APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Handsome Boy

My Handsome Boy

Demi melunasi utang yang menjeratnya, Kiara Mauren bersedia bekerja apa saja. Namun, Ken justru menyodorkan sebuah kontrak pernikahan. Meski terpikat oleh kecantikan Kiara, Ken tetap bersikap sinis saat tawarannya sempat ditolak. Kiara pun bimbang karena dirinya telah memiliki calon suami. Sayangnya, Ken tidak memberikan pilihan lain bagi Kiara. Di tengah situasi pelik ini, tatapan tajam Ken tetap tidak bisa teralihkan dari sosok Kiara yang sangat memikat hatinya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kediaman rumah mewah Kiara kini telah menjadi sunyi setelah pembatalan pernikahan Kiara dan Jino.

Bahkan, seluruh pembantu setia Kiara berharap cemas untuk menananti nona mereka kembali lagi dan menghentikan sikap arogant dari paman dan keponakan Kiara.

Sedangkan Denia, keponakan Kiara kini telah mempersiapkan dirinya untuk mendatangi undangan yang telah Ken berikan padanya dan Jino.

Jino yang tidak lain merupakan tunangan dari Kiara.

Denia menatap dirinya di depan cermin besarnya dengan bangga atas keberhasilannya mendapatkan segalanya, termasuk tunangan Kiara.

"Kiara... Kiara, apapun milikmu pasti akan menjadi milikku." Denia memutar pandangannya pada foto Jino bersama Kiara.

Dengan perasaan bencinya, Denia merobek foto Kiara. Dan kini hanya tertinggal bagian Jino yang sedang tersenyum.

"Wanita bodoh seperti Kiara tidak akan pernah mendapatkan pria sesempurna, Jino," tambah Denia dengan sinis.

Denia masih terfokus pada sobekan foto yang masih berada di tangannya. Tanpa sadar, tangan kekar seseorang telah melingkar kuat di pinggang Denia.

"Kenapa lama sekali?" tanya seseorang itu dalam pelukannya. Denia tidak merasa terkejut akan kedatangan pria misterius itu.

Denia tahu, jika itu adalah Jino. Karena rayuan dari Denia. Jino sudah lama menjalani hubungan dengan Denia di belakang Kiara.

"Sayang, sebentar lagi aku akan keluar. Kamu aja yang nggak sabaran," balas Denia dengan manja.

Jino langsung memutar tubuh Denia menghadap dirinya dengan cepat. Hingga tubuh Denia hampir saja terhuyung. Untung saja, tangan kekar Jino sigap menahan pinggangnya.

"Nakal." Denia langsung melingkarkan kedua tangannya di leher Jino, sembari memiringkan wajahnya.

Jino tersenyum miring. Tubuh Denia semakin Jino dekatkan pada tubuhnya.

"Jika, Kiara mau melayaniku. Pasti aku tidak akan pernah menghianatinya seperti ini," kata Jino semakin memajukan wajahnya.

"Sudah, lupakan wanita itu, Sayang. Kita hanya perlu memikirkan pernikahan kita," balas Denia sembari memainkan satu jarinya di bibir Jino.

Jino mengangguk. Hasratnya sebagai seorang pria sudah tidak bisa ia tahan, saat melihat wanita seagresif Denia.

Ketika Jino ingin meraih bibir Denia. Denia langsung menghentikan dengan menempelkan satu jarinya di depan bibir Jino.

"Nanti saja, Sayang. Kita harus datang keacara tuan Ken," ucap Denia. Dengan terpaksa, Jino mengiyakan perkataan Denia.

Karena lewat acara Ken nantinya. Jino bisa mendapatkan kenalan bisnis yang jauh lebih besar dari sekarang. Dan Jino tahu kesempatan tidak akan datang dua kali padanya.

Jika bukan dari Denia. Jino juga bisa mendapatkan dari wanita lain. Pikir Jino.

"Oke, Sayang," jawab Jino.

Kiara masih menatap ragu pada baju yang Kiara kenakan. Semua pakaian yang diberikan Ken selalu terbuka. Entah memang selera Ken seperti ini. Atau memang Ken adalah pria mesum.

"Aku mau ganti. Aku bisa masuk angin kalau bajuku seperti ini," seloroh Kiara. Kiara langsung menyilangkan tangannya kedepan.

Para pekerja butik profesional yang memang didatangkan Ken khusus untuk Kiara itu sedikit tertawa dengan tingkah konyol Kiara.

