APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mutiara yang Tersia-siakan

Mutiara yang Tersia-siakan

Empat tahun pernikahan terasa hampa bagi sang istri karena suaminya selalu menolak mengajaknya ke tempat-tempat romantis dengan dalih norak. Sikap dingin itu runtuh saat cinta lama sang suami kembali, bahkan pria itu rela membawanya ke gunung legendaris demi kebersamaan abadi. Sadar akan posisinya, sang istri memilih bercerai dan memulai hidup baru di luar negeri. Namun, penyesalan mendalam justru membuat mantan suaminya mengejarnya hingga mencari dirinya dengan putus asa di antara puing reruntuhan.
Bab
Bagikan

Bab 7

"Pasien keguguran dan pendarahan hebat, dia sangat membutuhkan transfusi darah!"

"Di bank darah nggak ada golongan darah A!"

"Kalau nggak segera ditransfusikan, nyawa pasien akan terancam!"

Pearly kehilangan terlalu banyak darah dan kesadarannya sudah mengabur. Dia hanya bisa merasakan tubuhnya dipindahkan ke sana kemari, sementara suara-suara darurat samar-samar masuk ke telinganya.

"Ambil darahku! Golongan darahku A."

Sebuah suara jernih menembus pendengarannya. Pearly mengerahkan seluruh tenaga untuk membuka matanya dan melihat jelas pemilik suara itu. Wajahnya terasa familier, tetapi dia tidak bisa mengingat namanya.

Pearly akhirnya teringat...

Saat Pearly hendak membuka mulut untuk mengucapkan terima kasih, seluruh tenaganya habis dan dia pingsan.

Saat terbangun, hari sudah berganti. Pearly menatap cairan infus cukup lama sebelum perlahan merasakan hangat tubuhnya kembali. Namun, dia jelas bisa merasakan ada sesuatu dalam dirinya yang sudah diambil pergi.

Dua perawat masuk untuk mengganti perban. Mereka tidak menyadari bahwa Pearly sudah bangun dan asik mengobrol sambil bergosip.

"Kamu tahu nggak? Seluruh kamar inap VIP di lantai atas sudah dipesan semua sama Tuan Kayden"

"Aku sudah dengar, katanya perempuan itu seorang influenser perjalanan, wajahnya lumayan cantik, tapi katanya dia sudah pernah bercerai."

"Lalu kenapa? Lagi pula, CEO menyukainya. Dia sampai nekat siaran langsung dan pura-pura bunuh diri karena lagi emosi. Siaran baru berjalan kurang dari sepuluh menit dan pergelangan tangannya baru tergores sedikit, tapi Tuan Kayden langsung panik datang ke tempatnya."

"Jadi video yang heboh di internet itu memang Tuan Kayden, ya?"

"Tentu saja... Dia masuk ke ruang siaran langsung dan memeluk perempuan itu. Pria tampan dan wanita cantik, benar-benar seperti di drama-drama."

Setelah mengatakannya, salah satu perawat menurunkan suaranya.

"Kudengar info dari dalam, perempuan itu sudah hamil."

Perawat yang lain terkejut. "Pantas saja tadi pagi aku lihat Tuan Kayden membeli belasan macam sarapan untuk dibawa ke atas, ternyata supaya dia bisa memilihnya..."

...

Tangan Pearly perlahan meraba perutnya. Detak jantung di sana sudah tidak ada lagi.

Mungkin bayinya tahu bahwa dirinya dan ibunya sama-sama tidak disambut oleh ayah kandungnya, sehingga memilih untuk pergi...

"Eh, kenapa kamu menangis?"

Perawat akhirnya menyadari Pearly sudah bangun. Perawat itu segera menghapus air mata Pearly dan menenangkannya.

"Jangan bersedih, kamu masih muda. Yang terpenting sekarang adalah memulihkan kondisi tubuhmu. Perlu aku hubungi keluargamu?"

Pearly menggeleng pelan, lalu bertanya, "Orang yang kemarin mendonorkan darah untukku, di mana dia?"

"Oh, dia itu dokter magang di rumah sakit kami. Demi menyelamatkanmu kemarin, dia sampai menyumbangkan 800 ml darah. Kemungkinan besar dia sedang beristirahat di rumah beberapa hari ini."

Perawat lain juga menimpali, "Aku belum pernah melihat seseorang begitu nekat demi menyelamatkan orang lain. Benar-benar anak muda yang gegabah! Setelah kamu keluar dari rumah sakit, kamu harus berterima kasih padanya."

Pearly baru bisa keluar dari rumah sakit sembilan hari kemudian.

Selama beberapa hari itu, dia terus mendengar dari berbagai orang tentang kisah cinta Tuan Kayden di kamar inap VIP lantai atas bersama kekasihnya.

Untuk menghindari bertemu dengan Kayden, Pearly berusaha sebisa mungkin untuk tidak keluar dari kamar inapnya selama dirawat.

Namun, untuk mengurus kepulangan, dia tetap harus turun tangan sendiri.

"Pearly Scott"

"Iya..."

Begitu mendengar namanya dipanggil, Pearly segera bergegas ke loket depan untuk membayar biayanya.

Di lorong, Kayden yang sedang menunggu lift bersama Lilly tertegun sesaat.

"Sepertinya aku mendengar nama Pearly."

"Mana mungkin..." Lilly menepuk bahunya. "Ini di rumah sakit, sementara Pearly sedang berkuliah. Bagaimana mungkin dia dirawat di sini?"

"Benar juga." Kayden pun melangkah masuk ke lift.

