APKDock Logo
Sampul Novel My Accidental Marriage

My Accidental Marriage

9.3 / 10.0
Seorang desainer asal Beijing pindah ke Shanghai untuk memulihkan diri sekaligus mengembangkan bisnis butiknya. Tak disangka, vila sewaannya malah dihuni oleh Alan, seorang pemandu wisata berjiwa bebas yang memikat. Di tengah perjuangan melawan penyakit Parkinson, Azzura diajak Alan menikmati petualangan hidup yang penuh gairah. Hubungan tak terduga ini berujung kehamilan, tanpa Alan tahu bahwa Azzura menerima donor organ dari mendiang kekasih masa lalunya.

My Accidental Marriage Bab 1

Dua jam setelah lepas landas dari bandara Beijing, Nuwa Airlines yang membawa Azzura dan penumpang lainnya di dalamnya, kini akhirnya mendarat sempurna di bandara Shanghai. Setelah itu, Azzura turun dari pesawat dan keluar bandara sambil membawa kopernya.

Di luar bandara, Azzura dijemput oleh seorang sopir, yang akan mengantarnya ke villa sewaannya. Namun, setelah sampai di villa, Azzura menemukan bahwa villa sewaannya tersebut telah ditempati oleh pria tidak dikenal.

"Kyaaaaaa!" Azzura berteriak dan terperanjat kaget saat melihat pria tampan dan bertelanjang dada sedang berdiri di ruang tamu villanya. "Siapa kau dan sedang apa kau di sini?!" cerca wanita ini.

Pria tampan yang sedang minum tersebut kontan tersedak dan menyemburkan air dari mulutnya, kala mendengar teriakan Azzura yang melengking. "Hey! Kau yang siapa dan sedang apa kau di sini?!" ujarnya, balik bertanya.

Azzura terbelalak mendengar pertanyaan pria itu. Lalu detik berikutnya, ia berjalan mendekatinya. "Kau yang siapa?! Karena aku sudah menyewa villa ini," ucap Azzura dengan dahinya yang berkerut.

"Dasar gila!" hardik Alan. Ya ... nama pria tersebut adalah Alan. "Kau baru saja masuk ke villa ini, sementara aku yang lebih dulu menempati villa ini!" kesalnya.

"What?!" Kedua mata Azzura membola besar usai mendengar Alan mengiranya gila. "Astaga! Aku menyewa villa ini selama dua minggu," jelas Azzura bernada marah. "Wait! Akan aku buktikan," jelas gadis ini.

Detik berikutnya, Azzura mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan nama serta booking codenya pada Alan. "Ini, lihatlah!" kata Azzura ketus.

Alan yang tak mau kalah lantas mengambil ponsel miliknya dari atas meja dan menunjukkan kode konfirmasi pemesanan yang tertera di sana. "Salam kenal, aku Alan." balas pria ini dingin dan pongah, kala mengarahkan layar ponselnya pada Azzura.

"Hhhhhh ...." Azzura menghela nafas panjang usai mengetahui bahwa pria memesona dan sangat tampan di hadapannya malam itu telah menyewa villa dari tanggal 5 sampai 11 Juli, sedangkan ia menyewa villa dari tanggal 7 sampai 20 Juli.

"Tapi ... aku baru saja terbang dari Beijing. Dan ini hari yang melelahkan. Jadi, jika kau mau mengosongkan villa ini sampai semuanya beres, itu akan bagus. Dan aku akan sangat berterima kasih kepadamu," ujar Azzura pada Alan dengan penuh harap.

"Kenapa harus aku?" Alan menatap Azzura sinis. "Jika aku jadi kau, aku lebih baik kembali ke Beijing," cicit pria ini dingin. "Dengan begitu kau bisa menjadwal ulang lain kali," jelas pria berkancut yang ketumpahan air ini.

Azzura pun menggeleng cepat. "Aku tak bisa main kembali terbang ke Beijing begitu saja. Dan apa kau bilang? Jadwal ulang? Tidak." Dengan tegas wanita ini menolak. "Aku sudah menantikan perjalanan ini sepanjang hidupku," terangnya.

"Kalau begitu menginaplah di sini semalam. Hanya sampai besok pagi, sampai kita membereskan ini dengan pemilik villa," cetus Alan santai sambil melipat tangannya di depan dada. "Tapi ... kalau kau mau, kau tidur di sofa. Karena hanya ada satu kamar tidur untuk penginapan tipe ini. Kau tahu itu, kan?" imbuhnya.