Baru kali ini mereka menemui pelanggannya yang tidak suka memamerkan asetnya. Bahkan tidak suka memakai riasan yang berlebihan.

"Nona, tuan Ken selalu menyukai style wanitanya seperti ini. Kami ti—" belum sempat salah satu dari mereka menyelesaikan kalimatnya. Tiba-tiba Ken masuk kedalam kamar yang memang khusus untuk Kiara itu.

"Ada apa?" tanya Ken datar. Seluruh pandangan langsung menuju kearah pria gagah dengan setelan jas hitam yang sangat cocok di tubuh Ken.

Begitupula dengan Kiara. Kiara seakan terhipnotis dengan ketampanan yang dimiliki Ken. Dipersekian detik bahkan netra Kiara berat untuk berkedib.

Sampai akhirnya Ken menanyakan kembali pertanyaannya, Kiara baru sadar jika Ken sedang menanyakan sesuatu padanya.

"Ada apa?" tanya Ken kembali sembari berdiri di depan pintu kamar.

Seluruh pegawai butik itu menunduk. Pandangan yang tadi ikut terpaku sejenak karena ketampanan Ken kini mereka malah menjadi ketakutan.

"Nona Kiara tidak menyukai dress yang sekarang nona pakai, Tuan," jelas salah satu dari mereka dengan suara bergetar.

Ken yang mendengar itu pun langsung menatap tajam kearah Kiara. Wajah Ken masih belum ada perubahan. Masih datar tanpa ekpresi menatap Kiara

Kiara yang merasa dirinya sedang diawasi. Kiara langsung mengulas leher belakangnya. Tatapan Ken sungguh membuat bulu guduk Kiara merinding.

Lebih dari sekedar ditatap hantu. Ken lebih seram dari segala hantu di dunia ini, menurut Kiara.

"Aku ingin ganti, Tuan. Baju ini terlalu terbuka," keluh Kiara lagi. Ken masih menatap Kiara tanpa ekpresi apapun.

Ken menaik-turunkan bola mata hitamnya. Ken baru pertama kali terpesona dengan penampilan wanita. Dan itu jatuh pada Kiara. Wanita yang tidak pernah masuk dalam kriteria selera wanitanya.

Ken mengernyitkan matanya saat melihat kedua tangan Kiara masih menyilang, menutupi asetnya terlihat terbuka.

"Lepas tanganmu!" perintah Ken. Kiara yang mendengar itu pun langsung membulatkan matanya.

Mana bisa Kiara melepaskan tangannya yang Kiara pasang sebagai perisai dirinya. Kiara tidak menyukai lekuk tubuhnya dilihat oleh pria lain kecuali suaminya kelak.

Kiara menggeleng cepat. Kiara tidak akan mau menuruti pria di depannya itu.

"Tidak mau."

Ken semakin tersenyum licik. Baru kali ini perintahnya ditolak oleh wanita yang dia beli.

"Siapkan baju yang lebih seksi dari ini," perintah itu semakin membuat Kiara berlumuran keringat dingin. Pria dingin itu benar-benar membuat Kiara melepaskan prinsip hidupnya.

"Bai--baik, baik. Aku akan menurut." Kiara langsung melepas kedua tangannya yang menyilang dengan perlahan.

Kedua mata Ken masih menatap Kiara tanpa arti. Ken merasa senang hanya karena Kiara patuh terhadapnya.

Ken merasa aneh dengan hatinya. Tapi, Ken berpikir mungkin hanya perasaan kasihan saja terhadap nona dari keluarga Mauren itu.

Kiara menundukkan wajahnya. Kiara benar-benar seperti wanita murahan di depan Ken.

"Angkat kepalamu. Aku tidak sedang membeli boneka. Kamu telah menjadi milikku. Seluruh tubuhmu juga milikku," tandas Ken.

Kiara langsung menurut. Memang seluruh perkataan Ken adalah benar. Hanya karena dirinya. Ken membuang uang yang tidak mungkin Kiara dapatkan dengan waktu singkat.

Ken menatap kesal dengan tubuh Kiara yang nampak sangat menggoda dirinya, apalagi saat mata pria lain yang nantinya akan melihat Kiara di pesta.

Belum sempat Ken menikmati tubuh Kiara melalui tatapan mata tajam Ken. Tiba-tiba suara David terdengar dari arah luar kamar. Membuat Ken memicingkan matanya kearah Kiara.

