pekarangan yang cukup luas.

Rumah Radit dan Naura memang terlihat berbeda dibanding rumah di kanan kirinya. Umumnya rumah di perumahan bangunannya hampir sama, namun tidak dengan tempat tinggalnya. Rumah Radit terlihat lebih kecil dibanding tetangganya. Karena dirinya minta desain khusus saat membeli rumah ini. Meminta halaman yang lebih luas daripada bangunan.

Ada sesuatu yang sedikit berbeda di sekitar rumah Radit siang itu. Sebuah mobil BMW Hitam yang asing terparkir di depan pagar rumahnya.

Sejenak, pria 37 tahun ini mempertanyakan siapa pemilik mobil itu dan kenapa parkir di depan rumahnya. Istrinya masih berada di kantor dan hari ini sedang tidak membawa mobil karena masuk bengkel.

"Ah sudahlah," batinnya. 

Radit menganggap mungkin saja itu mobil dari tamu tetangga kanan atau kirinya, maka dari itu ia tak pernah melihatnya. Radit pun segera masuk ke dalam rumahnya dan memulai persiapan kejutannya.

Pria bertubuh tegap ini mencoba untuk membuka kunci pintu utama rumahnya. Memutar kunci ke arah kiri, namun ternyata tak bisa seperti sedang tidak terkunci. Ketika mendorong, pintu pun tak juga terbuka. Hal ini membuatnya merasa ada yang janggal.

"Apa mungkin mobil di depan punya kantor Naura ya, dan dia sedang di rumah karena ada keperluan. Tapi kalau itu Naura, kenapa mobilnya tak dibawa masuk saja."

Radit kembali mengingat-ingat apa yang ia lakukan pagi itu. Berdiam sejenak dan mulai berpikir, sampai akhirnya ia menyadari kalau pagi tadi Radit berangkat lewat pintu belakang. Mungkin saja tadi ia hanya mengunci pintu depan dengan grendel.

Pria berkulit kecoklatan ini pun berjalan menuju pintu belakang. Mengambil kunci yang diletakkan di bawah pot bunga.

"Akhirnya terbuka juga," Ia bergumam, kemudian melangkah dan meletakkan belanjaannya di dapur.

Sambil berjalan santai, Radit pun bermaksud ke kamarnya untuk menyimpan hadiah kejutan.

Sayup-sayup ia mendengarkan suara musik dari arah kamar tidurnya. Ia pun mengernyitkan alis tebalnya dan menduga ada pencuri yang memasuki rumahnya.

"Kenapa ada yang menyalakan musik, apa ada pencuri di rumahku?" pikirnya.

Radit mencoba untuk menduga-duga bagaimana pencuri itu bisa masuk. Apakah mungkin rumahnya sudah lama diincar?

Dengan segenap keberanian yang terkumpul, segeralah ia berjalan mengendap-ngendap sambil membawa tongkat golf yang ada di depannya. Perlahan-lahan bersiap untuk menghajar pencurinya.

Pintu kamarnya sedikit terbuka, dan Radit mendorong pelan-pelan sambil mengintip siapa yang ada di sana. Saat itu ia dihadapkan sebuah kejutan yang luar biasa. Pemandangan yang membuat dadanya terasa sakit tiba-tiba.

Hampir saja Radit menjatuhkan kotak hadiah dalam genggamannya. Namun ia mencoba untuk menghela napas lega, tak ingin ada keributan dan menggunakan sedikit akal sehatnya.

Meletakkan tongkat golf di lantai dan meraih ponselnya agar bisa merekam apa yang dilihatnya, hanya untuk berjaga-jaga. Melakukannya dengan penuh pergolakan dalam batin.

Sepasang pria dan wanita tengah bergelut di atas ranjang dan tanpa berbusana. Wanita yang ada di sana adalah Naura, istri yang sangat dikasihinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dijatah Lima Juta
9.2
Rumah tanggaku berada di ambang kehancuran akibat uang belanja bulanan sebesar lima juta rupiah. Nominal tersebut sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup kami sehari-hari, hingga memicu pertengkaran hebat yang terus berulang. Aku benar-benar tidak mengerti dengan sikap keras kepala suamiku. Ia tetap bersikeras memberikan jatah yang sangat terbatas itu tanpa mau peduli pada kenyataan sulit yang harus kuhadapi dalam mengelola keuangan keluarga kami.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Mafia
9.5
Kepergian mendadak Reynand saat istrinya hamil berujung kepedihan. Setahun kemudian, sang bos mafia kembali dan mendapati kabar bahwa Keisha telah dipersunting oleh mantan kekasihnya. Didorong rasa murka, Reynand bersumpah membalas dendam pada Reza serta Bram, mertuanya sendiri. Di tengah terbongkarnya berbagai konspirasi masa lalu, ia bertekad melindungi sang istri dari ancaman siapa pun, termasuk dari pihak keluarganya sendiri.
Sampul Novel Kalau Jodoh Takkan Kemana
8.1
Asmitha Nindiva hancur setelah Saga Anggara, sang tunangan, memilih bersama Marcella Anggita. Saat terpuruk, hadirlah Fahri Mahendra yang menemani dan membantunya memulihkan diri. Namun, ketika Asmitha mulai bangkit, hubungan Saga dan Cella justru berakhir. Saga pun datang lagi untuk merebut kembali hati Asmitha. Kini, Asmitha dihadapkan pada kebimbangan besar: kembali ke pelukan masa lalunya bersama Saga, atau membuka lembaran baru dengan Fahri yang tulus mencintainya.
Sampul Novel Kehangatan selimut cinta
8.7
Sophia, seorang wanita berparas unik dengan gairah asmara membara, tiba-tiba dihadapkan pada situasi menegangkan. Saat hendak melangkah keluar dari kamarnya, sebuah tangan misterius mencengkeram bahunya dengan kasar dari belakang. Tubuhnya seketika terdorong hingga terbentur dinding di dekat pintu. Sophia yang terkejut hampir saja berteriak histeris, namun sebuah tangan lain langsung membungkam mulutnya dengan paksa. Pertemuan tak terduga yang penuh desakan ini memicu ketegangan yang begitu mendalam.
Sampul Novel Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang
9.2
Setelah ditinggalkan saat miskin, Elton kembali sebagai bos mafia berkuasa yang memaksa mantan kekasihnya masuk ke dalam pernikahan paksa. Meski dianggap sebagai istri yang paling dicintai, sang wanita justru harus menyaksikan suaminya membawa perempuan lain ke rumah setiap malam. Alih-alih marah atau cemburu, ia hanya mengurung diri dalam keheningan. Sikap apatis ini memicu kemarahan Elton yang tidak menyadari sebuah kenyataan pahit: waktu istrinya di dunia ini hanya tersisa tujuh hari saja.
Sampul Novel Terjerat Gairah Sang Lady Boss
9.6
Jesslyn Margaretha Amber, pengusaha sukses asal New York berjuluk Lady Boss, mengalami kehancuran hati akibat dikhianati kekasihnya. Di ambang keputusasaan, ia memacu mobilnya dengan liar hingga dikejar oleh polisi lalu lintas bernama Louis Damian. Kejadian tak terduga itu justru memicu aksi nekat Jesslyn. Ia mendadak mencium Louis dan langsung mengajukan lamaran pernikahan. Akankah Louis bersedia menerima ajakan gila dari wanita asing yang baru saja ia temui di jalanan tersebut?