Tepat saat pintu lift menutup, Pearly selesai membayar dan keluar sambil membawa sekantong obat. Melihat lift baru saja naik, dia enggan menunggu, jadi Pearly berbalik menuju tangga.

Pengacara sudah menunggunya di bawah, sambil membawa akta cerai yang baru selesai diurus.

Pearly hanya mengambil dokumen yang menjadi miliknya. Kemudian, dia mentransfer biaya pengiriman ratusan ribu lewat bank digital kepada pengacara.

"Sisanya, tolong Anda kirimkan saja padanya."

Anaknya dengan Kayden sudah tiada. Kini, setelah menerima akta cerai, hubungan mereka pun benar-benar berakhir. Hati Pearly merasa lega.

Sebenarnya, ketua tim bantuan ke Arreca sudah mengizinkan Pearly untuk memulihkan diri di dalam negeri sebelum berangkat. Namun, Pearly menolak.

"Aku masih muda dan tubuhku sehat. Aku nggak bisa menjadi beban tim."

Namun, pada hari keberangkatan, rekan-rekan seperjalanannya tetap merawat Pearly dengan penuh perhatian. Mereka membawakan seluruh barang bawaannya, bahkan membelikan tiket prioritas agar dia bisa naik pesawat lebih awal.

"Ini kartu telepon lokal. Begitu pesawat mendarat, kita akan saling menghubungi lewat nomor ini."

Ketua tim menyerahkan kartu telepon itu kepada Pearly dan hendak mengingatkannya bahwa kartu lamanya bisa disimpan, tetapi Pearly sudah lebih dulu membuang kartu lamanya ke tempat sampah.

"Anak ini... apa kamu nggak akan menghubungi keluarga dan teman-teman di dalam negeri?"

Pearly menggeleng, lalu menoleh sebentar untuk melihat Kota Bliyle di balik jendela besar.

'Kayden, seumur hidup ini kita tidak akan pernah bertemu lagi.'

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Pernikahan Sang Mafia
8.6
Demi menebus dosa masa lalu sang ayah, Leonard, Aveline Harper yang berusia 21 tahun dipaksa menikahi Gabriel Alaric. Di balik pernikahan dingin ini, Gabriel menjadikan Aveline sebagai alat balas dendam, meski batinnya sendiri tersiksa oleh rahasia kelam. Di tengah badai emosi dan kebencian suaminya, Aveline mencoba bertahan dan memahami luka masa lalu Gabriel. Akankah dendam membara ini membawa kehancuran bagi mereka, atau justru menumbuhkan cinta tak terduga?
Sampul Novel Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah
8.7
Tujuh tahun menikah, kehamilan Riana Handoko seharusnya menjadi berkah. Namun, pemeriksaan medis justru mengungkap kenyataan pahit: kolom ayah bayinya kosong, sementara nama suaminya, Bimo Ganendra, tercatat sebagai ayah dari anak Silvia Handoko. Silvia adalah putri kandung dari keluarga angkat yang dahulu mengusir Riana demi merebut kembali kehidupan yang dianggap telah dicuri. Di tengah rumor bahwa Bimo telah melakukan vasektomi demi dirinya, Riana kini harus menghadapi pengkhianatan besar ini.
Sampul Novel CINTA DI BALIK CADAR
8.0
Katrina terpaksa meninggalkan Reyhan karena tembok perbedaan keyakinan lalu pindah ke Surabaya. Sepuluh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, Reyhan tidak mengenali Katrina yang kini telah berhijrah menjadi mualaf dan mengenakan cadar. Di saat keduanya saling merindukan, rintangan baru muncul. Katrina dijodohkan dengan Hardin, sahabat dekat Reyhan. Sementara itu, Reyhan sendiri bersiap menikahi Anggia. Akankah kisah cinta lama mereka bersatu, atau justru kandas?
Sampul Novel Ketika Cinta Tak Memilihku
8.8
Dua saudara yang bertetangga menghadapi kenyataan pahit setelah pasangan masing-masing kembali dari ibu kota. Awalnya, kedekatan antara suami sang adik dan istri sang kakak dianggap biasa. Namun, kejanggalan mulai terasa seiring sikap mereka yang kian intim. Kecurigaan pun tumbuh di antara kedua bersaudara ini. Kini, mereka harus berhadapan dengan teka-teki pengkhianatan yang mengancam keutuhan rumah tangga keduanya.
Sampul Novel Kontrak Cinta Terlarang
8.8
Dua tahun menikah, Celine mendapati fakta bahwa Alister, suaminya, menyukai sesama jenis. Demi memenuhi tuntutan keluarga yang mendambakan kehadiran seorang anak, Alister membuat rencana nekat. Ia menyewa Jonathan untuk menghamili Celine lewat sebuah pernikahan kontrak. Kini, Celine terjebak dalam pusaran rencana gila tersebut. Ia menghadapi dilema moral yang sangat berat demi memuaskan ekspektasi semu keluarganya. Mampukah Celine menjalani skenario terlarang ini?
Sampul Novel Luka Sebuah Pengkhianatan
9.6
Celina didera trauma hebat usai pernikahannya dengan Ahsan kandas karena perselingkuhan sang suami bersama sahabatnya sendiri. Lima tahun menjanda, ia mengunci rapat hatinya bagi pria lain. Namun, Abdar tidak menyerah walau kerap ditolak mentah-mentah. Pria yang memendam cinta tulus sejak sebelum Celina menikah itu terus bertahan. Di saat Celina skeptis pada cinta, akankah keteguhan Abdar sanggup meruntuhkan tembok pertahanannya?