"Bos Ken. Tuan besar memberi kabar. Mereka sudah berada di sana." Suara David muncul tiba-tiba.

"Hm. Kamu jangan masuk. Tetap di sana," jawab Ken.

"Baik, Bos." David menggaruk kepala belakangnya saat bosnya melarangnya untuk masuk.

Tidak seperti biasanya.

David selalu diberi akses untuk masuk ke kamar Ken, meskipun bosnya sedang melakukan pergulatan panas dengan para wanita Ken.

Dan kali ini bos Ken melarang David untuk masuk? memang ada apa di dalam sana? Pertanyaan itu membuat David sangat bertanya-bertanya.

"Cepat ganti bajunya. Sesuai dengang keingan dia. Jangan pakai yang seperti ini lagi."

Ken mengibaskan jas hitamnya lalu pergi meninggalkan Kiara dan para pegawai butik yang masih ternganga dengan perintah pria tampan itu.

"Apa aku tidak salah dengar?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Om Duda
7.9
Sebagai CEO sukses dan duda satu anak, Rehan Hadinata merindukan kehadiran sosok wanita di hidupnya. Di tengah banyaknya wanita yang mencoba mendekat, belum ada satu pun yang mampu memikat hatinya. Suatu ketika, Rehan mencoba peruntungan melalui aplikasi kencan daring dan terpikat oleh profil Nesya Cintia Ayu. Ia pun memutuskan berkirim pesan untuk memulai perkenalan. Akankah obrolan ini membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius?
Sampul Novel Don Juan
8.9
Miliarder asal Italia, Don Juan, dikenal memiliki ketampanan dan kekayaan melimpah. Baginya, wanita tak lebih dari sekadar mainan sementara yang mudah dicampakkan. Namun, prinsip hidup sang playboy seketika runtuh setelah takdir mempertemukannya dengan sosok gadis misterius. Perempuan tak biasa ini berhasil meluluhkan hati dingin sang pria tampan hingga membuatnya bertekuk lutut. Siapakah sebenarnya wanita yang mampu mengubah jalan hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka nyaris kehilangan kesucian akibat ulah tetangga, ancaman kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah situasi pelik ini, ia bertemu seorang CEO arogan yang butuh istri perawan demi memenuhi wasiat kakeknya yang berumur 80 tahun. Bagi keluarga besar Hamzah yang sangat berkuasa, kehormatan mutlak terletak pada kesucian sang menantu. Kini, takdir hidup Devanka sepenuhnya terikat pada ambisi besar keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel Mantan Istri, Ratu Kekayaan Baru
9.3
Demi melindungi Meisya dari skandal, Galvin memaksa Indri bercerai dan menanggung fitnah. Di kehidupan sebelumnya, penolakan Indri berujung tragis hingga ia tewas dalam kecelakaan setelah dihujat publik. Kini, Indri terbangun kembali di masa lalu tepat saat disodorkan surat cerai. Alih-alih menangis, ia menerimanya dengan tenang. Namun, kebebasan itu tidak gratis. Indri menuntut seluruh aset serta saham Galvin sebagai ganti atas penderitaannya.
Sampul Novel Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin
9.6
Nadine Arwen menghadapi kemalangan besar setelah ayah tirinya menjualnya ke muncikari. Namun, takdir mempertemukannya dengan Leonardo Ethan, miliarder dingin yang membelinya demi memenuhi tuntutan pernikahan sang kakek. Leonardo mencari istri yang suci, tetapi ia menyimpan niat terselubung. Di balik gelimang harta, Nadine justru tersiksa oleh sikap dingin dan obsesi misterius sang suami. Mampukah Nadine bertahan dalam belenggu pernikahan kontrak tanpa cinta ini?
Sampul Novel Pengantin Yang Terjebak Dalam Dendam
9.4
Sephia terjebak dalam pernikahan paksa dengan Elandro Varela, seorang pewaris tak berbelas kasih. Hubungan ini bermula saat Sephia harus mengurus ibu Elandro setelah kecelakaan tragis. Alih-alih membina rumah tangga, Elandro memakai ikatan tersebut untuk melampiaskan dendamnya. Bagi Sephia, pernikahan ini adalah hukuman dan penjara emas penuh kebencian. Di tengah perang dingin yang menyiksa, sanggupkah Sephia bertahan, atau justru hancur oleh amarah Elandro?