APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Lovely Man

My Lovely Man

Didikan ibunya yang begitu keras mengubah Nathasia Marieta menjadi perempuan angkuh dan dingin. Akibat trauma masa lalu, ia menutup diri rapat-rapat hingga membuat para pria enggan mendekatinya. Tutur katanya yang tajam pun sering kali menyakiti sesama. Namun, keyakinan hidup Nathasia yang kaku mulai goyah setelah ia bertemu sosok pria tak terduga. Perlahan, kehadiran lelaki tersebut mampu mengubah cara pandangnya terhadap dunia dan cinta.
Bab
Bagikan

Bab 2

Joseph Trenton. Pria yang kerap di sapa Josh itu memulai rapatnya dengan keheningan yang menguasai ruangan kedap suara itu. Disana, ia juga dapat melihat binar mata keterkejutan dari seorang perempuan yang duduk di sudut meja bersama seorang pria di sebelahnya.

Ia memperkenalkan diri sebagai seorang CEO baru sekaligus putra tunggal dari pendiri perusahaan itu. Beberapa orang tampak terkejut, namun tidak ada yang berani untuk sekedar.

Dengan begitu, Joseph merasa semakin tinggi pula tingkat kepercayaan dirinya.

"Kepala departemen keuangan silahkan tinggal di ruangan ini. Kecuali yang saya sebut tadi, kalian bisa keluar!" Perintah mutlak Joseph.

Nathasia dan Alex teman prianya menahan nafas sebentar. Sudah pasti akan ada penyelidikan. Tetapi, mereka tidak khawatir. Karena setahu mereka, keduanya tidak pernah melakukan kasus korupsi. Jadi, tidak ada yang perlu di takutkan. Mereka hanya takut sesaat saja.

"Menurut mu? Kira-kira kenapa bos baru kita memanggil kita?" Bisik Alex sesaat setelah beberapa orang mulai meninggalkan ruangan. Tersisa hanya mereka bertiga.

"Aku tidak tahu. Sebaiknya kau tutup saja mulut manismu itu, kemudian mari kita berdiri!" Ujar Nath mendelik karena Alex terlalu berisik.

Kedua orang berbeda jenis itu melangkah ke hadapan Joseph yang sudah duduk di atas kursi kebesarannya. Auranya adalah sebuah bentuk kepemimpinan yang kuat. Aroma jantan menguat kuat dari dalam tubuhnya. Nath merasa ia diperhatikan sedemikian intens, hingga membuat ia merinding sesaat.

"Apa ketua departemen keuangan memang ada dua?" Josh menaikkan sebelah alisnya melihat kedua orang itu. Ada nada tak suka yang terselip.

"Bukan sir. Dia adalah wakilku. Dan dia harus selalu ikut denganku!" Jawab Alex gugup seraya menyenggol tangan Nath yang sedang ia remas.

Josh memperhatikan itu hingga membuat dirinya sedikit merasa kepanasan.

"Apakah ada peraturan yang mengatakan jika ketua dan wakil itu harus selalu bersama?" Ulangnya lagi merasa kesal. Ia merasa kurang beruntung karena bukan dia yang duluan mengenal si cantik Nath. Melainkan pria sialan ini.

"Kami memang selalu seperti itu sir. Bahkan, tuan Harry sudah tahu itu dari awal sekali!" Jelas Alex. Sangat jelas jika ia merasa gugup setengah mati. Belum lagi tatapan mata singa bosnya itu seakan mengintainya bagai sasaran empuk yang siap di santap.

Menyadari tatapan aneh dari bosnya yang mulai aneh itu, yaitu ke arah bawah, jemari mereka yang saling bertautan membuat ia buru-buru melepaskannya. Membuat Nath tersentak. Lalu menginjak kaki Alex dengan hills nya.

"Auuuhhh, kau menginjak kakiku bodoh!" Umpat Alex spontan.

Bukan dengan sengaja Nath melakukannya. Ia hanya terkejut, dan itu adalah gerakan refleks nya.

"Maaf sir. Tapi, pak Alex mengejutkanku!" Kali ini, Nath mengeluarkan suaranya yang lembut.

Joseph Trenton, pria itu seakan merasa terhipnotis mendengar alunan lembut suara Nath menyapa indra pendengarannya.

"Kurasa, kita pernah bertemu. Kau wanita yang di lift tadi bukan?" Tanya Josh berbasa-basi.

Ingin sekali gadis itu memutar bola matanya. Namun, ia urungkan karena Nath masih sangat membutuhkan pekerjaan ini. Selain gajinya yang lumayan cukup besar, ia juga bisa makan enak di kantin dengan gratis dan tenang.

"Benar sir. Kalau begitu, jika sudah tidak ada yang diperlukan, kami permisi dulu. Selamat pagi Sir!" Nath ingin segera mengakhiri percakapan konyol itu.

Ia sungguh tidak suka dengan obrolan tanpa akhir. Sangat aneh melihat bosnya itu hanya memanggil mereka untuk sekedar berkenalan saja. Itu terlalu membuang-buang waktu dan tenaga. Sangat bukan Nath sekali.

Setelah memasuki ruangannya dan duduk di mejanya, seorang pria berkacamata yang kerap disana Boby menghampiri meja Nath.

"Apa pak bos melakukan sesuatu pada kalian berdua? Lihatlah wajah menyedihkan Alex. Sepertinya dia teraniaya!" Cemooh Boby.

Pria gendut itu memang hobi mencaci teman sedivisinya. Sepertinya harinya tidak lengkap jika ia tidak bergosip ria.

"Kenapa kau tidak tanyakan saja pada dia? Bukankah dia kekasih mu?"" Sembur Nath jengkel. Boby selalu tahu, bagaimana cara merusak hari seseorang. Selain bergosip, ia juga pandai membuat kesal.

Alex tertawa puas melihat wajah merah padam Boby. Namun, ia urungkan melihat tatapan maut yang Nath layangkan untuknya.

"Kau ketua. Jadi, atur anggotamu agar disiplin!" Sembur Nath lagi.

"Kau jangan suka marah-marah Nath. Hanya kau perempuan di divisi ini. Aku tidak bisa membayangkan jika kau keluar dari perusahaan ini!" Ujar Boby sarat makna. Ia memberikan senyuman palsunya. Yang sayangnya, Nath tahu arti dari senyuman konyol itu.

"Doamu tidak akan dikabulkan. Aku akan keluar jika sudah menikah!" Semburnya galak.

"Kau bilang kau tidak ingin menikah!" Timpal Alex dari sebelah.

"Itu berarti, aku akan mengabdikan seluruh hidupku untuk Trenton corp saja!" Jawab Nath kemudian. Membuat ke-empat orang pria yang berada diruangan itu membuang nafas panjang.

Namun, meski begitu, keempat pria itu sangat menyayangi Nath seperti seorang adik kecil. Meski mulut Nath terkadang sangat kurang didikan, mereka tahu bahwa itu adalah luapan dari sebagian emosi yang ia tahan selama ini.

Mereka tahu, jika sifat keras kepala Nath berasal dari perceraian kedua orangtuanya. Mereka sedikit mengetahui cerita jalan hidup Nath, karena gadis itu kerap bercerita tentang dirinya.

"Nath sayang, apa kau akan makan siang di kantin?" Tanya Kings. Pria dengan setelan baju yang paling rapi di divisinya. Pria muda yang memiliki ambisi yang kuat pula. Ia mendedikasikan dirinya untuk bekerja di perusahaan ini karena ia mengatakan jika visi misi perusahaan ini membuatnya terinspirasi.

Terkadang, Nath ingin memukul kepalanya karena merasa gemas dengan jalan pikiran pria itu.

"Tentu saja. Selain gratis, disana makanan nya juga enak dan bergizi." Jawabnya penuh dengan kejujuran tanpa filter sedikitpun.

"Selain keras kepala, ternyata kau juga sangat perhitungan!" Sindir Boby.

"Tutup saja mulutmu itu. Kau juga suka kan, makan di kantin. Aku bahkan sering melihat mu menambah porsi makan siangmu lebih besar dari yang seharusnya!" Jelas Nath membuat mereka terkekeh.

"Kau memang adik kecilku yang manis. Aku belajar banyak darimu!" Kekehnya ringan.

Nath kemudian tak menanggapi lagi omongan keempat pria sinting itu. Disini, hanya dia yang normal. Keempat pria itu memiliki selera humor yang sama.

Ia juga tidak mengerti mengapa hanya ia yang menjadi seorang perempuan di sini. Beruntung, ke empat pria itu selalu berbuat baik padanya. Meski tidak bisa ditampik jika omongan mereka terkadang harus membuatnya mengelus dada.

Tapi, itu lebih baik. Daripada harus berteman dengan orang lain di luar divisinya. Itu adalah hal yang selalu Nath berusaha hindari.

Ia sangat suli untuk bergabung dengan teman yang belum akrab dengannya. Ia selalu membatasi diri untuk itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arabella
8.3
Akibat luka masa lalu, Bella memilih menutup diri dan bertekad tidak akan pernah jatuh cinta lagi selama masa SMA-nya. Namun, keyakinan kokoh gadis ini mulai goyah sejak kehadiran seorang pemuda tangguh yang nekat mendekatinya. Walau Bella berulang kali menolak dengan tegas, perjuangan cowok tersebut sama sekali tidak surut. Akankah kegigihan dan ketulusan luar biasa dari sang pemuda berhasil meluluhkan kembali hati Bella yang membeku?
Sampul Novel BUKAN PERNIKAHAN KONTRAK
9.7
Selena didera dilema berat antara kesetiaan pada kekasihnya dan desakan ekonomi keluarga demi pengobatan ibunya pasca-kematian sang ayah. Di tengah hilangnya sang pacar tanpa berita, Daniel datang membawa tawaran pernikahan kontrak sebagai solusi instan. Demi bertahan hidup, Selena pun menerimanya. Namun, masalah rumit muncul saat sang kekasih kembali untuk melamarnya, ditambah kenyataan mengejutkan bahwa Daniel ternyata masih berkerabat dengan pria tersebut.
Sampul Novel Dari Pengantin Tercampakkan Menjadi Istri Saingannya
9.2
Tiga tahun merajut kasih, Claudia justru ditinggalkan Antonius tepat di hari pernikahan mereka. Di tengah cibiran para rival yang menertawakan kemalangannya, Claudia membuat kejutan besar. Ia memamerkan akta pernikahan dengan Bennett Dreskin, musuh bebuyutan mantan kekasihnya. Pernikahan yang semula dikira sekadar formalitas itu berubah manis saat Bennett menyatakan cinta di depan media. Claudia pun sukses membalikkan nasib dari pengantin terbuang menjadi wanita paling bahagia.
Sampul Novel Jangan Hancurkan Hatiku
8.2
Evelyn Carter awalnya dikagumi karena dinikahi Victor Blake, pewaris Beaumont yang berjanji menjaganya terlepas dari keterbatasan fisiknya. Sialnya, mimpi indah itu sirna ketika Evelyn tahu bahwa cacat di kakinya adalah akibat perbuatan suaminya sendiri. Merasa dikhianati oleh sosok yang paling ia percayai, ia menolak untuk terus terpuruk. Kini, Evelyn bertekad menata ulang hidupnya dan bangkit demi membalaskan semua rasa sakit hati yang telah ia lalui.
Sampul Novel Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah
9.6
Demi bertahan hidup dan membiayai kuliahnya di luar negeri, seorang mahasiswi terpaksa mengambil pekerjaan paruh waktu di sebuah tempat hiburan mewah di Aurelion. Keputusan tersebut membawanya pada suatu malam yang sangat mengerikan, sebuah peristiwa traumatis yang terus menghantuinya. Kini, setiap kali terbangun di keheningan tengah malam, ingatan akan teror malam itu selalu kembali membayangi pikirannya, menyeretnya ke dalam pusaran misteri dan romansa yang penuh ketidakpastian.
Sampul Novel Pesona Liar Sang Pelakor
9.3
Seorang istri tanpa sengaja mendengar rencana jahat ibu mertuanya dengan seorang wanita seksi. Demi memperoleh cucu, sang mertua ingin mendepaknya karena dianggap mandul dan menyuruh wanita itu memikat suaminya, Ali. Meski terkejut, ia tidak tinggal diam karena yakin dirinya jauh lebih menarik. Ia pun memilih berpura-pura mengikuti permainan kotor tersebut, siap membalikkan keadaan, dan bertekad menjadikan mereka semua hanya sebagai figuran dalam skenario balas dendamnya.