Kontan Azzura terdiam dan dilema memikirkan ide Alan itu. Keputusan yang sulit, tetapi toh ia tetap harus membuat pilihan. Apakah ia akan menginap dan berbagi villa untuk semalam dengan lelaki yang bersikeras sudah menyewa villa dan bisa membuktikannya. Terlebih lagi, di mata Azzura, Alan merupakan sosok yang menjengkelkan dengan segala kesarkasannya.

Namun kemudian, Azzura mengedipkan matanya dan menghela napas panjang. "Baiklah," ucapnya pasrah. Yang diajak bicara hanya diam.

Kendati begitu, Azzura tetap mencoba menelepon pemilik villa bernama Derick. Namun, ternyata Derick tidak bisa dihubungi. Alhasil, Azzura yang merasa sangat kesal memutuskan untuk meninggalkan pesan untuk Derick.

***

Malam harinya, setelah Azzura selesai mandi dan tampil cantik dalam balutan piyama selutut pergi ke ruang tamu. Di sana, Azzura melihat Alan sedang minum wine di gelasnya. "Apakah kau berencana menghabiskan wine itu sendirian?" tegur Azzura dingin, kala ia berdiri di belakang Alan.

Alan yang sedang duduk di sofa dan dalam kondisi setengah mabuk, menoleh ke belakang, menatap Azzura sambil tersenyum dan menggeleng. "Apa kau mau?" tanya Alan lembut. Dan Azzura pun mengangguk tegas sembari duduk di samping Alan.

Segera, Alan mengisi gelasnya dengan wine. Lalu ia memberikannya kepada Azzura. Azzura pun menerima wine tersebut. Lalu detik berikutnya, Azzura minum wine dari gelas Alan, sementara Alan minum wine langsung dari botolnya.

Saat itu, Alan dan Azzura mengusir kesunyian dan menikmati malam ditemani dengan sebotol wine yang sangat memabukkan. Saking memabukkannya, Azzura dan Alan dalam keadaan setengah sadar sampai tidak sadar satu sama lain jika ternyata tubuh dan hasrat mereka saat itu adalah sama.

Alan dan Azzura bergairah dan saling membutuhkan. Buktinya sepasang anak manusia ini berciuman, berpelukan dan saling membelai mesra tubuh satu sama lain. Bahkan, Alan tanpa ragu menekan kepala Azzura dengan tangan kekarnya agar ciuman mereka lebih dalam.

"Huuhh ...." suara nafas Azzura usai Alan melepas pegutannya. Nafas Azzura putus-putus dengan wajahnya yang memerah.

"Should I stop?" tanya Alan dengan berbisik lembut tepat di depan wajah Azzura.

Ciuman Alan yang begitu dalam malam itu kontan membuat Azzura lupa diri. Azzura sangat menikmatinya, sehingga ia menolak berhenti. "No. Absolutely not!!" tegas Azzura. Ia lalu menggerakkan ibu jari tangan kanannya di sepanjang rahang Alan.

Meski sentuhan Azzura itu sangat ringan, namun berhasil membuat Alan terbakar gairah yang membara. Ia merasa seperti akan meledak. Karena itu, Alan langsung saja melumat bibir ranum, manis dan kenyal Azzura tanpa ampun dengan tempo cepat dengan sangat dalam, panas, dan liar.

Namun detik berikutnya, Azzura menarik bibirnya dari bibir Alan, membuat laki-laki yang berada di bawah kendali nafsu ini menatapnya dengan tatapan memburu serta nafas yang tersengal-sengal selagi mulutnya terbuka—tampak seperti ketika ia akan melahap bibirnya.

"Kita minum wine bersama. Kita juga berciuman. Lalu, setelah ini apa lagi?" tanya Azzura dengan dadanya yang naik-turun sambil menatap Alan dengan mata teduhnya.

Dengan nafas terputus-putus, Alan pun menjawab. "Aku mau membuka krisan milikmu. Apakah mungkin aku bisa melakukannya?"

Azzura lantas memasang wajah terkejut setelah ia mendengar jawaban dan pertanyaan Alan kepadanya saat itu. Kendati begitu, tanpa disangka, ucapan Alan tersebut justru membangkitkan libidonya sebagai wanita dewasa.

"Ya, tentu...." Azzura yang terpikat dengan pesona sensual yang terpancar jelas pada diri Alan, menatap Alan dengan pandangan sayu.

Alan pun tersenyum lalu menghujani leher Azzura dengan ciuman erotisnya sembari merebahkan wanita itu di ranjang. Setelah itu, Alan melucuti pakaian Azzura dan pakaiannya sendiri. Kemudian ia menjelajahi tubuh Azzura. Hingga akhirnya, malam itu, Alan berhasil merenggut kesucian Azzura.

Lanjut Membaca

Daftar Isi My Accidental Marriage

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA
8.1
Dua tahun Ava dan Jay terjebak pernikahan paksa. Saat Jay asyik berselingkuh, Ava membalasnya lewat hubungan rahasia bersama pria kaya terpandang. Walau sama-sama ingin berpisah, perceraian mustahil dilakukan. Akhirnya, Jay mengizinkan Ava menjalin kasih dengan lelaki lain demi menjaga status mereka. Namun, mampukah rahasia besar ini terus tersimpan rapat? Akankah sandiwara pernikahan mereka bertahan selamanya tanpa pernah terbongkar?
Sampul Novel INNOMINATUS : THE LOST CHILD
8.8
Seorang ilmuwan ambisius menjatuhkan kutukan kejam pada bocah tanpa nama. Ia memprediksi anak itu akan selamanya terisolasi, tanpa hubungan apa pun, dan dikhianati dunia hingga kehilangan segalanya. Namun, sang bocah justru tersenyum misterius tanpa rasa takut. Ia berani menantang balik ucapan sang profesor, menegaskan bahwa akhir dari takdir ini masih menjadi teka-teki yang belum terjawab oleh siapa pun.
Sampul Novel Istri Simpanan Itu Akan Menyesal
8.7
Rumah tangga Nayla Azzura dan Rafka Dirgantara yang tampak sempurna hancur seketika saat rahasia tentang istri simpanan Rafka terbongkar. Alih-alih meratap, Nayla memilih merancang aksi balas dendam yang cerdik dan penuh kejutan tak terduga. Namun, situasi menjadi rumit ketika sosok pria lain hadir dan memicu percikan baru di antara mereka. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam intrik penuh pengkhianatan dan misteri ini?
Sampul Novel Melarikan Diri Dari Dekapan Neraka
8.3
Sejak kecil, hidup wanita ini dipenuhi janji manis. Ryder menyelamatkannya saat ia berusia sepuluh tahun dan bersumpah akan menjaganya selamanya. Pada usia lima belas tahun, Wayne hadir dan menawarkan komitmen serupa untuk melindunginya seumur hidup. Namun, semua ikrar tersebut hancur berkeping-keping ketika ia menginjak usia 23 tahun. Kedua pria yang ia percayai itu justru tega melemparkannya ke dalam laut demi menyelamatkan cinta pertama mereka.
Sampul Novel Pengantin Mafia: Terlahir Kembali dalam Penghinaan
9.2
Diana Dixson tewas tragis di tangan Sophia Visconti dalam kejamnya dunia mafia. Bukannya membela, Vincent Rossi, suamiku, malah merekayasa bukti dan menuduh Diana gila demi melindungi Sophia. Aku pun dipaksa menandatangani surat maaf yang menginjak-injak harga diriku hanya demi menjaga peninggalan terakhir kakakku. Di balik paksaan keji itu, dendam membara dalam sukmaku. Aku bersumpah akan membalas dendam atas kematian Diana yang telah direnggut paksa.
Sampul Novel Penyesalan Suamiku Setelah Kehilangan Diriku
8.6
Setelah tersiksa hingga kehilangan bayinya akibat obsesi Marvin menebus dosa atas kematian sahabatnya, Yoona, sang istri mendapat kesempatan kedua. Kembali ke hari pernikahan mereka, ia tidak lagi mempertahankan hubungan toksik ini. Kali ini, ia memilih mendorong Marvin kembali ke pelukan Yoona. Dengan mengubah takdirnya, ia bertekad menjadi mantan kekasih yang akan membuat Marvin benar-benar pergi meninggalkan dunia fana selamanya tanpa pernah bisa mengusik hidupnya lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan